Dago Pakar Bandung, Hutan dengan Beraneka Ragam Wisata di Jabar

  • Bagikan
dago pakar bandung
dago pakar bandung

Kota Bandung, Jawa Barat terkenal dengan wisata alamnya yang indah serta udaranya yang sejuk khas pegunungan. Tidak hanya wisatawan lokal, banyak wisatawan asing pun berbondong-bondong datang ke Bandung untuk menikmati wisata-wisata di kota kembang ini. Salah satu objek wisata alam yang wajib dikunjungi adalah Dago Pakar Bandung.

Objek wisata berupa hutan ini menawarkan pemandangan alam yang sangat indah di tengah hutan pinus yang rindang dan lebat. Tak hanya hutan pinus, di kawasan hutan ini juga ditumbuhi beraneka pohon besar. Sehingga hawa udaranya sangat sejuk menyegarkan badan serta pikiran. Dago Pakar ini merupakan hutan yang dijadikan taman hutan raya pertama di Indonesia oleh Presiden Suharto.

 

Fasilitas di Dago Pakar Bandung

 

Beberapa fasilitas sudah disediakan oleh pihak pengelola demi menjaga kenyamanan pengunjung saat berada di kawasan Dago Pakar ini. Diantaranya ada taman bermain seperti ayunan, perosotan dan rumah pohon. Selain itu juga ada panggung terbuka, kursi-kursi taman, musola, pusat informasi, area outbound seperti flying fox dan jembatan gantung. Tak kalah pentingnya ada lahan parkir yang sudah cukup luas dan toilet yang memadai. Di sini juga disediakan saung-saung sebagai tempat pengunjung untuk bersantai dan beristirahat sejenak.

 

Keindahan  Dago Pakar Bandung

 

Dago Pakar mempunyai keunikan tersendiri dibandingkan dengan  wisata hutan lainnya. Kawasan hutan ini masih asri dan rimbun dengan tumbuhnya pepohonan yang sudah tua dan tinggi. Sehingga memberikan suasana yang sangat sejuk dan nyaman jika melintasi kawasan hutan lindung ini.

 

Berbagai tanaman hayati yang tumbuh di kawasan hutan ini mampu memberikan sensasi  rasa tenang dan nyaman. Udaranya yang sejuk dan bersih khas alam pegunungan tentunya membuat hutan ini menjadi desstinasi favorit untuk tempat melepas penat.

 

Rute atau lintasan jalan di kawasan Dago Pakar ini sepanjang 5 – 7 kilometer yang biasanya dimanfaatkan oleh pengunjung untuk jogging. Selain jogging, bisa juga berjalan kaki untuk menyusuri ke dalam kawasan hutan sambil menghirup udaranya yang sangat segar dan bersih ini.

 

Sepanjang rute jalan di kawasan hutan ini, dapat dijumpai berbagai peninggalan sejarah seperti Goa Belanda dan Goa Jepang. Kedua  goa tersebut merupakan saksi hidup bahwa bangsa Jepang dan Belanda pernah menjadikan kawasan hutan ini sebagai kawasan pertahanan.

 

Goa Jepang merupakan sebuah goa peninggalan tentara Jepang yang dijadikan sebagai tempat pertahanan diri dari tentara sekutu. Para tentara Jepang mempekerjakan masyarakat pribumi secara paksa atau dikenal dengan nama Romusha. Sementara Goa Belanda adalah jejak  penjajah Belanda yang menjadikan gua ini sebagai markas militer, tempat penyimpanan senjata, PLTA serta penjara.

Dago pakar bandung
Dago pakar bandung

Selain Goa Jepang dan Goa Belanda, wisata hutan Dago Pakar ini masih menyimpan beberapa objek wisata yang tak kalah serunya. Seperti Curug Dago yang merupakan air terjun tempat ditemukannya dua buah prasasti peninggalan Raja Thailand. Curug Lalay yang merupakan air terjun dengan goa kelelawar di lembahnya. Ada juga Monumen Ir. H. Djuanda beserta Gedung Informasi Taman Hutan Raya. Tak ketinggalan ada kolam PLTA Bengkok, Curug Omas Maribaya, Panorama Alam Taman Hutan Raya dan Jogging Track ke Maribaya.

