Jumat, Januari 22, 2021

KPU Tanjabbar Tetapkan Uas-Haira Calon Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Pemilu Serantak 2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab.Tanjab Barat Gelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil...

Pembangunan Jalan Mayang RT.09 Baru Sebulan Selesai Sudah Menimbulkan Debu

KUALA TUNGAKAL (SR28) – Pembangunan atau peningkatan Jalan Mayang Rt.09 di Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat oleh Dinas...

Polisi Tangkap Kakek Dan Cucu Pemilik 3 Hektare Ladang Ganja

Klik video dibawah untuk nonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=RUbDdYV04x8&feature=emb_title

Penumpang Angkot Hanya Bayar 200 Rupiah, Supir : Tak Usah Bayar

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=5cO4INqitE4&feature=emb_title

Technology

Gubernur Jambi Terpilih Dapat Jatah Rp5 Milyar untuk Beli Mobil Dinas Baru

Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi terpilih pada pilkada serentak tahun 2020 lalu akan mendapatkan jatah Rp5 Milyar...
- Advertisement -

Update Korban Ledakan Beirut Lebanon, 135 Tewas dan 5.000 Terluka

LEBANON - Ledakan besar di Beirut menewaskan setidaknya 135 orang dan 5.000 terluka, menurut data Aljazeera pada Kamis (6/8/2020) pukul 09.00 WIB. Lokasi ledakan di daerah pelabuhan kota itu memang menjadi tempat penyimpanan bahan-bahan yang sangat eksplosif (mudah meledak).

Korban ledakan di Beirut, Lebanon hingga 96/8/2020) sebanyak 135 tewas dan 5000 lainnya terluka
Sumber: JAMBI28 TV

Merinding! Makna Ibadah Haji dalam Persatuan Umat

Salah satu tujuan disyariatkan ibadah haji,yakni sebagai ajang berkumpulnya umat Islam dalam jumlah sangat besar pada waktu yang sama, di tempat yang sama dan melakukan hal yang sama, dengan pakaian yang sama, dan tujuan dan seruan yang sama, yakni:

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak (Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu).”

Amalan-amalan haji yang sangat agung ini mampu menyatukan segala perbedaan warna kulit, bahasa, asal negara, tingkat sosial, dan lain-lain. Juga,mampu menyatukan semuanya dalam satu kesatuan, sehingga semuanya merasa sebagai satu umat sebagaimana yang dikehendaki Allah, bukan berbagai umat seperti yang diinginkan musuh-musuh mereka.

Kasus Baru Positif Covid 19 di Petro China, Sekda Himbau ASN Patuhi Protokol Kesehatan

KUALA TUNGKAL (SR28) - Terkait adanya penambahan kasus baru terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat baru-baru ini, Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi himbau ASN agar disiplin terapkan protokol kesehatan. Hal itu disampaikan Sekda dalam arahannya saat menjadi inspektur Apel rutin Sekretariat Daerah yang diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati, Senin (27/07/2020).

Sekda mengutarakan, "Meskipun kita terapkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru, saya himbau kepada masyarakat, khususnya ASN, untuk betul-betul terapkan protokol kesehatan, seperti yang kita tau, beberapa hari ini di kabupaten Tanjung Jabung Barat ada penambahan kasus Baru positif covid 19 di salah satu perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Betara, untuk diketahui, hingga Minggu (26/07) kemarin, ada 13 karyawan perusahaan Petrochina International Jabung Ltd yang terkonfirmasi positif covid 19 dari hasil tracking disertai uji swab," beber Sekda.

Menurut Sekda, menyikapi adanya kasus baru positi covid 19 di Tanjab Barat, Tim Satgas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Provinsi Jambi akan turun langsung lakukan peninjauan ke lokasi perusahaan.

"Selain itu, rencananya hari ini Tim Satgas Tanjab Barat dan Provinsi Jambi akan lakukan pengambilan sampel di salah satu pasar di Kecamatan Betara untuk memantau perkembangan covid 19, rencananya sekitar 500 sampel," jelas Sekda.

Lanjut sekda terkait hal tersebut hari ini juga akan dilakukan pembahasan terhadap Raperda Penegakan Protokol Kesehatan yang beberapa waktu lalu telah disampaikan oleh Bupati pada Rapat Paripurna DPRD Tanjung Jabung Barat.

"Semoga pembahasan Raperda ini nantinya berjalan lancar dan bisa segera diberlakukan, tujuannya agar protokol kesehatan bisa benar-benar diterapkan di masyarakat," pungkasnya. (Sabri)

Usai Upacara HUT RI, Bupati dan Ketua DPRD Serahkan Sertifikat Tanah Pemda Tebo

TEBO (SR28) - Usai upacara HUT RI ke 75 di kabupaten Tebo, Senin (17/8/2020), Panglima Komando Daerah Militer ll/ Sriwijaya yang diwakili oleh Dandim 0416/ BUTE Letkol Inf. Widi Rahman menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Bupati Sukandar. Penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas kerja sama dan dukungan dalam pelaksanaan tugas.

Kemudian dilanjutkan penyerahan Sertifikat Tanah Pemda Kabupaten Tebo dan Sertifikat Redistribusi Tanah Objek dan Landreform yang secara simbolis diserahkan oleh Bupati Sukandar kepada Wakapolres Tebo, kemudian Ketua DPRD Tebo kepada Sekda Tebo, Kajari Tebo Kepada Kakan Kemenag Tebo, Dandim 0416/ BUTE kepada Perwakilan Desa Sumber Sari dan Kepala BPN Tebo kepada Perwakilan Desa Sapta Mulya.

Penyerahan sertifikat tanah Pemda Tebo

Sebelumnya upacara peringatan HUT RI ke 75 berlangusng khidmat meski digelar secara terbatas. Adapun Bupati Tebo, Dr. H. Sukandar, S. Kom., M. Si., memimpin Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-75 yang diselenggarakan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Tebo.

Bupati Sukandar saat memmimpin upacara HUT RI ke 75

Penyelenggaraan upacara menyesuaikan dengan kondisi pandemi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Bertugas sebagai Komandan Upacara Kapten Inf. Wahid Nurohim dan Petugas Pembaca Teks Pembukaan UUD 1945 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, Sindi, SH., MH., serta pembacaan doa dipimpin Kakan Kemenag, Herman, S. Ag. MH.

Prosesi pengibaran bendera Merah Putih oleh petugas Paskribraka

Adapun peserta upacara pada kesempatan tersebut terdiri dari KODIM 0416/ BUTE, KOMPI Senapan B 142 (TNI-AD), Polres Tebo, Pejabat Eselon ll, lllA, dan lllB, Dinas Damkar dan Penyelamatan, Satpol PP, dan Dinas LH dan Perhubungan Kabupaten Tebo. Bupati Sukandar dan Wakil Bupati, Syahlan SH., diikuti Unsur Forkopimda, Sekda, Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD serta Pejabat Eselon lll Lingkup Pemkab Tebo seusai upacara mengikuti Upacara Peringatan Detik Detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-75 secara virtual dari Istana Negara. (Tim Liputan)

Latest News

Bikin Panik Angin Puting Beliung Terjang Waduk Gajah Mungkur Di Wonogiri

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=IjhNWnaBWIM&feature=emb_title

Bupati Tanjabbar Hadiri Acara Peresmian Koramil 419-03 Tungkal Ilir

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs.H.Amir Sakib Kamis (21/01/21) Hadiri Acara Peresmian Kantor Koramil 419-03 Tungkal Ilir...

Satpam Tenggelam Di Sugai Batanghari Ditemukan Tanpa Nyawa

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=g5NM1l0TCu0&feature=emb_title

Belum Ada Sanksi Bagi Masyarakat Jambi Yang Menolak Divaksinasi

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=p4ya9PKXxPo&feature=emb_title

Tak Gunakan Masker, 20 Orang Warga Kota Jambi Terjaring Operasi Yustisi

Klik video dibawah untuk nonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=QF_Kz28jfKE&feature=emb_title

Music

Beli Narkoba Pakai Uang Palsu, 5 Pelaku Dibekuk Polisi

JAMBI - Tim Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) dan Tim Spartan Sat Reskrim Polres Bungo, Jambi berhasil mengamankan 5 orang pelaku pencetak dan penyebar uang palsu.

Kasus tersbeut terungkap pada saat pelaku menipu warga dengan menggunakan uang palsu untuk membeli narkoba.

Satu Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan Jilid 2, Pendapatan Daerah Jambi Capai Rp16 Milyar

KOTA JAMBI (SR28) - Berdasarkan catatan Badan Keuangan Daerah Provinsi Jambi. Baru dilaksanakan satu bulan lebih, penerimaan pendapatan Provinsi Jambi melalui sektor pemutihan pajak kendaraan bermotor untuk yang kedua kalinya pada tahun 2020 ini sudah mencapao angka Rp16 Milyar.

