Minggu, Februari 28, 2021

News

Wabup Amir Sakib Ikuti Apel Siaga Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

KUALA TUNGKAL (SR28) - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib ikuti apel siaga pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Jambi yang dilaksanakan di Lapangan Bola Distrik VII PT. Wirakarya Sakti (WKS) Tanjab Timur.

Pj. Sekda Provinsi Jambi, H. Sudirman, SH, MH selaku Pemimpin apel siaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa memasuki musim kemarau 2020, lahan gambut  menjadi perhatian khusus kesiapsiagaan personel pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Jambi, terutama lahan gambut yang berada di kawasan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi."paparnya.

Selain itu sebagai upaya dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel pengendalian Karhutla, Pj. Sekda Provinsi Jambi juga berharap apel siaga dan kegiatan latihan bersama ini dapat meningkatkan sinergitas antara Pemerintah, TNI, POLRI serta unsur masyarakat dalam pengendalian kebakaran lahan dan hutan, khususnya di Provinsi Jambi. “Melalui Apel Siaga dan Pelatihan Bersama ini, kita tingkatkan sinergitas Pemerintah, TNI–Polri, Dunia Usaha dan Masyarakat Dalam Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi," ujarnya.

Sementara itu, Wabup H. Amir Sakib juga sepakat bahwa lahan gambut yang tersebar di 3 Kabupaten lingkup Privinsi Jambi ini perlu mendapatkan perhatian lebih dalam upaya pencegahan Karhutla. Hal itu disampaikannya dalam wawancaranya usai kegiatan apel siaga. Wabup juga berharap tujuan pelaksanaan apel siaga dan pelatihan dalam meningkatkan kemampuan personel dan meningkatkan sinergitas semua elemen masyarakat dapat tercapai."Kita sudah memasuki musim kemarau 2020, berdasarkan pengalaman kita, lahan gambut ini memang perlu perhatian lebih dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla,"tutur nya.

Lanjut Amir Sakib, "Selain itu, kesiapsiagaan personel pengendalian kebakaran hutan dan lahan perlu ditingkatkan lagi, terutama pada musim kemarau, seperti arahan Pj Sekda Provinsi Jambi, kita agar Lebih meningkatkan upaya pencegahan sebagai antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, dan ini akan kita tindak lanjuti melalui koordinasi dengan para Camat, TNI, Polri di wilayah kita," tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pangdam II/Swj, Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu, Kajati Provinsi Jambi, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Wakil Bupati Tanjab Timur, Dandim 0415/Batanghari, Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, dan Kapolres Tanjab Timur. (Sabri)

Wabup Amin Sakib Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke 74 Polres Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL (SR28) - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib hadiri peringatan hari Bhayangkara ke 74 yang diselenggarakan melalui video virtual serentak se- indonesia bertempat di ruang aula Rekonfu Polres Tanjab Barat, Rabu (1/7/20).

Peringatan hari Bhayangkara ke 74 yang dipimpin langsung oleh Polres Tanjab Barat Guntur Saputro ini, turut dihadiri oleh Ketua DPRD, Kejari, Kepala Pengadilan Agama, Kasdim, FKUB, MUI Tanjab barat, dan  undangan lainnya."Peringatan Hari Bhayangkara ke 74  kali ini mengangkat tema," Kamtibmas kondusif masyarakat semakin produktif.

Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara, dalam amanatnya meminta Polri terus melakukan langkah persuasif tetapi tegas dalam penegakan hukum, khususnya yang terkait penanganan pandemi Covid-19.

"Lakukan dengan persuasif dan humanis tapi tetap waspada, cepat tanggap dan tegas dalam setiap penindakan pelanggaran hukum," kata Jokowi

Selain itu, Jokowi juga minta Polri perkuat sinergitas dengan TNI, Pemerintah dan Masyarakat, serta terus melakukan pelayanan kepada masyarakat secara modern dan humanis.

Ditemui usai kegiatan, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib sampaikan ucapan selamat Dirgahayu Bhayangkara ke 74."Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat, saya mengucapkan selamat hari Bhayangkara,semoga polri semakin jaya kedepan, tetap mengabdi, menjaga keamanan, ketertiban ditengah - tengah masyarakat yang kita cintai," ujar Wabup.

