SR28JAMBINEWS.COM, Jambi – Wakil Ketua (Waka) DPRD Provinsi Jambi memberikan instruksi tegas kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk segera melakukan pemantauan intensif terhadap harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional. Langkah ini dinilai krusial guna mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang masuknya bulan suci Ramadan.
Pihak legislatif mengingatkan bahwa pergerakan harga pangan harus dikawal ketat agar tidak membebani daya beli masyarakat. DPRD meminta TPID tidak hanya menunggu laporan di balik meja, melainkan harus terjun langsung ke lapangan untuk melihat realita harga di tingkat pedagang dan distributor.
Waka DPRD Jambi menegaskan bahwa momentum menjelang Ramadan seringkali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menaikkan harga secara tidak wajar. Oleh karena itu, pengawasan harus dilakukan secara berkala dan terukur.
“Kami meminta TPID bergerak cepat. Segera pantau harga di pasar-pasar, jangan sampai terjadi lonjakan yang tidak terkendali saat masyarakat bersiap menyambut bulan puasa. Stabilitas harga adalah prioritas utama kami,” ungkap Waka DPRD Jambi dalam keterangannya.
Pastikan Stok dan Distribusi Aman Selain masalah harga, DPRD juga menyoroti pentingnya kepastian stok pangan. Pemerintah daerah diminta berkoordinasi dengan Bulog dan distributor besar untuk menjamin bahwa pasokan komoditas penting seperti beras, minyak goreng, gula, hingga cabai tetap tersedia dalam jumlah yang cukup.
Legislator menginstruksikan agar rantai distribusi dipastikan lancar tanpa hambatan. DPRD tidak ingin ada kendala logistik yang kemudian dijadikan alasan oleh oknum tertentu untuk menaikkan harga di pasaran.
Desak Operasi Pasar Jika Harga Tak Terkendali DPRD menyarankan agar pemerintah daerah segera menyiapkan skema operasi pasar murah di titik-titik krusial. Langkah ini dianggap sebagai instrumen paling efektif untuk menekan harga jika mulai melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
“Jika ditemukan indikasi kenaikan yang tidak wajar, segera lakukan intervensi pasar. Rakyat harus merasakan kehadiran pemerintah dalam menjaga ketenangan mereka beribadah nanti,” tambahnya.
Waspadai Aksi Penimbunan DPRD juga mengingatkan jajaran aparat terkait untuk bersama-sama mengawasi gudang-gudang penyimpanan. Pengawasan ketat ini bertujuan untuk mencegah aksi penimbunan barang oleh spekulan yang ingin meraup keuntungan pribadi di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.
Melalui instruksi ini, DPRD Provinsi Jambi berharap inflasi daerah tetap terkendali sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan tenang tanpa dibayangi oleh mahalnya harga kebutuhan pokok. Pihak dewan memastikan akan terus memantau kinerja TPID dalam beberapa pekan ke depan.