Satu Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan Jilid 2, Pendapatan Daerah Jambi Capai Rp16 Milyar

Satu Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan Jilid 2, Pendapatan Daerah Jambi Capai Rp16 Milyar

Posted by JAMBI28 TV on Friday, September 18, 2020
Sumber: JAMBI28.TV

Bupati Tanjabbar Hadiri Acara Peresmian Koramil 419-03 Tungkal Ilir

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs.H.Amir Sakib Kamis (21/01/21) Hadiri Acara Peresmian...

Brakkk! Bus VS Truk Tangki Adu Kambing di Jalan Lintas Timur Jambi-Riau

KUALA TUNGKAL (SR28) - Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tepatnya dijalan lintas timur, Jambi-Riau tepatnya di Km 82 Merlung, Jum’at (25/9/20) kemarin. Kecelakaan terjadi antara Bus PT Kita Bersama tujuan Medan dengan Truk Tangki tujuan Jambi.

Akibat kejadian tersebut, 2 orang mengalami luka berat, sementara 6 lainnya luka ringan. Sedangkan bus beradu muka dengan truk tangki hingga kondisinya sama-sama rusak parah dan terpental melintang di tepi jalan.

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro melalui kasat Lantas IPTU Eko Sutoyo, SH membenarkan peristiwa itu.

"Kecelakaan antara bus Kita Bersama dengan Truck Tangki kejadian ini sekitar pukul 15.30 WIB di KM 82,” ujar Kasat saat dikonfirmasi via telpon.

Eko menyebutkan bahwa kronologi kejadian bus Kita Bersama tujuan Medan dari arah berlawanan. Saat kejadian kondisi jalan usai hujan sehingga kondisi jalan licin. Selain itu, kondisi jalan yang menanjak dan menikung juga menjadi salah satu faktor diduga terjadinya kecelakaan itu.

"Kondisi jalan agak licin dan menikung, dengan kondisi tak terkendali maka tabrakan pun tak terhindarkan lagi,” ujar Eko.

Akibat kecelakaan tersebut didapati korban 8 orang, 2 orang mengalami luka berat, 6 luka ringan. Korban telah dibawa ke tempat medis disekitar lokasi dengan menggunakan mobil ambulan. (Sabri)

Bupati Merangin: Narkoba Musuh Utama Kita

MERNAGIN - Semua pihak tidak boleh lengah dengan Narkoba, karena Narkoba adalah musuh utama kita saat ini. Bahaya Narkoba lebih dari Corona dan pintu masuk Narkoba ini melibatkan banyak orang.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris ketika membuka acara Sosialisasi Instruksi Presiden nomor 2 tahun 2020, tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Rabu (24/6).

Pada acara di Ruang Pola Kantor Bupati yang dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi Brigjen Pol Dwi Irianto itu, H Al Haris menegaskan Pemkab Merangin sangat konsisten dalam penanganan Narkoba sedini mungkin.

Narkoba terang bupati, setiap saat dan setiap waktu ada di dekat kita. Terlebih letak geografis Kabupaten Merangin bersis berada di perlintasan jalan Lintas Sumatera, sehingga sangat memungkinkan menjadi pintu masuknya Narkoba.

‘’Saya sudah lama secara resmi meminta BNN, agar di Kabupaten Merangin dibentuk lembaga BNN Kabupaten. Kami sudah menyiapkan gedung untuk Kantor BNN Kabupaten, tetapi sampai hari ini lembaga ini belum juga terbentuk,’’jelas Bupati.

Hari ini Rabu (24/6), bupati secara resmi kembali minta Kepala BNN Provinsi Jambi untuk secepatnya membentuk BNN Kabupaten Merangin, sehingga Pemkab Merangin dan pihak penegak hukum bisa lebih fokus memerangi Narkoba.

Selain itu harap bupati, dengan adanya BNN Kabupaten Merangin, angka pemakai dan pengedar Narkoba bisa lebih ditekan dengan cepat, sehingga kedepannya Kabupaten Merangin akan bersih dari Narkoba.

Sementara itu Brigjen Pol Dwi Irianto mengatakan, ancaman Narkoba sekarang ini sudah sangat memprihatinkan untuk seluruh Indonesia. Dimana letak georafis Indonesia sangat mendukung untuk penyeludupan Narkoba dan kurang sarana prasarana.

Indonesia jelas Brigjen Pol Dwi Irianto, termasuk negara di Asia Tenggara terbesar sebagai penggunaan Narkotika. Pemberantasan Narkoba bukan hanya dilakukan pihak terkait saja, tetapi menjadi tugas semua lapisan masyarakat.

‘’Kami tidak akan bosan-bosannya melakukan penindakan penyeludupan dan pemakai Narkotika. Kami akan terus melakukan pencegahan. Saya minta seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi dalam pencegahan Narkoba,’’ujar Brigjen Pol Dwi Irianto,

Kepala BNN Provinsi Jambi itu, mengajak seluruh masyarakat dari tingkatan keluarga, dimana orang tua harus aktif membimbing anak-anaknya agar tidak terjerumus ke bahaya pengaruh Narkoba.

Diakui Brigjen Pol Dwi Irianto, banyak peredaran Narkoba di wilayah Jambi, terutama wilayah pertambangan dan perkebunan serta daerah perekonomian yang peredaran Narkobanya meningkat dan ini menjadi tugas bersama.

‘’Pada 2045 nanti, kita akan memasuki modus demografi, untuk itu pencegahan dan memutus matarantai peredaran Narkoba harus cepat dilakukan, agar anak-anak kita tidak terjerumus kedalam pengaruh bahaya Narkoba,’’tegas Brigjen Pol Dwi Irianto.

Culture

- Advertisement -

KPU Tanjabbar Tetapkan Uas-Haira Calon Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Pemilu Serantak 2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab.Tanjab Barat Gelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil...

Pemkab Tanjab Barat Terima 50 Sertifikat Tanah Dari BPN

KUALA TUNBGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS terima langsung 50 sertifikat tanah milik Pemkab dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tanjab Barat yang diserahkan langsung oleh Ketua BPN, Taufik SH, MH.Rabu (29/7/2020).

Penyerahan sertifikat yang dilaksanakan di ruang rapat bupati ini turut dihadiri Sekretris Daerah, Staf Ahli, Inspektorat, Kabag Hukum, staf BPN serta tamu undangan lainya.

Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H.Safrial,MS ucapkan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama BPN yang telah membantu pemerintah Kabupaten dalam hal penyelesaian masalah aset melalui legalitas hukum. Menurutnya, legalitas hukum dan sertifikat merupakan salah satu hal penting terkait permasalahan aset, utamanya terkait kepastian hukum.

“Terima kasih untuk BPN yang telah membantu, karena sertifikat itu merupakan kepastian hukum,” ucapnya.

ini menjadi awal yang baik hubungan antara Pemkab dan BPN, tanah pemerintah yang belum disertifikat segera diproses. Sehingga nantinya tidak dapat menimbulkan Konflik ditengah masyarakat," timpal nya

Sementara itu, Kepala BPN Taufik SH,MH berharap kerjasama dan koordinasi antara Pemkab dan BPN Tanjab Barat dapat terus ditingkatkan."Hari ini 50 sertifikat yang diserahkan, sebenarnya ada 51 sertifikat yang sudah kami kerjakan, namun ada satu pemecahan sehingga hanya 50 sertifikat.

"Kendala kami selama ini ada di SDM tenaga ukur dan alat yang kurang, mudahan kedepan hal ini dapat kita kordinasikan dengan baik sehingga apa apa yang menjadi kekurangan dapat diperbaiki," pungkasnya. (Sabri)

Rumah Warga Ambruk Akibat Hujan Deras

KOTA JAMBI (SR28) - Rumah warga ambruk akibat curah hujan yang tinggi. Tampak tanah pada bagian bawah rumah panggung tersebut retak-retak dan amblas hingga ke dalam sungai. Selain merusak rumah, amblasnya tanah juga mrusak satu pos ronda yang ada dis ebelah bangunan rumahnya.

- Advertisement -

Must Read

Pemkab Tanjab Barat Kembali Terima Setifikat Tanah Dari BPN

KUALA TUNGKAL (SR28)- Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung barat, melalui Bupati Dr. Ir. H. Safrial MS kembali terima sertifikat Tanah Aset Pemkab dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanjab Barat, Kamis (24/09).

Penyerahan Sertifikat tanah oleh kepala Kantor BPN yang diselenggarakan di Ruang Rapat Bupati ini, juga turut disaksikan oleh Sekda, Kepala BKAD, Jajaran Staf Kantor BPN Tanjab Barat, serta undangan lainya.

Bupati Dr. Ir. H. Safrial MS dalam sambutannya mengatakan tanah merupakan salah satu aset yang harus dikelola secara aman tanpa adanya persengketaan yang mungkin saja terjadi. Menurutnya, fungsi dari salah satu program strategis nasional pada bidang Pertanahan seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ini menjadi penting dalam upaya meminimalisir sengketa lahan.

"PTSL ini menjadi penting sebagai bukti kepemilikan tanah yang sah serta memberi kepastian hak atas kepemilikan tanah yang berkekuatan hukum yang secara otomatis akan memerangi sengketa yang terjadi," ujar Safrial.

Bupati juga sebutkan, pada tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah menerima sertifikat tanah dari kantor BPN Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebanyak 1.190 buah.

"Sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap sebanyak, 1.064 bidang/sertifikat, sertifikat hak pakai dengan rincian pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebanyak 60 sertifikat, kementerian agama 1 sertifikat, Kementerian PUPR 17 sertifikat, Kementrian Keuangan 10 sertifikat, Kantor Imigrasi 1 sertifikat dan tanah kas desa 3 sertifikat, sertifikat hak guna bangunan atas nama PT PLN 23 sertifikat, sertifikat tanah hak wakaf 11 sertifikat," sebutnya.

Selanjutnya, tanah Pemkab Tanjab Barat yang harusnya bersertifikat berjumlah 877 persil, yang sudah bersertifikat 408 persil, yang belum bersertifikat 469 persil terdapat 366 persil berkas tanah yang telah disampaikan ke kantor BPN yang belum terbit sertifikat nya, untuk itu atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Saya berharap progres persertifikat antara milik pemerintah daerah tersebut sepenuhnya dapat terealisasi pada akhir tahun 2020 ini," tambahnya.

Selanjutnya sebagai bentuk apresiasi atas sinergitas dan kerjasama yang baik selama ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Bupati menyerahkan bantuan berupa pinjam pakai rumah dinas untuk Kantor Pertanahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan hibah alat ukur Real Time Kinematic (RTK) sebanyak 2 buah.

"Semoga dengan bantuan ini hubungan baik antara Pemkab Tanjung Jabung Barat dengan kantor BPN Kabupaten Tanjung Jabung Barat semakin hangat dan harmonis"imbuhnya.

Sementara itu kepala BPN Tanjung Jabung Barat Taufik, SH, MH sampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Pemkab Tanjab Barat atas bantuan dan kerja sama dan sinergitas selama ini terjalin baik.

"Semoga dengan bantuan ini kami lebih yakin dan mantab lagi untuk bekerja di Pemerintahan Kabupaten Tanjab barat dan Semakin melayani secara profesional dan terpercaya," timpalnya. (Sabri)

Pjs Gubernur Jambi Harapkan Pilkada Aman dari Covid-19

JAMBI (SR28) - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi Ir.Restuardy (Ardy) Daud,M.Sc mengharapkan agar seluruh rangkaian tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 bisa dilaksanakan dengan lancar dan aman dari Covid-19. Harapan itu disampaikannya saat menerima audiensi Ketua KPU Provinsi Jambi H.M. Subhan berserta komisioner KPU Provinsi Jambi, di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Jambi, Senin (02/11/2020).

Ardy Daud didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Apani Saharudin, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Rahmad Hidayat, Kepala Kesbangpol yang diwakil Kabid Muhamad Nur Agus.

Dalam pertemuan tersebut, komisioner KPU Provinsi Jambi membahas progres tahapan Pemilhan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 serta kesiapan daerah. Di Provinsi Jambi, akan diselenggarakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, Bupati dan Wakil Bupati Batanghari, Bupati dan Wakil Bupati Bungo, Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh.

Ardy Daud mengarahkan agar seluruh persiapan Pilkada segera diselesaikan. Ia juga menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemilihan.

Ardy Daud mengharapkan tingkat partisipasi masyarakat pada Pilkada mendatang dapat meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. “Mudah-mudahan Pilkada tahun 2020 ini bisa berjalan lancar dan partisipasi masyarakat dapat meningkat,” harapnya.

Selanjutnya, Ardy Daud berharap agar penyelenggaraan Pilkada serentak yang dilaksanakan ditengah situasi pandemi tetap berjalan secara demokratis, langsung, umum bebas dan rahasia (luber), jujur dan adil (jurdil), dan paling penting tetap aman dari Covid-19. ”Sehingga, ada dua hal yang menjadi penekanan utama bahwa Pilkada 2020 ini harus semakin berkualitas dan juga aman dari Covid-19. Jadi, aspek kesehatan, aspek keselamatan petugas, peserta dan juga tentu saja pemilih harus menjadi prioritas,” tutur Ardy Daud. (Sidik)

LSM Petisi: Hasil Kerja Pembangunan Sarana Dan Prasarana MTQ Didesa Tungkal 1 Tanggung Jawab PPK-PPTK

KUALA TUNGKAL (SR28) – Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 Kecamatan...

KPU Tanjab Barat Laksanakan Rapat Pleno Terbuka Hasil Pemilihan Gubernur dan Wagub Jambi, Bupati dan Wabup Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL (SR28) - KPU Tanjung Jabung Barat, Rabu (16/12) laksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat pemilihan Serentak tahun 2020 yang dilaksanakan digedung Pola kantor Bupati Tanjab Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua KPU Tanjab Barat dan Jajarannya, Ketua Bawaslu Tanjab Barat dan jajarannya, PPK Kecamatan Sekabupaten Tanjab Barat, saksi pasangan Calon gubernur dan wakil gubernur jambi, saksi paslon bupati dan wakil bupati Tanjab Barat.

Ketua KPU Tanjab Barat Hairuddin mengatakan, "Kegiatan Rapat Pleno Terbuka ini akan dilaksanakan selama 2 hari rabu 16 sampai dengan Kamis 17 Desember 2020 hingga selesai, " ujar Hairuddin.

"Selain itu kita berharap Rapat Pleno ini dapat berjalan lancar aman hingga selesai,sehingga Rapat Pleno Terbuka berlangsung sukses nantinya," pungkas Hairuddin. (Sabri)

Rangkuman Berita Pekan Ini 20 September 2020

JAMBI (SR28) - Sejumlah rangkuman berita terhangat sepanjang pekan ini dirangkum dalam program Jambi This Week edisi 20 September 2020.

JAMBI THIS WEEK EDISI 20 SEPTEMBER 2020

JAMBI THIS WEEK EDISI 20 SEPTEMBER 2020

Posted by JAMBI28 TV on Saturday, September 19, 2020
Sumber: JAMBI28.TV

Eksklusif!!! Ingin Instansi/Perusahaanmu Show Up Dalam Bentuk Podcast? Yuk Cek Disini

JAMBI(SR28)- Sebagai salah satu media yang concern menjadi TV Online dengan basis produksi di Provinsi Jambi, JAMBI28TV terus memberikan layanan tontonan yang  bersifat edukatif dan kekinian. Dipenghujung tahun 2020 ini misalnya, redaksi JAMBI28TV memilih fokus pada siaran Podcast sebagai layanan yang bersifat by request dari stakeholder/mitra maupun spesial undangan dari redaksi.

Hal tersebut dilatarbelangi dari suksesnya beberapa kali podcast maupun talkshow yang telah digelar sebelumnya. Minat warganet tampak sangat antusias dengan sajian yang bersifat ting-tong tersebut.

"JAMBI28TV sudah beberapa kali menggelar podcast dan kami merasakan betul respon dari masyarakat sangat positif. Nampaknya masyarakat kita sangat senang melihat siaran yang singkat, padat serta punya daya gali terhadap informasi yang mendalam" ungkap Muhammad Sidik, Pimred JAMBI28TV (Kamis 3 Desember 2020)

Sidik juga menyebut, jika JAMBI28TV kedepan memposisikan diri sebagai wadah bagi seluruh elemen masyarakat untuk bisa berpartisipasi aktif dalam panggung digital ini.

"Tren saat ini saluran informasi utama masyarakat sudah banyak yang melekat pada Handpohone mereka. Sehingga media TV online seperti kami pikir menjadi layanan yan tepat sebagai wadah penyaluran informasi kepada masyarakat. Salah satu produk layanan kami kedepan adalah kami mempersilahkan kepada siapapun baik Pemerintahan maupun swasta serta kelompok sosial untuk bisa mengisi ruang-ruang saluran informasi dengan bentuk Podcast. Alat kami semua lengkap, sehingga siap untuk berkolaborasi dengan siapapun"tambahnya

Untuk diketahui, pada 1 Desember 2020 kemarin, JAMBI28TV telah memberikan surat undangan kepada seluruh instansi dilevel Pemerintah Provinsi Jambi. JAMBI28TV melihat capaian yang dilakukan oleh setiap instansi sangat baik jika terkomunikaskan secara utuh kepada masyarakat dengan format yang paling udah untuk diakses.

Lifestyle Magazine

Fachrori: Pendidikan Prioritas Dalam Pembangunan SDM

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum., menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi telah menempatkan pendidikan sebagai prioritas dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Jambi agar kedepannya lebih meningkat lagi. Hal tersebut disampaikan Fachrori pada Wisuda Santri Akhir Pondok Karya Pembangunan (PKP) Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi Tahun Ajaran 2019/2020, yang berlangsung di Lapangan PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi, Sabtu (25/07).