Upacara HUT Bhayangkara ke 74 dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis shabu seberat 462, 93 gram bruto oleh Polres Tanjab Barat, peninjauan tempat pembibitan ikan lele, nila, dan Pemotongan Tumpeng oleh Kapolres Tanjab Barat. (Sabri)

Fachrori: Pendidikan Prioritas Dalam Pembangunan SDM

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum., menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi telah menempatkan pendidikan sebagai prioritas dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Jambi agar kedepannya lebih meningkat lagi. Hal tersebut disampaikan Fachrori pada Wisuda Santri Akhir Pondok Karya Pembangunan (PKP) Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi Tahun Ajaran 2019/2020, yang berlangsung di Lapangan PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi, Sabtu (25/07).

“Pembangunan SDM menjadi sangat penting sekali, karena SDM yang akan melaksanakan pembangunan di Provinsi Jambi. Pembangunan SDM saat ini, diarahkan kepada terbentuknya insan yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual yang harus melebur dalam setiap jiwa manusia,” ujar Fachrori.

Fachrori menjelaskan, ketiga kecerdasan tersebut harus benar benar seimbang, karena saat ini banyak SDM yang cerdas secara intelektual tetapi tidak cerdas secara emosional dan spiritual, sehingga sangat mudah sekali terprovokasi. SDM seperti wisudawan dan wisudawati ini sebagai pelaku pembangunan sudah seharusnya lebih mengasah potensi intelektual agar menjadi seorang cendikia yang cerdas, melatih kepekaan rasa agar memiliki ketajaman spiritual dan lebih mengolah daya imajinasi agar dapat lebih berkreasi dan berinovasi.

“Saya berpesan kepada semuanya, untuk bersikap optimis dan penuh percaya diri terhadap kemajuan yang sangat cepat saat ini, sehingga bisa menggapai masa depan yang lebih baik. Kita harus menyikapi kemajuan pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat saat ini secara arif, sehingga dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan manusia,” jelas Fachrori.

Selanjutnya Fachrori mengingatkan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati untuk terus semangat dalam belajar sepanjang hayat, karena saat ini akan memasuki masa pembelajaran yang sesungguhnya dalam kehidupan masyarakat. Hal yang sangat penting adalah harus bisa memanfaatkan peluang dan kesempatan yang ada, karena peluang dan kesempatan tidak datang dua kali, sedangkan tantangan hidup yang ada akan semakin bertambah berat.

“Kita harus mempersiapkan diri dengan baik dalam pengembangan diri yang berorientasi pada peningkatan produktivitas, kinerja dan harus didukung dengan teknologi informasi yang terus berkembang dengan cepat. Tantangan kedepannya menjadi lebih kompleks lagi dalam menghadapi berbagai kultur dan budaya yang masih mengakar kuat di masyarakat dan masih lemahnya dalam akses terhadap teknologi informasi,” pesan Fachrori.

“Saya sangat mengharapkan lulusan PKP Al Hidayah ini mampu menjawab dan mengantisipasi berbagai tantangan saat ini, terutama dalam upaya meningkatkan pembangunan SDM di Provinsi Jambi. Saya juga mengharapkan lulusan PKP Al Hidayah memiliki berbagai keterampilan dan nilai tambah lainnya, sehingga mampu bersaing dan sejajar dengan lulusan lulusan dari sekolah lainnya,” pungkas Fachrori.

Direktur PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi, Ustadz H.Hasan Basri Husein,SH., mengatakan, sejak berdirinya PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi sampai saat ini, baru pada kesempatan ini Gubernur Jambi menghadiri acara wisuda santri akhir. Semoga dengan kedatangan Bapak Gubernur Jambi, menjadi motivasi tersendiri bagi PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi untuk kedepannya menjadi lebih baik lagi.

“Semoga kedepannya, PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi kedepannya bisa melahirkan santriwan dan santriwati yang lebih berprestasi lagi, sehingga mendukung program Pemerintah Provinsi Jambi dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan berakhlak serta dapat membantu pembangunan di Provinsi Jambi,” kata Ustadz Hasan. (Sidik)

Gubernur Apresiasi Perjanjian Kerjasama IDI dan Polda Jambi Di Bidang Pelayanan Kesehatan

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H. Fachrori Umar, M.Hum mengapresiasi perjanjian kerjasama antara Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi dibidang pelayanan kesehatan dan praktik kedokteran. Pernyataan ini disampaikannya usai menyaksikan penandatanganan kerjasama antara IDI wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi, Selasa (21/7) bertempat di hotel Shang Ratu.

