Kamis, Februari 25, 2021

Bupati Al Haris Pimpin Rapat Evaluasi Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Must Read

Aksi Jokowi melepas sepatunya menjadi sorotan, Gibran pun mengalami hal serupa

Gibran bersama Megawati, Puan Maharani dan FX Hadi Rudyatmo. (Instagram / @ Puan Maharani) Selain...

Ghana, negara pertama yang menerima vaksin virus corona dari COVAX

ACCRA, Ghana - Ghana menerima pengiriman pertama vaksin virus korona di dunia dari inisiatif COVAX yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa...

Bukan Juara, Persib Bandung Sasar Ini di Piala Menpora 2021: Okezone Football

BANDUNG - Direktur Persib Bandung Teddy Tjahjono tidak memasang target tinggi untuk timnya saat mengikuti Piala Menpora 2021. Ia...

MERANGIN – Terkait dengan penambahan Pasien Positif Covid-19, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Merangin gelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi di Posko Penanganan Covid-19 Merangin (2/6/2020).

Rapat dipimpin Bupati Merangin Dr. H. Al Haris, S.Šos, M.H. yang didampingi Ketua DPRD Merangin Herman Effendi, ST. MM, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis, S.A.P., M.Han., Kapolres Merangin AKBP M. Lutfi, SIK, Kadis Kesehatan dan dihadiri anggota Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Merangin.

Saat dikonfirmasi usai rapat Bupati Al Haris menjelaskan penambahan pasien positif Covid-19 dan upaya rujukan pasien Positif ke RSUD Hanafie Bungo dan RSUD Raden Mattaher Jambi mendapat penolakan (keberatan) dengan alasan pasien mereka pun sudah banyak.

“Berkenaan dengan hal tesebut maka untuk pasien positif akan tetap di rawat di RSUD Kol. Abundjani Bangko, sehingga RSUD menjadi Rumah Sakit Rujukan Postif Covid-19 di Jambi, ” ujarnya.

Selain itu dihasilkan kesepakatan Tegas menolak dengan tegas seluruh warga tujuan Merangin yang tidak memiliki KTP Merangin untuk tidak memasuki Merangin, melalui penjagaan di Posko Batas, “tambahnya.

Selanjutnya seluruh warung untuk menutup kiosnya batas pukul 22.00 WIB.

Melakukan Rapid Test terhadap seluruh keluarga Pasien positif (RSUD) Tim gugus Covid- 19 Kecamatan dan desa segera merapatkan barisannya untuk seluruh keluarga Pasien postif dan melakukan Isolasi mandiri serta memantau dengan ketat (Tim Gugus Kec/Desa)

Melakukan penyemprotan gabungan BPBD, TNI dan Polri di lokasi lokasi Zona Merah

Menyusun sistem kerja dalam penanganan Pasien positif di RSUD Kol Abunjani berkerjasama denga Dinas Kesehatan untuk penambahan Tenaga Medis.

Pencairan dana covid melalui SKPD dengan memenuhi persyaratan.

Membuat surat edaran ke Camat, Lurah dan Kades untuk seluruh PNS dan Perangkat Desa agar mematuhi Peraturan Pemerintah terkait Larangan Sholat di Mesjid dan membantu menyampaikan peraturan ini kepada warga dengan menghimbau untuk mematuhi Peraturan Pemerintah tersebut.

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Aksi Jokowi melepas sepatunya menjadi sorotan, Gibran pun mengalami hal serupa

Gibran bersama Megawati, Puan Maharani dan FX Hadi Rudyatmo. (Instagram / @ Puan Maharani) Selain...

Ghana, negara pertama yang menerima vaksin virus corona dari COVAX

ACCRA, Ghana - Ghana menerima pengiriman pertama vaksin virus korona di dunia dari inisiatif COVAX yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Rabu - awal...

Bukan Juara, Persib Bandung Sasar Ini di Piala Menpora 2021: Okezone Football

BANDUNG - Direktur Persib Bandung Teddy Tjahjono tidak memasang target tinggi untuk timnya saat mengikuti Piala Menpora 2021. Ia memahami karena persiapan yang ketat,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -