Lepas Kloter Pertama JCH Jambi, Gubernur Al Haris Tekankan Pelayanan Maksimal untuk Jemaah

  • Bagikan
Pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter BTH 13 yang berlangsung di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi

SR28JAMBINEWS.COM, JAMBI – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah calon haji mulai dari tanah air hingga berada di Tanah Suci.

Penegasan tersebut disampaikan saat pelepasan Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter BTH 13 yang berlangsung di Asrama Haji Kota Baru, Kota Jambi, Selasa (5/5/2026) malam.

Kloter pertama tersebut terdiri dari 443 jemaah asal Kota Jambi, didampingi empat petugas TPHD serta empat petugas PPIH Provinsi Jambi Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris meminta seluruh petugas haji memberikan pelayanan maksimal kepada para jemaah selama menjalankan ibadah di Arab Saudi.

Ia menegaskan tidak boleh ada jemaah yang merasa diabaikan selama proses pelaksanaan ibadah haji berlangsung.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan lancar sebagai tanda kesiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dengan mengedepankan aspek pelayanan, keamanan, dan kenyamanan jemaah.

Gubernur Al Haris menjelaskan, Kloter 13 menjadi kloter pertama dari total delapan kloter Provinsi Jambi dengan jumlah keseluruhan lebih dari 3.306 jemaah dan petugas yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci tahun ini.

Baca:  Lepas Kloter Terakhir, Pesan Gubernur Al Haris ke Petugas Haji: Laksanakan Tugas dengan Baik, Layani dan Kawal Jemaah dengan Benar

“Jumlah kuota ini menjadi kabar gembira bagi kita semua, dengan kenaikan kuota dari Tahun 2025, yang berjumlah 2.938 orang Calon Jemaah Haji beserta petugas,” ujar Gubernur Al Haris.

Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke daerah sebagai haji yang mabrur.

“Semoga para Jemaah Calon Haji dapat melaksanakan semua rukun haji dengan sempurna dan mendapat maghfirah dari Allah SWT, menjadi haji yang mabrur, mendapat pahala yang besar dan tempat yang tinggi di surga kelak. Dan mohon doa nya dari Tanah Suci untuk daerah Provinsi Jambi agar menjadi negeri yang aman, nyaman, tentram bagi seluruh masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, Gubernur Al Haris juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalankan ibadah haji.

“Jema’ah yang berangkat untuk menjaga kondisi fisik, mengingat ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental,” ucap Gubernur Al Haris.

Baca:  Wagub Sani: Tradisi Grebeg Suro Jaga Budaya Lokal Agar Tetap Lestari

Menurutnya, ibadah haji bukan hanya menguji kesiapan fisik, namun juga kesabaran dan pengendalian emosi para jemaah di tengah keterbatasan fasilitas selama di Tanah Suci.

“Fisik, mental, dan emosi diuji untuk mencapai haji mabrur. Ujian ini adalah bagian integral dari prosesi ibadah untuk melepaskan keterikatan duniawi dan mendekatkan diri kepada Allah,” jelas Gubernur Al Haris.

Dalam kesempatan itu, Al Haris juga menyampaikan harapannya agar Bandara Sultan Thaha Jambi ke depan dapat menjadi bandara internasional khusus keberangkatan haji.

“Kita berharap tahun 2027 yang akan datang, jemaah haji Jambi ini kalau bisa langsung dari Bandara Sultan Thaha Jambi langsung ketanah suci,” kata Gubernur Al Haris.

Ia juga meminta seluruh jemaah menjaga kekompakan serta mematuhi arahan petugas selama menjalankan ibadah.

“Doakan Provinsi Jambi dan Indonesia agar selalu aman, damai, dan sejahtera, selain itu petugas harus bekerja maksimal. Tugas utama adalah melayani tamu-tamu Allah dengan sebaik-baiknya,” pesan Gubernur Al Haris.

Baca:  Gubernur Al Haris Lepas 28 Santri Jambi ke Sulawesi Selatan untuk MQK Internasional

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Drs. H. Hasan Basri Agus (HBA), mengapresiasi seluruh proses pelayanan haji yang telah dilakukan mulai dari tahap pendaftaran hingga keberangkatan.

“Pada intinya kami sangat mendorong terselenggaranya haji dengan baik, selain itu para jemaah haji diminta untuk menjaga kesehatan, makanlah dengan teratur dan istirahatlah pada waktunya, jangan lupa doakan para pemimpin kita, baik provinsi juga didaerah masing masing,” tutur HBA.

Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I., mengatakan pemilihan Kota Jambi sebagai kloter pertama dilakukan untuk mempermudah mobilisasi jemaah.

“Jemaah akan berangkat menuju Batam sebelum melanjutkan penerbangan ke Arab Saudi sesuai jadwal,” ungkap Wahyudi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas dukungan anggaran transportasi jemaah dari Jambi menuju Batam yang mencapai Rp40 miliar. 

  • Bagikan