“Pembangunan SDM menjadi sangat penting sekali, karena SDM yang akan melaksanakan pembangunan di Provinsi Jambi. Pembangunan SDM saat ini, diarahkan kepada terbentuknya insan yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual yang harus melebur dalam setiap jiwa manusia,” ujar Fachrori.

Fachrori menjelaskan, ketiga kecerdasan tersebut harus benar benar seimbang, karena saat ini banyak SDM yang cerdas secara intelektual tetapi tidak cerdas secara emosional dan spiritual, sehingga sangat mudah sekali terprovokasi. SDM seperti wisudawan dan wisudawati ini sebagai pelaku pembangunan sudah seharusnya lebih mengasah potensi intelektual agar menjadi seorang cendikia yang cerdas, melatih kepekaan rasa agar memiliki ketajaman spiritual dan lebih mengolah daya imajinasi agar dapat lebih berkreasi dan berinovasi.

“Saya berpesan kepada semuanya, untuk bersikap optimis dan penuh percaya diri terhadap kemajuan yang sangat cepat saat ini, sehingga bisa menggapai masa depan yang lebih baik. Kita harus menyikapi kemajuan pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat saat ini secara arif, sehingga dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan manusia,” jelas Fachrori.

Selanjutnya Fachrori mengingatkan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati untuk terus semangat dalam belajar sepanjang hayat, karena saat ini akan memasuki masa pembelajaran yang sesungguhnya dalam kehidupan masyarakat. Hal yang sangat penting adalah harus bisa memanfaatkan peluang dan kesempatan yang ada, karena peluang dan kesempatan tidak datang dua kali, sedangkan tantangan hidup yang ada akan semakin bertambah berat.

“Kita harus mempersiapkan diri dengan baik dalam pengembangan diri yang berorientasi pada peningkatan produktivitas, kinerja dan harus didukung dengan teknologi informasi yang terus berkembang dengan cepat. Tantangan kedepannya menjadi lebih kompleks lagi dalam menghadapi berbagai kultur dan budaya yang masih mengakar kuat di masyarakat dan masih lemahnya dalam akses terhadap teknologi informasi,” pesan Fachrori.

“Saya sangat mengharapkan lulusan PKP Al Hidayah ini mampu menjawab dan mengantisipasi berbagai tantangan saat ini, terutama dalam upaya meningkatkan pembangunan SDM di Provinsi Jambi. Saya juga mengharapkan lulusan PKP Al Hidayah memiliki berbagai keterampilan dan nilai tambah lainnya, sehingga mampu bersaing dan sejajar dengan lulusan lulusan dari sekolah lainnya,” pungkas Fachrori.

Direktur PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi, Ustadz H.Hasan Basri Husein,SH., mengatakan, sejak berdirinya PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi sampai saat ini, baru pada kesempatan ini Gubernur Jambi menghadiri acara wisuda santri akhir. Semoga dengan kedatangan Bapak Gubernur Jambi, menjadi motivasi tersendiri bagi PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi untuk kedepannya menjadi lebih baik lagi.

“Semoga kedepannya, PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi kedepannya bisa melahirkan santriwan dan santriwati yang lebih berprestasi lagi, sehingga mendukung program Pemerintah Provinsi Jambi dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan berakhlak serta dapat membantu pembangunan di Provinsi Jambi,” kata Ustadz Hasan. (Sidik)

Lagi Marak! Kejahatan Seksual Di Kota Jambi

Kota Jambi (SR28) -Masyarakat Kota Jambi dibuat khawtir bila hendak pulang pada malam hari. Mereka cemas akan bertemu para pelaku kejahatan begal payudara.

Tercatat sudah ada 4 lokasi tempat kejahatan seksual ini biasa dilakukan. Di Pasar Angso Duo Jambi, daerah Sungai Kambang, daerah sd excellent  Kecamatan Alam Barajo dan juga jalan Auduri 1 menuju Jambi Luar Kota.

Kejadian ini dilaporkan oleh beberapa korban, salah satu korban mengaku telah terkena kejahatan seksual ini sebanyak 2 kali. Penampakan fisik para pelaku selalu berbeda-beda, hal ini membuat dugaan bahwa pelaku bukanlah orang yang sama.

Maraknya kejadian begal payudara di Kota Jambi membuat resah dan cemas masyarakat, khususnya para wanita bekerja yang diharuskan pulang saat malam.

Diharapkan pihak berwajib dapat menangkap pelakunya dengan segera yaa

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan

Gubernur Jambi Lepas Petugas Patroli Pencegahan Karhutla

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum melepas petugas patroil pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam Apel Pelepasan Petugas Patroli Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan dan Pembalakan Liar di Provinsi Jambi Tahun 2020, di lapangan dalam Makorem 042/Gapu, Minggu (02/08/2020) pagi. Fachrori mengatakan, dalam mengatasi dan pencegahan karhutla di Provinsi Jambi, ditempatkan 254 personil gabungan di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan, agar mudah terpantau dan mudah diatasi.

Sebelum pelepasan, Gubernur Jambi Fachrori Umar didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol.Firman Santyabudi dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli melakukan pengecekan persiapan personil yang akan melaksanakan tugas patroli pencegahan karhutla.

Fachrori mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian daerah Jambi dan Komandan Korem 042/Gapu Jambi beserta jajaran dan seluruh peserta apel siaga. Fachrori berharap momen ini bisa meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam upaya bersama penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi.

Fachrori mengatakan, kebakaran hutan dan lahan banyak menimbulkan dampak negatif yang merusak ekologis, menurunnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, serta menimbulkan asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas trasportasi darat, laut, dan udara. ”Pada tahun 2019 yang lalu, kita pernah merasakan dampak yang sangat buruk dari kebakaran hutan dan lahan, selain menyebabkan kerugian, material berupa terbakarnya lahan-lahan produktif dan kawasan hutan, termasuk lahan gambut yang mestinya terjaga kondisi tutupannya, juga menyebabkan merebaknya penyakit, khususnya Inveksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta terganggunya berbagai aktivitas kehidupan manusia,” terang Fachrori.

Fachrori menegaskan agar kejadian kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi lagi, semua pemangku kepentingan harus waspada dan selalu mengantisipasi berbagai kemungkinan di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Fachrori menjelaskan, paradigma penanggulangan bencana dewasa ini sudah berubah dari responsif yang menitikberatkan penanganan saat telah terjadi bencana, menjadi preventif, yang menitikberatkan penanganan sebelum terjadinya bencana. ”Untuk mendukung paradigma tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Gabungan Karhutla yang melibatkan Pemrov Jambi, Pemkab/Pemkot, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha bidang kehutanan dan perkebunan serta masyarakat. Satgas yang telah dibentuk akan ditempatkan di 171 desa/kelurahan rawan kebakaran hutan dan lahan,” jelas Fachrori.

“Untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Jambi, kita akan menempatkan petugas patroli di beberapa titik wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan. Saya berharap kepada petugas di lapangan dapat berkerja dengan baik dan efektif serta efisien, fokus pada upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, bukan pemadaman. Tindakan pemadaman harus tetap dilakukan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan yang tidak terkendali,” tutur Fachrori.

Selain itu, Fachrori juga berpesan kepada petugas dilapangan yang, dalam suasana pandemi Covid-19, selalu memedomani protokol kesehatan dalam semua tindakan di lapangan. ”Seluruh petugas di lapangan tetap utamakan keselamatan dan menjalankan protokol kesehatan dalam bertugas. Kepada komandan Korem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Zulkifli, sesuai dengan Surat Keputusan Nomor 540/Kep.Gub/BPBD-2/2020 tanggal 1 Juli 2020, gubernur selaku komandan Satuan Tugas menunjuk saudara Danrem 042/Gapu sebagai Pelaksana Harian Komandan Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi tahun 2020. Saya yakin dan percaya bahwa Danrem mampu melaksanakan tugas harian (Dansatgas) tersebut dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ujar Fachrori.

Korem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli menyampaikan, bahwa hari ini Satgas akan menempatkan petugas di beberapa titik yang rawan kebakaran hutan dan lahan, petugas akan berkerja sama dengan petugas koramil yang ada di wilayah tertentu seperti di Sadu dan Muaro Jambi. ”Pasukan yang kita kirim merupakan gabungan dari semua istansi, ada TNI, Polri, BPBD, Polhut, Manggala Agni. Minggu depan kita akan megirim pasukan ke daerah Kumpeh untuk antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, Korem mengimbau masayarakat dan pengusaha perkebunan untuk berkerja sama dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” jelas Danrem 042/Gapu.

Kapoda Jambi Irjen Pol. Firman Santyabudi menyampaikan, Polda Jambi sudah menyiapkan 1.500 personil, sebagian sudah masuk di polres/polsek kabupaten/kota se Provinsi Jambi yang disebut dengan Gugus Tugas Kabupaten. ”Personil yang kita siapkan agar mendekatkan ke lokasi titik rawan kebakaran hutan dan lahan, guna pencegahan lebih dini, agar cepat memadamkan api. Kita minta masyarakat agar bisa berkerja sama untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan bersama-sama. Selain itu, kita terus melakukan patroli dan pemantauan dari jauh. Kita minta perusahan untuk berkerja sama untuk memadamkan api di wilayah perusahannya masing-masing,” terang Kapolda. (Muhammad Sidik)

Ditabrak Dua Tugboat, Dua Nelayan Berhasil Selamat Sempat Naik Pohon Nipah

JAMBI - Dua orang nelayan berhasil selamat setelah kapal yang mereka bawa tenggelam akibat ditabrak dua kapal Tugboat di perairan sungai Pengabuan, Muara Bram Itam, kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Kejadian yang terjadi pada Rabu dinihari tersebut sempat memisahkan dua kakak beradik yang menjadi korban sebelum akhirnya Tim Sar gabungan berhasil menyelelamatkan mereka.

Video News

- Advertisement -

Terbanyak!!! Hari ini Positif Covid 19 di Provinsi Jambi Bertambah 19 Orang

KOTA JAMBI (SR28)- Setelah berbagai relaksasi aktivitas diberbagai sektor, kasus Covid 19 di Provinsi Jambi mulai menunjukkan ledakannya.
Sore ini (4/8/2020) misalnya Juru Bicara Covid 19 Provinsi Jambi Johansyah menyebut ada 19 orang yang dinyatakan positif Covid 19 setelah melewati berbagai tahap uji medis.

Adapun 19 orang tersebut terdiri dari Kota Jambi,  Kabupaten Batanghari, Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Tebo.

Berikut inisial mereka

MM (perempuan umur 43 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif setelah Contact dengan Tenaga Administrasi RSUD Raden Mattaher Jambi

GD (laki-laki umur 13 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah Contact dengan Pasien 152

MCI (perempuan umur 11 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 152.

EM (laki-laki umur 72 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 152

AP (laki-laki umur 18 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 152.

YSR (laki-laki umur 52 tahun). Saat ini dia dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

NAY (Perempuan umur  21 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

NRD (perempuan umur  27 tahun). Saat ini dia dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151

AY (laki-laki umur  20 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

NAW (Perempuan umur  9 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

11.DO (laki-laki umur  31 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

MIS (laki laki umur  42 tahun). Saat ini dirawat di RSUD HAMBA. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

SHY (laki-laki umur  21 tahun). Saat ini dirawat di RSUD HAMBA. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

JKK (laki laki umur  31 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Abdul Thalib. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah pulang dari Babel.

JRD (Perempuan umur  24 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Abdul Thalib. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 127

IN (Perempuan umur  12 tahun). Saat ini dirawat di RSUD HAMBA. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 127.

17.DHM (Lakilaki umur  48 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Abdul Thalib.
. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 127.

RH (Perempuan umur  25 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Abdul Thalib. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan riwayat screening khusus Bappeda.

AAA (Laki-laki umur  13 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Sulthan Thaha. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah pulang dari Bogor

Muhammad Sidik

Ekslusif!!! Menelisik Peta Kontestasi Pilwako Jambi 2023

KOTA JAMBI (SR28)- Meski periode jabatan Walikota Jambi saat ini baru akan berakhir 3 tahun lagi, namun eskalasi perebutan tahta untuk menjadi...

Bupati dan Wabup Tanjabbar Ikuti Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih HUT RI ke 75

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS ikuti Upacara pengibaran Merah Putih Dalam Rangka peringatan  Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-75, Tahun 2020 Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati, Senin (17/08).

Upacara Pengibaran Bendera juga turut diikuti oleh, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah, serta undangan lainnya."Meskipun dilaksanakan dengan singkat dan mengikuti protokol kesehatan yang ketat, peserta upacara tetap khidmat

Usai Upacara Penkibaran Bendera Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. Safrial serahkan secara simbolis remisi kepada salah satu warga binaan lembaga pemasyarakatan Kuala Tungkal. Setidaknya, 197 warga binaan lapas Kuala Tungkal mendapat remisi bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 Tahun 2020.

Selepas nya Bupati, Wakil Bupati, beserta jajaran Forkopimda dan undangan lainnya menuju Balai Pertemuan Kantor Bupati untuk mengikuti secara Virtual pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Istana Negara. Upacara pengibaran bendera merah putih yang dipimpin langsung Presiden RI, Joko Widodo ini juga turut diikuti secara Virtual oleh Gubernur dan Bupati/Walikota seluruh Indonesia. (Sabri)

558,43 Hektare Lahan Di Provinsi Jambi Terbakar

JAMBI (SR28) - Sejak 1 Januari 2020 hingga tanggal 17 Oktober 2020, setidaknya seluas 558,43 hektare lahan di Provinsi Jambi terbakar. Luasnya sendiri terbagi dibeberapa  wilayah di Provinsi Jambi yang kekurangan curha hujan.

Isu Copy Paste Warnai Pandangan DPRD Terhadap Ranperda Provinsi Jambi

JAMBI (SR28) - Lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemprov Jambi dinilai sebagian besar fraksi di DPRD Jambi ebagai usulan copy paste dari daerah lain.

Isu Copy Paste Warnai Pandangan DPRD Terhadap Ranperda Provinsi Jambi

Isu Copy Paste Warnai Pandangan DPRD Terhadap Ranperda Provinsi Jambi

Posted by JAMBI28 TV on Wednesday, September 16, 2020
Ranperda Pemprov Jambi dianggap copy paste dari daerah lain

Fachrori Motivasi Wisudawan Unbari Terus Tinkgkatkan Kompetensi

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum memotivasi para wisudawan/wisudawati untuk terus meningkatkan kompetensi, terutama untuk memenuhi kesiapan menghadapi abad ke-21 dan Revolusi Industri 4.0, yakni SDM yang adaptif, fleksibel, kreatif, inovatif, dan mengusai IT, bahasa internasional, komunikatif, punya sikap leadership yang tinggi, dan juga mempunyai etika moral yang luhur. Motivasi tersebut disampaikannya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Universitas Batanghari (Unbari) dalam Rangka Wisuda Diploma, Sarjana, dan Magister Ke-47 Tahun Akademik 2019/2020, di BW Luxury Hotel, Sabtu, (08/08/2020).

Fachrori mengatakan, perkembangan teknologi dan kemajuan ekonomi saat ini menjadi tantangan berat bagi sarjana-sarjana yang baru lulus dari jenjang pendidikan perguruan tinggi. ”Bagi sarjana yang baru lulus dari Unbari Jambi harus menyadari bahwa saat ini zaman era Revolusi industri 4.0, dimana teknologi industri telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. Segala hal menjadi tanpa batas dengan penggunaan komputerisasi dan data yang tidak terbatas, karena dipengaruhi oleh perkembangan internet dan teknologi digital yang massif, sebagai tulang punggung pergerakan dan konektivitas manusia dan mesin,” kata Fachrori.

“Era saat ini juga akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia, termasuk didalamnya bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta pendidikan tinggi. Era yang diwarnai oleh kecerdasan buatan, era super computer, rekayasa genetika, teknologi nano, mobil otomatis, inovasi dan perubahan yang terjadi dalam kecepatan eksponensial yang akan mengakibatkan dampak terhadap ekonomi, industri, pemerintahan, dan juga politik,” ujar Fachrori.

Lebih lanjut Fachrori juga menjelaskan, dalam peningkatan SDM di Provinsi Jambi, Pemerintah Provisi Jambi juga banyak memberikan solusi bagi para pelajar SMA, SMK, dan Para mahasiswa Diploma, S1 saapai Magister diberikan berbagai macam program. ”Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang sehat, terdidik, berbudaya, agamais, dan berkesetaraan gender mulai dari SMA, SMK, D3, S1, S2, S3 dan Dokter Spesialis dan menjalin berbagai kerjasama baik dengan-lembaga dalam negeri maupun dengan instansi di luar negeri. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jambi juga terus berupaya meningkatkan keterampilan SDM angkatan kerja, melalui berbagai pelatihan dan pemagangan sampai ke Jepang, agar tenaga kerja kita memiliki soft skill, hard skill, dan competitive skill yang dibutuhkan oleh dunia Usaha kerja,” jelas Fachrori.

Sebelumnya, Rektor Universitas Batanghari H.Fachruddin Razi,SH,MH menyampaikan, pelaksanaan wisuda kali ini terasa berbeda dari pelaksanaan wisuda sebelumnya. Biasanya, acara wisuda dihadiri oleh orangtua wisudawan, tamu-tamu kehormatan, undangan dari berbagai instansi, serta seluruh dosen di Unbari. Karena adanya pandemi Covid-19, wisuda seperti biasa tidak dilaksanakan. Namun, pelaksanaan wisuda ke-47 memenuhi Protokol Kesehatan Covid-19, yaitu menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker dan pengukuran suhu tubuh, serta tidak bersentuhan secara fisik ataupun bersalaman dan tidak berkerumun. Untuk itu, marilah sama-sama kita mematuhi dan melaksanakannya dengan penuh kesadaran,” kata rektor.

