Selasa, 21 Agustus 2018 18:14 WIB

Oknum Panitia Ospek UIN STS Jambi Resmi Dilaporkan Ke Polda Jambi

 Oknum Panitia Ospek UIN STS Jambi Resmi Dilaporkan ke Polda Jambi
Korban laporkan oknum panitia ospek UIN Jambi

JAMBI (SR28) -- Kasus premanisme dalam bentuk pengeroyokan terhadap salah satu mahasiswa UIN STS Jambi yang terjadi pada Senin kemarin berujung pada jalur hukum, Selasa (21/8/2018).

Hari ini korban yang juga merupakan mahasiwa aktif di UIN STS Jambi resmi melaporkan oknum panitia Ospek UIN Sultan Thaha Saifudin Jambi ke Polda Jambi atas peristiwa pengroyokan terhadapnya saat acara Pengenalan Budaya Akademis Kampus (PBAK) Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin Jambi. Pasca kejadian anarkis tersebut sempat membuat korban syok.

Tepat pukul 16.30 WIB sore, korban Sofwan Hadi telah selesai menjalani serangkaian pelaporan dan pemeriksaan tahap awal yang telah dimulainya sejak jam 10 pagi tadi.

Berdasarkan bukti laporan resmi, tertulis Sofwan Hadi sebagai korban melaporkan kasus yang dialaminya ke Penyidik Polda Jambi dengan nomor STPL/B-224/VIII/2018/Jambi/SPKT "c" dengan laporan dugaan pengeroyokan sesuai dengan pasal 170 dengan ancaman maksimal 5 Tahun 6 Bulan penjara.

Pengacara korban, Ferdia Prakasa.SH menyebut pihaknya ingin kasus premanisme yang dialami kliennya ini benar-benar bisa tuntas.

"Proses hukum harus jalan, klien kami ini sudah mengalami kekerasan yang tidak wajar dikampusnya sendiri" bebernya kepada SR28.

📹 M.Sidik | 📝 Agus Solihin

📧 [email protected]

COPYRIGHT © SR28 MEDIA 2018

 

Oknum | Panitia | Ospek | UIN |

Copyright @2015