SR28JAMBINEWS.COM, JAMBI, 21 JANUARI 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi saat prosesi penganugerahan gelar jabatan adat kepada unsur Forkopimda dan gelar kehormatan kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jambi digelar. Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol penguatan pilar kearifan lokal dalam tata kelola pemerintahan di Bumi Pucuk Jambi Sembilan Lurah.
Sesuai amanat Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2014, gelar adat yang disematkan membawa pesan mendalam: sebuah amanah, tanggung jawab, dan ikatan moral bagi para pemangkunya untuk menjadi pengayom serta penjaga marwah masyarakat.
Daftar Penerima Gelar Adat Melayu Jambi
Tujuh pejabat tinggi daerah menerima gelar kehormatan atas dedikasi mereka dalam membina nilai-nilai adat:
Ketua DPRD Jambi : M. Hafidz Fattah – Adipati Utamo Setio Puro
Kapolda Jambi : Irjen Pol. Krisno H. Siregar – Adipati Utamo Siginjai Sakti
Danrem 042/Gapu : Brigjen TNI Heri Purwanto – Adipati Utamo Sijimat Batuah
Kajati Jambi : Sugeng Hariadi – Adipati Utamo Sitimang
Ketua Pengadilan Tinggi : Dr. Ifa Sudewi – Adipati Utamo Radin Undang
Ketua PTA Jambi : Dr. H. Chazim Maksalina – Adipati Utamo Neraco Agamo
Sekda Prov. Jambi : Dr. H. Sudirman – Adipati Utamo Tanggo Rajo
Menguak Tabir Sejarah: Jambi dan Eksistensi 1.172 Tahun
Momentum ini juga menjadi panggung penting bagi pelestarian sejarah. LAM Jambi memaparkan temuan luar biasa dari catatan Tiongkok zaman Dinasti Song yang menyebutkan wilayah “Campi” (Jambi) telah mengirim utusan resmi pada tahun 853 Masehi.
Data ini membuktikan bahwa Jambi telah eksis selama 1.172 tahun. Hal ini sekaligus memperkuat teori arkeologi dari Prof. Dr. Aris Agus Munandar (UI) yang menyatakan potensi besar Jambi sebagai pusat asli Kerajaan Sriwijaya.
Misi Besar Menuju Masa Depan
Untuk menelusuri jati diri Melayu Jambi secara lebih mendalam, LAM Jambi telah menetapkan tiga agenda strategis:
Ekspedisi Bukit Siguntang: Penelusuran situs bersejarah di Kabupaten Tebo untuk mengumpulkan bukti fisik Kerajaan Jambi.
Studi Internasional Prasasti Nalanda: Perjalanan riset ke India guna meneliti kaitan sejarah mendalam antara peradaban India kuno dengan Jambi.
Seminar Ilmiah Global: Menghadirkan pakar lintas negara untuk membedah bukti sejarah Jambi sebagai pusat peradaban dunia.
“Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah.”
Melalui sinergi ini, diharapkan nilai-nilai luhur Melayu Jambi menjadi pondasi nyata dalam menjaga harmoni sosial di tengah arus modernisasi.