Fachruddin Razi menuturkan, pada pelaksanaan wisuda ke-47 ini, 581 orang yang dinyatakan lulus, yang meliputi 5 fakultas dari 16 program studi yang ada di lingkungan Universitas Batanghari. Rincian dari 581 orang lulusan tersebut: lulusan jenjang pendidikan Strata Dua (S2) 46 orang, lulusan jenjang pendidikan Strata Satu (S1) 529 orang dan lulusan jenjang pendidikan Diploma Tiga sebanyak 6 orang orang. Pada jenjang Pendidikan S2 terdiri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 54 orang, Fakultas Ekonomi 203 orang, Fakultas Hukum 215 orang, Fakultas Teknik 26 orang, dan Fakultas Pertanian 31 orang. Sedangkan pada jenjang Diploma Tiga sebanyak 6 orang yaitu dari Program Teknik Listrik.

“Dengan diwisudanya sebanyak 581 orang wisudawan/wati pada hari ini, maka Universitas Batanghari telah menghasilkan lulusan sebanyak 14.140 orang,” ujar eektor.

“Harapan saya kepada seluruh wisudawan hari ini, setelah saudara-saudara meninggalkan Universita Batanghari, jagalah nama baik almamater dengan cara menunjukkan jati diri sebagai seorang Sarjana dan Magister yang beriman dan bertakwa, serta siap untuk bekerja keras guna menghasilkan karya-karya yang bermanfaat, bagi saudara sendiri maupun masyarakat sekitarnya. Tuntutlah ilmu sepanjang hayat dikandung badan, dengan tak henti-hentinya memperbanyak membaca berbagai referensi dan aplikasikanlah dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas rektor.

- Advertisement -

Music

Lagi Marak! Kejahatan Seksual Di Kota Jambi

Kota Jambi (SR28) -Masyarakat Kota Jambi dibuat khawtir bila hendak pulang pada malam hari. Mereka cemas akan bertemu para pelaku kejahatan begal payudara.

Tercatat sudah ada 4 lokasi tempat kejahatan seksual ini biasa dilakukan. Di Pasar Angso Duo Jambi, daerah Sungai Kambang, daerah sd excellent  Kecamatan Alam Barajo dan juga jalan Auduri 1 menuju Jambi Luar Kota.

Kejadian ini dilaporkan oleh beberapa korban, salah satu korban mengaku telah terkena kejahatan seksual ini sebanyak 2 kali. Penampakan fisik para pelaku selalu berbeda-beda, hal ini membuat dugaan bahwa pelaku bukanlah orang yang sama.

Maraknya kejadian begal payudara di Kota Jambi membuat resah dan cemas masyarakat, khususnya para wanita bekerja yang diharuskan pulang saat malam.

Diharapkan pihak berwajib dapat menangkap pelakunya dengan segera yaa

Ardy Daud Ajak Kelompok Tani Terus Petahankan Kualitas Kopi Kerinci

KERNCI (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir.Restuardy (Ardy) Daud,M.Sc mengajak kelompok tani dan seluruh pelaku usaha Kopi Korintji (Kerinci) untuk terus mempertahankan kualitas Kopi Kerinci supaya pangsa Pasar Kopi Kerinci semakin luas lagi, baik di dalam maupun di luar negeri, terlebih kopi merupakan salah satu produk yang dapat menggambarkan keindahan alam Kerinci.. Hal tersebut dinyatakan Ardy Daud saat mengunjungi Koperasi Kopi Alam Korintji (Alko), bertempat di Desa Sungai Sukai Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci, Minggu (8/11/2020). Bupati Kerinci, Dr.H.Adirozal,M.Si bersama Wakil Bupati Kerinci, H.Ami Taher turut mendampingi Ardy Daud dalam melakukan peninjauan.

"Kita harus memanfaatkan kopi untuk menjual keindahan, kesuburan, dan keunggulan Kabupaten Kerinci, sehingga Kerinci lebih dikenal lagi secara internasional, mengingat Kopi Kerinci sudah mulai dikenal oleh masyarakat internasional," ujar Ardy Daud.

Ardy Daud menuturkan, Kopi kerinci merupakan modal awal yang sangat baik untuk lebih dikembangkan dan harus terus dipertahankan. Koperasi koperasi yang mengelola kopi harus lebih mempertahankan kualitas dan terus meningkatkan kualitas kopi Kerinci sehingga dapat menjaga kepercayaan masyarakat.

"Ini merupakan langkah awal yang luar biasa bagi kopi Kerinci untuk melakukan lompatan yang lebih besar lagi kedepannya. Kopi kita telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat luas karena memiliki cita rasa yang khas," tutur Ardy Daud

Koperasi Kopi Alko merupakan perkumpulan petani kopi yang membangun dan mengembangkan komoditi kopi arabika Kayu Aro Kerinci. Koperasi ini memberikan pendampingan kepada petani kopi agar dapat meningkatkan kapasitas petani dan masyarakat dalam menjadikan tanaman kopi sebagai produk utama dalam menyangga perekonomian masyarakat Kerinci.

Pihak Koperasi Kopi Alko menyatakan bahwa mereka telah mendapatkan kepercayaan dari Starbucks Farmer Support untuk menyuplai kopi ke Starbucks, sudah ada lebih kurang 300 petani yang dapat menyuplai kopi ke Starbucks dengan standar Starbucks Farmer Support yaitu Coffee and Farmer Equity (CAFE) Practice. Kriteria CAFE Practice tersebut adalah ekonomi transparansi dimana asal kopi harus jelas, social responsibility dan harus tetap menlestarikan lingkungan.

Usai melakukan peninjauan ke Koperasi Kopi Alko, Ardy Daud juga meninjau Koperasi Koerintji Barokah Bersama di Desa Jernih Jaya Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci. Ardy Daud secara langsung meninjau proses kopi arabika Kerinci mulai dari pembibitan, penanaman, penjemuran, penyimpanan dalam Gudang, dan pemilihan biji kopi serta mencicipi langsung kopi yang disajikan barista anggota kelompok Koperasi Koerintji Barokah Bersama.

Koperasi Koerintji Barokah Bersama sendiri dipimpin oleh Triyono telah melakukan ekspor kopi arabika Kerinci dalam bentuk green bean ke Belgia sebanyak 15,9 ton dan ke Jepang sebanyak 2,1 ton. (Sidik)

Jika ASN Kedapatan Langgar Pemilu, Pemprov Jambi Serahkan ke Bawaslu

JAMBI (SR28) - Pemprov Jambi telah memberikan komitmen untuk menyerahkan seluruh proses pelanggaran pemilu yang diakukan oleh ASN apabila nantinya dalam proses masa kampanye ini ada ASN yang terbukti melakukan pelanggaran.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28.TV

Kota Jambi Berstatus Zona Risiko Tinggi Penularan Covid-19

JAMBI (SR28) - Kota Jambi berstatus zona merah penularan Covid-19. Artinya, Kota Jambi menjadi satu-satunya wilayah di Provinsi Jambi yang saat ini menyandang status zona risiko tinggi dalam penyebaran Covid-19.

Sport News

Breaking News!!! Pemkot Jambi Kembali Liburkan Siswa PAUD, SD dan SMP se-Kota Jambi

KOTA JAMBI (SR28)-  Setelah melaksanakan keputusan Walikota Jambi nomor 245 Tahun 2020 tentang Penetapan Pelaksanaan Relaksasi di Bidang Pendidikan Tahun Ajaran 2020-2021 selama 3 pekan terhitung 13 juli 2020, pada hari Rabu (6/8/2020) Pemerintah Kota Jambi secara resmi kembali meliburkan siswa/i PAUD/TK, SD dan SMP yang ada di Kota Jambi. Keputusan tersebut diambil setelah menyikapi melonjaknya kasus Covid 19 di Kota Jambi dan Provinsi Jambi sebanyak 19 orang. Angka ini tercatat sebagai angka terbesar setelah klaster Gowa yang membuat panik masyarakat Provinsi Jambi pada bulan Mei lalu.

Keputusan untuk meliburkan kembali siswa-siswi ini disampaikan secara langsung oleh Kadis Pendidikan Kota Jambi Mukhlish dengan melalui surat resmi dengan perihal pemberitahuan yang ditujukan kepada seluruh Kepala PAUD, SD dan SMP tetanggal 5 Agustus 2020. Para siswa ini diminta untuk melakukan Pembelajaran Jarak Jauh terhitung 6 Agustus 2020 hingga 19 Agustus 2020.

Berikut surat resminya

Jurnalis: Muhammad Sidik

Wabup Amir Sakib Ikuti Apel Siaga Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

KUALA TUNGKAL (SR28) - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib ikuti apel siaga pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Jambi yang dilaksanakan di Lapangan Bola Distrik VII PT. Wirakarya Sakti (WKS) Tanjab Timur.

Pj. Sekda Provinsi Jambi, H. Sudirman, SH, MH selaku Pemimpin apel siaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa memasuki musim kemarau 2020, lahan gambut  menjadi perhatian khusus kesiapsiagaan personel pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Jambi, terutama lahan gambut yang berada di kawasan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi."paparnya.