Gubernur mengharapkan kerjasama ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakkan hukum dalam praktik kedokteran di Provinsi Jambi. Hadir pada kesempatan tersebut Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi, Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi, sedangkan Ketua Umum PB IDI Dr. Daeng M.Faqih hadir secara virtual dari Jakarta.

“Saya sangat mengapresiasi penandatanganan perjanjian kerjasama Ikatan Dokter Indonesia dan kepolisian daerah, semoga agenda ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dalam praktik kedokteran di provinsi Jambi sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini dokter di Indonesia termasuk provinsi Jambi menghadapi berbagai isu kesehatan baik dari masalah gizi, penyakit menular, hingga BPJS Kesehatan. Berrbagai masalah tersebut menjadi tantangan dokter untuk meningkatkan profesionalisme. Peningkatan profesionalisme ini tentu membutuhkan regulasi serta komitmen antara para pemangku kepentingan dalam menjalankan praktik kedokteran dan mendapat kepercayaan dari semua pihak. Beberapa kendala yang dihadapi juga dimana terdapat beberapa pelanggaran yaitu pelanggaran kode etik, pelanggaran disiplin dan pelanggaran hukum sehingga dibutuhkan proses hukum dan mekanisme kedisiplinan dalam praktek kedokteran, “ ujar Gubernur.

Dilanjutkan Gubernur melalui kerjasama Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dengan kepolisian daerah Jambi ini dapat memberikan solusi terkait masalah pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dan praktik kedokteran di provinsi Jambi. “ Saya berharap berbagai bentuk kerjasama yang dilakukan dapat memberikan rekomendasi dalam proses penegakan hukum di provinsi Jambi, tentunya kesepakatan ini juga merupakan salah satu bentuk inovasi dari Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi dalam membangun sinergi untuk mewujudkan dan menumbuhkan peran dalam masyarakat sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. Semoga dengan dilaksanakannya kerjasama ini Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian daerah Jambi dapat saling bertukar data dan informasi dalam rangka pelayanan kesehatan dan praktik kedokteran dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pada akhirnya saya berharap hasil kesepakatan ini dapat membantu pemerintah dalam berbagai bidang seperti pelayanan kesehatan, praktik kedokteran, bantuan pengamanan, penelitian dan pengembangan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia” katanya.

Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menyatakan bahwa bentuk kerjasama yang dilakukan dalam bidang, tukar menukar data dan/ atau informasi, Bidang Pembinaan (litbang, penyuluhan, rekrutmen atau seleksi), bidang operasional (pelayanan, kesehatan, praktek kedokteran, bantuan pengamanan dan penegakan hukum) serta meningkatan kapasitas sumberdaya manusia. “ Dengan penandatanganan diharapkan adanya koordinasi antara penegak hukum dan dokter termasuk di dalamnya petugas kesehatan. Oleh karena itu sering sekali saya sampaikan kepada semua yang saya bahwa jika ada yang telah kesepakan yang ditandatangani maka kita tidak lagi bicara tentang kaami tetapi kita, temui ditandatangani kita tidak lagi berbicara kami bicaranya kita. Kalau kita bicara kita, maka kita bersama-sama untuk membangun Indonesia. Hukum kesehatan akan terus berkembang dengan dinamika masyarakat, hukum kesehatan mengatur hubungan hukum dalam pelayanan kesehatan, dalam pelayanan kesehatan dokter, rumah sakit, puskesmas, tenaga kesehatan lain dengan pasien Ikatan Dokter Indonesia merupakan organisasi profesi yang mempunyai kode etik dan disiplin dalam pelayanan kedokteran sebagai sebagai aset bangsa yang perlu dibina dan dilindungi. Dan Polri dalam menjalankan profesinya mengalami berbagai tantangan sehingga memerlukan kerjasama dalam aspek pelayanan kesehatan, bantuan pengamanan dan penegakan hukum dalam praktik antara dua belah pihak untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan praktek kedokteran di provinsi Jambi” ujar Kapolda.

