KOTA JAMBI (SR28)- Beragam cara dan tradisi umat Islam dalam merayakan tahun baru Hijriah di Indonesia tergolong sangat banyak. Namun demikian, dari tahun ke tahun,  tradisi yang sangat familiar adalah pawai obor dan tabligh akbar. Dua tradisi ini akan banyak ditemui diberbagai sudut setiap Kota di Indonesia. Selain itu, ada juga tradisi do'a bersama yang biasa digelar di mushala dan masjid-masjid baik pada masyarakat perkotaan maupun desa-desa.

Nah, pada perayaan 1 Muharram 1442 Hijriah ini, ada kegiatan yang terbilang sangat unik muncul dari Kota Jambi. Kegiatan itu dilakukan oleh Dewan Pengurus Daerah Ormas Front Pembela Islam (DPD FPI) Provinsi Jambi.

Pada Rabu sore  (19/8) setelah melaksanakan solat asar, puluhan anggota DPD FPI mulai berkumpul di Kelurahan Arab Melayu Seberang Kota Jambi, tepat dikawasan Gentala Arasy. Mereka telah menyewa 2 tongkang (perahu) besar dan 1 skoci kecil untuk melancarkan rencana mereka untuk membaca Shalawat dan Burdah sambil menyusuri sungai Batanghari.

Dengan mengucap Bismillah secara bersama-sama, tepat pukul 5 sore 3 armada sungai tersebut mulai melaju menuju Jembatan Batanghari 1.

Disepanjang perjalanan, para anggota FPI ini secara bergantian tampak membaca shalawat yang diiringi dengan beberapa alat musik untuk memeriahkan tahun baru Islam.
Selama diatas 3 armada sungai tersebut pula, puluhan anggota FPI baik laki-laki maupun perempuan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun.

Selain itu, dengan kapasitas armada yang terbilang besar, mereka juga melaksanakan solat Maghrib diatas sungai.

Setelah menghabiskan waktu sekitar 2,5 jam perjalanan, rombongan DPD FPI Provinsi Jambi akhirnya kembali ke titik awal yaitu Gentala Arasy dan langsung melaksanakan solat Isya.
Kedatangan mereka sontak mendapat sambutan meriah dari warga Kota Jambi yang asyik nongkrong di bilangan Ancol Kota Jambi tersebut. Beberapa pengendara juga tampak memberhentikan kendaraanya guna melihat aksi pembacaan Shalawat diatas sungai tersebut.

Imam DPD FPI Provinsi Jambi Habib Taufiq Idrus Baraqbah  mengaku jika salah satu pesan moril yang DPD FPI sampaikan adalah rasa syukur dengan segala karunia Allah, terutama dengan adanya Sungai yang terpanjang di Sumatera tersebut.

"Pesan dari perayaan 1 Muharram yang kami lakukan ini adalah bagaimana kita bersyukur kepada alam. Adanya Sungai Batanghari ini juga merupakan anugerah yang sangat besar dari Allah kepada kita semua. Dari sungai inilah kehidupan dimulai, ilmu-ilmu disebar termasuk dakwah Islam. Oleh karena itu kita patut bersyukur dan menjaga baik-baik  sungai ini" Ungkapnya.

Direncanakan, kegiatan pembacaan shalawat diatas sungai ini juga akan digelar secara rutin dan berkala guna syiar Islam dengan balut kearifan lokal Jambi.

Jurnalis: Muhammad Sidik