Wamendagri Bima Arya Sebut Kota Jambi Contoh Daerah dengan Kepemimpinan Kompak dan Penuh Inovasi

  • Bagikan
Wamendagri Bima Arya hadiri jamuan makan malam Pemkot Jambi.

SR28JAMBINEWS.COM, KOTA JAMBI – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, menilai Kota Jambi sebagai salah satu daerah yang berhasil membangun kolaborasi dan sinergi antarpemimpin pemerintahan.

Penilaian tersebut disampaikan saat menghadiri jamuan makan malam menjelang Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Senin (1/6/2026) malam.

Dalam sambutannya, Bima Arya mengaku selalu memiliki kesan positif setiap kali berkunjung ke Kota Jambi. Menurutnya, berbagai inovasi yang lahir dari kepemimpinan daerah menjadi bukti kuat keberhasilan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi.

“Saya sangat suka kalau diundang ke Jambi, karena setiap kali saya ke sini, ada saja inovasi wali kota dan wakil wali kotanya,” ujar Bima Arya.

Ia secara khusus menyoroti sejumlah program unggulan yang menjadi perhatian pemerintah pusat, seperti Retret RT dan Program Kampung Bahagia yang digagas oleh Pemerintah Kota Jambi.

Baca:  Hadiah HUT ke 79, Pemkot Jambi Raih WTP Kesembilan Kalinya Berturut-turut dari BPK RI

“Inovasinya macam-macam, ada Retret RT dan Kampung Bahagia,” katanya.

Menurut Bima Arya, kondisi harmonis antarpemimpin daerah seperti yang terlihat di Kota Jambi merupakan hal yang tidak selalu ditemukan di berbagai daerah lain. Ia mengungkapkan, Kementerian Dalam Negeri kerap menerima berbagai keluhan terkait hubungan yang kurang harmonis antara kepala daerah, wakil kepala daerah, DPRD hingga pemerintah provinsi.

“Ada Ketua DPRD yang curhat tidak cocok dengan bupati atau wali kota. Ada gubernur yang curhat tidak cocok dengan wali kotanya. Dan yang paling sering adalah wali kota tidak cocok dengan wakil wali kota maupun wakil kepala daerah yang merasa tidak diberdayakan,” ungkapnya.

Namun kondisi berbeda justru ia lihat di Jambi. Menurutnya, kekompakan antara para pemimpin daerah di Provinsi Jambi patut menjadi contoh bagi daerah lain.

“Gubernur Jambi dekat dengan wali kota. Wali Kota tandem dengan Wakil Wali Kota Jambi. Saya senang sekali melihat ini. Wali Kota mesra dengan Ketua DPRD,” tuturnya.

Baca:  Wali Kota Maulana Buka Rakerda MUI Kota Jambi, Tegaskan Peran Strategis Ulama di Tengah Masyarakat

Bima Arya menegaskan, hubungan yang harmonis antarpemimpin daerah akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik dan percepatan pembangunan. Sebaliknya, konflik di tingkat pimpinan hanya akan menghambat jalannya roda pemerintahan.

“Karena kalau pimpinannya ribut, jangankan jajaran tingkat bawah, para kepala dinas pun pasti akan pusing,” tegasnya.

Selain mengapresiasi kekompakan para pemimpin daerah, Bima Arya juga memberikan penghargaan terhadap gaya kepemimpinan Maulana yang dinilainya mampu menghadirkan optimisme melalui berbagai program pembangunan yang dijalankan.

Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut menyelesaikan persoalan masyarakat, tetapi juga harus mampu memberikan harapan dan keyakinan akan masa depan yang lebih baik.

“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mampu memberikan harapan kepada rakyatnya,” ujar Bima Arya.

Jamuan makan malam tersebut turut dihadiri Al Haris, Diza Hazra Aljosha, Kemas Faried Alfarelly, Sekretaris Daerah Kota Jambi Ridwan, Ketua TP PKK Kota Jambi Nadiyah, Ketua GOW Kota Jambi Marsha Listya, serta sejumlah kepala OPD dan tokoh masyarakat.

Baca:  Ibunda Guru Kota Jambi: Nadiya Maulana Siap Menjadi Pengayom Pendidikan Anak Bangsa

Apresiasi dari Wamendagri tersebut menjadi pengakuan atas keberhasilan Pemerintah Kota Jambi dalam membangun budaya kolaborasi yang kuat, sekaligus memperkuat posisi Kota Jambi sebagai daerah yang terus menghadirkan inovasi dan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat.

  • Bagikan