Senin, Maret 1, 2021

Ingat! BMKG Prediksi Hujan Lebat di Jabodetabek 23-24 Februari

Must Read

Fantastis! Facebook Bayar Rp 9,2 Triliun Atas Gugatan Privacy

ILLINOIS - Facebook akhirnya membayar 650 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp 9,2 triliun kepada pengguna yang menuduh...

Begini Respon Ashanty Saat Diisukan Meninggal Karena Covid

JAKARTA - Media sosial kembali dihebohkan dengan positngan soal kabar Ashanty meninggal dunia, usia menjalani perawatan intensif karena COVID-19. Tentu, hal...

Millen Cyrus Kembali Ditangkap Karena Narkoba

JAKARTA - Millendaru atau yang dikenal dengan nama Millen Cyrus, kembali ditangkap polisi di sebuah kafe di Jakarta Selatan saat...

Jakarta

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan pada 23-24 Februari 2021 wilayah Jabodetabek akan mengalami hujan deras. BMKG meminta masyarakat tetap waspada hingga awal Maret 2021.

Demikian disampaikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam siaran pers virtual BMKG di YouTube, Sabtu (20/2). Dwikorita mengatakan pada 21 Februari, Jabodetabek akan mengalami curah hujan rendah.

Kemudian pada tanggal 22 Februari 2021 diprediksi masih akan terjadi hujan ringan di wilayah Jabodetabek. Namun, masyarakat diminta tetap waspada karena BMKG memprediksikan cuaca hujan dengan intensitas tinggi berpotensi terulang kembali pada 23-24 Februari 2021.

“Kesimpulan hari ini adalah, hari ini kita masih harus waspada, kemudian waspada pada tanggal 23 dan 24, itu yang perlu kita tekankan,” kata Dwikorita saat itu.

Dwikorita juga memprediksi, puncak musim hujan tidak akan berakhir di akhir bulan ini. Diperkirakan puncak musim hujan akan terjadi hingga awal Maret 2021.

“Sebagian besar wilayah Indonesia termasuk Jabodetabek masih berada pada periode puncak musim hujan dengan intensitas sedang hingga padat, yang berpotensi terjadi pada periode puncak musim hujan ini yang diperkirakan berlangsung hingga akhir Februari mendatang. awal Maret 2021, “kata Dwikorita.

Lebih lanjut Dwikorita menjelaskan, kondisi cuaca ekstrem tersebut terjadi karena beberapa faktor. Salah satu penyebabnya adalah meningkatnya aktivitas awan hujan di Indonesia bagian barat.

“Pertama pada 18-19 Februari terpantau aktivitas penguatan udara signifikan, panggilan udara dari Asia, aktivitas ini cukup signifikan sehingga mengakibatkan peningkatan aktivitas awan hujan di wilayah barat Indonesia,” ujarnya.

Kondisi ini juga terjadi akibat gangguan atmosfer di zona ekuator. Gangguan aktivitas di zona ekuator mengakibatkan perlambatan dan pertemuan angin, defleksi, perlambatan dan pertemuan angin dari utara.

“Kebetulan beloknya melewati Jabodetabek. Saat belok melambat, di situlah intensitas pembentukan awan hujan meningkat yang mengembun menjadi hujan dengan intensitas tinggi,” tutup Dwikorita.

Tonton video ‘BMKG Memperingatkan Potensi Hujan Lebat 23-26 Februari’:

[Gambas:Video 20detik]

(zap / tor)

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-5400160/ingat-bmkg-prediksi-hujan-lebat-di-jabodetabek-23-24-februari?tag_from=wp_cb_mostPopular_list

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Fantastis! Facebook Bayar Rp 9,2 Triliun Atas Gugatan Privacy

ILLINOIS - Facebook akhirnya membayar 650 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp 9,2 triliun kepada pengguna yang menuduh...

Begini Respon Ashanty Saat Diisukan Meninggal Karena Covid

JAKARTA - Media sosial kembali dihebohkan dengan positngan soal kabar Ashanty meninggal dunia, usia menjalani perawatan intensif karena COVID-19. Tentu, hal ini memubat Ashanty geram dan...

Millen Cyrus Kembali Ditangkap Karena Narkoba

JAKARTA - Millendaru atau yang dikenal dengan nama Millen Cyrus, kembali ditangkap polisi di sebuah kafe di Jakarta Selatan saat razia protokol kesehatan. Saat diminta untuk...

Gaya Pakaian Dicibir Netizen, Shandy Aulia Beri Jawaban Menohok

JAKARTA - Shandy Aulia belum lama ini membuat sesi tanya jawab dengan para penggemar di media sosial. Dalam unggahan di Instagram Stories Shandy memberi kebebasan untuk netizen bertanya soal apapun. Salah satu...

Nurdin Abdullah Ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi, Budiman Sudjatmiko menyinggung soal Rp. 1 miliar tunai

Politisi PDI-P Budiman Sudjatmiko. Budiman menyinggung soal Rp. Uang 1 Miliar terkait penangkapan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. ...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -