KOTA SUNGAI PENUH (SR28)- Kabar mengejutkan muncul dari Kota teranyar di Provinsi Jambi, yaitu Kota Sungai Penuh. Kota yang lahir pada tahun 2008 tersebut masuk dalam daftar 10 kota dengan ketidaknetralan ASN-nya alias mengikuti politik praktis secara terang-terangan. Kota Sungai Penuh disejajarkan dengan 10 Kabupaten/Kota lainnya diseluruh Indonesia dengan kategori tersebut diatas. Adapun 10 Kabupaten/Kota tersebut adalah Manokwari Selatan, Sijunjung, Kota Makassar, Lamongan, Mamuju, Klaten, Sidoarjo, Kepualauan Aru, Agam, serta Kota Sungai Penuh.

"Kita masuk dalam posisi yang sangat rawan. apalagi ketidaknetralan Kota Sungai penuh masuk dalam 8 besar kategori ASN tidak netral dan peringkat pertama di Sumatera" ungkap Jumiral, Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh kepada awak media (Selasa 11 Agustus 2020).

Hal yang lebih mengejutkan lagi kata Jumiral adalah bahwa Bawaslu Kota Sungai Penuh setiap hari nyaris mendapat laporan ketidaknetralan ASN.

"Dua orang sudah diputuskan oleh KASN,dua orang lagi hasil klarifikasinya sedang ditujukan ke KASN. Sementara itu, 4 orang ASN lagi dalam pekan ini akan dipanggil oleh Bawaslu Kota Sungai Penuh guna dimintai keterangan" tutup Jumiral