Kamis, Januari 28, 2021

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Keluarkan Awan Panas Guguran

YOGYAKARTA (SR28) - Gunung Merapi kembali erupsi pada 27 Januari 2021 siang. Jarak luncur awan panas mencapai 3 kilometer. Saat ini, Merapi di...

Jambi Kembali Terima 17.240 Dosis Vaksin Covid-19

JAMBI (SR28) - Berdasarkan rencana pemerintah Jambi, jumlah vaksin Covid-19 itu akan mulai di distribusikan ke 9 kabupaten kota lainnya yang belum...

Belum Ada Laporan Bencana, Status Provinsi Jambi Masih Kesiapsiagaan

JAMBI (SR28) - Berdasarkan pemantauan BPBD Provinsi Jambi, ketinggian muka air sungai Batanghari disejumlah daerah masih berada pada kisaran 12 hingga 13...

Sudah Ada 430 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Yang Dirawat Di Rumah isolasi Milik Pemprov Jambi

JAMBI (SR28) - Sejauh ini sedikitnya sudah ada 430 pasien yang dirawat di 2 rumah isolasi milik pemerintah provinsi Jambi itu sejak...

Technology

Breaking News: Presiden Prancis Macron Positif Corona

PERANCIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron, positif terinfeksi corona (Covid-19). Ini dinyatakan secara resmi oleh kantor kepresidenan Prancis, Kamis (17/12/2020).

Macron diuji setelah menderita gejala Covid-19. Saat ini ia tengah menjalani isolasi hingga pekan depan.

Sesuai peraturan nasional di Prancis mereka yang terinfeksi harus dikarantina tujuh hari. "Dia akan terus bekerja dan melakukan aktivitasnya dari jarak jauh.

- Advertisement -

Rendahnya Serapan APBD 2020 Bikin Pemprov Jambi Ketar Ketir

JAMBI (SR28) - Rendahnya serapan APBD Tahun 2020 yang masih dibawah 50 persen membuat pimpinan tertinggi Pemprov Jambi semakin ketar ketir. Apalagi tahun 2020 sendiri hanya menyisakan kurang lebih 2 bulan.

Gubernur Apresiasi Perjanjian Kerjasama IDI dan Polda Jambi Di Bidang Pelayanan Kesehatan

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H. Fachrori Umar, M.Hum mengapresiasi perjanjian kerjasama antara Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi dibidang pelayanan kesehatan dan praktik kedokteran. Pernyataan ini disampaikannya usai menyaksikan penandatanganan kerjasama antara IDI wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi, Selasa (21/7) bertempat di hotel Shang Ratu.

Gubernur mengharapkan kerjasama ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakkan hukum dalam praktik kedokteran di Provinsi Jambi. Hadir pada kesempatan tersebut Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi, Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi, sedangkan Ketua Umum PB IDI Dr. Daeng M.Faqih hadir secara virtual dari Jakarta.

“Saya sangat mengapresiasi penandatanganan perjanjian kerjasama Ikatan Dokter Indonesia dan kepolisian daerah, semoga agenda ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dalam praktik kedokteran di provinsi Jambi sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini dokter di Indonesia termasuk provinsi Jambi menghadapi berbagai isu kesehatan baik dari masalah gizi, penyakit menular, hingga BPJS Kesehatan. Berrbagai masalah tersebut menjadi tantangan dokter untuk meningkatkan profesionalisme. Peningkatan profesionalisme ini tentu membutuhkan regulasi serta komitmen antara para pemangku kepentingan dalam menjalankan praktik kedokteran dan mendapat kepercayaan dari semua pihak. Beberapa kendala yang dihadapi juga dimana terdapat beberapa pelanggaran yaitu pelanggaran kode etik, pelanggaran disiplin dan pelanggaran hukum sehingga dibutuhkan proses hukum dan mekanisme kedisiplinan dalam praktek kedokteran, “ ujar Gubernur.

Dilanjutkan Gubernur melalui kerjasama Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dengan kepolisian daerah Jambi ini dapat memberikan solusi terkait masalah pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dan praktik kedokteran di provinsi Jambi. “ Saya berharap berbagai bentuk kerjasama yang dilakukan dapat memberikan rekomendasi dalam proses penegakan hukum di provinsi Jambi, tentunya kesepakatan ini juga merupakan salah satu bentuk inovasi dari Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi dalam membangun sinergi untuk mewujudkan dan menumbuhkan peran dalam masyarakat sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. Semoga dengan dilaksanakannya kerjasama ini Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian daerah Jambi dapat saling bertukar data dan informasi dalam rangka pelayanan kesehatan dan praktik kedokteran dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pada akhirnya saya berharap hasil kesepakatan ini dapat membantu pemerintah dalam berbagai bidang seperti pelayanan kesehatan, praktik kedokteran, bantuan pengamanan, penelitian dan pengembangan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia” katanya.

Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menyatakan bahwa bentuk kerjasama yang dilakukan dalam bidang, tukar menukar data dan/ atau informasi, Bidang Pembinaan (litbang, penyuluhan, rekrutmen atau seleksi), bidang operasional (pelayanan, kesehatan, praktek kedokteran, bantuan pengamanan dan penegakan hukum) serta meningkatan kapasitas sumberdaya manusia. “ Dengan penandatanganan diharapkan adanya koordinasi antara penegak hukum dan dokter termasuk di dalamnya petugas kesehatan. Oleh karena itu sering sekali saya sampaikan kepada semua yang saya bahwa jika ada yang telah kesepakan yang ditandatangani maka kita tidak lagi bicara tentang kaami tetapi kita, temui ditandatangani kita tidak lagi berbicara kami bicaranya kita. Kalau kita bicara kita, maka kita bersama-sama untuk membangun Indonesia. Hukum kesehatan akan terus berkembang dengan dinamika masyarakat, hukum kesehatan mengatur hubungan hukum dalam pelayanan kesehatan, dalam pelayanan kesehatan dokter, rumah sakit, puskesmas, tenaga kesehatan lain dengan pasien Ikatan Dokter Indonesia merupakan organisasi profesi yang mempunyai kode etik dan disiplin dalam pelayanan kedokteran sebagai sebagai aset bangsa yang perlu dibina dan dilindungi. Dan Polri dalam menjalankan profesinya mengalami berbagai tantangan sehingga memerlukan kerjasama dalam aspek pelayanan kesehatan, bantuan pengamanan dan penegakan hukum dalam praktik antara dua belah pihak untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan praktek kedokteran di provinsi Jambi” ujar Kapolda.

Dilanjutkan Kapolda Jambi bahwa Polda Jambi dan IDI selama ini sudah menjalin kerjasama dengan baik diantaranya pemeriksaan kesehatan, rekrutmen calon anggota Polri dan TNI/Polri. maupun bantuan tenaga dokter, tenaga kesehatan telah menjadi mitra untuk memberikan pelayanan dan fasilitas kesehatan tingkat pertama ini juga membantu kami. Oleh karena itu pada Jambi akan selalu memberikan perlindungan kepada para dokter dalam menjalankan tugas selaku penyelenggara kesehatan, kepada masyarakat selaku penerima layanan kesehatan. Polda Jambi juga berkomitmen untuk menjunjung tinggi yang berpedoman pada norma hukum dan kelembagaan Polri dalam penegakan hukum yang berkeadilan bagi dokter dalam menjalankan profesinya sesuai dengan peraturan dan prosedur operasional serta aturan etika profesi kedokteran” katanya.

Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi dalam sambutannya menyatakan bahwa dengan kerjasama ini memberikan keyakinan bahwa pelayanan kesehatan di daerah tersebut akan semakin baik yang tentunya nanti akan berdampak kepada masyarakat secara baik dari segi pelayanan kesehatan. “ Tujuan dari kerjasama ini adalah bahwa yang pertama pasti bahwa pelayanan kesehatan harus diberikan perlindungan yang pasti memberikan perlindungan kepada masyarakat atau pasien, dan juga kepada yang memberikan memberikan pelayanan kesehatan tetapi juga secara substansi masalah regulasi juga akan memberikan perlindungan kepada antara lain dokte, petugas kesehatan yang lain, dan disitulah kita dalam kerjasama ini kedua-duanya ingin kita capai perlindungan kepada masyarakat maupun perlindungan kepada dokter atau tenaga kesehatan” ujar Deri.(Sidik)

Terjatuh Saat Dikejar, Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

TEBO (SR28) - Satlantas dan Tim Sultan Satreskrim Polres Tebo berhasil mengamankan satu pelaku pencurian kendaraan bermotor. Pelaku ditangkap petugas, karena terjatuh saat dilakukan pengejaran. Sementara satu pelaku lainnya berhasil kabur ke hutan.

Pelajar Lakukan Aborsi, Janin Dikubur Didepan Ruko

JAMBI - Pasangan kekasih yang satu diantaranya masih pelajar SMA membuang janin hasil hubungan gelap mereka. Janin itu ditemukan terkubur di depan sebuah ruko di kawasan kasang, kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi dan sudah terkubur selama dua hari dengan kedalaman sekitar 40 Cm.

Sumber: JAMBI28 TV

Latest News

Pemkab Luruskan Soal Zona Merah COVID-19 Di Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Juru Bicara Satgas COVID-19 bantah jika Tanjab Barat saat ini masuk ke...

TEGA! Bapak Ini Disiram Saat Sedang Tertidur Pulas

Seorang Pria renta disiram orang tak dikenal saat tengah tertidur pulas. Tak diketahui apa maksud dari seseorang yang mneyiram tersebut.

UNIK! Band Ini Gelar Konser Di Dalam Balon, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Sebuah grup band asal Amerika Serikat yakni The Flaming Lips Band menggelar sebuah konser di dalam balon. Uniknya mereka tetap mematuhi protokol...

Belasan Rumah Terbakar Di Palembang, Pengakuan Tersangka Bikin Geram

PALEMBANG (SR28) - Tangis histeris mewarnai proses pemadam kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan KH Ahmad Dahlan Palembang, Senin...

Misteri Kematian Rapper K-Pop Iron, Diduga Tewas Dibunuh?

KOREA SELATAN (SR28) - Polisi sebelumnya sempat menyatakan bahwa mereka belum menemukan kecurigaan atau bukti adanya kemungkinan pembunuhan. Karena...

Music

Ombudsman Sebut Tanjabbar Masuk Predikat Tinggi Dalam Pelayanan Publik

KUALA TUNGKAL (SR28) - Ketua Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag, M.Si sebut Tanjung Jabung Barat di tahun 2019 merupakan salah satu kabupaten yang memperoleh Predikat Tinggi dalam pelayanan publik. Hal ini disampaikannya kepada Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. Safrial, MS saat rapat Persiapan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2021 di Aula Bapenda (16/09).

Rapat yang dipimpin langsung Bupati Safrial bersama Ombudsman Perwakilan Provinsi Jambi tersebut diadakan untuk melakukan pengamatan kelengkapan standar pelayanan minimal yang ada pada seluruh Perangkat Daerah di Lingkup Kabupaten Tanjab Barat mulai tanggal 15 s/d 16 September 2020.

Bupati H. Safrial dalam arahannya mengatakan pelayanan publik adalah merupakan suatu kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundangan-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, dan pelayanan administratif yang disediakan penyelenggara pelayanan publik.

"Saya sangat berharap perhatian besar dari seluruh Kepala Perangkat Daerah sekalian untuk dapat mengikuti Rapat hari ini dengan baik dan dapat memanfaat kesempatan ini dengan sebaiknya," ujarnya.

lanjut Bupati mengatakan semoga rapat hari ini dapat memberikan masukan terhadap kekurangan dari standar pelayanan publik yang telah ditetapkan perangkat daerah sekaligus memberikan pendampingan dalam rangka persiapan penilaian kepatuhan standar pelayanan publik tahun 2021.

"Saya berharap nantinya Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat masih bisa memperoleh predikat tingkat kepatuhan tinggi yang bukan hanya dari hasil nilai yang diperoleh tetapi lebih kepada pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Mari layani dengan baik,Kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit," tegas Safrial.

Sementara Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jambi mengatakan pada tahun 2019 Pemkab Tanjab Barat mendapat penilaian dengan predikat dengan kepatuhan tinggi, dengan nilai rata rata 88,26%. Ombudsman berharap prestasi tersebut bisa lebih ditingkatkan, termasuk oleh OPD yang tidak dinilai.

"Saya berharap OPD yang tidak dinilai oleh Ombudsman Perwakilan Jambi selain dari Disdukcapil, Dinsos, Dishub, DPMTSP dan Dinas Tenaga Kerja juga ada perhatian untuk memperbaiki pelayanan minimal standar pelayan publik," harapnya.

Turut hadir dalam acara ini Sekda, Asisten III, Tim Ombudsman Perwakilan Jambi, Para Kepala OPD, Camat Tungkal Ilir, Para Kabag di lingkup Sekretariat Daerah serta tamu undangan lainnya. (Sabri)

KPU Tanjab Barat Tetapkan Nomor Urut Paslon Pilkada 2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Pengambilan nomor urut pasangan calon Kepala Daerah yang dilaksanakan oleh KPU Tanjab Barat di Aula Tungkal Hotel secara Live di Facebook dan Instragram telah menetapkan paslon Mulyani dan Amin dengan nomor urut 1,kemudian Ustadz Anuar Sadar dan Hairan dengan nomor urut 2,sedangkan Muklis dan Supadi ditetapkan nomor urut 3.

Penetapan nomor urut tersebut langsung ditetapkan oleh ketua KPU Tanjab Barat Hairuddin Kamis (24/09) digedung aula Tungkal Hotel, jalan Panglima Camara, Kecamatan Tungkal Ilir, dan dihadiri Pasangan Calon, serta Partai pengusung juga LO. (Sabri)

Wabup Tanjab Barat Ikuti Pidato Kenegaraan dalam Rangka HUT RI 75

KUALA TUNGKAL (SR28) - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib mengikuti jalannya  rapat paripurna DPRD mendengarkan Pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo yang ditayangkan langsung lewat siaran TV Nasional  dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Tahun 2020, Jumat (14/08).

Kegiatan yang diselenggarkan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tanjab Barat ini turut diikuti oleh Pimpinan bersama Anggota Dewan Perwakilan Daerah, Fokopimda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, serta Kepala Bagian Lingkup  Sekretariat Daeah Tanjung Jabung Barat.

Pimpin langsung Rapat Paripurna, Ketua DPRD Tanjab Barat Mulyani Siregar, SH dalam sambutannya ingatkan pentingnya mengikuti  Pidato Kenegaraan RI dalam rangka Peringatan Hari ulang Tahun ke 75. Menurutnya, pidato kenegaraan berisi berbagai informasi aktual terkait langkah dan kebijakan yang sudah,  sedang, atau akan dilaksanakan oleh Pemerintah

."Tentunya ini jadi Pedoman oleh semua pihak terutama dalam upaya mensukseskan kebijakan ekonomi daerah, keuangan daerah, prioritas dan sasaran pembangunan daerah, serta program dan prioritas daerah lainnya,"paparnya

Sementara itu, Wakil Bupati Drs. H. Amir Sakib dalam wawancaranya usai mengikuti kegiatan mengatakan Hari ulang Tahun Republik Indonesia  kali ini berbeda dari tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan adanya pandemi covid 19. Amir Sakib juga mengajak kepada masyarakat dapat mengikuti arahan Presiden Indonesia terkait penerapan protokol kesehatan.

"Untuk itu sesuai arahan Presiden RI, kita dihimbau untuk mematuhi protokol kesehatan," selain itu juga Agenda Pilkada 2020 harus tetap berjalan, yang mana mengharuskan adanya penerapan disiplin tinggi dalam menjalankan protokol kesehatan," tandasnya. (Sabri)

Jambi Masih Butuh Hujan Buatan Guna Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

KOTA JAMBI (SR28) - Ditengah puncak musim kemarau pada pertengahan Agustus ini, BMKG Jambi menilai Satgas Karhutla Jambi perlu melakukan TMC Hujan Buatan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Provnsi Jambi.

Sumber: JAMBI28 TV

Empat UPR Merangin Mendapat Sertifikat CPIB

MERANGIN  - Empat Unit Pembenihan Rakyat (UPR) di Kabupaten Merangin, diberi Sertifikat Cara Pembenihan Ikan  yang Baik (CPIB) dari Kementerian Kelautan Perikanan Republik Indonesia.

UPR  yang menerima sertifikat CPIB itu, Andika Hidayah dari UPR Andik Lele, Desa Sungai  Kapas Kecamatan Bangko,  Triswanto dari UPR Berkah Mina Desa Tambang Mas Kecamatan Pameneng Selatan.

Selain itu, Dwi Purwanto dari UPR Fadel Fish, Desa Tambang Mas Kecamatan Pamenang Selatan dan Sutar dari UPR Sahabat, Desa Tambang Mas Kecamatan Pamenang Selatan.

‘’Jadi kualitas pembenihan ikan kempat UPR ini, telah diakui secara nasional. Artinya mereka mempunyai kemampuan mengelola pembenihan ikan secara baik,’’ujar Bupati Merangin H Al Haris didampingi Wabup H Mashuri di halaman kantor bupati, Senin 13-7-2020.

Semakin banyak memiliki Sertifikat CPIB lanjut bupati, akan semakin menciptakan kepercayaan publik terhadap UPR tersebut, karena akan semakin membuktikan kalau hasil pembenihan yang dilakukan itu semakin baik.

Pada kesempatan itu, bupati juga menyerahkan sertifikat gratis lahan usaha budidaya perikanan (Prasehatkan) kepada sebanyak 20 orang anggota kelompok budidaya ikan di Kecamatan Tabir Ilir.
Sertifikat Prasehatkan itu terang Kadis Perikanan Merangin M Damai, merupakan kegiatan program pemberdayaan masyarakat, kerjasama Kementerian Kelautan Perikanan RI dengan Badan Pertanahan Nasional.

‘’Pemkab Merangin sebagai ‘penyambung tangan’ melalui Dinas Perikanan telah mengusulkan sertifikat kolam ini ke Pusat. Alhamdulillah telah dikabulkan langsung kita bagikan,’’ terang M Damai.

Bupati menambahkan, Sertifikat Prasehatkan itu akan mematenkan lahan perikanan milik seseorang secara hukum. Selain itu Sertifikat Prasehatkan juga digunakan pemiliknya untuk agunan pinjaman modal usaha.

Culture

- Advertisement -

Gubernur Jambi Fachrori Umar Kunker Ke Tanjabbar Sekaligus Pamit Diakhir Jabatannya

KUALA TUNGKAL (SR28)- Gubernur Jambi, Fachrori Umar melakukan Kunjungan Kerja (Kerja) ke kabupaten Tanjung Jabung barat, Selasa (26/1/2021). Acara...

Pemkab Merangin Dapat Bantuan Lima Mobil Sampah Dari Pemerintah Pusat

MERANGIN - Bupati Merangin H Al Haris didampingi Wabup H Mashuri dan Pj Sekda H Hendri Maidalef, secara resmi mengoperasionalkan lima mobil sampah baru dan tiga unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah.

Acara ditandai dengan pemecahan kendi berisi air kembang, persis di bemper salah satu mobil sampah yang resmi dioperasionalkan. Pada acara yang berlangsung di halaman Dinas Lingkungan Hidup (LH) Merangin itu, juga hadir Kadis LH Zulhifni.

‘’Sebanyak lima unit mobil, terdiri dari tiga damtruk, dua mobil amrol dan tiga unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah ini, merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat yang bersumber dari dana DAK. Terimakasih atas bantuan ini,’’ujar Bupati.

Bupati minta armada sampah yang dititipkan ke petugas kebersihan Pemkab Merangin tersebut, digunakan dengan benar dan benar-benar dirawat serta dijaga dengan baik.

Dengan dioperasionalkannya armada baru itu, bupati berharap kepada petugas kebersihan, jangan ada lagi keluhan dari masyarakat ada sampah yang belum diangkut dan menumpuk.

‘’Kita harus jeli dan sigap dalam menyikapi sampah di daerah kita. Mobil sampah ini kapan saja harus stand by. Jika ada masyarakat yang menghubungi minta untuk mengangkut sampah, harus selalu siap,’’pinta Bupati.

Jangan sampai lanjut bupati, muncul paradigma bahwa hanya saat penilaian Adipura saja, sibuk mengurusi sampah. Jadikan pengangkuan sampah itu, sebagai tugas dan kewajiban rutin yang dilaksanakan setiap hari.

Begitu juga sambung bupati, himbauan larangan menggunakan kantong plastik yang pada akhirnya menciptakan sampah plastik, hendaknya jangan hanya menjadi slogan saja, tapi harus diaplikasikan dalam kehiduapn masyarakat sehari-hari.

‘’Didapatkan bantuan mobil ini juga berkat kerja keras para bapak dan ibu petugas kebersihan yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga Kota Bangko selalu terlihat bersih dan indah,’’terang Bupati.

Pada kesempatan itu, bupati juga minta petugas kebersihan dapat menjaga dengan baik Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampai di kawasan Langling,  yang menjadi TPA terbaik di Sumatera.

Sementara itu menurut Kadis LH Merangin Zulhifni, Merangin menjadi kabupaten pertama yang mendapatkan bantuan tersebut. Bantuan tersebut, menyusul bantuan-bantuan sebelumnya yang telah diserahkan Pemerintah Pusat.

‘’TPA sampah yang dimiliki Kabupaten Merangin sudah mendapatkan bantuan Pemerintah Pusat sebesar Rp 25 miliar, termasuk alat berat untuk TPA dan satu unit mobil penyedot tinda pada 2019 lalu,’’ujar Zulhifni.

Meski Sudah Dibuka Kembali, Layanan IGD Rumah Sakit Abdul Manap Belum Optimal

KOTA JAMBI (SR28) - Kendati demikian, pembukaan layanan IGD ini belum bisa berjalan secara optimal. Lantaran dibuka dengan berbagai keterbatasan. Sebab, beberapa tenaga medis masih harus melaukan isolasi mandiri lantaran belum keluarnya hasil uji swab.

- Advertisement -

Must Read

3 Daerah di Jambi Berstatus Zona Oranye Penyebaran Virus Covid-19

JAMBI (SR28) - Dari 11 wilayah kabupaten kota di provisni Jambi saat ini terdapat 3 wilayah yang amsuk sebagai zona oranye penyebaran Covid-19. 3 wilayah tersbeut yakni Kota Jambi, Kerinci dan Tanjung Jabung Barat. Akibat hal tersebut, Provinsi Jambi kini juga berlabel zona oranye (Sedang) penyebaran virus Covd-19.

