Kamis, Februari 25, 2021

Bupati Rapat Kembali Fasilitasi Tuntutan Masyarakat Teluk Nilau

Must Read

Aksi Jokowi melepas sepatunya menjadi sorotan, Gibran pun mengalami hal serupa

Gibran bersama Megawati, Puan Maharani dan FX Hadi Rudyatmo. (Instagram / @ Puan Maharani) Selain...

Ghana, negara pertama yang menerima vaksin virus corona dari COVAX

ACCRA, Ghana - Ghana menerima pengiriman pertama vaksin virus korona di dunia dari inisiatif COVAX yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa...

Bukan Juara, Persib Bandung Sasar Ini di Piala Menpora 2021: Okezone Football

BANDUNG - Direktur Persib Bandung Teddy Tjahjono tidak memasang target tinggi untuk timnya saat mengikuti Piala Menpora 2021. Ia...

KUALA TUNGKAL (SR28) – Bupati Tanjung Jabung Barat Dr Safrial kembali memimpin rapat fasilitasi lanjutan tuntutan masyarakat Kelurahan Teluk Nilau dan Komite Pimpinan Wilayah Serikat Tani Nasional (KPWSTN) terhadap areal APL di wilayah Kelurahan Teluk Nilau Kecamatan Pengabuan, Rabu (15/07).

Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Kantor Bupati ini turut diikuti oleh Forkompimda, Kasdim, Kapolsek Teluk Nilau, Staf Ahli, Asisten Perekonomian dan pembangunan, Kadis PMD Tanjab Barat, Kesbangpol, Kadis Dukcapil, Camat Tebing Tinggi, Camat pengabuan, Kabag SDA, Kabag Tata pemerintahan, Camat Tebing Tinggi, Camat Pengabuan, Kepala KPHP Kab. Tanjab Barat, Pimpinan PT. WKS, dan 4 kelompok Tani yang bermitra dengan PT Wirakaryasakti, dan serikat Tani nasional (STN).

Usai rapat, Safrial mengatakan bahwa PT. WKS telah menyerahkan 4 bundel dokumen yang berisi MoU Kemitraan, Legalitas Lahan, dan daftar nama anggota dari 4 kelompok tani mitra PT. WKS, namun tidak dilengkapi dengan fotocopy anggota kelompok tani. Sesuai kesepakatan peserta rapat, PT.WKS diminta melengkapi dokumen selambat – lambatnya pada hari Senin 20 Juli 2020 Pukul 15.00 WIB mendatang.

Sementara itu, dari pihak Masyarakat kelurahan Teluk nilau dan Serikat Tani Nasional, dalam rapat ini juga menyerahkan salinan data (fotocopy) yaitu peta dan perda, berita acara rapat di DPRD, dan berita acara di Badan kesbangpol, berita acara pengecekan lapangan, KK, dan KTP kelompok Tani sebanyak 470 KK/KTP kepada Pemkab Tanjab Barat yang diterima oleh Asisten perekonomian dan pembangunan.

“Nantinya, Dinas PM dan PTSP Kabupaten Tanjab Barat akan melakukan verifikasi terhadap legalitas lokasi yang dimitrakan antara PT WKS dan empat kelompok tani,” ujar Bupati.

Selanjutnya, kata Bupati, tim terpadu penanganan konflik sosial Kabupaten Tanjab Barat juga akan memverifikasi data yang disampaikan tersebut selama dua minggu terhitung mulai tanggal 20 juli 2020.

“Dan hasil verifikasi akan disampaikan pada pertemuan selanjutnya, selanjutnya hasilnya akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku” tutur Safrial.

“Fungsi kami hanya sebagai fasilitator, kalau kurang puas dengan hasil kami, ditempuh jalur hukum lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, dari Serikat Tani Nasional Provinsi Jambi, Cristian Napitupulu menuturkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil verifikasi data dari Dinas PM dan PTSP serta Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial.

“Kita masih menghormati pemerintah daerah kita,” ujarnya singkat. (Sabri)

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Aksi Jokowi melepas sepatunya menjadi sorotan, Gibran pun mengalami hal serupa

Gibran bersama Megawati, Puan Maharani dan FX Hadi Rudyatmo. (Instagram / @ Puan Maharani) Selain...

Ghana, negara pertama yang menerima vaksin virus corona dari COVAX

ACCRA, Ghana - Ghana menerima pengiriman pertama vaksin virus korona di dunia dari inisiatif COVAX yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Rabu - awal...

Bukan Juara, Persib Bandung Sasar Ini di Piala Menpora 2021: Okezone Football

BANDUNG - Direktur Persib Bandung Teddy Tjahjono tidak memasang target tinggi untuk timnya saat mengikuti Piala Menpora 2021. Ia memahami karena persiapan yang ketat,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -