Hari Kartini, Pemkot Jambi Gandeng OJK Dorong Perempuan Melek Finansial

  • Bagikan
Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi untuk mendorong perempuan agar lebih melek finansial

SR28JAMBINEWS.COM, KOTA JAMBI – Momentum peringatan Hari Kartini dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi untuk mendorong perempuan agar lebih melek finansial sekaligus waspada terhadap praktik investasi ilegal.

Kegiatan edukasi keuangan tersebut digelar di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin (20/4/2026), dan diikuti oleh pelaku UMKM perempuan hingga jurnalis perempuan di Kota Jambi.

Mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Cerdas Finansial Menyongsong Masa Depan Sejahtera dan Bahagia, Lindungi Diri dari Risiko Kerja dan Bahaya Investasi Ilegal”, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang keuangan dan pemberdayaan perempuan.

Wali Kota Jambi, Maulana, dalam sambutannya menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor usaha kecil dan menengah.

Menurutnya, Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa membutuhkan keterlibatan aktif perempuan dalam aktivitas ekonomi.

Baca:  Bulan Berkah, Walikota Maulana dan Sinsen Salurkan Bantuan untuk Petugas Kebersihan Kota Jambi

“Sebagai kota perdagangan dan jasa, kita harus menghadirkan banyak ruang pertumbuhan ekonomi. Dan faktanya, sebagian besar pelaku UMKM itu adalah ibu-ibu,” ujar Maulana.

Ia mencontohkan geliat ekonomi di sejumlah kawasan seperti wisata kuliner hingga ruang publik baru yang kini ramai dikunjungi masyarakat dengan omzet yang cukup besar, dan sebagian besar diisi oleh pelaku usaha perempuan.

Namun di balik potensi tersebut, Maulana juga menyoroti persoalan serius yang dihadapi perempuan dalam pengelolaan keuangan.

“Ibu-ibu menguasai banyak sektor UMKM, tapi berdasarkan data, yang paling banyak terjerat pinjaman online juga dari kalangan ibu-ibu,” ungkapnya.

Karena itu, ia menegaskan pentingnya edukasi keuangan agar perempuan mampu mengelola keuangan rumah tangga secara bijak.

Dalam kegiatan tersebut, isu pinjaman online ilegal (pinjol) dan investasi bodong menjadi perhatian utama.

Fenomena ini dinilai semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama perempuan yang sering menjadi pengelola keuangan keluarga.

Baca:  Pemkot Jambi Serius Tangani Banjir dan Revitalisasi Ruang Publik, Wali Kota Maulana Paparkan Langkah Strategis di HUT ke-79

Edukasi finansial dinilai menjadi kunci untuk melindungi masyarakat dari jeratan praktik keuangan ilegal.

OJK sendiri terus mendorong literasi keuangan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mencegah kerugian akibat investasi ilegal dan penipuan finansial.

Ketua TP PKK Kota Jambi, Nadiyah, turut menekankan bahwa peringatan Hari Kartini harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni.

Menurutnya, semangat Kartini harus diwujudkan dalam bentuk peningkatan kapasitas perempuan, termasuk dalam bidang keuangan.

“Memperingati Hari Kartini tidak cukup hanya mengenang masa lalu, tapi bagaimana semangatnya kita hadirkan sesuai perkembangan zaman,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa ketidakmampuan dalam mengelola keuangan dapat berdampak besar terhadap keharmonisan keluarga.

“Banyak keluarga yang mengalami masalah hanya karena pengelolaan keuangan yang buruk. Banyak juga yang terjebak pinjaman ilegal yang tidak ada habisnya,” tegasnya.

Perempuan dinilai memiliki posisi strategis sebagai pengelola keuangan rumah tangga sekaligus penggerak ekonomi keluarga.

Baca:  Safari Ramadhan Bahagia: Wali Kota Jambi Maulana Pimpin Shalat Tarawih dan Tausiah di Masjid Nur Zahra

Dengan literasi keuangan yang baik, perempuan tidak hanya mampu menjaga stabilitas ekonomi keluarga, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

OJK menegaskan bahwa perempuan yang cerdas secara finansial akan berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara luas. (Agus)

  • Bagikan