Sumber: JAMBI28 TV

18 Remaja Diamankan Polisi Terkait Pengrusakan Gedung DPRD Kota Jambi

KOTA JAMBI (SR28) - Hingga saat ini, setidaknya sudah ada 18 remaja yang diamankan atas aksi tak terpuji tersebut dan bahkan akan terus bertambah. Seluruhnya diperiksa di Polresta Jambi guna melakukan pengembangan penyelidikan.

H Al Haris: Merangin Raih WTP ke-4

MERANGIN - Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah pimpinan Bupati Merangin H Al Haris dan Wabup H Mashuri, kembali menoreh presatasi yang sangat membanggakan masyarakatnya.

Kali ini kembali diraihnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-4 secara beruntun dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Merangin 2019. Kegiatan ini diselenggarakan melalui Video Conference di Aula Bappeda, Selasa (30/6).

’’Disamping prestasi, diraihnya WTP ini juga menjadi motivasi,’’ujar Bupati didampingi Ketua DPRD Merangin Herman Effendi.

Motivasi lanjut bupati, bagi teman-teman yang sudah bekerja maksimal, baik dari Organisai Perangkat Daerah (OPD), maupun dari semuanya yang terlibat langsung dengan anggaran.

‘’Kalau seandainya anggaran yang dilaksanakan dalam tahun 2019 terjadi permasalahan dengan adanya temuan, tentu Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) dan DPRD Merangin punya beban moral,’’jelas Bupati.

Artinya lanjut bupati, hasil kerja yang dilakukan dan kualitas dari apa yang telah dibuat lemah. Alhamdulillah tegas bupati, proses kerja yang dilakukan itu sangat baik, sehingga meraih prestasi yang sangat baik pula.

Disadari bupati, uang yang dikelola untuk membangun Kabupaten Merangin adalah uang negara dan uang rakyat, sehingga wajib dikelola mengacu pada prinsip dan asas pengelolaan keuangan sebaik mungkin untuk kepentingan rakyat.

‘’Ini adalah amanah rakyat, yang harus betul-betul dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik mungkin untuk rakyat. Terimakasih kepada Tim BPK RI yang telah bekerja maksimal buat Merangin,’’terang Bupati.

Bupati terus berharap bimbingan dari BPK RI, semoga kualitas pembangunan yang dilakukan akan semakin baik dan kualitas laporan keuangannya juga akan semakin baik lagi dimasa-masa mendatang.

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan

Pemkot Jambi Minta Perketat Protokol Kesehatan Seluruh ASN dan Tamu yang Berkunjung

KOTA JAMBI (SR28) - Pemkot Jambi menekankan agar seluruh OPD untuk tetap memperketat penerapan protokol kesehatan bagi seluruh ASN dan seluruh tamu yang berkunjung termasuk dengan tetap memberlakukan Work From Home (WFH).

Kini, Hanya 4 Wilayah Jambi Yang Berzona Oranye Covid-19

JAMBI - Tingkat penularan Covid-19 di Provinsi Jambi sudah semakin membaik. Kini, hanya ada 4 wilayah di Jambi yang masih berzona oranye resiko penularan Covid-19.

Lifestyle Magazine

Bukan Hanya Pilkada, Pjs Gubernur Jambi Juga Harus Percepat Penanganan Covid-19

JAMBI (SR28) - Usai ditetapkansebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi Restuardy Daud diamanahkan 3 tugas dari Menteri Dalam Negeri (Mnedagri) RI yakni bukan hanya terkait pelaksanaan Pilkada saja namun juga tentang percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28 TV

Fenomena Angin Kencang Masuk Kakegori Ekstrem dan Berbahaya Bagi Penerbangan

KOTA JAMBI - Fenomena hujan mendadak dengan disertai angin kencang yang terjadi Rabu sore kemarin di KotaJambi berdasarkan data BMKG masuk kategori ektrem, bahkan berbahaya bagi penerbangan.

Sumber: JAMBI28 TV

Wakil Bupati Tanjab Barat Hadiri Dua Paripurna Sekaligus

KUALA TUNGKAL (SR28) - Wakil Bupati Tanjab Barat Drs. H. Amir Sakib hadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan agenda penyampaian laporan Pansus 1 dan Keputusan DPRD terhadap 2 Raperda Kabupaten Tanjab Barat dan dilanjutkan pidato penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, Selasa (15/9) di ruang paripurna DPRD Tanjab Barat.

Membacakan sambutan Bupati, Wabup mengapreasiasi penyampaian laporan Pansus 1 DPRD Tanjab Barat yang dilanjutkam dengan persetujuan penetapan  keputusan DPRD terhadap 2 rancangan peraturan daerah inisiatif kepala Daerah menjadi Peraturan Daerah tentang perubahan ketiga atas perda No. 6 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah dan Raperda  tentang Penegakan Protokol Kesehatan Cirona Virus Diseases 2019.

Disampaikan Wabup Ranperda tentang Pajak Daerah, pada tahap selanjutnya akan di evalusi oleh Gubernur Jambi melalui Biro Hukum Setda Provinsi Jambi dan hasil evaluasi tersebut akan diteruskan ke Kemendagri guna dilakukan evaluasi.

Selanjutnya dalam penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD Tahun anggaran 2020, Wabup mengatakan Pemkab Tanjung Jabung Barat saat ini telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan percepatan pelaksanaan pembangunan melalui berbagai upaya diantaranya proses penyusunan perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 yang dalam penyusunannya diprioritaskan untuk menyelesaikan program kegiatan pemerintah daerah yang masih belum terealisasi sebagaimana yang tercantum dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah RPJMD 2016-2021.

"Alokasi Perubahan APBD Tahun 2020 sebagian besar diarahkan untuk program dan kegiatan yang strategis dan kreativitas dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat antara lain di bidang infrastruktu, kesehatan, pendidikan dan perekonomian.  Untuk mewujudkan program kegiatan dimaksud perlu komitmen yang kuat dan pandangan yang searah nantinya antara Pemerintah Daerah dan DPRD untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang maju adil dan makmur martabat dan berkualitas," tutup Wabup.

Wabup berharap nantinya dalam pembahasan ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang lebih baik dan berkualitas dalam upaya membangun Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Ahmad Jafar didampingi Wakil Ketua DPRD Sjafril Simamora turut dihadiri Sekda Ir. H. Agus Sanusi, Para Asisten, dan Kepala OPD lingkup Kab. Tanjab Barat. (Sabri)

Ini Penyebab Munculnya Fenomena Awan Tsunami di Aceh

MEULABOH - Fenomena alam,awan berbentuk gelombang selimuti langit Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Pada senin pagi.gumpalan awan jenis arcus yang muncul secara tiba-tiba dan sempat menggelapkan kota meulaboh ini membuat warga panik. Namun badan Meteorologi Geofisika Nagan Raya, meminta warga tidak panik karena itu hanya fenomena alam biasa.

Sumber: JAMBI28 TV

Unjuk Rasa Jilid 3 Kembali Ricuh, Motor Petugas Kepolisian Dibakar Massa

JAMBI (SR28) - Aksi unju rasa berlanjut hingga petang, bahkan satu sepeda motor yang digunakan petugas kepolisian berhasil direbut paksa demonstran dan dibakar massa.

Video News

- Advertisement -

Pemerintah Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi di Provinsi Jambi

JAMBI (SR28) - Pemerintah menjelaskan, apel dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah Provinsi Jambi guna menghadapi bencana Hidrometeorologi yang bisa saja terjadi di wilayah Provinsi Jambi pada puncak musim hujan yang diperkirakan pada November ini.

Jaringan Sinyal Handphone dan Pendidikan, Akan Menjadi Perhatian Serius Syafril Nursal

JAMBI - Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jambi nomor urut 2 Fachrori Umar dan Syafril Nursal terus gencar menyisir seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi untuk "berbelanja masalah" dalam lawatan safari politiknya pada Pilkada Jambi 2020. Dari dekat, keduanya mendengar, merasakan dan melihat fakta dilapangan secara langsung, terutama dari masyarakat.

