Senin, 15 Oktober 2018 02:29 WIB

Aktivis Persoalkan Pembayaran Seragam Paskibraka Oleh Dispora Tanjabbar

 Aktivis Persoalkan Pembayaran Seragam Paskibraka Oleh Dispora Tanjabbar
Aktivis Persoalkan Pembayaran Seragam Paskibraka

KUALA TUNGKAL (SR28) -- Soal pengadaan perlengkapan seragam Paskibraka melalui anggaran dana APBD 2018 di Dinas Disporabudpar Tanjab Barat yang didiuga dikerjakan oleh oknum di Disporabupar Tanjab Barat  kini mencuat lagi dan menjadi sorotan aktivis di Tanjabbar.

Diketahui sebelumnya bahwa seragam diduga tidak seuai spesifikasi dari harga satuannya namun ternyata telah dibayarkan 100 persen. Hal ini seperti diakui petugas PPTK Tanjabbar Suwarno  saat ditanya oleh SR28 melalui ponselnya beberapa waktu lalu.

Terkait pembayaran pengadaan seragam anggota Paskibraka tersebut pun dipersoalkan  Aktivis Tanjab Barat Anand Viqriza,SH,MH. Menurut Anand pengadaan seragam paskibraka yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan maka tidak layak untuk dibayarkan 100 persen.

"Seharusnya tidak layak dibayarkan, kita tahu kalau pengadaan perlengkapan Baju Pakibraka itu tidak sesuai spesifikasi,seperti dari lambang garuda yang kita tau itu cukup besar namun saat pembelian itu dibelikan lambangnya kecil, kemudian dasar baju yang tipis baru dipakai sudah ada yang robek dan itu dijahit sendiri oleh oknum dinas Dispora itu demikian dengan yang lainnya artinya secara keseluruhan tak sesuai" ujar Anand, Jumat (12/10/2018) lalu.

Tonton Juga:

Anand juga mengungkapkan dengan tidak diketahuinya siapa pihak ketiga yang mengerjakan pengadan seragam anggota Pakibaraka tahun 2018 kemarin diduga dimanfaatkan oleh oknum Dispora untuk meraup keuntungan pribadi ataupun kepentingan bersama.

"Anehnya lagi ada apa dengan aparat hukum yang mengetahui hal ini tapi tidak menindak lanjuti permasalahan ini" kata Anand.

Anand mengungkapkan seharusnya ada tindakan hukum jika memang terbukti ada oknum yang menyalahi aturan ataupun mengerjakan tak sesuai spesifikasi yang diharapkan agar memberikan efek jera kepada oknum tersebut sehingga hal serupa tidak terulang dikemudian hari.

Mengingat tahun ini ada dana APBD-P Tahun 2018 yang akan digunakan untuk pengadaan seragam Porprov dengan anggaran sebesar Rp.900 Juta yang nantinya akan dikerjakan kembali oleh oknum yang sama.

Tonton Juga:

📹 Sabri | 📝 Agus Solihin

📧 [email protected]

NEWS © SR28 JAMBI 2018

 

 

 

Aktivis | Persoalkan | Pembayaran | Seragam |

Copyright @2015