Minggu, Januari 17, 2021

Sriwijaya Air Wajib Ganti Rugi Rp1,25 M per Penumpang SJ182

JAKARTA - Keluarga korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 berhak atas ganti rugi dari pihak maskapai. Hal tersebut mengacu pada Pasal 141 ayat (1)...

Besok Divaksin, Begini Kondisi Kesehatan Jokowi

JAKARTA - Sekretariat Presiden memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1) besok di Istana Kepresidenan Jakarta....

Ini Pertimbangan Hakim Tolak Praperadilan Habib Rizieq

JAKARTA - Hakim Akhmad Sahyuti menolak gugatan praperadilan yang diajukan Habib Rizieq Shihab terkait penetapan tersangka kasus pelanggaran kekarantinaan kesehatan dan penghasutan kerumunan di Petamburan, Tanah...

BREAKING NEWS:Black Box Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan!

JAKARTA - Black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ182 ditemukan. Kotak hitam itu kemudian dibawa ke daratan. Seperti dikutip dari Antara,...

Technology

Bupati Tanjabbar Ingatkan Lurah Tidak Lakukan Mark Up dan Fiktif Kelola Dana Kelurahan

KUALA TUNGKAL (SR28) - Pemerintah pusat sejak tahun 2019 telah mengalokasikan Dana Alokasi Umum (DAU) bagi pembangunan sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat kelurahan. Di Tahun 2019 dan 2020 Pemkab Tanjab Barat juga telah mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk 20 kelurahan.

Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Camat dan Lurah se-Tanjab Barat di Balai Pertemuan Kantor Bupati, rabu (30/9), secara tegas mengingatkan Lurah agar mengelola dana kelurahan dengan baik sesuai aturan.

"Jangan ada mark up dan fiktif. Bikin proyek padat karya dengan melibatkan masyarakat lokal secara swakelola. Para Camat juga awasi dan pantau dana kelurahan. Bantu dalam pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB)," tegasnya.

Bupati H. Safrial juga berpesan kepada lurah agar dalam pengelolaan dana desa di rapatkan dulu dengan masyarakat. Jangan sampai ada kepentingan lurah dalam pelaksanaannya. Dalam melaksanakan kegiatan Lurah harus aktif berkoordinasi dengan Camat, Tim Koordinasi Pelaksanaan Dana Kelurahan, Inspektorat ataupun langsung dengan BPKP.

"Melalui Rakor Percepatan Dana Kelurahan ini saya harap Camat dan Lurah dapat menyamakan persepsi, sehingga sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat di kelurahan bisa berjalan dengan baik tanpa ada permasalahan,"timpal Bupati.

Sebelumnya Kabag Tata Pemerintahan Setda Hermansyah, S.STP melaporkan kegiatan Rakor Camat dan Lurah bertujuan untuk memberikan info dan pemahaman kepada Camat dan Lurah agar anggaran dana kelurahan 2020 berdampak pada pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir mendampingi Bupati, Sekda Ir. H. Agus Sanusi, M.Si dan Asisten Pemerintahan dan Kesra Hidayat, SH, MH. Sebagai pemateri, Inspektur Drs. Encep Zarkasih dan Tim Koordinasi Pelaksanaan Dana Kelurahan KabupatenTanjab Barat. (Sabri)

- Advertisement -

Korban Tenggelam Ditemukan 36 Kilometer Dari Lokasi Kejadian

JAMBI (SR28) - Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR gabungan pada Jumat sore. Korban ditemukan tersangkut di pinggir sungai Batanghari di desa Sekumbang, Kabupaten Muaro Jambi. Korban ditemukan 36 Km dari lokasi kejadian.

Gedung Megah VVIP RSUD Raden Mattaher Disulap Jadi Tempat Isolasi Covid-19

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah provinsi Jambi kini tengah memeprsiapkan gedung Super VVIP RSUD Raden Mattaher untuk direnovasi guna menjadi ruang isolasi pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Kecanduan Judi Online, Pegawai Rumah Makan Sikat Duit Bos

KOTA JAMBI (SR28) - Anggota Unit Reskrim Polsek Kota Baru, Kota Jambi meringkus seorang pemuda bernama Elveny Saputra (27) saat sedang mengamen di jalan.

Pelaku ditangkap lantaran terbukti mencuri yang di rumah makan selero Bundo, di kawasan jalan Patimura, kelurahan Kenali Besar, kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Pelaku merupakan karyawan rumah makan tersebut dan baru dua minggu bekerja disana. Sebelum melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu memantau situasi dn memantau gerak gerik pemilik rumah makan serta karyawan lainnya.

Dari pengakuan pelaku, ia nekat mencuri karena terlanjur kecanduan judi online. Karena ingin bermain judi namun tak punya uang, ia pun kemudian nekat melakukan aksi pencurian.

"Itu uang dihabiskan langsung buat main game online," ujar pelaku.

Pada hari kejadian, situasi rumah makan tengah ramai pengunjung, di sanalah pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk mencuri uang majikannya yang disimpan dilaci kasir rumah makan. Akibat pencurian tersebut, korban mengalami kerugian hingga 6 Juta Rupiah.

"Pelaku ini merupakan karyawan di Rumah Makan Selero Bundo, pelaku mengambil uang di laci kasir rumah makan," jelas AKP Afrito Marbaro kepada awak media.

Selain pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit Handphone hasil uang curian yang digunakan pelaku selain untuk berjudi.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara. (ANK)

Jelang Natal Dan Tahun Baru, Harga Kebutuhan Pokok Mulai Melonjak Naik

KOTA JAMBI - Menjelang perayaan natal dan tahun baru 2021, harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di pasar Angso Duo Kota Jambi mulai melonjak seperti komoditas cabai.

Beberapa kebutuhan pokok masyarakat lainnya juga ikut mengalami peningkatan harga, seperti harga dagingayam potong yang juga mengalami kenaikan.

Latest News

Tak Layak Masuk Dalam Pemiliharaan, Aktivis Endus Dugaan Korupsi Uang Negara Di Pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 (Satu)...

Di Akhir Jabatannya, Bupati Safrial Resmikan Proyek Fisik Infrastruktur 2016-2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs. H. Amir Sakib, Senin (11/01/21) kemarin di Laman Orang...

Yuk Intip, Ini Daftar Kekayaan 5 calon Kapolri

JAKARTA (SR28)- Perrgantian Kapolri direncanakan akan rampung pada akhir Januari 2021 ini. Sederet nama pun mulai muncul ke publik, mulai dari petinggi...

Nelayan Melihat Pesawat Jatuh Saat Hujan Deras di Sekitar Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

JAKARTA - Berdasarkan informasi dari Kepala Seksi Pemerintahan dan Transit Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Surachman mengatakan, nelayan Pulau Lancang mendengar ledakan di...

LSM Petisi: Hasil Kerja Pembangunan Sarana Dan Prasarana MTQ Didesa Tungkal 1 Tanggung Jawab PPK-PPTK

KUALA TUNGKAL (SR28) – Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 Kecamatan...

Music

SUNGAI BATANGHARI TERANCAM PENCEMARAN ZAT KIMIA

Oleh:  Dwita Sari Fathina
(Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta)

Sungai Batanghari merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera dan merupakan salah satu objek wisata di Provinsi Jambi. Selain itu, Sungai Batanghari juga dimanfaatkan masyarakat untuk menopang berabagai aspek kehidupan, seperti jalur transportasi, perdagangan dan sumber utama pencaharian bagi masyarakat. Sungai yang berwarna cokelat ini menjadi tempat masyarakat bergantung hidup mulai dari mencari nafkah serta menjadi tempat Mandi Cuci Kakus (MCK).

Sungai Batanghari memiliki hasil perikanan yang sangat melimpah, di sana terdapat juga berbagai macam sumber daya alam yang dapat diolah seperti pasir, emas, dan lainnya yang menyebabkan pihak-pihak tertentu ingin berinvestasi dan tertarik untuk mengeksploitasinya. Sungai Batanghari di tercatat memiliki 132 spesies ikan bahkan ada 76 jenis ikan yang dapat di konsumsi dan 56 jenis ikan hias.

Besarnya potensi perikanan di daerah ini membuat warga yang tinggal di pinggiran sungai menjadikan tempat ini sebagai sumber mata pencaharian masyarakat yaitu sebagai nelayan. Komoditas perikanan yang ditangkap oleh nelayan di Sungai Batanghari yaitu ikan-ikan sungai seperti Juaro, Lampam, Patin, Sengarat, Lais, Seluang, Udang Kecil, Kalui/Gurame, Lambak, Belida, Betulu, Tapah, Tilan, Bajubang, Baung, Pari dan lain sebagainya

Di sisi lain, eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan tentu akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Salah satu kegiatan penambangan yang mengeksploitasi bahan galian adalah berupa emas. Kegiatan ini bersifat illegal karena tidak dilandasi aturan atau tanpa memperoleh perizinan dari pemerintah pusat ataupun daerah. Saat membersihkan emas yang diambil dari sungai, penambang memisahkan butir-butir emas dan kotorannya di badan Sungai Batanghari dengan menggunakan zat kimia berupa air raksa. Penggunaan air raksa secara berlebihan serta pembuangannya langsung ke sungai dapat menimbulkan pencemaran. Air sungai yang tercemar dapat menimbulkan dampak yang serius terhadap penurunan kualitas dan kuantitas sumber daya ikan karena zat kimia dapat mengkontaminasi ikan-ikan di sungai melalui rantai makanan.

Dengan kondisi sungai yang sudah tercemar akan menimbulkan berbagai permasalahan dan merugikan berbagai pihak. Beberapa jenis ikan seperti ikan belida, betulu, patin, tapah, dan ikan lampam sudah sangat langka atau susah ditemukan di sungai Batanghari, hal ini dikarenakan ikan-ikan tersebut sudah tidak dapat bertahan hidup di sungai yang sudah tercemar limbah air raksa hasil kegiatan eksploitasi emas (PETI) di sungai ini.

Pencemaran zat kimia dari kegiatan tersebut dapat menyebabkan potensi ikan-ikan di perairan Sungai Batanghari semakin terancam serta merugikan kondisi ekonomi para nelayan serta kondisi sosial warga sekitar. Keberadaan ikan-ikan di sungai Batanghari telah memberikan kontribusi yang baik bagi penghasilan nelayan tetapi dengan pencemaran air sungai yang ditimbulkan oleh pihak penambang membuat para nelayan dapat kehilangan mata pencaharian mereka. Tidak hanya nelayan tetapi juga warga yang tinggal di pinggiran Sungai Batanghari juga tidak dapat menggunakan air sungai tesebut sebagai kebutuhan sehari-hari dan seringnya anak-anak yang  bermain di sungai batanghari dapat terinfeksi zat kimia yang dapat menyebabkan penyakit tifus, kolera, hepatitis, dan lainnya. Maka, orangtua mereka harus menghimbau agar anak-anak mereka tidak bermain di air sungai yang masih tercemar oleh zat kimia.

Dengan begitu, untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan menjaga kualitas air Sungai Batanghari dari pencemaran zat kimia, Pemerintah Daerah (Pemda) harus mensosialisasikan standar yang tegas untuk batasan pencemaran air sungai, memberi hukuman yang pantas bagi pihak yang masih membuang limbah perusahaan atau membuang zat kimia, serta membuat alat atau teknologi yang dapat mencegah dan mengatasi pencemaran air di sungai.

Pemerintah daerah juga dapat memberikan himbauan kepada masyarakat bahayanya atau akibat menambang emas ilegal yang bisa membahayakan dan merusak lingkungan yang dapat menimbulkan kerugian terhadap orang banyak. Lebih dari itu, seharusnya pemerintah juga bisa lebih memperhatikan warganya dengan menyediakan lapangan pekerjaan, agar warga tidak menjadikan tambang emas illegal sebagai mata pencarian.