Dilanjutkan Kapolda Jambi bahwa Polda Jambi dan IDI selama ini sudah menjalin kerjasama dengan baik diantaranya pemeriksaan kesehatan, rekrutmen calon anggota Polri dan TNI/Polri. maupun bantuan tenaga dokter, tenaga kesehatan telah menjadi mitra untuk memberikan pelayanan dan fasilitas kesehatan tingkat pertama ini juga membantu kami. Oleh karena itu pada Jambi akan selalu memberikan perlindungan kepada para dokter dalam menjalankan tugas selaku penyelenggara kesehatan, kepada masyarakat selaku penerima layanan kesehatan. Polda Jambi juga berkomitmen untuk menjunjung tinggi yang berpedoman pada norma hukum dan kelembagaan Polri dalam penegakan hukum yang berkeadilan bagi dokter dalam menjalankan profesinya sesuai dengan peraturan dan prosedur operasional serta aturan etika profesi kedokteran” katanya.

Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi dalam sambutannya menyatakan bahwa dengan kerjasama ini memberikan keyakinan bahwa pelayanan kesehatan di daerah tersebut akan semakin baik yang tentunya nanti akan berdampak kepada masyarakat secara baik dari segi pelayanan kesehatan. “ Tujuan dari kerjasama ini adalah bahwa yang pertama pasti bahwa pelayanan kesehatan harus diberikan perlindungan yang pasti memberikan perlindungan kepada masyarakat atau pasien, dan juga kepada yang memberikan memberikan pelayanan kesehatan tetapi juga secara substansi masalah regulasi juga akan memberikan perlindungan kepada antara lain dokte, petugas kesehatan yang lain, dan disitulah kita dalam kerjasama ini kedua-duanya ingin kita capai perlindungan kepada masyarakat maupun perlindungan kepada dokter atau tenaga kesehatan” ujar Deri.(Sidik)

Fachrori Salurkan JPS Covid-19 Tahap II Untuk Masyarakat Batang Hari

BATANGHARI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum, selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi menyalurkan bantuan tahap kedua Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19 untuk 275 Kelompok Penerima Manfaat/KK, berbentuk sembako dan uang tunai bagi masyarakat yang sangat terdampak wabah Covid-19, di Kantor Camat Maro Sebo Ilir Kabupaten Batang Hari, Senin (20/7/20).

Fachrori mengharapkan, bantuan bagi masyarakat yang sangat terdampak Covid-19 sudah memasuki tahap kedua khususnya daerah Batang Hari, dapat meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat. "Sejak merebak wabah Covid-19 dan akhirnya kita mulai adaptasi kebiasaan baru dengan jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan, gunakan masker, yang bertujuan antisipasi penyebaran Covid-19," ungkap Fachrori.

Penyaluran Jaring Pengaman Sosial Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi Jambi dengan mempertimbangkan risiko terjadinya tumpang tindih dan ketidaktepatan sasaran menjadi bentuk serta menjadi kontribusi Pemerintah Provinsi membantu Kabupaten/Kota. "Saat ini, mari bahu-membahu membantu masyarakat yang kurang mampu," harap Fachrori.

Alokasi anggaran dalam penyediaan bantuan kesehatan dan Jaring Pengaman Sosial bagi masyarakat yang terdampak atau memiliki risiko sosial akibat Covid-19 sebanyak 30.000 KK telah diberikan untuk masyarakat, dengan bantuan pengawasan dan pengawalan dari pihak TNI dan Polri serta aparat hukum guna menghindari kesalahan administrasi dan keterlambatan distribusi.

Bupati Batang Hari H.Syahirsah menyampaikan, beberapa sumber bantuan sosial tunai telah disalurkan terhitung bulan April dengan Dana Desa sebesar Rp600 ribu sementara dari Pemerintah Kabupaten ada Bantuan Batang Hari Tunai. "Bantuan Batang Hari Tunai kita harapkan menjadi bantuan yang paling terakhir menutupi semua bantuan yang telah diberikan," ujar Syahirsah.

Syahirsah menyampaikan terima kasih atas kedatangan Gubernur Jambi yang menyalurkan bantuan kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Maro Sebo Ilir.