Selain itu sebagai upaya dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel pengendalian Karhutla, Pj. Sekda Provinsi Jambi juga berharap apel siaga dan kegiatan latihan bersama ini dapat meningkatkan sinergitas antara Pemerintah, TNI, POLRI serta unsur masyarakat dalam pengendalian kebakaran lahan dan hutan, khususnya di Provinsi Jambi. “Melalui Apel Siaga dan Pelatihan Bersama ini, kita tingkatkan sinergitas Pemerintah, TNI–Polri, Dunia Usaha dan Masyarakat Dalam Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi," ujarnya.

Sementara itu, Wabup H. Amir Sakib juga sepakat bahwa lahan gambut yang tersebar di 3 Kabupaten lingkup Privinsi Jambi ini perlu mendapatkan perhatian lebih dalam upaya pencegahan Karhutla. Hal itu disampaikannya dalam wawancaranya usai kegiatan apel siaga. Wabup juga berharap tujuan pelaksanaan apel siaga dan pelatihan dalam meningkatkan kemampuan personel dan meningkatkan sinergitas semua elemen masyarakat dapat tercapai."Kita sudah memasuki musim kemarau 2020, berdasarkan pengalaman kita, lahan gambut ini memang perlu perhatian lebih dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla,"tutur nya.

Lanjut Amir Sakib, "Selain itu, kesiapsiagaan personel pengendalian kebakaran hutan dan lahan perlu ditingkatkan lagi, terutama pada musim kemarau, seperti arahan Pj Sekda Provinsi Jambi, kita agar Lebih meningkatkan upaya pencegahan sebagai antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, dan ini akan kita tindak lanjuti melalui koordinasi dengan para Camat, TNI, Polri di wilayah kita," tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pangdam II/Swj, Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu, Kajati Provinsi Jambi, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Wakil Bupati Tanjab Timur, Dandim 0415/Batanghari, Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, dan Kapolres Tanjab Timur. (Sabri)

Siap-siap! Pemprov Jambi Segera Terbitkan Perda Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

JAMBI (SR28) - Perda tersebut nantinya akan menjadi payung hukum bagi pemerintah maupun tim Yustisi Satgas Penanganan Covid-19 di seluruh kabupaten kota se Provinsi Jambi untuk menjalankan tugas penegakan disiplin protokol kesehatan. Termasuk, pemberians ankso hukum bagu masyarakat yang masih saja melanggar Perda protokol kesehatan tersebut.

- Advertisement -

Pemkot Jambi Raih WTP Atas Laporan Keuangan 4 Tahun Berturut-turut

KOTA JAMBI - Kota Jambi kembali mendulang kisah sukses dalam kepiawaiannya mengelola akuntabilitas tata kelola keuangan daerah. Daerah yang dijuluki Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi ini, kembali meraih apresiasi dan penghargaan dari pemerintah pusat, berupa Piagam Penghargaan Capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2019 dari Menteri Keuangan Republik Indonesia.

HUT TNI Ke-75, Bupati Harap TNI Semakin Profesional Dalam Menjaga Kedaulatan NKRI

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS hadiri momen perayaan HUT TNI ke 75 di Makodim 0419/Tanjab, Senin, (5/10).

Bupati dalam sambutannya mengucapkan Selamat Hari ulang tahun TNI yang ke-75, semoga Tentara Nasional Indonesia semakin profesional dalam menegakkan kedaulatan negara, menjaga keutuhan NKRI, melindungi segenap bangsa dan seluruh rakyat Indonesia khususnya warga Tanjung Jabung Barat yang saat ini sedang dilanda badai Covid-19.

"Selama 75 tahun, merupakan usia yang sudah cukup lama atau sudah panjang dalam mengabdikan diri untuk negeri ini, hari ini adalah suatu momen yang harus kita jaga dan harus kita peringati menjadi salah satu motivasi kita untuk memberikan yang terbaik kepada republik ini," ujar Bupati.

Dandim 0419/Tanjab, Letkol Inf. Erwan Susanto mengatakan dalam acara perayaan yang kecil-kecilan dan luar biasa mendapat surprise dari Forkopimda. Mudah-mudahan kedatangan bapak Bupati dan Forkompimda Tanjab Barat menjadi berkah untuk semuanya.

"Sinergitas di antara kita semuanya yang ada di kabupaten tidak bisa terpisahkan karena kita satu. Bagaimana menjamin situasi di wilayah ini aman, tertib, damai, kondusif dan sehat mudah-mudahan wabah pandemi ini cepat berlalu," harapnya.

Dandim juga meminta do'a dan suportnya untuk tim gugus tugas atau satgas Govid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat segera dapat melakukan tindak lanjut memerangi pandemi Covid-19 ini.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Tanjab Barat, mohon doa restunya mudah-mudahan Tentara Nasional Indonesia yang pada hari ini ulang tahun ke-75 semakin menunjukkan tekad dan semangat untuk memberikan karya terbaik kepada Republik Indonesia," paparnya.

Turut hadir pada acara perayaan HUT TNI, Kapolres Tanjab Barat, Kajari Tanjab Barat, Kepala Pengadilan Negeri Tanjab Barat, Perwakilan DPRD Tanjab Barat, Insan Pers, serta para perwira dan anggota Kodim 0419/Tanjab dan Polres Tanjab Barat. (Sabri)

Gubernur Jambi Harapkan Solusi Permanen Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

JAMBI (SR28) - Penjabat Gubernur Jambi Restuardy Daud, mengharapkan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi semakin sedikit dengan adanya tim pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan semakin menguatkan harapan yang disampaikannya dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Mencari Solusi Permanen Penanganan Karhutla di Wilayah Provinsi Jambi di Balai Prajurit Korem 042/Gapu Jambi, Rabu (21/10).

Wilayah Provinsi Jambi dengan solusi permanen penanganan karhutla terutama di daerah-daerah yang memiliki potensi terutama karhutla yang disebabkan oleh aktivitas yang bermotifkan ekonomi menjadi penekanan Presiden Republik Indonesia yang menyampaikan 99% karhutla disebabkan oleh ulah manusia sehingga membutuhkan pengendalian atas unsur kesengajaan dari aktivitas tradisional kegiatan membuka lahan serta aktivitas-aktivitas ekonomi lainnya.

Diperkirakan 4,9 persen luas hutan gambut di Indonesia berada di Provinsi Jambi sekitar 617.562 hektare dan sebagian besar di antaranya memiliki potensi atau rawan terhadap kebakaran antara lain karena aktivitas manusia dan lahan gambut yang terganggu sehingga mudah terbakar.

"Hutan gambut yang terbesar membentang dari Tanjung Jabung Timur-Tanjung Jabung Barat dan Muara Jambi menjadi perhatian bagi kita semua," ungkap Ardy Daud.
Pjs. Gubernur Jambi menjelaskan pada tahun 2015 bencana yang menyebabkan terbakarnya 19.528 hektare lahan menjadikan kabut asap yang menutupi wilayah Jambi dan wilayah sekitarnya bahkan juga disebutkan melintas batas negara Singapura dan Malaysia dan pada tahun 2019 terjadi kembali kebakaran yang cukup besar 11.736 hektare.

"Ini yang perlu kita cermati kedepan terkait dengan indikasi proses alam sehingga ini tidak menjadi semacam siklus lima tahunan yang berkelanjutan dan tahun 2020 pemerintah daerah telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Karhutla tertanggal 29 Juni-26 Sep diperpanjang hingga 31 Oktober ini untuk mengantisipasi munculnya hotspot di beberapa daerah yang curah hujannya belum merata serta langkah antisipasi lainnya," kata Ardy Daud.

Berdasarkan data BPBD Provinsi Jambi mulai tanggal 1 Januari-17 Oktober 2020 tercatat luas karhutla terjadi di 558,43 hektare jika dibanding data tahun 2019 menurun cukup signifikan. "Data kebakaran menurun cukup signifika tapi menuntut kewaspadaan kita semua," tegas Pjs.Gubernur Jambi.

Pjs.Gubernur Jambi menyikapi serta mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua unsur terkait yang telah melakukan langkah-langkah antisipasi di lapangan yang dilakukan dan telah bekerja satu bulan sebelumnya dari unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan instansi terkait yang lakukan isolasi daerah terbakar agar tidak merambat, pendinginan area terbakar, dan patroli darat dan juga operasi udara melalui heli water bombing, teknologi modifikasi cuaca kerja sama BPBD BPPT dan Kementerian Lingkungan Hidup.