Akhirnya, untuk menjaga kelestarian Sungai Batanghari ini, semua orang harus mengambil perannya. Warga juga dapat membantu pemerintah untuk mencegah pencemaran air sungai dengan mengelola sumber daya alam yang ada karena peran warga akan mempengaruhi kelangsungan sumber daya tersebut, dengan demikian pencemaran air sungai dapat dicegah. Bersama kita menjaga lingkungan untuk kelestarian alam semesta.

Kemunculan Seekor Ular Sanca Hebohkan Warga Thehok-Kebun Kopi

KOTA JAMBI (SR28) - Kamis pagi (30/7) puluhan warga yang tinggal di jalan Raden Wijaya Lorong Akimar Kelurahan Thehok Kota Jambi dibuat ketakutan dengan kemunculan seekor ular sanca.

Eksklusif!!! Ingin Instansi/Perusahaanmu Show Up Dalam Bentuk Podcast? Yuk Cek Disini

JAMBI(SR28)- Sebagai salah satu media yang concern menjadi TV Online dengan basis produksi di Provinsi Jambi, JAMBI28TV terus memberikan layanan tontonan yang  bersifat edukatif dan kekinian. Dipenghujung tahun 2020 ini misalnya, redaksi JAMBI28TV memilih fokus pada siaran Podcast sebagai layanan yang bersifat by request dari stakeholder/mitra maupun spesial undangan dari redaksi.

Hal tersebut dilatarbelangi dari suksesnya beberapa kali podcast maupun talkshow yang telah digelar sebelumnya. Minat warganet tampak sangat antusias dengan sajian yang bersifat ting-tong tersebut.

"JAMBI28TV sudah beberapa kali menggelar podcast dan kami merasakan betul respon dari masyarakat sangat positif. Nampaknya masyarakat kita sangat senang melihat siaran yang singkat, padat serta punya daya gali terhadap informasi yang mendalam" ungkap Muhammad Sidik, Pimred JAMBI28TV (Kamis 3 Desember 2020)

Sidik juga menyebut, jika JAMBI28TV kedepan memposisikan diri sebagai wadah bagi seluruh elemen masyarakat untuk bisa berpartisipasi aktif dalam panggung digital ini.

"Tren saat ini saluran informasi utama masyarakat sudah banyak yang melekat pada Handpohone mereka. Sehingga media TV online seperti kami pikir menjadi layanan yan tepat sebagai wadah penyaluran informasi kepada masyarakat. Salah satu produk layanan kami kedepan adalah kami mempersilahkan kepada siapapun baik Pemerintahan maupun swasta serta kelompok sosial untuk bisa mengisi ruang-ruang saluran informasi dengan bentuk Podcast. Alat kami semua lengkap, sehingga siap untuk berkolaborasi dengan siapapun"tambahnya

Untuk diketahui, pada 1 Desember 2020 kemarin, JAMBI28TV telah memberikan surat undangan kepada seluruh instansi dilevel Pemerintah Provinsi Jambi. JAMBI28TV melihat capaian yang dilakukan oleh setiap instansi sangat baik jika terkomunikaskan secara utuh kepada masyarakat dengan format yang paling udah untuk diakses.

Fachrori: Pengembangan Bandara Depati Parbo Mulai Dikerjakan

TANJAB BARAT (SR28) - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi telah mulai melakukan pengerjaan pengembangan Bandara Depati Parbo secara bertahap, yang merupakan harapan masyarakat Kerinci selama ini. Hal tersebut dinyatakan Fachrori usai melakukan Peninjauan Lokasi Pengembangan Bandara Depati Parbo, Kabupaten Kerinci, Sabtu (19/09/2020).

Fachrori mengatakan, pengembangan Bandara Depati Parbo dilakukan dengan beberapa tahap, untuk tahap sekarang sedang dilakukan persiapan guna pembangunan konstruksi, apron, dan taxiway. Persiapan dilakukan pada areal seluas 4 Ha.

"Kedepannya luas apron yang akan kita bangun sepanjang 190 meter X 70 meter, yang dapat dipergunakan untuk memarkir 3 unit pesawat dalam waktu yang bersamaan, harapannya tentu dengan 3 rute yang berbeda," tambah Fachrori.

