Senin, 19 November 2018 10:37 WIB

Sepanjang 2018, Polres Bengkulu Tangani 30 Kasus Pelecehan Seksual

 Sepanjang 2018, Polres Bengkulu Tangani 30 Kasus Pelecehan Seksual
Sourse BERITA SATU

Bengkulu - Kepolisian Resor (Polres) Bengkulu, sepanjang tahun 2018, telah menanggani sebanyak 30 kasus pelecehan seksual. Sebagian korban dari kasus pelecehan seksual tersebut, anak di bawah umur.

"Selama 2018 ini, kita menangani sebanyak 30 kasus pelecehan seksual dan sebagian korbannya adalah anak usia di bawah umur," kata Kapolres Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo melalui Kasat Reskrim, AKP Indramawan Kusuma Trisna, di Bengkulu, Senin (19/11).

Dijelaskan, laporan kasus pelecehan seksual sepanjang 2018, yang diterima Polres Bengkulu, dari masyarakat baik korban maupun pelakunya tidak hanya orang dewasa saja, tetapi juga banyak anak di bawah umur.

"Hampir semua kasus pelecehan seksual yang terjadi di jajaran Polres Bengkulu, melibatkan anak di bawah umur. Hal ini terjadi diduga bermula dari gadget dan pergaulan bebas," ujarnya.

Melalui alat komunikasi gadget siapa saja bisa mengakses internet, dan tidak sedikit juga anak-anak mengakses situs dewasa.

Diduga termotivasi setelah mengakses situs dewasa, anak di bawah umur tersebut, kemudian melakukan di kehidupan nyata. Biasanya dengan teman dekat atau pacar.

"Perkembangan teknologi saat ini membuat siapa saja bisa mengakses internet. Bagi yang masih berusia di bawah umur tentu rawan mendapatkan pengaruh negatif jika mengakses internet secara bebas," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau para orang tua, terutama yang memiliki anak perempuan beranjak dewasa agar lebih intensif mengawasi keseharian anaknya, dan batasi penggunaan gadget, sehingga akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Selain itu, anak-anak perlu mendapatkan pendidikan agama yang kuat sehingga terhindar dari pengaruh negatif dari kemajuan teknologi dewasa ini," katanya.

Sepanjang | 2018, | Polres | Bengkulu |

Copyright @2015