Sepekan Penuh, Pimpinan Gelora Provinsi Sambangi Kader-Kader di Kabupaten/Kota Se-Provinsi Jambi

  • Bagikan

KUALA TUNGKAL (SR28) – Beberapa pemuda energik itu selama sepekan terakhir menghabiskan waktunya untuk menyisir kabupaten-kabupaten yang ada di Provinsi Jambi. Beberapa jagat Maya juga tampak dijadikan wadah ekspresi dari pemuda-pemuda ini untuk sekedar seru-seruan sekaligus sinyal mengagitasi kepada elitis lintas partai lain maupun kader dan simpatisan jika mereka memang serius dalam berpolitik.

Aktivitas keluar masuk lorong-lorong desa dan menembus teriknya matahari serta berjalan digelapnya malam dirasa terobati kala mereka sesekali singgah pada mushola-mushola di jalan lintas untuk sekedar melepas lelah dan bermunajat .

Tujuan pemuda ini hanya satu, ingin Indonesia maju dan masuk menjadi 5 besar kekuatan dunia. Begitu ketika beberapa kali petinggi dan kader-kader menyampaikan narasi besar dari gerakan politiknya.

Mereka adalah Mahyudi, yang saat ini menjadi Ketua Partai berlogo gelombang lautan itu. Dia ditemani Aries, sang sekjen yang sabar dan berjiwa optimis. Ada juga Ariyanto sang bendahara yang dikenal sangat teliti dan tak ketinggalan ada Ferdia Prakasa, seorang advokat kenamaan di Kota Jambi yang juga mantan aktivis mahasiswa dizamannya.

Safari politik yang mereka lakukan selama sepekan terakhir ini tampak lebih spesial menyinggahi Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Di kota yang sempat akan dinamai sebagai Serambi Jambi ini, Partai Gelora menggelar konsolidasi santai seputar arah gerak partai kedepan bersama dengan DPD Partai Gelora Tanjabbar.

“Kita ingin struktur DPC, PAC bahkan relawan TPS pun ada” ungkap Mahyudi ke awak media disela-sela safarinya.

Sementara itu, Muhammad Irfan selaku ketua DPD Gelora Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga menyatakan jika dia dan tim telah aktif melibatkan kalangan Difabel untuk berpartisipasi aktif dalam politik.

“Kaum difabel dan perempuan kami dorong dan kami buka pintu seluas-luasnya untuk bergabung di Partai Gelora. Dengan demikian maka kekuatan teritorial akan semakin kokoh. Apalagi jika didukung penuh oleh komunitas yang saat ini tumbuh subur dilintas profesi, hobi dan suku apapun” ungkap Irfan.

Sebagai partai anyar, Mahyudi selaku Ketua DPW dan Irfan selaku ketua DPD meyakini jika kunci mereka bisa survive adalah pengkaderan.

“Kedepan penuh pertaruhan, sebagai partai baru kami sadar kami tak boleh santai. Kunci kami adalah menggeliatkan lagi pengkaderan lintas elemen” Tutup Mahyudi didampingi rekan sejawatnya dari Provinsi dihadapan pengurus Partai Gelora Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Sebelumnya, DPW Partai Gelora juga sudah mengawali safarinya di Kerinci dan Sungai Penuh, dilanjutkan ke Merangin dan Sarolangun serta juga bertemu dengan pengurus dari Bungo.

(Sidik/Agus)

  • Bagikan