Senin, 07 Januari 2019 09:48 WIB

Adu Komentar Di Youtube, Warga Tangerang Babak Belur Dipukuli Anggota Ormas

 Adu Komentar Di Youtube, Warga Tangerang Babak Belur Dipukuli Anggota Ormas

TANGERANG - Ahmad Rifai (19), seorang warga dianiaya di Pondok Pesantren Al - Wardayani Kampung Pangodokan Kaler, Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang, mengalami luka-luka lantaran dipukuli oleh sejumlah anggota ormas.

Penganiayaan tersebut dilancarkan kepada Rifai, diduga dipicu karena argumen yang dilontarkannya pada sebuah video di Youyube yang berjudul, Jawaban KH Abuya Qurtuby Jaelani tentang pernyataan Buya Muhtadi yang Menghina FPI dan Habaib.

Dikatakan Kasat Reskrim Polresta Tangerang AKP Gogo Galesung, setelah insiden perang komentar tersebut, korban didatangi oleh anggota ormas, hingga mengalami luka lebam di bagian mata sebelah kiri dan memar di dagu.

"Identitas terduga pelaku sudah teridentifikasi. Mereka sebagian besar merupakan okum anggota Ormas ternama di Banten. Saat ini mereka sekarang sedang kita lacak keberadaannya," kata Gogo, Minggu (6/1/2019).

Gogo mengatakan, pelaku yang tidak terima dengan komentar korban kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban. "Pelaku tidak terima, kemudian pada Jumat malam 4 Januari 2018, para pelaku dengan membawa senjata tajam memukuli korban Ahmad Rifa'i secara bergantian dan mengintimidasi korban" jelasnya.

Saat ini, pihak kepolisian telah mengantongi 20 terduga oknum penganiayaan. Gogo menjelaskan, kondisi korban saat ini sudah membaik. Dia berjanji akan menindak tegas para pelaku.

"Kami menyayangkan tindakan main hakim sendiri seperti ini. Seharusnya, jika terjadi suatu kejadian langsung laporkan ke Polisi agar ditangani secara profesional" tandasnya.

Diketahui, saat ini video tersebut dipublikasikan pada Senin 10 Desember 2018. Hingga kini, video buatan LIPI Channel ini telah mengundang tiga ribuan komentar dan telah ditonton sebanyak 376.740 kali.

Source : Okezone

Adu | Komentar | Di | Youtube, |

Copyright @2015