Sementara itu Kadis Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jambi Arif Munandar melaporkan, JPS Covid-19 berbentuk paket sembako disalurkan Bulog serta uang tunai melalui PT Pos, saat ini telah memasuki tahap kedua dalam menghadapi bencana Covid-19 dengan beberapa jenis bantuan PKH, Bantuan Sosial Tunai dari Kabupaten/Kota serta Dana Desa termasuk Pemerintah Provinsi Jamb, hingga saat ini ada bantuan dari perikanan. "Melaksanakan JPS sudah mulai dari bulan Mei-Juni-Juli dan ini sudah tahap kedua melaksanakan distribusi, kita targetkan tiga hari mulai tanggal 24-27 Juli," kata Arif Munandar.

Arif Munandar menyampaikan, dari 30 ribu KPM yang diperkirakan sejak awal wabah terjadi dapat diberikan bantuan sesuai SK Bupati/ Wali Kota sebanyak 27.731 KPM dengan realisasi 98,35 persen atau ada 457 KPM yang tidak mendapat bantuan. "Ada data tumpang tindih hingga dikembalikan ke pemerintah, sedangkan untuk Kabupaten Batang Hari tahap pertama sebanyak 1.124 KPM untuk tahap kedua ketiga 3.371 KPM," jelas Arif Munandar.

Penyaluran Jaring Pengaman Sosial Covid-19 juga didampingi Forkopimda Kabupaten Batang Hari serta para pejabat lingkup Pemerintah Provinsi Jambi. (Sidik)

Fachrori Dorong Ekonomi Kerakyatan Melalui Peremajaan Sawit Rakyat

BATANGHARI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengemukakan, perkebunan sawit memiliki potensi yang cukup besar di Provinsi Jambi, yang merupakan bagian dari aset serta modal dasar bagi pembangunan ekonomi masyarakat dalam mensejahterakan masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, Fachrori mendukung dan mendorong ekonomi kerakyatan, salah satunya melalui replanting (peremajaan) sawit rakyat. Hal itu dikemukakannya dalam Pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KUD Barokah Tahun Buku 2019 dan Penanaman Perdana Peremajaan/Replanting Kelapa Sawit Anggota KUD Barokah Desa Karya Mukti Kecamatan Muaro Sebo Ilir Kabupaten Batanghari, Senin (20/07/2020.)

Sebelumnya, Gubernur Jambi yang didampingi Bupati Batanghari Syahirsyah dan Wakil Ketua DPRD Batanghari Yunita Asmara melakukan penanaman kelapa sawit secara simbolis, peremajaan sawit rakyat seluas 212 hektar, bantuan Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Fachrori menyampaikan, RAT dipadukan dengan penanaman peremajaan kelapa sawit, cerminan bahwa seluruh pengurus KUD Barokah telah berusaha menfasilitasi kepentingan anggotanya untuk kelanjutan usaha perkebunan kelapa sawit untuk jangka panjang.

Fachrori menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada ketua dan seluruh jajaran Koperasi Barokah yang telah berhasil mengharumkan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional, yang telah berhasil menjadi koperasi berprestasi di tinggkat nasional tahun 2020.”Iini bisa menjadi motivasi bagi para pengurus koperasi lainnya yang ada di Provinsi Jambi, untuk senantiasa berinovasi dalam melaksanakan kegiatan koperasi, dengan tujuan kita bersama agar perekonomian masyarakat dapat meningkat,” ujar Fachrori.

“Perkembangan koperasi di Provinsi Jambi saat ini cukup menggembirakan, terlihat dari jumlah masyarakat yang menjadi anggota koperasi dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, tetapi belum diikuti dengan kualitas, dapat terlihat dari data jumlah koperasi tahun 2020 posisi per 30 Juni 2020, sebanyak 3.652 unit yang terdiri dari 2.126 koperasi aktif dan 1.526 koperasi tidak aktif. Koperasi aktif yang bisa melaksanakan rapat tahunan baru mencapai 652 unit koperasi baru mencapai 24 persen. Ini tantangan bagi kita semua, baik pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan yang terlibat dalam sektor perkoperasian,” ungkap Fachrori.

Selain itu, Fachrori mengimbau seluruh pemangku kepentingan koperasi dan UMKM di provinsi maupun kabupaten/kota se Provinsi Jambi untuk dapat memberikan pendampingan dan pelayanan kepada masyarakat yang akan mendirikan koperasi. ”Pada saat ini, pemerintah memberikan kemudahan, dimana proses pelayanan akan dilakukan secara online, jika persyaratannya sudah lengkap, paling lama 3 hari nomor Badan Hukum dan Nomor Induk Koperasi (NIK) sudah diterbitkan,” kata Fachrori.

