SR28JAMBINEWS.COM, KOTA JAMBI – Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat sistem pengelolaan sampah dengan menyiapkan delapan depo sampah sebagai bagian dari strategi penanganan berbasis masyarakat.
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi sistem Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM), yang mendorong pengangkutan sampah langsung dari rumah warga menuju depo sebelum dibawa ke tempat pengolahan akhir.
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa lagi hanya bergantung pada pemerintah, melainkan harus dimulai dari kesadaran masyarakat.
“Setiap rumah tangga harus bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Pengelolaan dari sumber menjadi kunci utama,” tegasnya, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, sistem OPBM dirancang untuk menutup praktik tempat pembuangan sampah liar (TPS liar) secara bertahap, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertib.
Pemkot juga memastikan petugas pengangkut sampah bekerja secara terintegrasi, mulai dari pengumpulan menggunakan gerobak motor hingga pengangkutan ke armada Dinas Lingkungan Hidup.
Dengan adanya depo sampah ini, pemerintah berharap distribusi pengangkutan menjadi lebih efektif dan tidak terjadi penumpukan di titik-titik tertentu. (Agus)