Selama lawatan safari politiknya diseluruh wilayah Provinsi Jambi, calon wakil gubernur Jambi nomor urut 2 Syafril Nursal menemukan sejumlah persoalan yang harus cepat ditangani dan menjadi perhatian serius, bahkan laporan itu langsung diterima dari masyarakat setempat.

Salah satu hal yang dikeluhkan masyarakat saat berkeliling dan berdialog dengan masyarakat di Kabupaten Tebo, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat,  yakni susahnya signal jaringan telepon seluler atau telepon genggam, termasuk tidak adanya akses internet di sebagian desa. Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan, apalagi ditengah situasi Covid 19 yang mengharuskan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring (online).

Syafril mengatakan bahwa hal ini sudah menjadi konsen dan perhatian serius ia bersama Fachrori untuk memberikan solusi dan jalan keluarnya serta penanganan yang cepat. Apalagi, kapan kepastian berakhirnya pandemi Corona belum bisa diprediksi.

"Ini sangat merisaukan saya. Katanya belajar pake daring, online. Saya jalan kemana itu signalnya susah, ndak ada internetnya. Bagaimana itu mau sekolah. Kalau berlangsung panjang corona ini kalau tidak dipikirkan jalan keluarnya  nanti kita kehilangan generasi ini. Akan ada nanti generasi yang kualitasnya rendah zaman corona ini. Karena tidak mendapatkan pendidikan yang cukup. Kareana semestinya pelajaran (misalnya) 7 mata pelajaran hanya dapat 3, 4. Belum lagi gangguan internet tidak bisa. Kita akan lost generasi itu," kata Syafril.

Tak main-main, Syafril langsung bergerak cepat agar desa-desa yang tidak ada signal telepon genggam dan belum terjangkau akses internet bisa segera terjangkau. Mantan Kapolda Sulawesi Tengah ini langsung memanggil pakar dan ahli IT untuk berdiskusi dalam mencari solusi agar semua desa terjangkau signal dan internet. Sehingga saat terpilih persoalan ini bisa segera ditangani dengan cepat.

"Kemarin itu saya sudah mengundang ahli IT. Bagaimana di daerah yang tidak ada internetnya itu supaya ada. Tapi harganya murah, kemarin saya suruh paparan, saya suruh perbaiki dulu. Kalau memungkinkan nanti bisa kita pasang alat-alat itu sehingga anak-anak kita tidak pergi naik gunung kemana mana dia mencari signal," ucapnya.

SYAFRIL RISAU KARENA ADA LAPORAN PELAJAR PUTUS SEKOLAH.

Tak sekedar persoalan susahnya signal dan akses internet di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi yang membuat pelajar terkendala untuk belajar secara online.

Bahkan, Ketua Lembaga Adat Desa Muara Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Mustafa Kamal menemukan adanya sejumlah pelajar SD dan SMP yang ia sebut sama seperti putus sekolah carena situasi Covid 19. Hal itu sampaikan Mustafa kepada Syafril Nursal saat silaturahmi dan tatap muka dengan masyarakat Muara Pijoan.

Apalagi, kata Mustafa, untuk siswa dan pelajar yang orang tuanya tidak punya telepon genggam pintar dan paket data internet tentu tidak bisa mengikuti kegiatan belajar online. Bahkan sebagian diantaranya sudah bekerja. "Sayo memandang sekarang ini, banyak sayo jalan, sudah (ado yang) putus sekolah. Kareno orang tuonyo menasehati dio dak mau ikut. Belajar dio dak punyo hp. Akhirnyo dio main main bae begitu. Kebanyakan itu kelas 5, 6 (SD) 1, 2 SMP. Kabayakan putus sekolah bagi sayo. Bahkan sudah ado yang kerjo anak-anak yang begitu. Kareno Pada saat covid ini dio mau belajar hp dak punyo. Hp, kuota dak punyo akhirnyo terserah bae. Akhirnyo mulai kelas 5 kelas 6 kelas 2 SMP itu sudah banyak bagi sayo itu lah putus sekolah. Bahkan ado yang sudah kerjo,ado yang kerjo ikut (angkutan) batu bata. Ikut ngambek kayu. Apo bae kerjo kasar, sudah banyak, sudah ikut," ucapnya.

Syafril cukup kaget mendengar hal itu. Ia mengatakan sangat risau dan prihatin dengan kondisi tersebut. Karena pendidikan adalah kebutuhan dasar yang wajib yang didapatkan oleh seluruh masyarakat Jambi.

"Maka ini pemikiran kita, jika terpilih nanti inilah yang menjadi perhatian pertama. Kalau tidak, kita akan lost generasi. Kita akan kehilangan generasi. Insya Allah itu sudah menjadi pikiran saya," ucapnya.

Syafril menegaskan akan serius menyelesaikan persoalan ini. Bahkan ia mengatakan sudah menyiapkan langkah-langkah untuk percepatan penanganan persoalan tersebut. Apalagi kata Syafril, terkait dengan pendidikan yang berkualitas, seperti peningkatan kesejahteraan guru, fasilitas pendidikan dan kualitas pendidikan serta lain sebagainya terkait peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi merupakan salah satu prioritas utama ia bersama Fachrori.

"Itu menjadi kerisauan saya. Karena betul-betul risau sekali. Karena saya belum mengatakan banyak yang berhenti, tidak sekolah. Tapi saya baru mengatakan tidak bisa belajar. Tapi faktanya seperti itu tadi. Kemarin saya berjalan ke Tanjung Jabung Timur itu begitu, (mengatakan) kita akan lost generasi ini. Insya Allah nanti akan menjadi pemikiran serius bagaimana mengatasi ini," tutupnya.

Kena Jeratan Pemburu, Anak Gajah Terluka di Perkebunan Warga

JAMBI (SR28) - Seekor anak gajah yang diperkirakan berusia 5 tahun yang memiliki bobot 1,5 sampai 2 ton ditemukan dalam kondisi terluka...

Inovasi Wastafel Pedal Untuk Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19

KOTA JAMBI - Salah satu pengusaha bengkel las di Kota Jambi mengeluarkan ide dan inovasinya. Melalui alat tempat cuci tangan yangkemudia dinamai Wastafel Pedal. Sang pengrajin mendesain alat cuci tangan yang dapat digunakan dengan tanpa menyentuhnya sama sekali.

Dimana, dalam menggunakan wastafel tersebut, hanya dengan menginjak salah satu pedalnya yang nanti akan mengeluarkan air dan sabun. Inovasu alat pencuci tangan yang lebih higienis itu, dmaksudkan untuk dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan lebih baik.

Presiden BEM UNJA Sebut Akan Ada Gelombang Demonstrasi Lanjutan Penolakan UU Ciptaker

JAMBI (SR28)- Pengesahan RUU Cipta Kerja oleh DPR RI beberapa waktu lalu terus menimbulkan protes dari berbagai elemen. Padahal salah satu poin yang terus didesak adalah agar Presiden Jokowi tidak mengesahkan draf yang telah diketuk palu oleh DPR RI tersebut. Kendati demikian, Presiden Jokowi tidak bergeming. Senin (2/11) dia resmi menandatangani draf yang kontraversi tersebut.

Penandatanganan tersebut ternyata langsung disambut dengan uji materiel yang diajukan oleh KSBI yang telah resmi didaftarkan perhari ini (Selasa 3 November 2020). Sebagai LSM yang fokus pada isu-isu buruh, KSBI berharap upaya ini bisa membuahkan hasil. Meskipun dari berbagai kalangan juga menilai upaya tersebut akan berujung sia-sia, mengingat pejabat yang ada di MK adalah produk dari partai penguasa.

Sejumlah upaya sebagai bagian dari respon telah disahkannya UU CILAKA ini oleh DPR dan Presiden juga muncul dari kalangan mahasiswa.

Kurnia Nanda misalnya, selaku penggerak demonstrasi yang beberapa waktu lalu sempat pecah di Kota Jambi menyebut jika arus protes dari mahasiswa semakin terasa baik dari almamaternya maupun dari kampus-kampus lain di Kota Jambi dan sekitarnya.

"Sebuah ironi yang menyayat hati. Dengan di sahkannya UU CILAKA sudah jelas mengoyak hati dan perjuangan semua elemen pemuda, mahasiswa, petani, buruh, LSM dan pelajar yang telah turun kejalan selama ini dalam menolak UU CILAKA. Pengkhianatan ini tak akan pernah usai jika terus di biarkan. Apakah suara rakyat hanya di cari saat pemilihan saja, bukankah suara rakyat sudah sepantasnya didengar, karena setiap keputusan yang di ambil pemerintah berefek pada rakyat. Ini tentu menjadi pukulan keras untuk kita renungi bersama untuk semua rakyat Indonesia" ungkap Kurnia Nanda, Presiden Mahasiswa BEM KBM UNJA 2020-2021.

Nanda juga menyebut jika aliansi BEM di Kota Jambi dan sekitarnya yang selama ini terkenal solid juga akan menggelar aksi seiring dengan eskalasi gerakan oleh BEM Seluruh Indonesia.

"Saya pribadi sebagai presiden BEM KBM UNJA akan mengajak semua teman-teman BEM sejambi, Cipayung serta semua elemen pemuda yang menolak UU CILAKA ini dan akan turun kejalan dalam menyuarakan aspirasi ini, karena sepertinya penyampaian secara tertulis dengan baik dan santun kepada pemerintah tak lagi berguna. Jika usul di tolak hak bicara di rebut maka tidak ada kata lain , LAWAN" tutup aktivis yang juga tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini.

H Al Haris: Semua Pasien Covid-19 yang Dirawat Sembuh

MERANGIN - Bupati Merangin H Al Haris memulangkan lima pasien Covid-19, setelah tim medis Rumah Sakit Daerah (RSD) Kol Abundjani Bangko menyatakan kelima pasien tersebut telah sembuh totol dan hasil Swab terakhir negatif.

Kelima pasien Covid-19 yang sebelumnya mendapat perawatan insentif dan sekarang dipulangkan dari rumah isolasi RSD Kol Abundjani Bangko, (24/6) itu, JG (23), WI (16), AK (54), B (40) dan AHM (20).

Lima pasien Covid-19 yang dipulangkan itu jelas bupati, merupakan akhir dari sebanyak 21 pasien Covid-19 yang sebelumnya dirawat insentif di RSD Kol Abundjani Bangko. Artinya semua pasien Covid-19 Merangin sudah sembuh semua.

“Alhamdulillah, Allah memberikan kita keyakinan. Alhamdulillah pasien sembuh semua dan bisa berkumpul bersama keluarga. Saya juga bernazar kalau semua sembuh saya akan memotong kerbau,’’ujar Bupati.

Pada kesempatan itu, bupati mengucapkan terima kasih kepada tim medis RSD Kol Abundjani Bangko, Satgas Covid-19 Merangin dan semua pihak yang terlibat dalam menangani pasien Covid-19.

Selain itu, bupati juga mengungkapkan rasa maafnya kepada para mantan pasien Covid-19 Merangin, jika selama dalam perawatan terjadi berbagai kekurangan atau pelayanan perawat yang belum memuaskan.

Bila sampai berakhirnya wabah Corona dan Kabupaten Merangin benar-benar bersih dari virus Covid-19, tidak ada warga Merangin yang meninggal dunia karena Covid-19, bupati segara akan membayar nazar memotong satu ekor kerbau.

Bupati juga mengingatkan agar pasien Covid-19 yang sudah sembuh, agar tetap mengindahkan protokol kesehatan Covid-19, dengan selalu mengenakan masker, menjaga jarak dan selalu mencucitangan dengan sabun di air yang mengalir.

‘’Pertahankan apa yang menjadi acuan Pemerintah dalam penanganan Covid-19. Mudahan tidak ada lagi pasien Corona dan Merangin akan bersih serta bebas dari wabah Covid-19,”harap Bupati.

- Advertisement -

Music

Gubernur Jambi Izin Cuti Untuk Kampanye

JAMBI (SR28)- Gubernur Jambi Fachrori Umar pada Rabu malam (23/9) menggelar silahturahmi bertajuk pamitan kepada seluruh petinggi  OPD dalam lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dikediamannya di bilangan Ancol Kota Jambi. Gubernur Fachrori menyatakan jika dia akan cuti selama beberapa bulan kedepan terhitung 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020.

Hadir dalam forum tersebut unsur Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Jambi serta para tamu dan undangan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi, Hj.Iin Kurniasih Sudirman turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya Fachrori mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan.

"Terima kasih atas kehadirannya, semoga dapat memberi semangat dan motivasi bagi kami untuk senantiasa memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Fachrori Umar.

Fachrori Umar menuturkan bahwa dirinya menjadi Pelaksana Tugas Gubernur Jambi pada tanggal 10 April 2018 - 12 Februari 2019 kemudian secara definitif pada tanggal 13 Feb 2019 di Istana Negara.

Diujung sambutannya, Fachrori yang didampingi istri jugamenegaskan jika  mereka akan menanggalkan seluruh fasilitas negara selama proses kampanye.

"Selama cuti kami harus meninggalkan rumah dinas gubernur dan tidak menggunakan fasilitas negara. Mohon maaf, dalam menjalankan kepemimpinan ada kekurangan dan kesalahan, namun kami berupaya memberikan yang terbaik demi kemajuan Provinsi Jambi," jelas Fachrori.

Harapan Gubernur Jambi Fachrori Umar kepada Kepala OPD, agar tetap bersinergi dan terus meningkat kinerja serta menjalankan program-program yang telah ditetapkan untuk program kemasyarakatan dapat dipercepat realisasi, termasuk aspek penyelenggaraan Pilkada, aspek peserta dan pemilih. "Upayakan agar tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19, bagi pemilih, maupun petugas Pilkada di lapangan," tambah Fachrori.

Selain itu Fachrori juga berpesan untuk ASN lingkup Pemerintah Provinsi Jambi untuk menjaga netralitas serta profesionalitas, karena dengan ASN yang netral birokrasi menjadi kuat.

Menteri Agama Imbau Warga Ikuti Pedoman Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai Protokol Kesehatan

JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi mengimbau masyarakat mematuhi protokol kesehatan saat pelaksanaan salat Iduladha 1441 Hijriah dan penyembelihan hewan kurban. Sebab, hari raya Iduladha tahun ini berada di tengah pandemi covid-19.

Source: Jambi28 TV

Bupati Tanjabbar Hadiri Acara Peresmian Koramil 419-03 Tungkal Ilir

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs.H.Amir Sakib Kamis (21/01/21) Hadiri Acara Peresmian Kantor Koramil 419-03 Tungkal Ilir...

Selama Libur Panjang, ASN Dilarang Mudik

JAMBI (SR28) - Pemerintah dengan tegas meminta ASN untuk tidak berpergian ke luar daerah apalagi melakukan mudik ke kampung halaman.