Hunting Foto di Dago Pakar Bandung

Goa Belanda dan Goa Jepang dapat menjadi spot foto-foto paling menarik di kawasan hutan Dago Pakar ini. Kedua goa sebagai saksi sejarah peninggalan penjajah ini sangat sayang jika tidak diabadikan dengan jepretan kamera. Selain itu, kawasan hutan yang dikelilingi pepohonan pinus dan aneka pohon besar rindang lainnya juga menarik dijadikan background berfoto-foto.

 

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Dago Pakar Bandung

 

Tiket masuk kawasan hutan ini sebesar Rp 11.000 per orang. Kawasan hutan Dago Pakar buka setiap hari pukul 08.00 – 17.00 WIB.

 

Akses Lokasi Menuju Dago Pakar Bandung

 

 

Dago Pakar terletak di Taman Hutan Ir. H. Djuanda nomor 99, Dago, Bandung Utara Jawa Barat. Jarak dari pusat kota Bandung menuju Dago Pakar sekitar 7 kilometer ke arah utara. Lokasinya berada di di ketinggian 800 – 1350 meter di atas permukaan laut. Untuk mencapai Dago Pakar, pasar Dago dapat dijadikan sebagai patokan. Kemudian meneruskan perjalanan ke arah Dago Atas. Setelah sampai di Dago Atas, pasti tidak akan kesulitan menemukan Dago Pakar karena  setiap orang yang kita tanya, pasti tau tempatnya.

 

Tips Berwisata di  Dago Pakar Bandung

 

    • Usahakan untuk mengendarai kendaraan pribadi, karena tidak ada angkutan umum dengan jurusan Dago Pakar.
    • Memakai pakaian yang nyaman untuk berjalan jauh dan mampu melindungi tubuh dari semak-semak dan serangga.
    • Bawalah payung dan senter jika berkunjung ke Dago Pakar saat musim hujan.
    • Jangan lupa bawa perlengkapan P3K sederhana seperti plester luka dan obat luka atau betadine.
    • Pakailah sepatu atau sandal yang nyaman untuk berjalan jauh.
    • Jangan lupa pakai kaos kaki juga supaya kaki tidak lecet.
    • Bawalah bekal makanan dan minuman serta cemilan jika mau menghemat.
    • Jagalah kebersihan dengan selalu membuang sampah pada  tempat yang telah disediakan oleh pihak pengelola.

 

Jika sedang berlibur di kota Bandung, jangan lewatkan untuk berkunjung ke Dago Pakar Bandung. Kawasan hutannya yang asri dikelilingi oleh pepohonan pinus yang rindang serta lebat dapat menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu banyak pilihan objek wisata menarik yang wajib kita kunjungi  sebagai sarana rekreasi atau berlibur melepas kepenatan rutinitas  sehari-hari. Tentunya akan menjadi pengalaman berlibur yang berkesan dan tak terlupakan jika kita berkunjung ke Dago Pakar ini.

Terus jika mau nongkong di mana?

Kawasan Dago Pakar Bandung, Jawa Barat, semenjak dulu memang sudah terkenal dengan pemandangan dan udaranya yang dingin guys. Dataran dengan ketinggian antara 800-1350 mdpl  ini memang telah lama menjadi tujuan favorit warga Bandung serta wisatawan dari luar kota yang ingin menghabiskan waktu luang untuk menikmati suasana dan panorama kota serta pemandangan gunung yang menakjubkan.

Dengan adanya  lokasi wisata ngetop yaitu Tahura (Taman Hutan Raya) Djuanda dan Tebing Keraton menjadikan kawasan Dago Pakar kian menjadi lokasi favorit untuk dikunjungi oleh masyarakat. Apalagi di akhir pekan, wisatawan dari luar kota juga ikut serta memenuhi jalan-jalan di Dago Pakar. Di masa pandemi ini, para pesepeda bahkan kian sering terlihat menjajal jalanan di Dago untuk menikmati petualangan yang menantang.