“Sejalan dengan implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pengesahan Badan Hukum Koperasi dilakukan oleh Kepala daerah, untuk sekarang ini pengesahan Badan Hukum Koperasi dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia melalui sistem Administrasi Badan Hukum,” tutur Fachrori.

Sebelumnya, Bupati Batanghari Ir.H.Syahirsyah.Sy menyampaikan, penanaman perdana kelapa sawit petani anggota KUD Barokah sebagai peremajaan kebun sawit rakyat yang difasilitasi oleh Dinas Perkebunan Kabupaten dan Provinsi Jambi dengan mengunakan anggaran APBN, yang sepenuhnya dipergunakan sebagai replanting sawit yang perlu didukung sepenuhnya agar para petani bisa menjadi petani mandiri yang bukan tergantung dengan perusahan-perusahan besar.

Selain itu, Syahirsyah minta para petani bisa mendirikan pabrik kelapa sawit di Kabupaten Batanghari. ”Melalui koperasi, kita bisa berkerjasama untuk mendirikan pabrik kelapa sawit, dengan adanya pabrik bisa menopang perekonomian masyarakat,” pungkas Syarhirsyah.

Sementara itu, Ketua KUD Barokah Rafles menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Gubernur Jambi berserta rombongan atas penanaman perdana kebun kelapa sawit, guna meningkatkan pendapatan masyarakat sebagai peningkatan ekonomi masyarakat. Pada peremajaan tahap pertama seluas 212 hektar dan tahap kedua nanti seluas 334 hektar yang berkerja sama dengan PT Sentia Abadi selaku kontraktor pengerjaan. (Muhammad Sidik)

Kecanduan Judi Online, Pegawai Rumah Makan Sikat Duit Bos

KOTA JAMBI (SR28) - Anggota Unit Reskrim Polsek Kota Baru, Kota Jambi meringkus seorang pemuda bernama Elveny Saputra (27) saat sedang mengamen di jalan.

Pelaku ditangkap lantaran terbukti mencuri yang di rumah makan selero Bundo, di kawasan jalan Patimura, kelurahan Kenali Besar, kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Pelaku merupakan karyawan rumah makan tersebut dan baru dua minggu bekerja disana. Sebelum melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu memantau situasi dn memantau gerak gerik pemilik rumah makan serta karyawan lainnya.

Dari pengakuan pelaku, ia nekat mencuri karena terlanjur kecanduan judi online. Karena ingin bermain judi namun tak punya uang, ia pun kemudian nekat melakukan aksi pencurian.

"Itu uang dihabiskan langsung buat main game online," ujar pelaku.

Pada hari kejadian, situasi rumah makan tengah ramai pengunjung, di sanalah pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk mencuri uang majikannya yang disimpan dilaci kasir rumah makan. Akibat pencurian tersebut, korban mengalami kerugian hingga 6 Juta Rupiah.

"Pelaku ini merupakan karyawan di Rumah Makan Selero Bundo, pelaku mengambil uang di laci kasir rumah makan," jelas AKP Afrito Marbaro kepada awak media.

Selain pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit Handphone hasil uang curian yang digunakan pelaku selain untuk berjudi.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara. (ANK)

- Advertisement -

Latest News

- Advertisement -

Anjing Bulldog Milik Lady Gaga yang Dicuri Sudah Ditemukan

Dua anjing berjenis Bulldog Prancis milik Lady Gaga telah berhasil ditemukan setelah sebelumnya dicuri. Dilansir dari Billboard, seorang perempuan membawa pulang dua anjing itu ke Olympic Community Police...

WOW! Kolaborasi dengan 3 Rapper, Raisa Isi OST ‘Raya and The Last Dragon’

JAKARTA - Raisa Andriani akan menyuguhkan sesuatu yang berbeda di karya terbarunya yang berjudul Trust Again. Ibu satu anak itu akan berkolaborasi dengan tiga rapper untuk mengisi...

BLT Subsidi Gaji Cair Bos! Cek Rekening, Ini Syarat Penerimanya

JAKARTA - Pemerintah pada 2020 memberikanBLT subsidi gaji yang merupakan bantuan saat pandemi untuk para pekerja dengan pendapatan di bawah Rp5 Juta yang disalurkan dalam dua...