Sport News

Meski Sudah Dibuka Kembali, Layanan IGD Rumah Sakit Abdul Manap Belum Optimal

KOTA JAMBI (SR28) - Kendati demikian, pembukaan layanan IGD ini belum bisa berjalan secara optimal. Lantaran dibuka dengan berbagai keterbatasan. Sebab, beberapa tenaga medis masih harus melaukan isolasi mandiri lantaran belum keluarnya hasil uji swab.

Perkuat Penanganan Covid-19, Ardy Daud Rapat Dengan Dinkes

JAMBI (SR28) - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi Ir.Restuardy (Ardy) Daud,M.Sc mengadakan rapat dengan Plt.Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan beberapa orang struktural dan jajaran terkait Dinas Kesehatan di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Kamis (15/10/2020).

Langkah ini merupakan upaya Ardy Daud untuk mendapat masukan yang lebih baik tentang kondisi Covid-19 di Provinsi Jambi, dan selanjutnya mengupayakan peningkatan testing, tracing, dan treatment (pengujian, penelusuran, dan pengobatan) terhadap Covid-19 di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, termasuk dengan menambah mesin uji swab di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Hadir pada rapat tersebut Penjabat Sekretaris Daerah (Pj.Sekda) Provinsi Jambi H.Sudirman, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Reflizal, Asisten I Sekda Provinsi Jambi Drs.H.Apani Saharuddin, Direktur Utama RSUD Raden Mattaher dr.Mhd.Fery Kusnadi,Sp.OG, jajaran pejabat Dinkes Provinsi Jambi diantaranya Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Provinsi Jambi, dr.Ike Silviana, MKM.

Ardy Daud mendengarkan pemaparan dari Plt.Kadis Kesehatan Provinsi Jambi tentang pemakaian alat PCR di Labkesda. Plt.Kadis Kesehatan beserta jajarannya juga menjelaskan langkah dan rencana kerja dan evaluasi dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Provinsi Jambi.

“Penanganan Covid-19 ini memiliki tantangan yang luar biasa, selain menangani masalah kesehatan, kita juga harus memikirkan dampak lain seperti dampak ekonomi, sosial, dan sebagainya. Pekerjaan penanganan Covid-19 ini bukanlah kerja yang normal tetapi kerja di luar batas normal. Kita bekerja dalam masa kritis, masa luar biasa, kita dituntut ekstra, perlu diikuti beberapa hal, yaitu peralatan mendukung, insentif bagi tenaga kesehatan, ketersediaan tenaga kerja, dan juga bagaimana melindungi diri kita semua terutama yang terkait dengan tenaga kesehatan kita,” ujar Ardy Daud.

Ardy Daud mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras dalam menangani Covid-19, terutama tenaga kesehatan.

H Al Haris: Merangin Raih WTP ke-4

MERANGIN - Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah pimpinan Bupati Merangin H Al Haris dan Wabup H Mashuri, kembali menoreh presatasi yang sangat membanggakan masyarakatnya.

Kali ini kembali diraihnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-4 secara beruntun dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Merangin 2019. Kegiatan ini diselenggarakan melalui Video Conference di Aula Bappeda, Selasa (30/6).

’’Disamping prestasi, diraihnya WTP ini juga menjadi motivasi,’’ujar Bupati didampingi Ketua DPRD Merangin Herman Effendi.

Motivasi lanjut bupati, bagi teman-teman yang sudah bekerja maksimal, baik dari Organisai Perangkat Daerah (OPD), maupun dari semuanya yang terlibat langsung dengan anggaran.

‘’Kalau seandainya anggaran yang dilaksanakan dalam tahun 2019 terjadi permasalahan dengan adanya temuan, tentu Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) dan DPRD Merangin punya beban moral,’’jelas Bupati.

Artinya lanjut bupati, hasil kerja yang dilakukan dan kualitas dari apa yang telah dibuat lemah. Alhamdulillah tegas bupati, proses kerja yang dilakukan itu sangat baik, sehingga meraih prestasi yang sangat baik pula.

Disadari bupati, uang yang dikelola untuk membangun Kabupaten Merangin adalah uang negara dan uang rakyat, sehingga wajib dikelola mengacu pada prinsip dan asas pengelolaan keuangan sebaik mungkin untuk kepentingan rakyat.

‘’Ini adalah amanah rakyat, yang harus betul-betul dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik mungkin untuk rakyat. Terimakasih kepada Tim BPK RI yang telah bekerja maksimal buat Merangin,’’terang Bupati.

Bupati terus berharap bimbingan dari BPK RI, semoga kualitas pembangunan yang dilakukan akan semakin baik dan kualitas laporan keuangannya juga akan semakin baik lagi dimasa-masa mendatang.

- Advertisement -

Wabup buka pengobatan gratis bagi lansia di Kejari Jambi

MERANGIN - Dalam  tatanan kehidupan new normal pada pandemi Covid 19 ini, para orang tua lanjut usia (Lansia), membutuhkan perhatian kesehatan yang serius.

Hal ini mengingat usia Lansia itu sangat rentan terhadap virus Covid-19. Ini dikatakan Wabup Merangin, H. Mashuri yang juga merupakan Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Lansia Merangin, saat menghadiri acara Bhakti Sosial Hari Bhakti Adhyaksa ke-60, di Gedung Kejari Kabupaten Merangin, Kamis (16/7/2020).

‘’Saya sangat berterima kasih sekali dan memberikan penghargaan serta meng- apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kejari Merangin, yang telah dan sangat perduli terhadap Lansia. pada Momentum Hari Adyaksa dan melakukan Bhakti Sosial, pengobatan gratis bagi Lansia ini,’’ ujar Wabup.

Wabup pun berharap, perhatian Kejari Merangin terhadap kesehatan para Lansia itu, agar dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin bagi Kejari Merangin pada berbagai kegiatan.

‘’Mudah-mudahan bhakti sosial pengobatan gratis ini, akan mampu meningkatkan derajat dan kwalitas kesahatan para orangtua Lansia di Kabupaten Merangin. Tidak hanya pengobatan gratis, Kejari Merangin juga akan gelar Senam massal Lansia,’’

Wabup pun menambahkan, Untuk senam massal lansia,  itu rencananya akan dilakukan pada Minggu (19/7/2020) di halaman Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Merangin, Wabup sangat mengharapkan kepada para Lansia Merangin khususnya dapat hadir untuk mengikutinya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin Martha Parulina Berliana, S.H, M.H mengatakan, bhakti sosial, pengobatan kesehatan gratis tersebut, akan terus dilakukan pada Hari Bhakti Adhyaksa setiap tahunnya nanti.

‘’Lansia itu, merupakan orang pendamping kita dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan, karena para Lansia ini sudah sangat berpengalaman dalam berbagai hal,’’ Sebut Kajari.

Pemantauan Malam Natal Di Kota Jambi, Walikota Pastikan Kondusif

KOTA JAMBI - Forkopimda Kota Jambi melakukan pemantauan malam natal ke sejumlah lokasi di wilayah Kota Jambi, Kamis malam. Uniknya, para pemimpin...

Akhir Tahun 2020, Izin Berkerumun Justru Cenderung Meningkat

JAMBI - Mendekati masa kahir tahun 2020, permintaan perizinan berkerumun di Provinsi Jambi justru meningkat walau di tengah pandemi Covid-19.

Permintaan perizinan tersbeut, mulai dari penyelanggraan rapat, seminar maupun kegiatan kegiatan yang akhirnya menimbulkan keramaia, malah semakin banyak di penghujung tahun ini.

Pemkot Jambi Kembali Berlakukan Jam Malam Bagi Warga, Maksimal Diluar Rumah Jam 11 Malam

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah Kota Jambi mengaktifkan pemberlakuan jam malam bagi warga Kota Jambi. Tindakan tersebut diambil paca Walikota Jambi Syarif Fasha terkonfirmasi positif Covid-19.

