Minggu, Februari 28, 2021

admin

Indonesia 24 Jam – 28 September 2020

JAKARTA (SR28) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan mini lockdown atau intervensi berbasis lokal akan lebih efektif untuk menekan penularan virus corona atau Covid-19. Selengkapnya dirangkai dengan sejumlah berita lainnya berikut ini.

Sumber: JAMBI28 TV

3 Daerah di Jambi Berstatus Zona Oranye Penyebaran Virus Covid-19

JAMBI (SR28) - Dari 11 wilayah kabupaten kota di provisni Jambi saat ini terdapat 3 wilayah yang amsuk sebagai zona oranye penyebaran Covid-19. 3 wilayah tersbeut yakni Kota Jambi, Kerinci dan Tanjung Jabung Barat. Akibat hal tersebut, Provinsi Jambi kini juga berlabel zona oranye (Sedang) penyebaran virus Covd-19.

Sumber: JAMBI28 TV

3 Daerah di Jambi Berstatus Zona Oranye Penyebaran Virus Covid-19

JAMBI (SR28) - Dari 11 wilayah kabupaten kota di provisni Jambi saat ini terdapat 3 wilayah yang amsuk sebagai zona oranye penyebaran Covid-19. 3 wilayah tersbeut yakni Kota Jambi, Kerinci dan Tanjung Jabung Barat. Akibat hal tersebut, Provinsi Jambi kini juga berlabel zona oranye (Sedang) penyebaran virus Covd-19.

Sumber: JAMBI28 TV

Operasi Yustisi Perketat Protokol Kesehatan di Kota Jambi

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah Kota Jambi kembali memperketat penerapan protokol kesehatan. Tindakan tersebut menyusul meningkatnya kasus baru positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Sumber: JAMBI28 TV

Operasi Yustisi Perketat Protokol Kesehatan di Kota Jambi

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah Kota Jambi kembali memperketat penerapan protokol kesehatan. Tindakan tersebut menyusul meningkatnya kasus baru positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Sumber: JAMBI28 TV

Operasi Yustisi Perketat Protokol Kesehatan di Kota Jambi

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah Kota Jambi kembali memperketat penerapan protokol kesehatan. Tindakan tersebut menyusul meningkatnya kasus baru positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Sumber: JAMBI28 TV

Warga Desa Tungkal 1 Keluhkan Kelapa Dijarahi Ratusan Monyet Liar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Diperkirakan ribuan hektare kebun kelapa milik warga Desa Tungkal 1, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dijarahi ratusan monyet liar.

Gangguan hama monyet liar yang meresahkan petani kelapa ini membuat petani merugi. Akibatnya hasil buah kelapa pun berkurang saat panen, akibat buah dan daun kelapa yang dirusak oleh monyet. Hal ini seperti dikatakan oleh Salim selaku Badan Perangkat Desa (BPD) Tungkal.

"Petani merugi, akibatnya hasil buah kelapa pun berkurang saat panen, akibat buah dan daun kelapa yang dirusak oleh monyet," ujarnya kepada SR28, Senin (28/09).

Terpisah, Sekdes Tungkal 1, Lukman Hakim mengatakan, pihaknya sudah menyurati Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanjabbar krena gangguan monyet ini sangat berpengaruh dengan hasil perkebunan warga petani kelapa.

"Bayangkan saja kalau satu monyet sampai makan 3 buah kelapa dalam berapa banyak buah yang habis dimakan ratusan monyet itu. Kalau buah yang jatuh itu rusak tidak mau dimakannya, diambilnya lagi yang baru," ujar Sekdes.

"Untuk itu kita berharap dengan apa yang terjadi saat ini, dinas istansi terkait, dapat membantu kami untuk mengusir hamonyet yang hingga kini makin menjadi dan merusak kebun kelapa warga," pungkasnya. (Sabri)

Warga Desa Tungkal 1 Keluhkan Kelapa Dijarahi Ratusan Monyet Liar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Diperkirakan ribuan hektare kebun kelapa milik warga Desa Tungkal 1, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dijarahi ratusan monyet liar.

Gangguan hama monyet liar yang meresahkan petani kelapa ini membuat petani merugi. Akibatnya hasil buah kelapa pun berkurang saat panen, akibat buah dan daun kelapa yang dirusak oleh monyet. Hal ini seperti dikatakan oleh Salim selaku Badan Perangkat Desa (BPD) Tungkal.

"Petani merugi, akibatnya hasil buah kelapa pun berkurang saat panen, akibat buah dan daun kelapa yang dirusak oleh monyet," ujarnya kepada SR28, Senin (28/09).

Terpisah, Sekdes Tungkal 1, Lukman Hakim mengatakan, pihaknya sudah menyurati Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanjabbar krena gangguan monyet ini sangat berpengaruh dengan hasil perkebunan warga petani kelapa.

"Bayangkan saja kalau satu monyet sampai makan 3 buah kelapa dalam berapa banyak buah yang habis dimakan ratusan monyet itu. Kalau buah yang jatuh itu rusak tidak mau dimakannya, diambilnya lagi yang baru," ujar Sekdes.

"Untuk itu kita berharap dengan apa yang terjadi saat ini, dinas istansi terkait, dapat membantu kami untuk mengusir hamonyet yang hingga kini makin menjadi dan merusak kebun kelapa warga," pungkasnya. (Sabri)

Pegawai ASN Positif Corona, Kantor Disbudpar Jambi Ditutup Selama 3 Hari Kedepan

JAMBI (SR28) - Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi mulai tanggal 28 hingga 30 September 2020 akan ditutup sementara. Hal ini dilakukan lantaran salah satu pegawai ASN di dinas tersbeut dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Sumber: JAMBI28 TV

Petugas Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RSUD Abdul Manap Kota Jambi Sementara Ditutup

KOTA JAMBI (SR28) - Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Abdul Manap Kota Jambi ditutup hingga satu minggu kedepan. Penutupan layanan kesehatan bagi masyarakat tersebut lantaran tiga petugas IGD terkonfirmasi positif Covid-19.

Sumber: JAMBI28 TV

About Me

1055 KIRIMAN
0 KOMENTAR
- Advertisement -

Latest News

- Advertisement -

Anjing Bulldog Milik Lady Gaga yang Dicuri Sudah Ditemukan

Dua anjing berjenis Bulldog Prancis milik Lady Gaga telah berhasil ditemukan setelah sebelumnya dicuri. Dilansir dari Billboard, seorang perempuan membawa pulang dua anjing itu ke Olympic Community Police...

WOW! Kolaborasi dengan 3 Rapper, Raisa Isi OST ‘Raya and The Last Dragon’

JAKARTA - Raisa Andriani akan menyuguhkan sesuatu yang berbeda di karya terbarunya yang berjudul Trust Again. Ibu satu anak itu akan berkolaborasi dengan tiga rapper untuk mengisi...

BLT Subsidi Gaji Cair Bos! Cek Rekening, Ini Syarat Penerimanya

JAKARTA - Pemerintah pada 2020 memberikanBLT subsidi gaji yang merupakan bantuan saat pandemi untuk para pekerja dengan pendapatan di bawah Rp5 Juta yang disalurkan dalam dua...