Selasa, Maret 9, 2021

BKKBN Provinsi Jambi Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Purwodadi

Must Read

Belilah baju secara online, wanita ini malah histeris hingga nyaris jungkir balik

Wanita histeris membeli baju secara online tidak seperti yang diharapkan. (TikTok / @ pujicantik10) Tak...

Saat Kaesang Putra Jokowi Buka Suara Soal Isu Ghosting Felicia

Jakarta - Putusnya hubungan asmara Kaesang Pangarep dengan Felicia Tissue...

Hasil Drawing Fase Grup Piala Menpora 2021: Persib Bertanding di Sleman, Arema FC Mentas di Solo: Okezone Bola

JAKARTA - PSSI telah menggelar undian fase grup Piala Menpora 2021 di Hotel Fairmount, Jakarta pada Senin (8/3/2021) malam...

TANJAB BARAT (SR28) – BKKBN Perwakilan Provinsi Jambi mengadakan Sosialisasi Penyiapan Generasi Emas dalam Rangka Penurunan Stunting kepada ibu hamil dan yang memiliki anak di bawah dua tahun di Desa Purwodadi Kecamatan Tebing Tinggi yang dinyatakan sebagai desa locus stunting oleh BKKBN Perwakilan Provinsi Jambi, Senin (10/08).

Kegiatan ini dilakukan di Gor Olahraga Desa Purwodadi yang dihadiri oleh Camat Tebing Tinggi, Perangkat Desa Purwodadi, BPD Purwodadi, Kepala Puskesmas Purwodadi dan Dinas P3AP2KB Tanjung Jabung Barat serta Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang berkolaborasi dengan BKKBN Provinsi Jambi dalam memberikan sosialisasi pencegahan stunting.

Kepala Desa Purwodadi, Jayus menyatakan bahwa perlu adanya intervensi dari berbagai pihak dalam mengatasi kejadian stunting di desa nya tersebut. Selain itu Kepala Desa Purwodadi juga menghimbau kepada peserta sosialisasi untuk dapat memenuhi kebutuhan gizi dari anak-anak nya dan dapat memanfaatkan hasil perkebunan yang diproduksi dari desa Purwodadi.

Dalam penyuluhannya, Koordinator Bidang Keluarga Sejahtera sebagai pemateri dari BKKBN Provinsi Jambi mengungkapkan bahwa stunting bukan hanya gagal tumbuh kembang anak secara fisik, tetapi lebih dikhawatirkan hari ini gagal tumbuhnya perkembangan otak, karena perkembangan otak ditentukan oleh asupan gizi, nutrisi yang tepat pada saat hamil, pengasuhan yang baik dan benar dan pendidikan pada usia bawah dua tahun (Baduta).

Beliau juga mengungkapkan bahwa pencegahan stunting dapat dilakukan dengan mengikuti Kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) yang ada di Desa tersebut. “Bina Keluarga Balita (BKB)” bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orangtua untuk mengasuh serta membina tumbuh kembang anak. Upaya tersebut melalui kegiatan stimulasi fisik, mental, intelektual, emosional, spiritual, sosial dan moral sehingga sangat berperan dalam melakukan pencegahan stunting, saya berharap ibu-ibu yang ada disini dapat mengikuti kelompok kegiatan BKB ini, harapnya.

“Dengan sosialisasi tersebut diharapkan dapat menciptakan keluarga yang lebih berkualitas dengan menekan angka stunting, kematian ibu dan anak, angka kemiskinan, angka gizi buruk, dan masalah lainnya,” ujar Sri. (Muhammad Sidik)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Belilah baju secara online, wanita ini malah histeris hingga nyaris jungkir balik

Wanita histeris membeli baju secara online tidak seperti yang diharapkan. (TikTok / @ pujicantik10) Tak...

Saat Kaesang Putra Jokowi Buka Suara Soal Isu Ghosting Felicia

Jakarta - Putusnya hubungan asmara Kaesang Pangarep dengan Felicia Tissue membuat sang ayah, Presiden Jokowi,...

Hasil Drawing Fase Grup Piala Menpora 2021: Persib Bertanding di Sleman, Arema FC Mentas di Solo: Okezone Bola

JAKARTA - PSSI telah menggelar undian fase grup Piala Menpora 2021 di Hotel Fairmount, Jakarta pada Senin (8/3/2021) malam WIB. Berdasarkan hasil undian...

Kemarahan di Lebanon sebagai mata uang, harga tak terkendali

Protes pecah di berbagai bagian Lebanon dengan jalan ditutup oleh demonstran yang membakar ban di tengah krisis ekonomi yang memburuk dan kurangnya kemajuan dalam...

Bukan pabrik mobil listrik, Tesla ingin membangunnya di Indonesia

Jakarta - Pembicaraan investasi Tesla di Indonesia masih berlangsung. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -