SR28JAMBINEWS.COM, KOTA JAMBI – Capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Jambi menunjukkan tren positif di awal tahun 2026. Berdasarkan data evaluasi terbaru, program ini telah menjangkau 94.302 penerima manfaat, yang didominasi oleh 92.568 peserta didik. Selain siswa, manfaat gizi juga telah dirasakan oleh ribuan balita serta ratusan ibu hamil dan menyusui di wilayah Kota Jambi.
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan bahwa angka tersebut akan terus ditingkatkan seiring dengan pembangunan sisa dapur SPPG yang sedang berjalan. Saat ini, progres pembangunan dapur telah mencapai 62 persen dan diprediksi akan melampaui target yang ditetapkan. Kerja sama dengan Korwil BGN Kota Jambi menjadi kunci utama dalam memvalidasi data penerima agar bantuan tepat sasaran.
Selain fokus pada distribusi, Pemkot Jambi juga memantau stabilitas harga dan stok pangan di pasar lokal. Maulana memastikan bahwa meskipun kebutuhan dapur meningkat, ketersediaan bahan pokok di Jambi tetap dalam kondisi aman. Penyeimbangan antara supply dan demand dilakukan agar pelaksanaan program MBG tidak mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat secara umum.
“Secara umum ketersediaan pangan di Kota Jambi aman, namun tetap harus kita pantau agar supply dan demand seimbang. Program ini menyangkut masa depan bangsa Indonesia. Kita ingin akselerasinya berjalan cepat dan tepat,” tegas Wali Kota Maulana dalam rapat evaluasi di Bappeda Jambi.
Langkah progresif Pemkot Jambi ini mendapat apresiasi dari Anggota DPD RI, Hj. Elviana, yang hadir dalam rapat tersebut. Ia menilai Kota Jambi sangat serius dalam mengawal anggaran APBN untuk kepentingan gizi rakyat. Sinergi ini diharapkan terus terjaga hingga target seluruh dapur SPPG beroperasi penuh pada Juni 2026 untuk mewujudkan visi Jambi yang lebih sehat.



