Sabtu, Februari 27, 2021

Ardy Daud : Pancasila Falsafah Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Must Read

Lagi-Lagi Salah Satu Keluarga Datuk Rio Teluk Kecimbung Berulah, Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Remaja

BUNGO (SR28) - Kasus Pelecehan yang dilakukan oleh WR adik sepupu Datuk Rio Teluk Kecimbung, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten...

Terungkap, Alasan Tersembunyi Xi Jinping Melawan Jack Ma

Beijing - Presiden China Xi Jinping, dikabarkan...

JAMBI (SR28) – Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir Restuardy Daud bersama forkompimda Provinsi Jambi mengikuti secara virtual peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, dari Ruang Kerja Gubernur Jambi, Kamis (1/10/2020).

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bertindak sebagai inspektur dalam upacara yang mengusung tema “Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila.” Dalam upacara tersebut, dilakukan Pembacaan Teks Pancasila oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Bambang Soesatyo, serta Pembacaan dan Penandatangan Ikrar oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Puan Maharani.

Usai mengikuti upacara secara virtual, dalam sesi wawancara, Restuardy Daud-familiar dipanggil Ardy Daud-menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini merupakan wujud komitmen seluruh Bangsa Indonesia bahwa Pancasila adalah falsafah kehidupan berbangsa dan bernegara. Falsafah Pancasila ini merupakan suatu pandangan hidup yang telah diyakini bangsa Indonesia sebagai suatu kebenaran, oleh karena itu dijadikan falsafah hidup bangsa.

“Hari ini kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila, hari ini kita kembali memperkuat komitmen kita menjadikan Pancasila sebagai dasar negara, falsafah negara, dan cara memandang kita sebagai negara besar, cara berbangsa dan bernegara itu yang perlu terus kita gelorakan. Pancasila sebagai falsasah dalam kehidupan kita sehari-hari, hal tersebut yang harus kita ingat dan kita tanamkan” ujar Ardy Daud.

Selain itu, Ardy Daud mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat untuk menyikapi pandemi Covid-19 secara bijak. “Mari kita taati protokol kesehatan. Kita akan terus bersinergi dengan menerapkan tata kelola kesehatan mulai dari test, tracing, dan treatment (pemeriksaan, pelacakan, dan pengobatan). Kami sedang bekerja, dan saya yakin kita bisa menekan jumlah dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” jelas Ardy Daud.

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Lagi-Lagi Salah Satu Keluarga Datuk Rio Teluk Kecimbung Berulah, Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Remaja

BUNGO (SR28) - Kasus Pelecehan yang dilakukan oleh WR adik sepupu Datuk Rio Teluk Kecimbung, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten...

Terungkap, Alasan Tersembunyi Xi Jinping Melawan Jack Ma

Beijing - Presiden China Xi Jinping, dikabarkan langsung turun tangan dalam menjinakkan...

Ekonomi Jerman tumbuh 0,3% pada kuartal ke-4, lebih baik dari perkiraan

Statistik resmi menunjukkan bahwa ekonomi Jerman tumbuh 0,3% pada kuartal keempat tahun lalu dibandingkan dengan periode tiga bulan sebelumnya - kinerja yang lebih baik...

Ulang tahun ke-48, Solskjaer dianugerahi pertandingan Man United vs AC Milan: sepak bola

MANCHESTER - Manajer Manchester United, Ole Gunner Solskjer, genap berusia 48 tahun pada Jumat 26 Februari 2021. Pada saat yang sama, pengundian babak 16...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -