Jumat, Januari 22, 2021

KPU Tanjabbar Tetapkan Uas-Haira Calon Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Pemilu Serantak 2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab.Tanjab Barat Gelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil...

Pembangunan Jalan Mayang RT.09 Baru Sebulan Selesai Sudah Menimbulkan Debu

KUALA TUNGAKAL (SR28) – Pembangunan atau peningkatan Jalan Mayang Rt.09 di Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat oleh Dinas...

Polisi Tangkap Kakek Dan Cucu Pemilik 3 Hektare Ladang Ganja

Klik video dibawah untuk nonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=RUbDdYV04x8&feature=emb_title

Penumpang Angkot Hanya Bayar 200 Rupiah, Supir : Tak Usah Bayar

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=5cO4INqitE4&feature=emb_title

Technology

Belajar Docker: Membuat Docker Container

Sama seperti Linux yang tidak sengaja dibuat dan dikembangkan oleh Linus Torvalds, Docker pun merupakan produk tidak...
- Advertisement -

Jambi Masih Butuh Hujan Buatan Guna Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

KOTA JAMBI (SR28) - Ditengah puncak musim kemarau pada pertengahan Agustus ini, BMKG Jambi menilai Satgas Karhutla Jambi perlu melakukan TMC Hujan Buatan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Provnsi Jambi.

Sumber: JAMBI28 TV

Ardy Daud : Pancasila Falsafah Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

JAMBI (SR28) - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir Restuardy Daud bersama forkompimda Provinsi Jambi mengikuti secara virtual peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, dari Ruang Kerja Gubernur Jambi, Kamis (1/10/2020).

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bertindak sebagai inspektur dalam upacara yang mengusung tema “Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila.” Dalam upacara tersebut, dilakukan Pembacaan Teks Pancasila oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI Bambang Soesatyo, serta Pembacaan dan Penandatangan Ikrar oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Puan Maharani.

Usai mengikuti upacara secara virtual, dalam sesi wawancara, Restuardy Daud-familiar dipanggil Ardy Daud-menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini merupakan wujud komitmen seluruh Bangsa Indonesia bahwa Pancasila adalah falsafah kehidupan berbangsa dan bernegara. Falsafah Pancasila ini merupakan suatu pandangan hidup yang telah diyakini bangsa Indonesia sebagai suatu kebenaran, oleh karena itu dijadikan falsafah hidup bangsa.

“Hari ini kita memperingati Hari Kesaktian Pancasila, hari ini kita kembali memperkuat komitmen kita menjadikan Pancasila sebagai dasar negara, falsafah negara, dan cara memandang kita sebagai negara besar, cara berbangsa dan bernegara itu yang perlu terus kita gelorakan. Pancasila sebagai falsasah dalam kehidupan kita sehari-hari, hal tersebut yang harus kita ingat dan kita tanamkan” ujar Ardy Daud.

Selain itu, Ardy Daud mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat untuk menyikapi pandemi Covid-19 secara bijak. “Mari kita taati protokol kesehatan. Kita akan terus bersinergi dengan menerapkan tata kelola kesehatan mulai dari test, tracing, dan treatment (pemeriksaan, pelacakan, dan pengobatan). Kami sedang bekerja, dan saya yakin kita bisa menekan jumlah dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” jelas Ardy Daud.

Langgar Protokol Kesehatan Saat Kampanye, 2 Paslon Gubernur Jambi Kena Tegur Bawaslu

JAMBI (SR28) - Dimasa awal kampanye Pilkada serentak 2020. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jambi sudah melakukan teguran keras terhadap dua paslin Gubernur Jambi lantaran mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 saat kampanye.

Nonton berita menarik lainnya di JAMI28.TV

Target Penggunaan Gedung Super VVIP RSUD Raden Mattaher Untuk Ruang Isolasi Covid-19 Molor

JAMBI (SR28) - Target penyelesaian gedung super VVIP RSUD Raden Mattaher yang direncanakan untuk menjadi ruang rujukan dan isolasi pasien Covid-19 molor dari jadwal awal. Bahkan targetnya kembali direvisi higga akhir bulan November baru akan bisa dipergunakan lantaran berbagai kendala.

Latest News

Bikin Panik Angin Puting Beliung Terjang Waduk Gajah Mungkur Di Wonogiri

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=IjhNWnaBWIM&feature=emb_title

Bupati Tanjabbar Hadiri Acara Peresmian Koramil 419-03 Tungkal Ilir

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs.H.Amir Sakib Kamis (21/01/21) Hadiri Acara Peresmian Kantor Koramil 419-03 Tungkal Ilir...

Satpam Tenggelam Di Sugai Batanghari Ditemukan Tanpa Nyawa

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=g5NM1l0TCu0&feature=emb_title

Belum Ada Sanksi Bagi Masyarakat Jambi Yang Menolak Divaksinasi

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=p4ya9PKXxPo&feature=emb_title

Tak Gunakan Masker, 20 Orang Warga Kota Jambi Terjaring Operasi Yustisi

Klik video dibawah untuk nonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=QF_Kz28jfKE&feature=emb_title

Music

Walikota Jambi Syarif Fasha Ngaku Stress Jalani Isolasi Covid-19

KOTA JAMBI (SR28) - Orang nomor satu di Kota Jambi tersebut bahkan mnegaku sempat stress dan tertekan lantaran harus menjalani isolasi Covid-19. Fasha mengaku hal tersebut merupakan hal terberat bahkan mengalahkan kondisi kesehatannya.

Gubernur Jambi Izin Cuti Untuk Kampanye

JAMBI (SR28)- Gubernur Jambi Fachrori Umar pada Rabu malam (23/9) menggelar silahturahmi bertajuk pamitan kepada seluruh petinggi  OPD dalam lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dikediamannya di bilangan Ancol Kota Jambi. Gubernur Fachrori menyatakan jika dia akan cuti selama beberapa bulan kedepan terhitung 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020.

Hadir dalam forum tersebut unsur Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Jambi serta para tamu dan undangan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi, Hj.Iin Kurniasih Sudirman turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya Fachrori mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan.

"Terima kasih atas kehadirannya, semoga dapat memberi semangat dan motivasi bagi kami untuk senantiasa memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Fachrori Umar.

Fachrori Umar menuturkan bahwa dirinya menjadi Pelaksana Tugas Gubernur Jambi pada tanggal 10 April 2018 - 12 Februari 2019 kemudian secara definitif pada tanggal 13 Feb 2019 di Istana Negara.

Diujung sambutannya, Fachrori yang didampingi istri jugamenegaskan jika  mereka akan menanggalkan seluruh fasilitas negara selama proses kampanye.

"Selama cuti kami harus meninggalkan rumah dinas gubernur dan tidak menggunakan fasilitas negara. Mohon maaf, dalam menjalankan kepemimpinan ada kekurangan dan kesalahan, namun kami berupaya memberikan yang terbaik demi kemajuan Provinsi Jambi," jelas Fachrori.

Harapan Gubernur Jambi Fachrori Umar kepada Kepala OPD, agar tetap bersinergi dan terus meningkat kinerja serta menjalankan program-program yang telah ditetapkan untuk program kemasyarakatan dapat dipercepat realisasi, termasuk aspek penyelenggaraan Pilkada, aspek peserta dan pemilih. "Upayakan agar tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19, bagi pemilih, maupun petugas Pilkada di lapangan," tambah Fachrori.

Selain itu Fachrori juga berpesan untuk ASN lingkup Pemerintah Provinsi Jambi untuk menjaga netralitas serta profesionalitas, karena dengan ASN yang netral birokrasi menjadi kuat.

Merinding! Makna Ibadah Haji dalam Persatuan Umat

Salah satu tujuan disyariatkan ibadah haji,yakni sebagai ajang berkumpulnya umat Islam dalam jumlah sangat besar pada waktu yang sama, di tempat yang sama dan melakukan hal yang sama, dengan pakaian yang sama, dan tujuan dan seruan yang sama, yakni:

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak (Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu).”

Amalan-amalan haji yang sangat agung ini mampu menyatukan segala perbedaan warna kulit, bahasa, asal negara, tingkat sosial, dan lain-lain. Juga,mampu menyatukan semuanya dalam satu kesatuan, sehingga semuanya merasa sebagai satu umat sebagaimana yang dikehendaki Allah, bukan berbagai umat seperti yang diinginkan musuh-musuh mereka.

Pemkab Merangin Tinjau Rumah Isolasi Covid-19

MERAGIN - Bupati Merangin, Al Haris meninjau rumah isolasi Najmi di kompleks BLK Bangko, Merangin.

"Di rumah isolasi ini semua unit kerja perangkat daerah (UKPD) terkait dilibatkan untuk pelayanan jika ada warga yang terpapar COVID-19, " ujar Bupati.

Selain menyiapkan  tempat isolasi di rumah sakit, Pemkab Merangin juga menyiapkan rumah isolasi terkendali untuk mengantisipasi jika ada warganya yang terpapar COVID-19 agar tidak melakukan isolasi mandiri.

Dikatakan bupati, jika rumah isolasi ini nantinya difungsikan, akan ada petugas piket yang mengawasi, membantu kebutuhan pasien, dari mulai pengobatan hingga pemberian makan dan minumnya selama menjalani isolasi.

"Fungsi rumah isolasi  ini agar tidak ada isolasi mandiri dan tidak ada lagi kluster keluarga," katanya.

Sudirman: Pembinaan Kemampuan Penyidik Polri dan PPNS Kunci Penting Penegakan Perda

JAMBI (SR28) - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi H.Sudirman,SH,MH mengemukakan, pembinaan kemampuan penyidik Polri dan PPNS kabupaten/kota se Provinsi Jambi merupakan kunci penting dalam penegakan peraturan daerah (Perda), yakni untuk upaya peningkatan kompetensi penyidik, dengan harapan bisa bekerja secara professional.

Hal itu disampaikan Sekda dalam Pembukaan Pembinaan Peningkatan Kemampuan bagi Penyidik Polri dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas/Balai di Provinsi Jambi, dengan tema “Efektivitas Penegakan Hukum oleh PPNS Melalui Dukungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk Mewujudkan Penyidik yang Profesional dan Berkeadilan Tahun 2020,” di Hotel BW Luxury Jambi, Kamis (12/11/2020).

Sekda mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Jambi menyampaikan apresiasi dan menyambut baik diselenggaranya kegiatan in, yang diharapkan mampu berkontrabusi dalam upaya meningkatkan efektivitas penegakan hokum oleh PPNS untuk mewujudkan penyidik yang profesional dan berkeadilan.

“Berdasarkan pasal 1 angka 5 Peraturan Pemerintah No.43 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pelaksanaan Koordinasi, Pengawasan dan Pembinaan Teknis terhadap kepolisian, khususnya PPNS dan bentuk pengamanan swakarsa, yang dimaksud dengan PPNS adalah pejabat pegawai negeri sipil tertentu berdasarkan peraturan perundang-undangan ditunjuk selaku penyidik dan mempunyai wewenang untuk melakukan penyidikan tindak pidana dalam lingkup undang-undang yang menjadi dasar hukumnya masing-masing,” ujar Sekda.

Dalam pasal 2 ayat 4 dan 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri No.3 Tahun 2019 tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil lingkup pemerintahan daerah, lanjut Sekda, menyebutkan bahwa PPNS diberi tugas untuk melakukan penyidikan terhadap pelanggaran atas ketentuan peraturan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan menyampaikan hasil penyidikan kepada penunutut umum dan berkoordinasi dengan penyidik polisi negara Republik Indonesia setempat, sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan,” kata Sekda.

Lebih lanjut Sekda menyampaikan pesan kepada seluruh OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus melakukan koordinasi dan sinergitas dalam melaksanakan, melakukan penyidikan terhadap pelanggaran atas ketentuan peraturan daerah, sehingga pengawasan terhadap pelanggaran peraturan daerah dapat terlaksana dengan optimal.

Sekda menjelaskan, instansi/lembaga atau badan pemerintahan tertentu yang memiliki PPNS masing-masing melaksanakan tugasnya diawasi serta harus berkoordinasi dengan penyidik dari kepolisian, baik dalam bidang operasional pengamanan, pencegahan, dan penangkalan serta penindakan non yustisial. ”Untuk meindaklanjuti, perlu adanya dukungan dari segala pihak, baik itu dari SKPD serta pemerintah daerah sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap PPNS di lingkupnya masing-masing,” jelas Sekda.

Sekda mengharapkan dalam pertemuan ini dapat ditemukan jalan keluar terhadap berbagai permasalahan profesionalitas bagi penyidik. “Dalam pelaksanaan tugas PPNS yang berada di bawah koordinasi penyidik Polri, perlu adanya peningkatan kinerja PPNS sehingga pelaksaan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur. Dalam melakukan penegakan hukum, keberadaan dan peranan PPNS perlu ditingkatkan kinerjanya, sehingga mampu menyelesaikan tugas dalam melakukan penyidikan atas pelanggaran peraturan perundang-undangan yang mengandung sanksi pidana,” pungkas Sekda.

Wakapolda Jambi Brigjen Pol.Yudawan Roswinarso menyatakan, kegiatan pembinaan penyidik Polri dan PPNS sangat penting dalam rangka peningkatan kemampuan dari penyidik, dalam minyikapi persoalan agar lebih profesional terutama dalam penegakan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah yang telah dibuat pemerintah daerah. “Perkembangan persoalan hukum yang ada tentu harus diiringi juga dengan kemampuan untuk mengimplementasikan dan menegakkan hukum. Mari kita tingkatkan kompetensi diri agar semua persoalan bisa kita selesaikan secara bijaksana,” ungkap Wakapolda. (Sidik)

Culture

- Advertisement -

Proyek Jaringan Listrik Seberang Kota Asal Jadi, Belum Dialiri Tegangan Sudah Ambruk

KUALA TUNGKAL (SR28) - Proyek pembangunan jaringan listrik di Kecamatan Seberang Kota (Seko), Kabupaten Tanjab Barat yang bersumberkan dari Dana APBN Pusat dikerjakan asal jadi, Pasalnya belum selesai masa perawatan beberapa tiang listrik sudah tumbang, salah satunya diparit Jawa, Kelurahan Tungkal V, Kecamatan Sebarang Kota.

Salah seorang warga Zaman mengatakan tumbang nya tiang listrik tersebut sudah dilaporkan kepada pekerja namun belum juga diperbaiki.

"Sudah dilaporkan, namun sayangnya sudah hampir dua minggu ini tidak dipebaiki dan dibiarkan begitu saja,” ujarnya kepada SR28, Selasa (4/8/2020).

Menurutnya, tiang listrik tumbang dikarenakan pondasi yang tidak kokoh. "Karena  belum dicor sudah dibentang kabel Jaringan Tegangan Menengah (JTM) yang bebannya cukup berat,  tumbangnya tiang itu kita menilai kontraktor yang mengerjakan jaringan ini tidak profesional dan memang asal jadi saja,untung saja JTM itu belum ada sentruman kalau sudah dialiri listrik tentu akan ada korban ketika melintas di tiang ambruk itu,” papar Zaman.

Mengetahui hal tersebut Aktivis Tanjab Barat Anand Viqriza,SH.MH,juga angkat bicara. Dirinya menilai rekanan yang mengerjakan jaringan listrik dikawasan Seberang Kota itu hanaya ingin mencari keuntungan yang cukup besar

"Lihat saja buktinya jaringan itu baru selesai sudah ada yang ambruk ,dan ini sangat kita sayang kan,dan ini sangat menghawatirkan ,karna baru seumur jagung jaringan itu ambruk, untuk itu dinas istansi terkait kembali mengecek pekerjaan tersebut apakah sudah sesuai yang direncanakan,karna kalau seperti yang kita liat pembangunan jaringan itu memang benar-benar asal jadi," pungaksnya. (Sabri)

Operasi Yustisi Perketat Protokol Kesehatan di Kota Jambi

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah Kota Jambi kembali memperketat penerapan protokol kesehatan. Tindakan tersebut menyusul meningkatnya kasus baru positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Sumber: JAMBI28 TV

Fachrori Motivasi Wisudawan Unbari Terus Tinkgkatkan Kompetensi

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum memotivasi para wisudawan/wisudawati untuk terus meningkatkan kompetensi, terutama untuk memenuhi kesiapan menghadapi abad ke-21 dan Revolusi Industri 4.0, yakni SDM yang adaptif, fleksibel, kreatif, inovatif, dan mengusai IT, bahasa internasional, komunikatif, punya sikap leadership yang tinggi, dan juga mempunyai etika moral yang luhur. Motivasi tersebut disampaikannya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Universitas Batanghari (Unbari) dalam Rangka Wisuda Diploma, Sarjana, dan Magister Ke-47 Tahun Akademik 2019/2020, di BW Luxury Hotel, Sabtu, (08/08/2020).

Fachrori mengatakan, perkembangan teknologi dan kemajuan ekonomi saat ini menjadi tantangan berat bagi sarjana-sarjana yang baru lulus dari jenjang pendidikan perguruan tinggi. ”Bagi sarjana yang baru lulus dari Unbari Jambi harus menyadari bahwa saat ini zaman era Revolusi industri 4.0, dimana teknologi industri telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. Segala hal menjadi tanpa batas dengan penggunaan komputerisasi dan data yang tidak terbatas, karena dipengaruhi oleh perkembangan internet dan teknologi digital yang massif, sebagai tulang punggung pergerakan dan konektivitas manusia dan mesin,” kata Fachrori.

“Era saat ini juga akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia, termasuk didalamnya bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta pendidikan tinggi. Era yang diwarnai oleh kecerdasan buatan, era super computer, rekayasa genetika, teknologi nano, mobil otomatis, inovasi dan perubahan yang terjadi dalam kecepatan eksponensial yang akan mengakibatkan dampak terhadap ekonomi, industri, pemerintahan, dan juga politik,” ujar Fachrori.

Lebih lanjut Fachrori juga menjelaskan, dalam peningkatan SDM di Provinsi Jambi, Pemerintah Provisi Jambi juga banyak memberikan solusi bagi para pelajar SMA, SMK, dan Para mahasiswa Diploma, S1 saapai Magister diberikan berbagai macam program. ”Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang sehat, terdidik, berbudaya, agamais, dan berkesetaraan gender mulai dari SMA, SMK, D3, S1, S2, S3 dan Dokter Spesialis dan menjalin berbagai kerjasama baik dengan-lembaga dalam negeri maupun dengan instansi di luar negeri. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jambi juga terus berupaya meningkatkan keterampilan SDM angkatan kerja, melalui berbagai pelatihan dan pemagangan sampai ke Jepang, agar tenaga kerja kita memiliki soft skill, hard skill, dan competitive skill yang dibutuhkan oleh dunia Usaha kerja,” jelas Fachrori.

Sebelumnya, Rektor Universitas Batanghari H.Fachruddin Razi,SH,MH menyampaikan, pelaksanaan wisuda kali ini terasa berbeda dari pelaksanaan wisuda sebelumnya. Biasanya, acara wisuda dihadiri oleh orangtua wisudawan, tamu-tamu kehormatan, undangan dari berbagai instansi, serta seluruh dosen di Unbari. Karena adanya pandemi Covid-19, wisuda seperti biasa tidak dilaksanakan. Namun, pelaksanaan wisuda ke-47 memenuhi Protokol Kesehatan Covid-19, yaitu menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker dan pengukuran suhu tubuh, serta tidak bersentuhan secara fisik ataupun bersalaman dan tidak berkerumun. Untuk itu, marilah sama-sama kita mematuhi dan melaksanakannya dengan penuh kesadaran,” kata rektor.

Fachruddin Razi menuturkan, pada pelaksanaan wisuda ke-47 ini, 581 orang yang dinyatakan lulus, yang meliputi 5 fakultas dari 16 program studi yang ada di lingkungan Universitas Batanghari. Rincian dari 581 orang lulusan tersebut: lulusan jenjang pendidikan Strata Dua (S2) 46 orang, lulusan jenjang pendidikan Strata Satu (S1) 529 orang dan lulusan jenjang pendidikan Diploma Tiga sebanyak 6 orang orang. Pada jenjang Pendidikan S2 terdiri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 54 orang, Fakultas Ekonomi 203 orang, Fakultas Hukum 215 orang, Fakultas Teknik 26 orang, dan Fakultas Pertanian 31 orang. Sedangkan pada jenjang Diploma Tiga sebanyak 6 orang yaitu dari Program Teknik Listrik.

“Dengan diwisudanya sebanyak 581 orang wisudawan/wati pada hari ini, maka Universitas Batanghari telah menghasilkan lulusan sebanyak 14.140 orang,” ujar eektor.

“Harapan saya kepada seluruh wisudawan hari ini, setelah saudara-saudara meninggalkan Universita Batanghari, jagalah nama baik almamater dengan cara menunjukkan jati diri sebagai seorang Sarjana dan Magister yang beriman dan bertakwa, serta siap untuk bekerja keras guna menghasilkan karya-karya yang bermanfaat, bagi saudara sendiri maupun masyarakat sekitarnya. Tuntutlah ilmu sepanjang hayat dikandung badan, dengan tak henti-hentinya memperbanyak membaca berbagai referensi dan aplikasikanlah dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas rektor.

- Advertisement -

Must Read

Mulai September, Karyawan Swasta Bergaji Dibawah 5 Juta Dapat Bansos Rp600 Ribu Perbulan

JAKARTA - Pemerintah bakal kembali bagi-bagi duit. Kali ini calon penerimanya adalah para karyawan swasta yang gajinya di bawah Rp 5 juta.

Mulai September, para karyawan itu akan mendapat bansos sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan. Langsung ditransfer masuk ke rekening masing-masing.

Sumber: JAMBI28 TV

Provinsi Jambi Targetkan 3.000 Uji Swab Dalam Sepekan

JAMBI (SR28) - Paling lambat pada akhir bulan Oktober ini satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi menargetkan bisa melakukan uji swab hingga 3000 sampel dalams atu pekan dan meningkat 3 kali lipat dari sebelumnya. hal tersbeut dilakukan dalam upaya percepatan penanganan virus corona di Provinsi Jambi.

BKKBN Jambi Terima Kunjungan Kerja Komisi I DPRD Batanghari

JAMBI (SR28) - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Mukhtar Bakti SH, MA beserta jajaran Selasa (10/3) pagi menerima kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten Batanghari. Hadir pada kunjungan ini, Ketua Komisi I DPRD Batanghari Patoni, SE, Wakil Ketua Adison, Anggota Komisi I Aminah, Mardiana, Tarmizi dan Suip. Dalam kunjungan tersebut, Ketua komisi I DPRD Batanghari Patoni mengatakan, kunjungan yang dilakukan ini untuk meminta masukan terkait program Pembangunan Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga kencana) BKKBN.

Kehadiran Komisi I DPRD Batanghari ini untuk mengetahui perkembangan kependudukan di Provinsi Jambi khususnya di Kabupaten Batanghari. Kabupaten Batanghari masih butuh perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bagaimana kebijakan BKKBN pusat dan daerah dapat bersinergi.

“Kita berharap masukan terkait program Bangga Kencana, karena kita dalam waktu dekat akan ke BKKBN Pusat untuk mengetahui program dan usulan program dari daerah”, katanya.

Pada pertemuan itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi menjelaskan kebijakan dan strategi BKKBN tahun 2020-2024, salah satunya mensosialisasikan logo baru dan pentingnya sinergitas semua pihak dalam mensukseskan program kependudukan dari pusat dan daerah.

”Kita masih membutuihkan dukungan pemerintah daerah dalam mengalokasikan dana operasional bagi tenaga akseptor KB, keterpaduan program lintas sektor akan cepat menyelesaikan program kependududkan,” ujar Mukhtar Bakti.

Mukhtar juga menyebutkan, jika saat ini program Bangga Kencana butuh dorongan dan kerjasama lintas sector, sehingga kamping KB ini bisa menjadi kampung yang berkualitas.

”Kita butuh kerjasama yang baik di setiap lini, misal bagaimana infrastruktur kampung itu baik, bagaimana pembangunan akhlak sejak dini, bagaimana pemahaman dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Nah ini butuh bantuan dari semua pihak, tidak hanyak BKKBN tetapi pemerintah melalui OPD terkait dan juga Kementrian Agama.” tambahnya.