Dengan bentangan lahan seluas lebih dari 500 ha, maka bisa dibayangkan luas Taman Hutan Raya Djuanda sampai ke titik tertinggi yaitu Tebing keraton. Hutan raya ini selain menjadi paru-paru Kota Bandung, juga dimanfaatkan sebagai sumber air bersih. Namun yang kian populer saat ini adalah potensi wisatanya yang sangat luar biasa di sepanjang jalan Dago Pakar. Pemandangan yang super indah serta udaranya yang dingin dan menyehatkan seolah menjadi paket sempurna sebagai daerah tujuan wisata.

Tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Tahura Djuanda dan Tebing Keraton ini tentu tidak dilewatkan begitu saja oleh para pelaku usaha kopi dan kuliner. Dalam beberapa tahun belakangan cafe, coffee shop dan resto mulai ramai bermunculan di wilayah sepanjang Dago Pakar. Jika kalian berkunjung ke kawasan ini, kalian bakal banyak menemukan venues yang asik banget buat nongkrong yang bertebaran di sisi kanan dan kiri jalan. Mereka hadir menawarkan pengalaman berkuliner dengan keunikan masing-masing, apalagi membawa vibes yang kekinian banget. Kalian bakal dibuat bingung deh mau nongkrong di mana hehe. Bagaimana kalo dicoba semuanya ..

Berikut adalah 15 cafe, coffee shop dan resto yang bisa kalian pilih sebagai tempat ngaso sejenak selepas berkunjung ke Tahura Djuanda dan Tebing Keraton. Mereka hadir menawarkan berbagai menu minuman dan makanan yang beraneka ragam. Tentu saja dengan harga yang bervariasi pula. Tinggal disesuaikan saja dengan kocek masing-masing. Yang pasti, dengan modal berapapun, kalian tetap bisa menikmati suasana Dago Pakar yang mantap…

1. Kopi Tahura

Cafe ini letaknya persis bersisian dengan Tahura Djuanda. Setelah berjalan-jalan di dalam hutan raya, kalian bisa mampir ke sini untuk melepas lelah sambil ngopi dan beristirahat. Jadi pemandangannya pun mengarah ke hutan raya itu sendiri,  bikin lokasi outdoor-nya menjadi teduh banget. Harga makanan serta minumannya pun cukup ramah dikantong koq.

2. Asa’an Kopi

Cafe ini terletak di kanan jalan arah ke Tebing Keraton, cocok banget buat yang ingin menikmati pemandangan lembah bareng teman-teman sambil menikmati kopi dan kulinernya. Para goweser biasanya suka banget stopping by di sini karena memang lokasinya persis di pinggir jalan, jadi mudah dijangkau. Dan pemandangannya di siang maupun malam hari sama cakepnya guys!

3. Utara Cafe

Jika kalian sedang mengarah ke Tebing Keraton, Utara Cafe ini sudah terilhat jelas. Karena tempatnya yang berada cukup tinggi dibanding jalan. Banyak spot-spot foto bagus di sini guys, jadi selain bisa ngopi dan bersantai, mata kita bakal dimanjakan dengan pemandangan indah dan suasana cafe yang cozy dan kekinian.

4. Cafe D’Pakar

Cafe ini sebenarnya sudah cukup lama ada, mungkin bisa dibilang pelopor adanya cafe di kawasan Dago Pakar. Jika dulu hanya tersedia tempat buat ngopi dan makan, nah sekarang sudah banyak pengembangan di sana sini guys. Kini di dalam area cafe telah tersedia taman wonderland yang cantik serta taman kelinci yang bisa dikunjungi anak-anak serta orang dewasa juga. View dari tempat ini juga cakep guys, mengarah ke hutan raya yang hijau membentang sepanjang mata memandang.

5. Atanapi Coffee Camp

Cafe ini terletak di sisi sebelah kanan jalan arah mau ke Tebing Keraton. Di lereng yang berundak-undak ditempatkan kursi-kursi pendek, kursi kayu, dan lesehan serta di pasang juga beberapa tenda buat neduh, selain dipayungi pula oleh beberapa pepohonan yang sengaja tidak dipangkas. Tapi dengan adanya tenda-tenda ini jadi menciptakan suasana cozy gitu loh. Harga-harga di menu list juga ramah kantong.

6. Warung DDieu

Warung kopi ini letaknya di sisi kiri arah mau ke Tebing Keraton. Jadi view-nya itu adalah Taman Hutan Raya Djuanda yang hijau dan asri banget. Buat yang bawa motor ke sana cocok banget nih mampir ke sini. Lokasinya juga terletak di bawah rerimbunan pohon-pohon pinus, jadi asik banget buat nongkrong bareng sohib-sohib. Dengan harga di list menunya yang rata-rata di bawah 20K, engga akan khawatir sama budget buat traktir hehe..

7. The Stone Cafe & Resto

Lokasi cafe dan resto ini cukup terlihat dari jalan besar. Tempatnya sendiri agak menanjak. Menunya pun lengkap dan cocok buat  yang sedang berlibur bareng keluarga. Ada tempat lesehannya, tapi disediakan juga koq kursi-kursi. Bentuk cafe & resto ini seperti gubuk/ saung yang bersusun guys. Jadi selepas menikmati kulinernya kita juga bisa istirahat leyeh-leyeh di saung sambil selonjoran dibelai-belai angin sejuk, karena memang tempatnya berada di ketinggian. Untuk harga sendiri di menu list dari 40K ke atas untuk makanan berat, dan buat minumannya kisaran 30K-an.

8. Kopi Selasar Sunaryo & Art Space

Kopi Selasar ini adalah sebuah cafe yang juga bersisian dengan sebuah venue of arts exhibitions guys. Tempatnya unik banget dan artistik. Jika lagi ada pameran karya para seniman, kalian bisa sekalian masuk dan menyaksikan pameran tersebut. HTM sekitar 25K an per orang, yang mana nantinya tiket tersebut bisa digunakan untuk beli kopi di cafenya sebagai potongan harga. Harga kopinya kisaran 25K an, lumayan lah dapet potongan harga pake tiket..

9. Congo Cafe & Gallery

Cafe atau resto ini ternyata berbentuk gallery guys. Jadi kalian bisa duduk-duduk di antara karya-karya seni yang unik-unik. Mulai dari barang-barang antik dan vintage, sampai karya seni dari kayu. Tempatnya pun luas banget, jadi bisa bebas tuh foto-foto karena banyak spot-spot menarik di sini. Menu list-nya juga bervariasi dengan harga mulai dari 25K untuk minuman, dan sekitar 30K ke atas untuk makanannya. Dengan lokasi yang berada di kontur tanah yang tinggi, maka anginnya sepoi-sepoi terasa sekali. Cocok buat nongkrong sambil ngobrol berlama-lama di sini.

Masih banyak lagi nih tempat-tempat asiknya guys, silakan lanjut yaa..

10. Kopi Sultan

11. Cascara Kopi

12. Armor Kopi

13. Sierra Cafe & Lounge

14. Cocorico Fantasy Garden

15. Kanal Space

Waah, banyak banget kaann tempat-tempat nongkrong asik di Dago Pakar. Selain daftar di atas sebenarnya masih banyak venues lain yang tak kalah asik dan keren guys. Jadi silakan explore sendiri deh.  Dijamin acara nongkrong kalian bakal seru dan pulang dengan membawa kenangan yang indah..

Berkunjung di hari biasa akan lebih nyaman karena bakal terhindar dari kemacetan. Dan jangan lupa ya, tetap lakukan protokol kesehatan, terutama bagi yang berencana ke sana sebaiknya sudah divaksin, karena ada beberapa lokasi yang sudah dilengkapi dengan barcode check in/out. 

Sumber : https://findmevenue.id/15-cafe-dan-resto-hits-buat-nongkrong-asik-di-kawasan-dago-pakar-bandung/

  • Bagikan