Pjs. Gubernur Jambi menegaskan beberapa poin:
1.Perusahaan bidang kehutanan dan perkebunan membuat mapping sebaran penggunaan lahan untuk langkah-langkah tindak lanjut
2.Pembentukan Pos Lapangan didaerah-daerah perbatasan Hutan Nasional Berbak
3.Operasi rutin pembalakan-pembalakan kayu
4.Pemantauan aplikasi asap digital
5.Pengecekan aliran air, kanal dan sumur bor yang telah dibuat

Adapun upaya yang telah diinisiasi untuk dilanjutkan diantaranya:

1.Strategi pencegahan karhutla berbasis desa dengan memperkuat upaya pengendalian dan aksi pencegahan karhutla di tingkat desa, untuk Provinsi Jambi telah mengidentifikasi 258 desa di 71 kecamatan yang rawan bencana karhutla diperlukan partisipasi masyarakat secara aktif yaitu mengoptimalkan peran serta masyarakat tingkat desa sebagai upaya pencegahan karhutla termasuk pembalakan liar, perlu alternatif solusi untuk kegiatan masyarakat membuka lahan atau aktivitas lainnya tanpa harus membakar.

2. Gerakan ekosistem yang berkelanjutan dengan manajemen air untuk lahan gambut terutama pada daerah yang mengalami penurunan permukaan air secara signifikan serta upaya untuk mengembalikan ke habitat semula
3. Pemanfaatan lahan gambut serta pengendalian terutama menjaga fungsi air yang berubah menjadi tanaman industri termasuk sinkronisasi dengan perencanaan tata ruang yang terintegrasi dengan wilayah hutan.

4.Evaluasi izin lingkungan perusahaan kehutanan dan perkebunan yang tidak profesional terutama di lahan gambut dengan pemberian sanksi sesuai ketentuan perundang-undangan dan perusahaan pemegang izin konsensi di lahan gambut harus dapat mencegah karhutla .

5.Penegakan hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan individu maupun korporasi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku

Diakhir sambutan Pjs.Gubernur Jambi Restuardy Daud, mengharapkan kepada semua pihak yang tergabung dalam tim untuk mengoptimalkan pencegahan dan pengendalian karhutla,"Melalui forum ini kita membuahkan pemikiran serta konsep masukan yang konstruktif dikembangkan menjadi alternatif solusi dalam penanganan secara permanen karhutla," harap Pjs.Gubernur Jambi.

Acara dihadiri Forkopimda serta pihak perusahaan yang bergerak disektor perkebunan, hutan dan lahan.

Bupati Tanjabbar Resmikan Gedung Produksi Kopi Liberika

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS resmikan Gedung Produksi Industri Kopi Liberika Tungkal Jambi yang berada di Kelurahan Mekar Jaya Kecamatan Betara, Minggu (16/08).

Kegiatan peresmian ini juga turut dihadiri oleh, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala OPD terkait, serta Masyarakat dan undangan lainnya.

Gedung produksi industri kopi liberika tungkal jambi ini difasilitasi dengan showroom tempat promosi dan penjualan kopi,  tempat penjemuran kopi yang cukup luas dengan pengaturan suhu yang baik, kemudian dibelakangnya juga terdapat ruang produksi atau tempat pengolahan kopi. Selain itu, juga masih terdapat lahan kosong sebagai tempat percontohan pembibitan kopi yang nantinya akan bekerjasama dengan pihak Universitas Jambi sebagai tempat pusat penelitian Kopi.

Bupati Safrial, dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan gedung produksi kopi ini merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam mengembangkan salah produk unggulan daerah yaitu kopi liberika tungkal jambi. Ia berharap pembangunan gedung produksi dengan fasilitas yang lengkap ini, dapat menjadi wadah aktifitas ekonomi khususnya masyarakat berkaitan dengan produksi Kopi Liberika.

"Pemkab Tanjab Barat telah menjlin kerjasama dengan Universitas Jambi terkait upaya pengembangan produk Kopi Liberika Tungkal Jambi, kita juga telah menandatangani mou dengan Unja dalam pengembangan kopi liberika, yang nanti pusat penelitiannya dilaksanakan disini,"selain itu juga Dinas terkait juga telah menandatangani perjanjian kerjasama atau mou dengan pihak unja sebagai wujud implementasi kegiatan dilapangan," ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Safrial berharap pembnagunan gedung produksi ini dapat mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat meski di tengah pandemi covid 19.

"Ini adalah salah satu wujud dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat meski dalam kondisi Pandemi covid 19,"semoga aktivitas ekonomi di Tanjung Jabung barat, bisa segera bergerak, bangkit, serta tumbuh kembali," pungkasnya.(Sabri)

TV

Mengenal Batik Asal Jambi Yang Memikat Hati

KOTA JAMBI (SR28) - Batik Jambi merupakan warisan budaya asli dari Provinsi Jambi. Batik Jambi juga merupakan batik tertua di Sumatera yang keindahannya selalu memikat para pecinta batik nusantara.

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan

Ardy Daud Harap Semua Elemen Siap Hadapi Bencana

JAMBI (SR28) - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi Restuardy (Ardy) Daud, mengharapkan agar seluruh elemen dan stakeholder (pemangku kepentingan) siap siaga menghadapi dan menanggulangi bencana, karena setiap bencana akan menimbulkan kerugian dalam berbagai bidang. Untuk itu, antisipasi sedini mungkin perlu dilakukan.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Menghadapi Bencana Hidrometeorologi (banjir, longsor dan angin puting beliung), Provinsi Jambi Tahun 2020, di lapangan depan Kantor Gubernur Jambi, Senin (26/10).

Apel diawali dengan pemeriksaan pasukan, peralatan, dan persiapan logistik oleh. Pjs Gubernur Jambi.

Ardy Daud menyampaikan, apel kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi dilaksanakan sebagai bentuk keseriusan dan kesiapan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menghadapi dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir, longsor dan angin puting beliung, sekaligus sebagai bentuk kepatuhan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyikapi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 440/605/SJ tanggal 8 Oktober 2020 perihal antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana dalam situasi pandemi Covid-19.

”Dalam surat edaran Mendagri tersebut, Pemerintah Daerah segera menyiapkan atau menyiagakan seluruh aparatur daerah dengan mengkoordinasikan dengan TNI, Polri, Basarnas dan instansi vertikal terkait, relawan kebencanaan, serta unsur masyarakat lainnya. Sebagai peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana, kita harus bersinergi dengan kesatuan tugas penanganan Covid-19 di daerah serta menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan  dalam rangka siaga banjir, tanah longsor, dan risiko  akibat bencana lainnya, personil  sudah siap siaga,” ungkap Ardy Daud.

Pada kesempatan tersebut, Ardy Daud mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kesiapan Kepala Kepolisian Daerah Jambi dan Komandan Korem 042/Garuda Putih Jambi berserta seluruh peserta apel.

Ardy Daud mengatakan bahwa momen apel ini untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam upaya penggulangan bencana hidrometeorologi yang meliput banjir, longsor dan agin putting beliung pada puncak musim hujan di Provinsi Jambi.

Paradigma penaggulangan bencana dewasa ini, lanjut Ardy Daud, sudah mulai berubah dari responsif yang menitikberatkan penanganan saat terjadi bencana menjadi preventif, menitikberatkan penanganan sebelum terjadinya bencana.

”Untuk mendukung paradigma tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi dalam kesiapan menghadapi bencana hidrometeorologi telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) gabungan bencana hidrometeorologi yang melibatkan Pemrov Jambi, Kabupaten/Kota, TNI/Polri, dunia usaha, unsur media, dan akademisi,” jelas Ardy Daud.

Ardy Daud berharap semua stakeholder dapat melaksanakan aksi penguatan kesiapsiagaan dan peringatan dini, seperti melakukan pengecekan atau inspeksi sarana dan prasarana yang diperlukan dalam upaya pengentasan bencana.

”Agar satgas bencana dapat berkerja dengan baik, efektif dan efisien, karena akan fokus pada upaya antisipasi bencana banjir, longsor dan angin puting beliung, dengan harapan apabila bencana terjadi, satgas dengan cepat dan tepat mengatasinya dalam menjaga keselamatan masyarakat,” harap Ardy Daud.

Ardy Daud menyatakan, dalam penagananan bencana di Provinsi Jambi akan menggunakan sistem komando untuk menetapkan suatu wilayah dalam kondisi status siaga, akan mendirikan pos siaga sebagai bentuk kesiagaan menghadapi bencana mengingat akhir-akhir ini potensi hujan mulai meningkat.

“Bulan November, menurut kepala BMKG Provinsi Jambi akan memasuki masa puncak hujan, sangat perlu kita antisipasi, mulai saat ini sudah siap siaga dalam personil dan perlengkapan termasuk logistik harus siap siaga,” tegas Ardy Daud.

”Kita akan mengajak seluruh elemen masyarakat dan stakeholder baik Kabupaten/Kota, sampai ke desa-desa, untuk berkerja sama dalam penaganan bencana. Kita harus membangun sinergi dengan masyarakat,” pungkas Ardy Daud.

Kasus Tindak Pidana Pemilu Yang Menjerat Walikota Sungai Penuh Bergulir di Persidangan

JAMBI (SR28) - Berdasarkan penjelasan Bawaslu Provinsi Jambi, prosesnya kni sudah masuk ke tahapan persidangan pertama yang mneghadirkan beberapa saksi baik saksi pelapor maupun saksi terlapor.