Pemkot Jambi Kembali Berlakukan Jam Malam Bagi Warga, Maksimal Diluar Rumah Jam 11 Malam

Pemkot Jambi Kembali Berlakukan Jam Malam Bagi Warga, Maksimal Diluar Rumah Jam 11 Malam

Posted by JAMBI28 TV on Thursday, September 17, 2020
Sumber: JAMBI28 TV

TV

Ketat Jalani Protokol Kesehatan, Donna Agnesia Tak Menyangka Positif Corona

Artis dan presenter Donna Agnesia positif Corona, ia mengumumkan kabar ini melalui akun media sosial pribadinya. Donna menambah daftar panjang sederet artis yang...

Perkuat Penanganan Covid-19, Ardy Daud Rapat Dengan Dinkes

JAMBI (SR28) - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi Ir.Restuardy (Ardy) Daud,M.Sc mengadakan rapat dengan Plt.Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan beberapa orang struktural dan jajaran terkait Dinas Kesehatan di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Kamis (15/10/2020).

Langkah ini merupakan upaya Ardy Daud untuk mendapat masukan yang lebih baik tentang kondisi Covid-19 di Provinsi Jambi, dan selanjutnya mengupayakan peningkatan testing, tracing, dan treatment (pengujian, penelusuran, dan pengobatan) terhadap Covid-19 di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, termasuk dengan menambah mesin uji swab di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Hadir pada rapat tersebut Penjabat Sekretaris Daerah (Pj.Sekda) Provinsi Jambi H.Sudirman, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Reflizal, Asisten I Sekda Provinsi Jambi Drs.H.Apani Saharuddin, Direktur Utama RSUD Raden Mattaher dr.Mhd.Fery Kusnadi,Sp.OG, jajaran pejabat Dinkes Provinsi Jambi diantaranya Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Provinsi Jambi, dr.Ike Silviana, MKM.

Ardy Daud mendengarkan pemaparan dari Plt.Kadis Kesehatan Provinsi Jambi tentang pemakaian alat PCR di Labkesda. Plt.Kadis Kesehatan beserta jajarannya juga menjelaskan langkah dan rencana kerja dan evaluasi dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Provinsi Jambi.

“Penanganan Covid-19 ini memiliki tantangan yang luar biasa, selain menangani masalah kesehatan, kita juga harus memikirkan dampak lain seperti dampak ekonomi, sosial, dan sebagainya. Pekerjaan penanganan Covid-19 ini bukanlah kerja yang normal tetapi kerja di luar batas normal. Kita bekerja dalam masa kritis, masa luar biasa, kita dituntut ekstra, perlu diikuti beberapa hal, yaitu peralatan mendukung, insentif bagi tenaga kesehatan, ketersediaan tenaga kerja, dan juga bagaimana melindungi diri kita semua terutama yang terkait dengan tenaga kesehatan kita,” ujar Ardy Daud.

Ardy Daud mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras dalam menangani Covid-19, terutama tenaga kesehatan.

Segera Atasi Pencemaran Sungai Batanghari

JAMBI - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI meminta pemerintah Provinsi Jambi untuk serius menangani pencemaran air sungai Batanghari demi kelangsungan ekosistem dan kehidupan.

Gubernur Jambi: Perdagangan Global Perhatikan Indikator K3

JAMBI (SR28) - Penjabat sementara Gubernur Jambi Restuardy Daud, menerima Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia secara daring/virtual di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (7/10).

Penyerahan penghargaan K3 Tahun 2020 secara daring juga dilakukan kepada perusahaan yang dinyatakan layak untuk menerima penghargaan kecelakaan nihil (zero accident award) di wilayah Provinsi Jambi, perusahaan penerima penghargaan SMK3 di wilayah Provinsi Jambi dan perusahaan penerima penghargaan program pencegahan HIV/AIDS di wilayah Provinsi JambiGubernur Jambi dianugerahi Pembina Terbaik K3 bersama gubernur 19 provinsi lainnya. "Saya kira ini merupakan suatu penghargaan yang sangat luar biasa karena ini sudah 7 kali kita menerima penghargaan yang sama sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada waktu yang bersamaan juga ada 27 perusahaan di Jambi yang menerima penghargaan kecelakaan kerja nihil dan juga ada 2 perusahaan yang menerima penghargaan kategori menerapkan pencegahan dan penanganan HIV/AIDS," ungkap Ardy Daud.

Penghargaan Pembina Terbaik K3 diberikan kepada gubernur yang telah berhasil melaksanakan program pembinaan K3 sehingga perusahaan-perusahaan diwilayahnya memperoleh Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) atau Kecelakaan Nihil sebanyak 0,05 persen dari jumlah perusahaan yang ada diwilayahnya.Provinsi Jambi lima tahun berturut menerima penghargaan sebagai Pembina Terbaik K3 di Tahun 2020 ini ada 19 provinsi juga memperoleh penghargaan sebagai Pembina Terbaik K3 yang disikapi oleh Pjs. Gubernur Jambi sebagai penghargaan yang sangat membanggakan untuk semua pihak yang terkait bahkan dirinya berharap dapat terus dilanjutkan untuk masa-masa mendatang.

"K3 ini memberikan manfaat yang luar biasa bagi pekerjanya karena bicara mengenai keselamatan berarti bagaimana mengurangi kecelakaan kerja, kemudian bagi pekerjanya nanti juga berbicara bagaimana pekerjaannya sehat untuk sektor atau aspek produksinya kalau sehat ini juga berarti produknya akan sehat dan aman sehingga diharapkan produktivitas perusahaan ini akan semakin baik," lanjut Ardy Daud.Harapan untuk terus mendorong peningkatan disiplin K3 dalam pandangan Pjs.Gubernur Jambi secara konteks perdagangan global K3 merupakan salah satu indikator untuk daya saing atau competitiveness,"Salah satu indikator yang diminta itu adalah bagaimana kita menerapkan aspek K3 dan kita akan upayakan terus dan juga ini atas dukungan teman-teman di dinas tenaga kerja dan transmigrasi," jelas Pjs. Gubernur Jambi.

Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziah menyampaikan penganugerahan Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja kepada perusahaan yang telah memenuhi standar prosedur penilaian dengan harapan semakin banyak perusahaan yang mendapat penghargaan."Terima kasih kepada gubernur yang telah berhasil membina usaha-usaha penerapan K3 di wilayah masing-masing serta mengajak kesadaran bersama untuk melaksanakan K3 secara baik dan benar terus meningkat apalagi tantangan menerapkan disiplin K3 semakin besar karena ada Pandemi Covid-19," ujar Menteri Ketenagakerjaan.Dalam laporan Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Haiyani Rumondang menjelaskan penghargaan yang diberikan dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 dapat memberi motivasi kepada perusahaan dan aparat pemerintah disemua level untuk menciptakan K3.

Meliputi kecelakaan nihil,SMK3 program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS,  pembina K3, Pemeduli HIV/AIDS di tempat kerja," kata Haiyani Rumondang.Dirjen Pembinaan dan Pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja menyampaikan 1237 perusahaan meraih penghargaan K3 Tahun 2020 yang sebelumnya 1052 perusahaan di Tahun 2019 meraih penghargaan Nihil Kecelakaan, untuk penghargaan SMK3 diraih 2362 perusahaan Tahun 2020 sebelumnya Tahun 2019 ada 1466 perusahaan, pencegahan HIV/AIDS di tempat kerja diraih 233 perusahaan Tahun 2020 sebelumnya pada Tahun 2019 ada 172 perusahaan.

"Memberikan motivasi kepada pekerja, pengusaha dan perusahaan serta berbagai pihak melakukan yang upaya terbaik terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja," ujar Haiyani Rumondang.