Untuk itu Mukhtar menitipkan agar DPRD dapat membantu dan mengawasi agar kerja sama antata OPD di daerah dapat sejalan dengan penyuluh KB di lapangan. (Muhammad Sidik

Mengenal Batik Asal Jambi Yang Memikat Hati

KOTA JAMBI (SR28) - Batik Jambi merupakan warisan budaya asli dari Provinsi Jambi. Batik Jambi juga merupakan batik tertua di Sumatera yang keindahannya selalu memikat para pecinta batik nusantara.

Kemunculan Seekor Ular Sanca Hebohkan Warga Thehok-Kebun Kopi

KOTA JAMBI (SR28) - Kamis pagi (30/7) puluhan warga yang tinggal di jalan Raden Wijaya Lorong Akimar Kelurahan Thehok Kota Jambi dibuat ketakutan dengan kemunculan seekor ular sanca.

Ardy Daud Lantik Sudirman Sebagai Sekda Provinsi Jambi

JAMBI (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Restuardy (Ardy) Daud melantik H.Sudirman,SH,MH sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (16/10/2020 sore) dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (16/10/2020) sore.

Pelantikan Sudirman sebagai Sekda Provinsi Jambi didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 160/TPA Tahun 2020 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi

Dalam arahannya, Ardy Daud mengemukakan bahwa berbagai tantangan dalam pemerintahan dan pelayanan publik dihadapkan kepada Sekda, untuk dicarikan solusinya.

Ardy Daud menekankan dua hal kepada Sekda Provinsi Jambi yang beru dilantik, yakni mendukung kesuksesan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 dan penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi, agar penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi terus ditingkatkan, yakni dengan mendorong pelaksanaan Protokol Kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sekda, kata Ardy Daud, akan mendukung tugas-tugas dan kebijakan kepala daerah (gubernur) dan juga berperan sebagai sekretaris gubernur. Untuk itu, Sekda harus membangun sinergi dengan instansi vertikal, terutama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Lifestyle Magazine

Fachrori Apresiasi Langkah Baznas Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

MUARA SABAK (SR28)- Fachrori Apresiasi Langkah Baznas Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19Nipah Panjang, Kab.Tanjabtim (Humas Pemprov Jambi) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar.M.Hum mengemukakan dirinya sangat mengapresiasi langkah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jambi yang membantu masyarakat yang tidak mampu yang sangat terdampak Covid-19. Hal itu disampaikannya saat Penyerahan Bantuan dari Baznas Provinsi Jambi kepada Masyarakat yang sangat Terdampak Covid-19 di Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rabu (29/07/2020).Sebanyak 300 (tiga ratus) paket sembako dibagikan kepada mustahiq agar dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang sangat terdampak pandemi Korona.Sebelumnya, gubernur meninjau Lapas Kelas III B Muara Sabak dan menyerahkan satu set bola kaki dan bola voli, serta meninjau Kampung Asimilasi dan Edukasi Kepompong di lapas tersebut, dilanjutkan peninjauan Pondok Pesantren Al-Hidayah Rantau Rasau. Pada kesempatan ini Fachrori menyerahkan bantuan pribadi.Fachrori menyampaikan ucapan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jambi yang telah penuh perhatian  kepada masyarakat, serta berharap agar Baznas meningkatkan peran dan fungsinya dalam pelayanan optimalisasi zakat, sehingga zakat dapat menjadi stimulan dalam menggerakkan keswadayaan masyarakat, guna mengurangi beban masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.“Sebagaimana kita ketahui bahwa zakat merupakan ibadah wajib bagi umat Islam, ibadah zakat tidak saja menyangkut hubungan hamba dengan Rabb-nya, tetapi mengandung nilai-nilai sosial yang mengatur hubungan sesama manusia. Mengingat arti penting  ibadah zakat begitu banyak dalil didalam Al-Qur’an maupun hadis-hadis Nabi Sholallahu’alaihi Asallam yang menekankan kewajiban berzakat diantaranya firman Allah Subhanathu Wa Taala dalam surat At-Taubat ayat 103 dan surat Al-Baqarah ayat 43,” ujar Fachrori.Facrori menjelaskan, zakat merupakan filantropi Islam yang tidak ditemukan dalam ajaran agama lain sebagai bentuk kedermawanan. “Zakat menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan rasa tanggung jawab sosial terhadap nasib sesama insan. Selain kedermawanan, zakat juga mendidik umat muslim untuk tidak egois dan kikir dalam mengelola harta titipan Allah, karena harta yang ada dengan kita hakekatny aadalah hak orang lain yang disalurkan melalui tangan kita, peran yang kita jalankan hanyalah mendisrtibusikan harta tersebut. Sunguh merupakan sebuah kemuliaan jika kita ditakdirkan sebagi penyalur rezeki kepada makluk-makluk Allah,” tutur Fachrori.Fachrori mengatakan, pandemi Covid-19 saat ini menimbulkan banyak problematika akibat adanya pembatasan aktivitas di hampir seluruh daerah di Indonesia termasuk Provinsi Jambi. Fachrori berharap dengan adanya bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat saat pandemi yang melanda dunia.Sebelumnya, Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur Robi Nahliansyah menyampaikan,  atas nama Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengucapkan terima kasih kepada Baznas Provinsi Jambi yang telah penuh perhatian kepada masyarakat di Tanjung Jabung Timur, dan turun langsung menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang sangat terdampak Covid-19. “Suatu kehormatan bagi kita semua karena langsung diantar dan Gubernur Jambi langsung turun ketengah masyarakat,” yngkap Wakil Bubati Tanjabtim.“Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus berupaya bekerja sama dengan tim gabuanga Covid-19 dan terus mengimbau  masyarakat dalam  melaksanakan aktivitas sehari-hari selalu melakukan sesuai dengan anjuran protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, pakai masker, jaga jarak dimanapun kita berada,” sambung Robi.Ketua Bazans Provinsi Jambi Hasan Basri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Jambi yang langsung turun  ketengah masyarakat yang sedang memerlukan bantuan. “Baznas mempunyai banyak program untuk membantu masyarakat terutama fakir miskin dan para pedagang kecil. Baznas akan terus berkoordinasi dengan tim gugus tugas dalam upaya membantu pemerintah dalam percepatan penaggulangan dampak Covid-19.

Humas Provinsi Jambi

Pengacara Djoko Tjandra Akan Diperiksa Kejagung

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengagendakan pemeriksaan terhadap pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, Senin (27/7). Ia dipanggil untuk dikonfirmasi soal pertemuannya dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Anang Supriatna.

"Rencana begitu [diperiksa]," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono, Minggu (26/7).

"Didalami ya tentu seputar dugaan pertemuan dengan Kajari Jakarta Selatan dan seorang Jaksa perempuan yang dikaitkan dengan berita yang beredar di media sosial," tambah dia.

Dalam sengkarut penanganan perkara Djoko Tjandra, Kejagung telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak. Yakni Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Kepala Seksi Intelijen, pegawai yang bertugas saat kejadian dan salah satu tamu yang turut terekam dalam video pertemuan yang kemudian viral di media sosial.

Video yang dimaksud adalah pertemuan Anang dengan pengacara dari Djoko Tjandra, Anita Kolopaking. Informasi ini diungkap akun Twitter @xdigeeembok.

Akun media sosial anonim itu membocorkan rekaman video pertemuan yang diduga untuk memuluskan upaya-upaya yang dilakukan buron kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali tersebut.

Kemudian, beredar juga foto yang memperlihatkan Anita sedang bersama seorang wanita yang mengenakan pakaian seragam dinas kejaksaan, diduga wanita itu adalah Jaksa. Atas dasar itu, kejaksaan melakukan pemeriksaan internal terhadap personelnya.

Sementara itu, Anita sendiri telah dicegah bepergian ke luar negeri oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Pencegahan tersebut menindaklanjuti permintaan Bareskrim Polri.

"Kemarin tanggal 22 Juli 2020, tim penyidik Bareskrim Polri mengirimkan surat kepada kantor Imigrasi kelas 1 khusus Bandara Soekarno Hatta," ujar Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (24/7). (CNN Indonesia)

Diduga Konslet, Mobil Pick Up Terbakar Usai isi Bensin

TEBO - Sebuah mobil pick up terbakar hebat usai mengisi bensin di SPBU Sungai Bengkal, Tebo, Jambi. Kekaran ini sempat membuat warga sekitar panik, lantaran melihat api yang membakar seluruh badan kendaraan.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, sementara asal api diduga berasal dari konsleting pada bagian kabin depan mobil.

