SR28JAMBINEWS.COM, KOTA JAMBI – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI terus mendorong perluasan kesempatan kerja sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui Program Bantuan Padat Karya Tahun 2026.
Program tersebut menyasar masyarakat yang membutuhkan pekerjaan dan penghasilan tambahan, khususnya mereka yang berstatus penganggur, sedang mencari pekerjaan, maupun pekerja setengah menganggur.
Program Padat Karya tidak hanya diarahkan untuk menciptakan peluang kerja sementara, tetapi juga mendorong pembangunan maupun perbaikan sarana dan prasarana yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Untuk melihat pelaksanaannya secara langsung, Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU, melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Simpang Tiga Sipin RT 13, Kota Jambi.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan kegiatan Padat Karya Tunai yang tengah berjalan di lingkungan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Wamenaker Afriansyah Noor didampingi Wali Kota Jambi. Kehadiran keduanya disambut antusias warga dan para peserta program Padat Karya di RT 13.
Afriansyah Noor melihat langsung progres pekerjaan, menyapa masyarakat yang terlibat, sekaligus memastikan program berjalan sesuai sasaran.
“Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, yakni membuka kesempatan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus memperbaiki sarana dan prasarana lingkungan,” ujar Wamenaker.
Melalui skema tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh penghasilan dari pekerjaan yang dilakukan, tetapi juga ikut terlibat dalam pembangunan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Ketenagakerjaan terhadap masyarakat Kota Jambi.
Menurutnya, program Padat Karya menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat program pemerintah,” ujar Walikota.
Kegiatan kunjungan kemudian ditutup dengan foto bersama dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para peserta Padat Karya.
Kemnaker memastikan proses pengajuan Program Bantuan Padat Karya Tahun 2026 dilakukan secara transparan.
Pendaftaran dan pengajuan proposal program sebelumnya dibuka secara terpusat melalui platform digital Bizhub Kemnaker pada periode 30 April hingga 16 Mei 2026.
Masyarakat perlu mengetahui bahwa seluruh proses pengajuan program tersebut tidak dipungut biaya atau gratis.
Kemnaker juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan program pemerintah.
Seiring tingginya minat masyarakat terhadap Program Padat Karya, sempat beredar tautan formulir pendaftaran palsu di media sosial yang berpotensi digunakan untuk mencuri data pribadi masyarakat.
Karena itu, masyarakat diminta tidak sembarangan mengisi data melalui tautan yang tidak jelas sumbernya.
Informasi mengenai Program Padat Karya dan proses pengajuan hendaknya hanya merujuk pada kanal resmi pemerintah, termasuk bizhub.kemnaker.go.id.