Fachrori menuturkan, akses (jalan) masuk Bandara Depati Parbo akan mengalami perubahan, semula akses masuk berada di Koto Baru Hiang, akan diubah ke Koto Iman. Akses masuk melalui Koto Iman nantinya memiliki panjang jalan 900 meter sampai ke bandara, dengan lebar badan jalan satu ruasnya 6-8 meter, yang nantinya akan ada 2 ruas jalan pada akses masuk bandara.

"Pengerjaan akses masuk Bandara Depati Parbo ini masuk dalam pengerjaan tahap pertama yaitu persiapan. Nantinya, kita akan melakukan penimbunan lahan terlebih dahulu karena areal lahan yang telah dibebaskan untuk bandara ini merupakan areal persawahan," tutur Fachrori.

Fachrori menjelaskan, setelah proses persiapan pengembangan Bandara Depati Parbo pada tahap pertama selesai semua, selanjutnya akan dibangun gedung terminal yang baru, lokasi parkir yang baru, gedung PKP PK (Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadaman Kebakaran) yang baru, dan gedung lainnya, beserta lokasi perkantoran yang baru.

Fachrori menambahkan, dengan kondisi akses jalan masuk baru ke bandara pada tahap pengembangan Bandara Depati Parbo, kedepannya, terminal yang lama akan menjadi lokasi kargo.

Ardy Daud Harap Forkom Sekwan Dijadikan Ajang Rembuk

JAMBI (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi  Ir.Restuardy (Ardy) Daud,M.Sc mengharapkan agar Rapat Koordinasi (rakor) Pengurus dan Satkorwil Asosiasi Sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ASDEPSI)/Forkom Sekwan se Indonesia  dapat dijadikan ajang untuk rembuk bersama, mencari solusi terhadap tupoksi Sekwan dalam penyediaan pelayanan administrasi dan memberikan dukungan kepada DPRD. Acara ini dibuka oleh H.Prasetio Edi Marsudi,SH selaku Ketua Asosiasi  DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI), (24/10) malam di SwissBell Hotel Jambi.

Rakor tersebut diselenggarakan tanggal 22 - 24 Oktober 2020. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto,SH.I,M.Si, Ketua ASDEPSI/Forkom Sekwan Seluruh Indonesia Hadameon Aritonang, S.Sos. Acara ini dihadiri 18 provinsi dari 34 provinsi se Indonesia, dengan jumlah peserta 108 orang

Pjs. Gubernur Jambi mengapresiasi rakor ini. “Selamat datang di Provinsi Jambi, “Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah” saya ucapkan kepada Bapak H.Prasetio Edi Marsudi, SH selaku Ketua Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia dan Ketua beserta  Pengurus dan Satkorwil ASDEPSI, serta seluruh Sekretaris DPRD Provinsi se Indonesia dan rombongan. Saya atas nama Pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ASDEPSI menjadikan Jambi sebagai tuan rumah rapat koordinasi ini. Semoga Sekretariat DPRD Provinsi Jambi dapat menfasilitasi acara ini dengan baik, sehingga memberikan kesan yang baik dan tak terlupakan kepada Bapak dan Ibu sekalian,” ujar Ardy Daud.

Ardy Daud menjelaskan, Sekretaris DPRD Provinsi memiliki peran yang sangat strategis, baik secara internal dalam hal penyediaan pelayanan administrasi dan memberikan dukungan kepada DPRD untuk melaksanakan fungsinya dalam pembentukan Peraturan Daerah, anggaran, dan pengawasan, maupun peran sebagai mediator Pemerintah Daerah Provinsi dan DPRD Provinsi agar pelaksanaan peran DPRD yang tidak terlepas dari Pemerintah Daerah, dapat terkoordinasi dengan baik serta sinergis.

“Faktor penentu keberhasilan Sekretaris DPRD dalam menjalankan fasilitasi dan dukungan kepada anggota DPRD tergambar melalui fasilitasi penyelenggaraan kegiatan kedewanan yang menjadi tugasnya, serta dipengaruhi faktor-faktor lingkungan dan isu-isu strategis yang terkait proses demokratisasi dan desentralisasi. Dalam menghadapi Pandemi Covid-19 saat ini, peran Sekretaris DPRD dalam memfasilitasi fungsi DPRD sedang diuji. Seorang Sekretaris DPRD harus mampu membuat format yang tepat agar anggota DPRD dalam pelaksanaan tugasnya yang berhubungan langsung dengan orang banyak dapat tetap aman dari bahaya terpapar Covid-19. Adaptasi Kebiasaan Baru harus diterapkan dengan ketat, sehingga anggota DPRD dan stakeholdernya merasa aman dan nyaman, tata tertib DPRD tidak dilanggar,  dan tugas berjalan dengan lancar,” terang Ardy Daud.

Ardy Daud mengapresiasi forum rapat koordinasi yang diadakan oleh ASDEPSI ini, karena selain sebagai ajang silaturahmi, banyak hal yang dapat dihasilkan pada kegiatan ini, terutama sebagai ajang rembuk bersama untuk mencari solusi terbaik dalam melaksanakan tupoksi sebagai Sekretaris DPRD dengan segala tantangannya. Forum ini juga dapat menjadi sarana berbagi pengalaman praktek-praktek terbaik yang telah dilakukan oleh Sekretaris DPRD, sehingga dapat memotivasi satu sama lain untuk bekerja lebih baik dan inovatif.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto,SH.I,M.Si menyatakan bahwa  penyelenggaraan forum kali ini hendaknya dapat memberikan kontribusi, sebagai sarana menyamakan persepsi terhadap suatu permasalahan, juga sebagai langkah alternatif yang dapat dilakukan oleh asosiasi dalam menyelesaikan problematika yang sedang terjadi.

“Ada beberapa tantangan yang kita hadapai saat ini. Saya berharap melaui pertemuan ini, Sekwan dapat memperkaya wawasan satu sama lain, sehingga tugas berat kami  di tengah Covid-19, DPRD harus tetap jalan walaupun harus melalui protokol kesehatan. Beberapa pertemuan ada yang kami lakukan dengan virtual tetapi  ada bebarapa yang kami lakukan harus bertemu langsung dengan masyarakat, turun  ke lapangan, dan di tengah Covid-19 ini tidak mudah. Pertemuan ini juga membahas  Perpres No 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional, di adalamnya ada sistem yang baru dan ini menjadi  diskusi yang baik antar Sekwan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak baik di masa yang akan datang. Sistem dalam perpres ini tujuannya baik untuk transparansi dan mengoptimalkan indikator kinerja utama di RPJMD itu sendiri,”ujar Edi Purwanto.

H.Prasetio Edi Marsudi,SH selaku Ketua Asosiasi  DPRD Provinsi Seluruh Indonesia mengharapkan pertemuan ini dapat dijadikan ajang silahturahmi dan bersama-sama berbagi ilmu. ”Saya harap pertemuan ini menjadi ajang silahturahmi dan diskusi, juga mencari solusi,  serta ajang belajar bersama, apalagi ada narasumber kita dari Kemendagri. Saya berharap para peserta dapat bertanya sedetail mungkin kepada narasumber,” kata Prasetio.

Culture

- Advertisement -

DPRD Tebo Setujui Ranperda Perubahan APBD TA 2020

TEBO (SR28) - Menindaklanjuti Nota Pengantar Ranperda Perubahan APBD Kabupaten Tebo T.A. 2020, DPRD Kabupaten Tebo menyampaikan Pendapat Akhir Fraksi-fraksi DPRD pada Rapat Paripurna di Aula Rapat DPRD Tebo, Rabu (16/09/2020).

"Dalam rangka menyampaikan Pendapat Akhir Fraksi-fraksi DPRD Tebo terhadap Nota Pengantar Ranperda kabupaten Tebo Perubahan APBD TA 2020. Skor saya cabut dan secara resmi dibuka dan terbuka untuk umum," ujar Ketua DPRD Tebo Mazlan dalam sambutannya.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Tebo Mazlan, S.Kom

Pada penyampaian yang dibacakan Wakil Ketua DPRD Tebo, Syamsul Rizal, SE., M. Si tersebut, sebanyak tujuh fraksi secara umum menyetujui Ranperda tersebut dijadikan sebagai Perda Perubahan APBD T.A. 2020.