New Normal Covid-19 Di Pasar Tradisional Provinsi Jambi

JAMBI (SR28) - Pemerintah Provinsi Jambi telah memberlakukan New Normal bagi masyarakat. Kebijakan ini terlihat di pasar tradisional Mama, para pedagang dan pembeli tetap melaksanakan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona.

New Normal di Pasar Tradisional Jambi

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Ajukan Pembelian 15 Ribu Unit Alat Rapid Test

JAMBI (SR28) - Guna mnegoptimalkan penanganan Covid-19 di Jambi. Dinas Kesehatan Provinsi Jambi kembali mnegajukan 15 ribu unit alat Rapid Test. Hal tersebut dilakukan pada pengajuan ke empat penggunaan anggran refocusing.

Dinkes ajukan pembeloan 15 ribu rapid test

Video News

- Advertisement -

7000 Rumah Warga di Kabupaten Batanghari Terendam Banjir

BATANGHARI - Banjir di kabupaten Batanghari, Jambi saat ini sudah merendam sebanyak 7000 rumah yang tersebar di 7 kecamatan. Kondisi tersebut diprediksi akan terus bertambah meningkat kondisi air yang terus naik dan curah hujan yang masih tinggi.

Terbaru, Habib Rizieq Resmi Ditahan

JAKARTA (SR28)- Imam Besar Front Pembela Islam pada Minggu dini hari sekira pukul 00.30 resmi ditahan di Polda Metro Jaya.

Penahanan dilakukan setelah Habib Rizieq diperiksa selama 14 jam oleh penyidik sejak Sabtu pagi. Dia diperiksa sebagai tersangka kasus pelanggaran Covid-19 saat  menikahkan puterinya di Petamburan Jakarta.

Pukul 00.22 Habib Rizieq keluar dari ruang Ditreskrimum dengan mengggunakan rompi orange dan tangan diikat.

Sebelum diperiksa Habib Rizieq menjelani test Swab terlebih dahulu dan hasilnya negatif.

Rizieq ditetapkan sebagai tersangka pada 10 Desember 2020, dalam kasus kerumunan dalam acara pernikahan putri Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat dan penghasutan. Rizieq diduga melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. Selain itu, dia juga dikenakan pasal 160 dan 216 KUHP.

Selain Rizieq, ada lima orang lainnya yang juga ditetapkan sebagai tersangka yakni ketua panitia acara Haris Ubaidillah (HU), sekretaris panitia Ali Bin Alwi Alatas (A), penanggung jawab keamanan acara Maman Suryadi (MS), penanggung jawab acara Shabri Lubis (SL) dan kepala seksi acara, Habib Idrus (HI).

Dua Paslon Gubernur Jambi Saling Klaim Kemenangan

JAMBI - Paslon Gubenrur Jambi Nomor Urut 1 Cek Endra - Ratu dan Palson Nomor urut 3 Haris-Sani saling klaim kemenangan. Namun klaim kemenangan tersebut berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survey.

Antisipasi Inflasi di Akhir Tahun, Pemkot Jambi Rencanakan Gerakan Tanam Cabai dan Operasi Pasar

KOTA JAMBI - Jika nantinya terjadi kenaikan harga bahan pangan, pemerintah kota juga tengah menyisihkan dana untuk melakukan beberapa langkah operasi pasar.

Selain itu, pemkot jambi juga tengah merencanakan gerakan menanam cabai untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan. Dimana, pemerintah melalui dinas terkait akan menyiapkan bibitnya secara gratis bagi masyarakat.

Pemprov Jambi Buka Wadah Aspirasi Masyarakat Terkait UU Cipta Kerja

JAMBI (SR28) - Usai mengikuti rakor secara virtual terkait regulasi UU Omnibuslaw Cipta Kerja di daerah. Pemerintah Provinsi Jambi diminta Pemerintah Pusat untuk membuka wadah aspirasi masyarakat terkait masukan untuk UU tersebut sebelum di tandatangani oleh Presiden.

Pemkot Jambi Minta Perketat Protokol Kesehatan Seluruh ASN dan Tamu yang Berkunjung

KOTA JAMBI (SR28) - Pemkot Jambi menekankan agar seluruh OPD untuk tetap memperketat penerapan protokol kesehatan bagi seluruh ASN dan seluruh tamu yang berkunjung termasuk dengan tetap memberlakukan Work From Home (WFH).

- Advertisement -

Music

Baru Seumur Jagung Jembatan Parit 20 Sudah Retak, Aktivis Minta Kejari Kuala Tungkal Periksa Rekanan dan Oknum PUPR

‌‌KUALA TUNGKAL (SR28) –Peningkatan Jembatan Parit 20 Kecamatan Sebrang Kota yang dibangun dengan Dana APBD Tahun Anggaran 2020 sebesar 5,8 Milyar lebih baru seumur jagung sudah retak dan lentur. Hal ini sangat mengecewakan masyarakat Parit 20.

Pasalnya jalan tersebut belum dilalui mobil dan roda dua namun kondisinya sudah memperihatinkan.‌‌

Dari laporan warga setempat Penigkatan Jembatan Parit 20 itu dibangun dengan tiang pancang sebayak 2 sambung.

"Wajar saja kalau jembatan tersebut lentur sebelum dilalui kendaraan, selain itu juga dari coran beton rekanan mengunakan ari lobak saat mengecor jembatan tersebut, jadi wajar saja kalau jembatan Parit 20 itu retak dan lentur karena hasil kerjanya asal jadi" ungkap JM kepada SR28 kemarin.‌‌

Menyikapi hal tersebut aktivis Tanjab Barat Anand Viqriza,SH.MH, mendesak BPK dan aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti hal tersebut.

"Karana menurut saya hal ini sudah merugikan negara, dan ada indikasi  atau melakukan korupsi dengan dikuranginya tiang pancang yang ditanam rekanan, karena setahu saya jembatan Parit 20 yang dibangun oleh rekanan tersebut Dalam BQ  nya itu Rata-Rata Empat sambung bukan 2 sambung,”seloroh Anand Viqriza,SH,MH, Jum’at (06/11) kemarin.‌‌

"Demikian juga Oprit Jembatan yang sudah retak dan itu juga ada idikasi kerugian Negara,karena tidak sesuai juga dengan RAB dan mutu beton serta kepadatan Tembokan OPrit tersebut,hal ini juga kurangan pengwasan dari oknum Dinsa PUPR Tanjab Barat sealama pelaksanaan pekerjaan tersebut,untuk itu kembali kita tekankan kepada Pengak hukum  kejaksaan Negri Kuala Tungkal Jangan Hanya meninjau Saja di 17 jembatan tersebut saat mendampigi Sekda Tanjab Barat kita minta segra dilakukan pemereiksaan terhadap rekanan dan oknum Dinas PUPR,” pungkas Anand Viqriza. (Sabri)

Sekolah Tatap Muka Diizinkan Mulai Januari 2021, Sekolah Diminta Persiapkan Diri

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengizinkan kepala derah dan kantor wilayah Kementerian Agama untuk menentukan sendiri pembelajaran tatap muka di wilayahnya.

Kebijakan tersebut mulai berlaku pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 atau mulai Januari 2021. Maka dari itu, ia meminta sekolah-sekolah mempersiapkan hal itu dengan baik.

Wabup Amin Sakib Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke 74 Polres Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL (SR28) - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib hadiri peringatan hari Bhayangkara ke 74 yang diselenggarakan melalui video virtual serentak se- indonesia bertempat di ruang aula Rekonfu Polres Tanjab Barat, Rabu (1/7/20).

Peringatan hari Bhayangkara ke 74 yang dipimpin langsung oleh Polres Tanjab Barat Guntur Saputro ini, turut dihadiri oleh Ketua DPRD, Kejari, Kepala Pengadilan Agama, Kasdim, FKUB, MUI Tanjab barat, dan  undangan lainnya."Peringatan Hari Bhayangkara ke 74  kali ini mengangkat tema," Kamtibmas kondusif masyarakat semakin produktif.

Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara, dalam amanatnya meminta Polri terus melakukan langkah persuasif tetapi tegas dalam penegakan hukum, khususnya yang terkait penanganan pandemi Covid-19.

"Lakukan dengan persuasif dan humanis tapi tetap waspada, cepat tanggap dan tegas dalam setiap penindakan pelanggaran hukum," kata Jokowi

Selain itu, Jokowi juga minta Polri perkuat sinergitas dengan TNI, Pemerintah dan Masyarakat, serta terus melakukan pelayanan kepada masyarakat secara modern dan humanis.

Ditemui usai kegiatan, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib sampaikan ucapan selamat Dirgahayu Bhayangkara ke 74."Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat, saya mengucapkan selamat hari Bhayangkara,semoga polri semakin jaya kedepan, tetap mengabdi, menjaga keamanan, ketertiban ditengah - tengah masyarakat yang kita cintai," ujar Wabup.

Upacara HUT Bhayangkara ke 74 dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis shabu seberat 462, 93 gram bruto oleh Polres Tanjab Barat, peninjauan tempat pembibitan ikan lele, nila, dan Pemotongan Tumpeng oleh Kapolres Tanjab Barat. (Sabri)

Sembuh dari Covid-19, Walikota Jambi Syarif Fasha Langsung Pimpin Apel

KOTA JAMBI (SR28) - Setelah dinyatakan sembuh usai menjalani perawatan dan isolasi guna pemulihan kesehatan pasca terkonfirmasi positif Covid-19. Walikota Jambi Syarif Fasha kni sudah mulai kembali beraktivitas dan menjalankan tugasnya sebagai walikota.

Sport News

Pemkab Tanjabbar Bangun Gedung Instansi Vertikal Pakai APBD-P, Ini Kata Ketua LSM Petisi “Pemkab Miskin tapi Sok Kaya”

KUALA TUNGKAL (SR28) - Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjab Barat merehab Rumah Dinas Kejari Kuala Tungkal yang merupakan lembaga vertikal menggunakan Dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD-P) 2020 kembali dipersoalkan oleh ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Peneliti Anti Korupsi (LSM-Petisi) Syarifuddin AR.

Dia menuturkan bahwa dari dananya terlihat janggal karena kondisi keuangan daerah saat ini yang diketahui sangat minim.

"Sama-sama kita ketahui minim, namun anehnya bisa-bisanya  Pemkab merehab rumah dinas Kejari Kuala Tungkal yang merupakan instansi vertikal itu," ujar Syarifuddin kepada SR28.

"Ya kita aneh saja sudah jelas anggaran daerah kita saat ini minim malah bantu instansi vertikal, ini membuat kita berasumsi  besak pasak dari pada tiang, awak miskin tapi belagak sok kaya," tambahnya.

"Memang  di dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) diperbolehkan instansi vertikal dibantu pemerintah daerah,namun lihat dulu kondisi keuangan daerah," ucapnya.

Lanjut dia, "Jika kita mengacu memoratorium , sebagaimana yang di tuangkan kebijakan Presiden Joko Widodo sebagai salah satu langkah untuk efisiensi anggaran di dalam belanja-belanja agar anggaran yang ada untuk dapat digunakan lebih berdampak kepada masyarakat," paparnya.

Adapun pembangunan yang mendesak tersebut dicontohkan Syarifuddin adalah seperti pembangunan jalan,sarana pendidikan, kesehatan yang langsung bisa lebih dirasakan masyarakat.

"Ini kalau kita nilai rehab rumah dinas kejaksaan terkesan pemborosan, terlebih lagi kondisi bangunan rumdis yang ada masih bagus dan masih layak di pergunakan ,namun aneh kok mengunanakan Dana APBD-P ,” jelasnya.

"Instansi vertikal itu semestinya cukup dibiayai dengan anggaran-anggaran yang dari pusat, jangan lagi membebani anggaran daerah seperti APBD dan APBD-P, gunakanlah uang daerah itu sebaik mungkin dan secara efektif dan efisien jangan di foya-foyakan," tegas Syarifuddin.

"Tidak perluhlah daerah juga ikut  memikirkan instansi vertikal, karena hal-hal itu menurut kita cukup menguras uang daerah, untuk ke depannya, kita minta pemerintah daerah fokus untuk pembangunan skala prioritas yang menyentuh kemasyarakat. Karena akses jalan, sarana pendidikan dan kesehatan kita masih banyak kekurangan dan masih perlu di benahi," bebernya.

"Masyarakat kita saat ini masih butuh itu, apa tidak lihat keluhan masyarakat selama ini dan kita minta juga kepada instansi vertikal juga  untuk memahami itu, selain itu kita beharap instansi vertikal dan pemkab bisa memahami itu semua, jangan memaksakan kehendak, pikirkan kepentingan masyarakat," tandasnya. (Sabri)

Gubernur Apresiasi Perjanjian Kerjasama IDI dan Polda Jambi Di Bidang Pelayanan Kesehatan

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H. Fachrori Umar, M.Hum mengapresiasi perjanjian kerjasama antara Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi dibidang pelayanan kesehatan dan praktik kedokteran. Pernyataan ini disampaikannya usai menyaksikan penandatanganan kerjasama antara IDI wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi, Selasa (21/7) bertempat di hotel Shang Ratu.

Gubernur mengharapkan kerjasama ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakkan hukum dalam praktik kedokteran di Provinsi Jambi. Hadir pada kesempatan tersebut Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi, Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi, sedangkan Ketua Umum PB IDI Dr. Daeng M.Faqih hadir secara virtual dari Jakarta.

“Saya sangat mengapresiasi penandatanganan perjanjian kerjasama Ikatan Dokter Indonesia dan kepolisian daerah, semoga agenda ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dalam praktik kedokteran di provinsi Jambi sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini dokter di Indonesia termasuk provinsi Jambi menghadapi berbagai isu kesehatan baik dari masalah gizi, penyakit menular, hingga BPJS Kesehatan. Berrbagai masalah tersebut menjadi tantangan dokter untuk meningkatkan profesionalisme. Peningkatan profesionalisme ini tentu membutuhkan regulasi serta komitmen antara para pemangku kepentingan dalam menjalankan praktik kedokteran dan mendapat kepercayaan dari semua pihak. Beberapa kendala yang dihadapi juga dimana terdapat beberapa pelanggaran yaitu pelanggaran kode etik, pelanggaran disiplin dan pelanggaran hukum sehingga dibutuhkan proses hukum dan mekanisme kedisiplinan dalam praktek kedokteran, “ ujar Gubernur.

Dilanjutkan Gubernur melalui kerjasama Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dengan kepolisian daerah Jambi ini dapat memberikan solusi terkait masalah pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dan praktik kedokteran di provinsi Jambi. “ Saya berharap berbagai bentuk kerjasama yang dilakukan dapat memberikan rekomendasi dalam proses penegakan hukum di provinsi Jambi, tentunya kesepakatan ini juga merupakan salah satu bentuk inovasi dari Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi dalam membangun sinergi untuk mewujudkan dan menumbuhkan peran dalam masyarakat sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. Semoga dengan dilaksanakannya kerjasama ini Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian daerah Jambi dapat saling bertukar data dan informasi dalam rangka pelayanan kesehatan dan praktik kedokteran dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pada akhirnya saya berharap hasil kesepakatan ini dapat membantu pemerintah dalam berbagai bidang seperti pelayanan kesehatan, praktik kedokteran, bantuan pengamanan, penelitian dan pengembangan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia” katanya.

Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menyatakan bahwa bentuk kerjasama yang dilakukan dalam bidang, tukar menukar data dan/ atau informasi, Bidang Pembinaan (litbang, penyuluhan, rekrutmen atau seleksi), bidang operasional (pelayanan, kesehatan, praktek kedokteran, bantuan pengamanan dan penegakan hukum) serta meningkatan kapasitas sumberdaya manusia. “ Dengan penandatanganan diharapkan adanya koordinasi antara penegak hukum dan dokter termasuk di dalamnya petugas kesehatan. Oleh karena itu sering sekali saya sampaikan kepada semua yang saya bahwa jika ada yang telah kesepakan yang ditandatangani maka kita tidak lagi bicara tentang kaami tetapi kita, temui ditandatangani kita tidak lagi berbicara kami bicaranya kita. Kalau kita bicara kita, maka kita bersama-sama untuk membangun Indonesia. Hukum kesehatan akan terus berkembang dengan dinamika masyarakat, hukum kesehatan mengatur hubungan hukum dalam pelayanan kesehatan, dalam pelayanan kesehatan dokter, rumah sakit, puskesmas, tenaga kesehatan lain dengan pasien Ikatan Dokter Indonesia merupakan organisasi profesi yang mempunyai kode etik dan disiplin dalam pelayanan kedokteran sebagai sebagai aset bangsa yang perlu dibina dan dilindungi. Dan Polri dalam menjalankan profesinya mengalami berbagai tantangan sehingga memerlukan kerjasama dalam aspek pelayanan kesehatan, bantuan pengamanan dan penegakan hukum dalam praktik antara dua belah pihak untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan praktek kedokteran di provinsi Jambi” ujar Kapolda.

