Maulana Tekankan Program Bangga Kencana Investasi Strategis Pembangunan Manusia

  • Bagikan
Maulana Tekankan Program Bangga Kencana Investasi Strategis Pembangunan Manusia

SR28JAMBINEWS.COM – Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tingkat Kota Jambi Tahun 2026, Kamis (21/05/2026), bertempat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Transformasi Program Bangga Kencana Mendukung Program Kota Jambi Bahagia dan Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Dengan diikuti sekitar 100 peserta berasal dari organisasi perangkat daerah, organisasi profesi, instansi vertikal, perguruan tinggi, sekolah, Kementerian Agama, penyuluh keluarga berencana serta berbagai pemangku kepentingan lainnya di Kota Jambi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa Program Bangga Kencana harus benar-benar menyasar pembangunan kualitas anak dan keluarga sebagai investasi pembangunan manusia jangka panjang.

“Di Kota Jambi jumlah mereka sangat besar, sehingga pembangunan keluarga menjadi fondasi utama dalam mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Baca:  PT Regen Bioteknologi Gelar Showcase Teknologi Alfimer di TPA Talang Gulo

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Jambi Tahun 2025, jumlah penduduk Kota Jambi mencapai 649.260 jiwa dengan luas wilayah 169,89 kilometer persegi, terdiri dari 11 kecamatan, 68 kelurahan dan 1.650 RT, serta kepadatan rata-rata mencapai 3.781 jiwa per kilometer persegi.

Maulana menjelaskan bahwa Program Bangga Kencana merupakan investasi strategis pembangunan manusia melalui perencanaan kehamilan yang sehat, pendampingan keluarga sejak dini, pencegahan stunting pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), peningkatan kualitas perempuan melalui pendidikan, hingga peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia kerja.

Menurutnya, dampak strategis program tersebut sangat besar, mulai dari menciptakan generasi sehat dan unggul, menurunkan risiko stunting dan kemiskinan, meningkatkan kualitas keluarga, mendukung bonus demografi, hingga memperkuat daya saing bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam paparannya juga disampaikan bahwa Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu intervensi paling cost-effective, dimana setiap investasi sebesar satu rupiah pada Program KB dapat menghasilkan manfaat hingga 98 kali lipat bagi sektor kesehatan, pendidikan dan perekonomian.

Baca:  Majelis Riyadh At Tholibin Gelar Majelis Sholawat di Kelurahan Mayang Mangurai

Rakorda tersebut juga menjadi bagian dari penguatan arah transformasi Kemendukbangga/BKKBN Tahun 2025–2029 melalui lima program Quick Wins, yakni Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), serta SILAYA atau Lansia Berdaya.

Wali Kota Jambi juga menyampaikan bahwa pembangunan berbasis keluarga sangat selaras dengan visi Kota Jambi Bahagia.

“Kita tahu semua bahwa pembangunan berbasis keluarga ini sangat linear dengan visi misi Kota Jambi Bahagia. Misalnya upaya kita untuk membuat lansia berdaya melalui program Lansia Bahagia, kemudian pencegahan stunting melalui berbagai aspek termasuk program Genting,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Jambi telah mengintegrasikan data ibu hamil, ibu menyusui dan balita dengan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasional.

“Data ibu hamil, ibu menyusui dan balita langsung dikoneksikan dengan SPPG, sehingga diharapkan mampu menurunkan angka stunting di Kota Jambi,” tambah Maulana.

  • Bagikan