SR28JAMBINEWS.COM, Jambi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi melakukan terobosan besar dalam upaya pelestarian lingkungan dan perlindungan sumber daya alam. Legislator Jambi kini tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk memanfaatkan teknologi antariksa guna memantau kondisi lingkungan secara real-time.
Fokus utama dari kolaborasi ini adalah penggunaan teknologi satelit penginderaan jauh (remote sensing). Teknologi ini dinilai mampu memberikan data akurat mengenai tutupan lahan, mendeteksi titik api (karhutla), hingga memantau laju deforestasi di wilayah Provinsi Jambi dengan tingkat presisi yang tinggi.
DPRD Jambi menilai, sudah saatnya tata kelola lingkungan di daerah beralih ke sistem berbasis data sains. Dengan dukungan teknologi BRIN, pengawasan terhadap kawasan hutan dan perkebunan tidak lagi hanya bergantung pada laporan manual di lapangan.
“Kita sedang menjajaki kerja sama dengan BRIN. Tujuannya jelas, kita ingin memakai teknologi antariksa untuk memproteksi lingkungan kita. Data satelit ini sangat penting untuk melihat secara objektif kondisi hutan dan kebun kita di Jambi,” ungkap perwakilan DPRD Provinsi Jambi, Selasa (14/4/2026).
Proteksi Komoditas dan Analisis Data Spasial Selain isu lingkungan, teknologi antariksa ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam melindungi komoditas unggulan Jambi, seperti sawit dan karet. Melalui analisis data spasial, DPRD ingin memastikan tidak ada tumpang tindih lahan yang sering kali memicu konflik agraria di tengah masyarakat.
Riset kolaboratif ini juga diproyeksikan untuk memetakan potensi wilayah secara lebih mendalam, mulai dari kesuburan tanah hingga pola tanam yang paling efektif di tengah tantangan perubahan iklim.
Dorong Kebijakan Berbasis Riset DPRD Jambi menegaskan bahwa kunjungan dan penjajakan ke BRIN ini adalah bentuk komitmen parlemen dalam mendorong lahirnya kebijakan yang berkualitas. Dengan data yang akurat dari BRIN, DPRD dapat menyusun regulasi atau pengawasan yang lebih tepat sasaran bagi keberlangsungan ekosistem di Jambi.
“Kebijakan ke depan harus berbasis riset. Kita ingin BRIN menjadi mitra strategis dalam memberikan masukan-masukan ilmiah agar pembangunan di Jambi tetap selaras dengan upaya perlindungan alam,” tambahnya.
Harapan Sinergi Berkelanjutan Pihak BRIN menyambut baik inisiatif DPRD Provinsi Jambi dan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi kebutuhan data serta pendampingan teknologi bagi daerah. Sinergi ini diharapkan tidak hanya berhenti di tingkat diskusi, tetapi segera diimplementasikan dalam program kerja nyata di lapangan.
DPRD Provinsi Jambi memastikan akan mengawal proses kerja sama ini agar dapat segera dimanfaatkan oleh instansi teknis terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.