Dilanjutkan Kapolda Jambi bahwa Polda Jambi dan IDI selama ini sudah menjalin kerjasama dengan baik diantaranya pemeriksaan kesehatan, rekrutmen calon anggota Polri dan TNI/Polri. maupun bantuan tenaga dokter, tenaga kesehatan telah menjadi mitra untuk memberikan pelayanan dan fasilitas kesehatan tingkat pertama ini juga membantu kami. Oleh karena itu pada Jambi akan selalu memberikan perlindungan kepada para dokter dalam menjalankan tugas selaku penyelenggara kesehatan, kepada masyarakat selaku penerima layanan kesehatan. Polda Jambi juga berkomitmen untuk menjunjung tinggi yang berpedoman pada norma hukum dan kelembagaan Polri dalam penegakan hukum yang berkeadilan bagi dokter dalam menjalankan profesinya sesuai dengan peraturan dan prosedur operasional serta aturan etika profesi kedokteran” katanya.

Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi dalam sambutannya menyatakan bahwa dengan kerjasama ini memberikan keyakinan bahwa pelayanan kesehatan di daerah tersebut akan semakin baik yang tentunya nanti akan berdampak kepada masyarakat secara baik dari segi pelayanan kesehatan. “ Tujuan dari kerjasama ini adalah bahwa yang pertama pasti bahwa pelayanan kesehatan harus diberikan perlindungan yang pasti memberikan perlindungan kepada masyarakat atau pasien, dan juga kepada yang memberikan memberikan pelayanan kesehatan tetapi juga secara substansi masalah regulasi juga akan memberikan perlindungan kepada antara lain dokte, petugas kesehatan yang lain, dan disitulah kita dalam kerjasama ini kedua-duanya ingin kita capai perlindungan kepada masyarakat maupun perlindungan kepada dokter atau tenaga kesehatan” ujar Deri.(Sidik)

Pimpin Paripurna Kenegaraan, Ketua DPRD Tebo: Bersyukur Bisa Menikmati Kemerdekaan

TEBO (SR28) - Ketua DPRD Mazlan didampingi Wakil Ketua Aivandri, AB serta Anggota DPRD Tebo memimpin jalannya rapat paripurna DPRD Tebo dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI secara virtual, di Aula Rapat DPRD Kabupaten Tebo, Jambi, Jumat (14/08). Paripurna dihadiri pula oleh Bupati Tebo, Sukandar, didampingi Wakil Bupati Syahlan.

Dalam sambutannya pada sidang tersebut, Ketua DPRD Tebo, Mazlan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Tebo, untuk menjadikan HUT ke-75 RI ini sebagai momentum instrospeksi diri dan mengisi kemerdekaan dengan hal hal yang positif.

"Pada peringatan HUT ke-75 RI ini baiknya kita jadikan momentum untuk memperbaiki diri dan bersyukur karena kita bisa menikmati kemerdekaan. Rasa syukur tersebut diwujudkan dengan memberikan kontribusi nyata untuk perbaikan ditengah tengah masyarakat," ujar Mazlan.

Ketua DPRD memimpin paripurna dengar pidato kenegaraan

Pada saat berlangsung pidato kenegaraan, Presiden RI Joko Widodo  (Jokowi) mengatakan bahwa, meskipun peringatan pada tahun ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya dikarenakan pandemi COVID-19, namun semangat untuk mengisi kemerdekaan harus semakin baik.

Anggota DPRD mengikuti paripurna dengan protokol kesehatan

"Mari kita jadikan momentum musibah pandemi sebagai kebangkitan baru untuk melakukan lompatan besar di berbagai aspek. Inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar," ajaknya.

Kemudian Presiden Jokowi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan krisis yang disebabkan pandemi ini dijadikan pembelajaran. Beliau mengibaratkan sebuah komputer dimana ketika ada kendala akan memiliki kesempatan mem- setting ulang semua sistemnya.

"Jangan sia siakan pelajaran yang diberikan oleh krisis. Jangan biarkan krisis membuahkan kemunduran. Justru momentum Krisi ini harus kita bajak untuk melakukan lompatan kemajuan," tegas Presiden.

Presiden Jokowi sampaikan pidato keneraan secara virtual

Rapat Paripurna turut diikuti oleh Sekretaris Daerah, Teguh Arhadi, unsur Forkopimda, Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati, serta para  Kepala OPD dan Bagian Lingkup Pemkab Tebo. (Tim Liputan)

- Advertisement -

Selama Periode Januari – November 2020, Basarnas Jambi Tangani Musibah Sebanyak 37 Kali

JAMBI - Selama Periode Januari - November 2020, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi (Basarnas) telah melaksanakan Operasi SAR mulai dari Kecelakaan Kapal, Bencana, dan Kondisi Membahayakan Jiwa Manusia sebanyak 37 kali.

Kepala Sub Seksi Operasi Basarnas Jambi, Kornelis menyebutkan Operasi SAR Sebanyak 37 Kali terdiri dari Kecelakaan Kapal Sebanyak 5 Kali, Bencana Alam Banjir 1 kali, dan Musibah membahayakan Jiwa Manusia sebanyak 31 Kali.

Untuk Pelaksanaan Operasi SAR Provinsi Jambi, Wilayah Kerja Operasi SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi menangani 11 Musibah Membahayakan Jiwa Manusia dan 1 Bencana Alam, Pos SAR Bungo Menangani 10 Musibah Membahayakan Manusia, POS SAR Kerinci Menangani 6 Musibah Membahayakan Manusia, dan Unit Siaga SAR Tungkal Menangani 5 Kecelakaan Kapal dan 4 Musibah Membahayakan Manusia.

Bawaslu Jambi Tak Puas, Jalannya Debat Pertama Pilgub Jambi Tak Sesuai Tema

JAMBI (SR28) - Bawaslu Jambi lebih menyoroti terkait jalannya debat yang tak sesuai tema yang telah ditentukan KPU. Dua tema yakni menggali potensi daerah Jambi untuk mewujudkan kesejahteraan menuju masyarakat mandiri, serta membangun partisipasi dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat guna mneyelesaikan persoalan daerah.

Masih Banyak Warga Kota Jambi Langgar Aturan Jam Malam dan Tak Patuhi Protokol Kesehatan

KOTA JAMBI (SR28) - Wakil Walikota Jambi Maulana pimpin langsung operasi Yustisi penerapan jam malam dan protokol kesehatan ke sejumlah titik keramaian di Kota Jambi. Al hasil masih banyak warga yang melanggar aturan jam malam. Bahkan 20 persen masyarakat khususnya kaum muda tak patuhi protokol kesehatan.

Daftar Pemilih Tetap di Kota Jambi Berkurang 315 Jiwa

JAMBI (SR28) - Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Jambi pada Pilgub Jambi tahun 2020 ini malah berkurang sebanyak 315 jiwa dibandingkan DPS yang telah diumumkan sebelumnya. Hal tersebut lantaran banyaknya data yang tidak memenuhi syarat, termasuk pindah domsli dan meninggal dunia.

TV

Ardy Daud Titip 3 Pesan Kepada Bupati/walikota Se Provinsi Jambi

JAMBI (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Restuardy Daud, menitipkan 3 pesan kepada Bupati/Walikota yang perlu mendapatkan perhatian lebih dan menjadi fokus bagi Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi pada tahun 2020, yaitu: lebih meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, menyukseskan pilkada serentak di Provinsi Jambi dan lebih meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan covid-19.

