MUARO JAMBI (SR28)- Ada-ada saja modus pelaku penipuan yang terjadi akhir-akhir ini. Budiman  misalnya, pria yang sehari-hari menjadi pengelola pesantren di desa Kebon IX Muaro Jambi itu hampir saja menjadi korban penipuan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Tidak tanggung-tanggung, pelaku bahkan mencatut nama Calon Gubernur Jambi untuk mengelabuhi Budiman agar Budiman terpedaya.

Pelaku mengaku baru saja menransfer uang sebesar Rp7.000.000,00 ke rekening Yayasan Pesantren serta meminta agar uang Rp 2.000.000,00 yang ada didalam paket transfer tersebut dialihkan ke nomor rekening yayasan lain.

Gelagat chat yang aneh tersebut tersebut akhirnya membuat Budiman menelusuri rekening yayasan pesantrennya.

"belum ada yang masuk pak" katanya pada penipu

penipu yang tak sabar akhirnya memaksa agar Budiman menransfer dengan sejumlah uang yang ada saja.
"yang ada aja pak buat bukti kalau kita ada transaksi" kata penipu pada Budiman

Setelah Budiman menyermati dan saling meminta konfirmasi dengan relawan yang ada di tim Fachrori maka didapatlah jika Cagub Fachrori Umar tidak pernah  memiliki nomor whatsapp tersebut. Informasi yang berhasil Budiman juga terbukti jika bukti transfer pelaku adalah  akal-akalan agar Budiman bisa tertipu.

Budiman pun mengancam balik jika dia telah melaporkan nomor whatsapp dan nomor rekening A.N Dewi Yoshi ke POLDA Jambi dan kini tengah ditangani oleh POLDA Jambi.