SR28JAMBINEWS.COM, JAMBI – Perayaan Imlek tahun ini yang jatuh pada 29 Januari 2025 disambut dengan antusiasme di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kota-kota dihiasi pernak-pernik warna merah yang mendominasi, melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. Tak hanya dekorasi, makanan khas Imlek serta tradisi-tradisi menarik turut menciptakan suasana penuh suka cita.
Bagi masyarakat Tionghoa, Imlek bukan sekadar momen pergantian tahun, tetapi juga saat untuk merayakan kebersamaan keluarga dan melestarikan tradisi yang telah berlangsung selama ribuan tahun. Berikut ini lima tradisi unik yang masih dilakukan hingga kini, terutama di China, dan menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Imlek:
1. Meletakkan Gantungan Dewa Pintu (Mén Shén)

Salah satu tradisi kuno yang masih lestari adalah meletakkan gambar Dewa Pintu atau mén shén di pintu rumah. Tradisi ini berasal dari Dinasti Tang dan dipercaya mampu melindungi rumah dari roh jahat serta membawa keberuntungan.
Dewa Pintu digambarkan berpasangan dan selalu saling berhadapan. Pada perayaan Imlek, gambar dewa ini dipasang di pintu utama sebagai simbol perlindungan bagi keluarga sepanjang tahun.
2. Menikmati Dumpling (Jiaozi)

Hidangan khas Imlek di China Utara adalah jiaozi atau dumpling. Proses pembuatan dumpling yang membutuhkan waktu cukup lama menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan keluarga.
Keunikan lainnya adalah bentuk dumpling yang menyerupai mata uang kuno China, melambangkan harapan akan rezeki dan keberuntungan di tahun baru. Selain dumpling, makanan lain seperti jeruk mandarin, manisan buah-buahan, dan ikan juga menjadi menu wajib saat perayaan Imlek.
3. Larangan Membalik Ikan Saat Dimakan

Menyantap ikan saat Imlek memiliki aturan tersendiri. Ikan tidak boleh dibalik setelah salah satu sisinya dimakan, dan sebagian ikan harus disisakan untuk hari berikutnya.
Kepercayaan ini melambangkan surplus dan kelimpahan sepanjang tahun baru. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa keberuntungan dan rezeki harus dijaga agar terus berlanjut.
4. Tradisi Yee San

Yee Sang adalah salad ikan segar dengan campuran irisan wortel, lobak, dan sayuran lainnya, yang disajikan bersama saus khas dari campuran minyak wijen, saus buah plum, dan gula pasir.
Keunikan tradisi Yee Sang terletak pada prosesi lo hei—saat seluruh keluarga atau teman-teman duduk bersama, mengaduk salad menggunakan sumpit sambil mengangkatnya tinggi-tinggi ke udara. Semakin tinggi salad diangkat, semakin baik keberuntungan yang diharapkan di tahun baru.
Selain mengaduk salad, momen ini menjadi simbol persatuan dan harapan, diiringi dengan ucapan selamat tahun baru penuh semangat.
5. Berkunjung ke Pasar Imlek

Pasar terbuka menjelang Imlek selalu menjadi pusat keramaian. Pasar ini menjual berbagai dekorasi, amplop merah, mainan, hingga pakaian.
Di China Selatan, pasar jalanan juga dipenuhi dengan bunga seperti anggrek dan peony, yang dianggap membawa keberuntungan. Hiruk pikuk pasar menjadi daya tarik tersendiri, di mana masyarakat dapat merasakan semangat Imlek yang meriah sambil membeli kebutuhan perayaan.
Imlek sebagai Wujud Kebersamaan

Tradisi-tradisi unik ini tidak hanya melestarikan budaya leluhur, tetapi juga menjadi cara masyarakat Tionghoa merayakan kebersamaan. Dari dekorasi yang penuh warna hingga makanan yang sarat makna, setiap elemen Imlek mengandung doa dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik di tahun mendatang.
Perayaan Imlek tahun ini diharapkan membawa keberuntungan dan kebahagiaan bagi semua orang, terlepas dari latar belakang dan budaya. Gong Xi Fa Cai!