Kamis, 20 September 2018 20:39 WIB

Sekda Jambi Hadiri Rakornas Akuntansi Dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018

 Sekda Jambi Hadiri Rakornas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018
Sekda Prov. Jambi, M.Dianto

JAKARTA (SR28) -- Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Drs.H.M.Dianto,M.Si menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharan Negara (DJPBN) dengan tema "Pengelolaan Keuangan Negara yang Sehat untuk Indonesia Kuat" bertempat di Dhanapala pada Kamis (20/09/2018).

Pada Rakernas kali ini, Pemerintah memberikan penghargaan bagi 93 entitas Kementerian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah (Provinsi, Kota, dan Kabupaten) yang mendapat opini terbaik, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebanyak 5 kali berturut-turut. Acara ini dibuka langsung oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani.

Sekda menjelaskan bahwa pemerintah Provinsi Jambi saat ini telah mendapatkan empat kali penilaian laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian dan pemerintah akan terus berkomitmen membenahi laporan tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat, karena amanah masyarakat untuk mengelola keuangan negara mengharuskan seluruh elemen pemerintah terus mengupayakan dan memberikan yang terbaik.

“Kita lihat tadi ada beberapa provinsi terutama kementerian dan lembaga dan juga Pemerintah kabupaten dan kota yang mendapat penghargaan artinya yang mendapat penghargaan hari ini yang diberikan semacam piagam penghargaan itu adalah mereka yang mendapatkan penilaian WTP selama 5 tahun berturut-turut, Alhamdulillah provinsi kita telah mendapatkan di WTP selama 4 tahun berurut-turut dan Insya Allah kalau kita dapat mengelola keuangan kita dengan baik di tahun 2018 ini, di 2019 kita pun bisa dapat hadir disini dan mendapatkan piagam penghargaan dari kementerian keuangan dalam rangka kita mengelola keuangan pemerintah daerah”ujar Sekda.

Sekda melanjutkan bahwa sesuai dengan pengarahan Menteri anggaran yang sudah disiapkan itu jangan hanya pada saat perencanaan dan dalam pelaksanaannya saja tetapi beliau mengharapkan anggaran yang digunakan itu disamping dapat dipertanggungjawabkan juga nantinya aset-aset yang sudah dibelanjakan itu harus terurus dengan baik.

“Jadi kalau selama ini kita di pemerintah daerah juga mengalami beberapa kendala tentang pengelolaan aset pemerintah daerah itu pun harus dilaporkan dan diurus jadi inilah salah satu momen pada saat pertemuan hari ibu Menteri Keuangan Republik Indonesia meminta seluruh daerah untuk dapat mengelola belanja daerah dan juga dalam rangka mengelola aset itu terurus dengan baik dan dapat dilaporkan kepada pemerintah pusat kalau itu sumbernya dari APBN dan kepada pemerintah daerah kalau itu antaranya dari APBD provinsi, oleh karena itu kita berharap dengan apa yang sudah diamanatkan kita pun harus meningkatkan kinerja aparatur sipil negara yang terkait dengan pengelolaan keuangan dan berkomitmen pengelolaan keuangan itu sebaik mungkin sehingga penilaian dari pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah ini akan terlaksana dengan baik pada saat ini mekanisme pengelolaan anggaran itu harus sesuai dengan mekanisme yang sudah digariskan”lanjutnya.

Sekda juga kembali menegaskan pemerintah daerah harus menyusun anggaran dengan mempersiapkan sistem sebaik mungkin untuk menghindari terjadinya masalah hukum dikemudian hari.

"Pada saat kita menyusun anggaran ini kan harus diawali dengan dasarnya adalah RPJMD lalu masuk di musrenbang, setelah itu selalu kita bicarakan dengan DPRD Provinsi Jambi dan ini harus sesuai dengan mekanisme sehingga kalau ini sudah sesuai dengan mekanisme artinya kita nanti dapat menghindari hal-hal yang nanti bersentuhan dengan hukum. Jadi kalau ini sudah kita jalankan dan dalam pelaksanaan pemerintahan daerah dan berkomitmen bersama dengan pihak DPRD melaksanakan dengan benar sesuai dengan mekanisme pengelolaan keuangan daerah , hal inilah menjadi tolok sebagaimana kita melaksanakan pemerintahan yang baik itu dan tidak terjebak dengan hal-hal yang di luar Ketentuan dan nanti yang dampaknya jadi masalah hukum di kemudian hari" pungkasnya.

📹 Maria | 📝 Agus Solihin

📧 [email protected]

NEWS © SR28 JAMBI 2018

Photographer: Said Usman

Sekda | Jambi | Hadiri | Rakornas |

Copyright @2015