Hal tersebut disampaikan Ardy Daud saat memimpin Rapat Koordinasi Pemilihan Kepala Daerah (Rakor Pilkada) Serentak dan Penanganan Covid-19 bersama Bupati/Walikota se Provinsi Jambi melalui Video Conference (Vidcon), yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (09/10).

"Dalam meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, ada beberapa hal yang menjadi fokus kita bersama untuk saat ini yaitu, terkait ketentraman dan ketertiban umum menyikapi penetapan undang undang cipta kerja yang dalam 3 hari terakhir menjadi perhatian publik dengan adanya aksi unjuk rasa secara paralel di 5 Daerah yaitu Kota Jambi, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Merangin, Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh", ujar Ardy Daud.

"Kondisi ini menyebabkan terjadinya gejolak pada ketentraman dan ketertiban umum karena adanya disinformasi antara apa yang tertera dalam undang undang dengan yang beredar luas ditengah tengah masyarakat. Undang undang ini sebenarnya untuk menjawab kebutuhan yang ada pada masyarakat, guna menciptakan lapangan kerja, sehingga bukan hanya bagi para pekerja tetapi juga bagi para pencari kerja," tambah Ardy Daud.

Ardy Daud mengatakan, terkait pelaksanaan APBD Tahun 2020 dan penyusunan rancangan APBD Tahun 2021, yang mana sebagian besar sudah melaksanakan perubahan APBD 2020 serta sedang melakukan penyusunan untuk APBD 2021. Untuk APBD 2020, berdasarkan surat dari Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, masih ada 2 Kabupaten yang serapan anggarannya masih pada kisaran 32 - 36 persen, sehingga memerlukan tindak lanjut dalam mempercepat realisasi anggaran APBD 2020 dengan mendorong kegiatan yang belum terlaksana dan menentukan prioritas sesuai kondisi daerah.

"Selain itu, kita juga harus turut membantu dalam melakukan pemulihan ekonomi nasional dengan menentukan kebijakan prioritas guna mendukung sektor sektor yang sangat terdampak covid-19 dan lebih mengoptimalkan dana Desa yang ada karena menjadi salah satu instrument untuk menstimulus pemulihan ekonomi, sehingga perekonomian Provinsi Jambi secara perlahan meningkat dan ditengah pandemi covid-19," kata Ardy Daud.

Selanjutnya, Ardy Daud mengajak seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi untuk mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan pilkada serentak pada tanggal 09 Desember 2020, yang mana saat ini telah memasuki masa kampanye. Berdasarkan evaluasi dari Pemerintah Pusat, untuk minggu pertama tahapan kampanye di Provinsi Jambi berjalan dengan aman dan tertib, meskipun masih terdapat pelanggaran kampanye tapi masih dalam tingkatan yang rendah.

"Saya minta dukungan dari seluruh Bupati/Walikota dalam penyelenggaraan pilkada serentak ini, karena ada beberapa rangkaian kegiatan yang melakukan mobilisasi besar seperti pendistribusian logistik dan uji rapid test kepada petugas KPPS sebanyak lebih kurang 67 ribu orang," kata Ardy Daud.

Ardy Daud mengungkapkan, dalam hal pencegahan dan penanganan covid-19 yang masih melanda Provinsi Jambi, sangat membutuhkan dukungan bersama karena berdasarkan data per tanggal 08 Oktober 2020 untuk Provinsi Jambi, pasien positif covid-19 semakin meningkat setiap harinya dan menjadi catatan bagi semuanya.

"Hal ini tentunya menjadi catatan tersendiri, dengan semakin meningkatnya pasien positif covid-19 setiap harinya, harus juga dibarengi dengan aspek Penanganan ya seperti menambah tempat bagi pasien positif covid-19, baik itu yang ada gejala maupun yang tanpa gejala," ungkap Ardy Daud.

Ardy Daud mengajak seluruh Bupati/Walikota se Provinsi Jambi untuk menjadi pionir dalam memberikan contoh kepada masyarakat, agar lebih peduli dengan pandemi Covid-19 sebagai hal yang sangat serius. "Kita harus memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan yaitu dengan selalu mengingat 3M (Menggunakan masker, Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta Menjaga jarak)," ajak Ardy Daud.

Pada kesempatan tersebut, Bupati/Walikota se Provinsi Jambi melaporkan perkembangan daerahnya masing masing kepada Pjs.Gubernur Jambi.

Puluhan Wartawan Jambi Lakukan Rapid Test

JAMBI (SR28) - Puluhan wartawan Jambi mengikuti Rapid Tes yang digelar Pemerintah Provinsi Jambi, di Pendopo Halaman Kantor Gubernur Jambi, Kamis (17/9/2020).

Hal ini dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi karena buntut dari Walikota Jambi Sy Fasha yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa waktu yang lalu. Selain wartawan, puluhan pegawai Humas Pemprov Jambi juga dilakukan rapid test.

Puluhan Wartawan Jambi Lakukan Rapid Test

Puluhan Wartawan Jambi Lakukan Rapid Test

Posted by JAMBI28 TV on Thursday, September 17, 2020
Sumber: JAMBI28 TV

Ardy Daud Titipkan 3 Hal Kepada Hilalatil

SAROLANGUN (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir.Restuardy Daud,M.Sc., menitipkan 3 hal kepada H.Hilalatil Badri yang perlu menjadi perhatian lebih dan menjadi fokus bagi Pemerintah Kabupaten Sarolangun menjelang akhir tahun 2020, yaitu menyukseskan pilkada serentak di Provinsi Jambi, lebih meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan covid-19, serta yang terakhir adalah lebih meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Hal tersebut disampaikan Ardy Daud saat melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Sarolangun, yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Sarolangun, Sabtu (07/11).

"Kondisi penyelenggaraan pilkada serentak tahun ini sangat berbeda jauh dengan pemilihan pemilihan sebelumnya, dimana kita melaksanakan pilkada ditengah wabah covid-19 yang masih melanda negeri ini. Kondisi seperti ini tentunya memerlukan dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pilkada serentak," ujar Ardy Daud.

Ardy Daud mengemukakan, ada beberapa rangkaian kegiatan yang memerlukan mobilisasi besar seperti pendistribusian logistik ke daerah daerah dan tes kesehatan kepada petugas KPPS. Pemerintah daerah juga harus aktif dalam melakukan sosialisasi terkait tata laksana pada saat pemungutan suara, harus sesuai dengan standar protokol kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan.

Selanjutnya, Ardy Daud mengungkapkan, dalam hal pencegahan dan penanganan covid-19 yang masih melanda Provinsi Jambi sangat membutuhkan dukungan bersama karena pasien positif covid-19 setiap harinya bertambah. Hal ini tentu harus diimbangi dengan aspek penanganan covid-19 yang lebih intensif lagi kepada pasien positif covid-19, baik itu yang ada gejala maupun tanpa gejala.

"Ada 3 kunci penting dalam upaya penanganan covid-19, yaitu: lebih memperbanyak kapasitas tes secara masal kepada masyarakat, melakukan tracking atau pelacakan lebih intensif dan yang terakhir adalah melakukan perawatan terhadap pasien positif covid-19, baik pasien yang memiliki gejala maupun pasien yang tanpa gejala," ungkap Ardy Daud.

Ardy juga mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi, mengingat saat ini curah hujan sudah mulai meningkat sampai nanti pada awal tahun, karena Kabupaten Sarolangun memiliki beberapa titik yang rawan akan banjir dan tanah longsor.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sarolangun, H.Hilalatil Badri menyampaikan apresiasi kepada Pjs.Gubernur Jambi yang telah hadir di Kabupaten Sarolangun dalam rangka rakor terkait pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 dan penanganan pandemi covid-19. "Semoga kehadiran Bapak dapat lebih memotivasi Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam melaksanakan pilkada serentak dan menangani pandemi covid-19 di Kabupaten Sarolangun," kata Hilal.

Hilal melaporkan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun telah dilakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi penetapan daftar pemilih sementara dari 10 Kecamatan, 9 Kelurahan dan 149 Desa dengan jumlah daftar pemilih sementara sebanyak 199.537 orang yang nantinya akan disahkan menjadi daftar pemilih tetap untu. "Kita juga memberikan pembekalan kepada petugas KPPS dalam melaksanakan tahapan pemilu sesuai dengan protokol kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan," tambah Hilal. (Sidik)

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan