Sabtu, Januari 16, 2021

Pembangunan Kebun Raya Merangin Terganjal Sertifikat Lahan

Must Read

Sriwijaya Air Wajib Ganti Rugi Rp1,25 M per Penumpang SJ182

JAKARTA - Keluarga korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 berhak atas ganti rugi dari pihak maskapai. Hal tersebut mengacu...

Besok Divaksin, Begini Kondisi Kesehatan Jokowi

JAKARTA - Sekretariat Presiden memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1)...

Ini Pertimbangan Hakim Tolak Praperadilan Habib Rizieq

JAKARTA - Hakim Akhmad Sahyuti menolak gugatan praperadilan yang diajukan Habib Rizieq Shihab terkait penetapan tersangka kasus pelanggaran kekarantinaan kesehatan dan...

MERANGIN – Pembangunan Kebun Raya Merangin (KRM), yang disepakati pada rapat 06 Maret 2020 berlokasi di Taman Arboretum Rio Alif  Dusun Mudo Bangko, terganjal belum adanya sertifikat kepemilikan lahan oleh Pemkab Merangin.

Hal tersebut diketahui pada rapat percepatan pembangunan KRM yang dipimpin Wabup Merangin H Mashuri, di Ruang Pola Kol H Moh Syukur Lantai 2 Kantor Bupati Merangin, Selasa (21/7).

Padahal kepemilikan sertifikat lahan itu sebagai syarat mutlak, menjadi pedoman penyusunan rencana induk (Master Plan) KRM. Pembangunan KRM merupakan realisasi kerjasama Pemkab Merangin dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

‘’Kita juga baru tahu kalau Arboretum itu belum mempunyai sertifikat. Tapi tadi sudah langsung diurus, September 2020 nanti kepemilikan sertifikat itu akan diterbitkan Badan Pertanahan Nasional Merangin,’’terang Wabup usai rapat.

Pembangunan KRM diatas lahan seluas 71 hektar tersebut jelas wabup, tetap akan mempertahankan pohon-pohon khas Merangin seperti Sungkai, sebagai kearifan lokal. KRM ini merupakan pengembangan Kebun Raya Bogor dibawah naungan LIPI.

‘’Nanti dampak pembangunan KRM ini, tidak hanya sekedar sebagai objek wisata, tetapi terpenting sebagai pusat penelitian dan pendidikan. KRM ini satu-satunya di Provinsi Jambi,’’terang Wabup.

Rapat yang diikuti sejumlah pimpinan instansi terkait, dihadiri  Pj Sekda H Hendri  Maidalef dan Asisten II Setda Merangin Mardansyah Saidi itu, diharapkan akan semakin mempercepat pembangunan KRM.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Sriwijaya Air Wajib Ganti Rugi Rp1,25 M per Penumpang SJ182

JAKARTA - Keluarga korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 berhak atas ganti rugi dari pihak maskapai. Hal tersebut mengacu...

Besok Divaksin, Begini Kondisi Kesehatan Jokowi

JAKARTA - Sekretariat Presiden memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1) besok di Istana Kepresidenan Jakarta....

Ini Pertimbangan Hakim Tolak Praperadilan Habib Rizieq

JAKARTA - Hakim Akhmad Sahyuti menolak gugatan praperadilan yang diajukan Habib Rizieq Shihab terkait penetapan tersangka kasus pelanggaran kekarantinaan kesehatan dan penghasutan kerumunan di Petamburan, Tanah...

BREAKING NEWS:Black Box Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan!

JAKARTA - Black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ182 ditemukan. Kotak hitam itu kemudian dibawa ke daratan. Seperti dikutip dari Antara,...

Tak Layak Masuk Dalam Pemiliharaan, Aktivis Endus Dugaan Korupsi Uang Negara Di Pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 (Satu)...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -