Senin, 19 November 2018 11:55 WIB

KPK Tahan Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando

KPK Tahan Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando
Source: Kompas

JAKARTA - Penyidik KPK menahan Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu. Ia ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait sejumlah proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Remigo ditahan bersama dengan dua orang tersangka lainnya, yakni Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pakpak, Bharat David Anderson Karosekali dan seorang pihak swasta, Hendriko Sembiring. Ketiganya ditahan pada Senin dini hari, (19/11).

"Saudara David ditahan di Rutan Guntur, Remigo di Rutan KPK Kavling C1, dan Hendriko di Rutan Cabang KPK di K4," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Senin (19/11).

Dalam kasus ini, Remigo diduga menerima suap Rp 550 juta terkait sejumlah proyek di Kabupaten Pakpak Bharat termasuk proyek infrastruktur yang diberikan melalui perantara dan orang dekatnya salah satunya yakni David.Uang suap itu diduga dilakukan dalam dua tahap, yakni tanggal 16 November 2018 sebesar Rp 150 juta, tanggal 17 November sebesar Rp 150 juta dan Rp 250 juta.

Diduga sebagian dari uang suap tersebut akan digunakan Remigo untuk mengamankan istrinya yang terjerat kasus hukum. "Uang tersebut diduga untuk keperluan pribadi bupati, termasuk untuk mengamankan kasus yang melibatkan istri bupati yang saat ini sedang ditangani penegak hukum di Medan," ujar kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat konpers di kantornya, Jakarta Selatan, Minggu, (18/11).

Kasus ini terungkap dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Sabtu (17/11) malam dan Minggu pagi, (18/11). 

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 6 orang. Sebanyak empat orang ditangkap di Medan, sedangkan 2 orang lainnya ditangkap di Jakarta dan Bekasi.

Enam orang tersebut yakni Remigo, David, Hendriko, seorang swasta Reza Pahlevi, ajudan Bupati Pakpak Bharat Jufri Mark Bonardo Simanjuntak, dan pegawai honorer di Dinas PUPR Syekhani. Namun hanya tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

KPK | Tahan | Bupati | Pakpak |

Copyright @2015