Penyampaian persetujuan dibacakan Wakil Ketua DPRD Tebo Syamsul Rizal, SE., M. Si

Bupati Tebo, Dr. H. Sukandar, S. Kom., M. Si., melalui Wakil Bupati, Syahlan, SH., pada arahannya menyampaikan Perubahan Ranperda mengenai APBD ini merupakan upaya dari pembenahan kinerja demi pelaksanaan pembangunan yang lebih baik.

Penandatanganan dokumen oleh Bupati Tebo Sukandar

"Pembahasan Ranperda perubahan yang dilakukan bersama ini merupakan upaya untuk terus berbenah dalam memperbaiki kinerja baik dalam mengelola keuangan daerah maupun program pembangunan yang efektif dan efesien. Agar program yang disusun pada tahun ini lebih tepat sasaran dan mempercepat visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tebo 2017-2022." ujar wabup.

7 Fraksi DPRD Tebo menyetujui Ranperda

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Mazlan, S. Kom., dan diikuti oleh Unsur Forkopimda Kabupaten Tebo, Sekretaris Daerah, Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tebo, Instansi Vertikal, Pimpinan BUMD di Kabupaten Tebo.

Anggota dewan mengikuti protokol kesehatan selama rapat paripurna berlangsung

.

Breaking News!!! Partai Gelora Resmi Dukung Fachrori-Syafril

JAMBI (SR28)- Teka-teki arah dukungan berbagai partai politik pada Pilgub Jambi 2020 semakin terjawab.  Kabar teranyar, muncul dari Partai Gelora. Tadi malam (Sabtu 5 September 2020), sejumlah petinggi  Partai Gelora disambut secara khusus oleh calon gubernur petahana H.Fachrori Umar dan calon wakilnya Irjen.Pol. Syafril Nursal di kediaman Fachrori Umar kawasan Tanggo Rajo Kota Jambi.

Pertemuan hangat Pengurus DPW Gelora Provinsi Jmabi bersama Fachrori-Syafril

Dalam perjamuan yang dimulai pukul 21.00 WIB tersebut, Partai Gelora menyampaikan resmi menyampaikan ihwal dukungan politiknya pada Pilgub 2020 ini. Secarik kertas bermap resmi Gelora yang berisi dukungan dari Dewan Pengurus Nasional resmi diserahkan oleh Mahyudi ke Fachrori Umar dan Syafril Nursal.

Penyerahan surat dukungan politik secara resmi Partai Gelora

Mahyudi yang dalam sela-sela perjamuan tersebut menyatakan komitmennya untuk menggerakkan simpul massa yang sudah dibangun selama 4 bulan terakhir.

"Kami sudah bulat memutuskan untuk mendukung Bapak (Fachrori Umar-Syafril Nursal) untuk kembali menjadi Gubernur 2021-2024 mendatang. Kami siap mengaktivasi semua komponen partai kami mulai dari wilayah hingga desa-desa untuk memenangkan pasangan FU-SN. Bismillah, kita sama-sama tancap gas" Ungkap Mahyudi dalam perjamuan tersebut.

Lembar dukungan resmi Partai Gelora untuk Pilgub Jambi

Fachrori Umar yang langsung menerima dukungan tersebut mengaku sangat berterima kasih pada Partai Gelora yang memberikan kejutan di last minutes Pilgub ini

"Terima kasih atas dukungannya, kami menjadi makin optimis untuk menang pada Pilgub tahun ini. Kami sangat menyambut dengan gembira bergabungnya Gelora dalam barisan pemenangan. Kolaborasi ini semoga tidak hanya dalam momen Pilgub Jambi 2020, namun juga kolaborasi jangka panjang"Ungkapnya

Direncanakan, hari ini Partai Gelora juga akan turut mengantarkan pendaftaran calon gubernur ke KPU Provinsi Jambi.

"Tim sudah kami siapjan untuk mengantar Pak FU-SN ke KPU. Semua dukungan mulai dari pendaftaran ke KPU hingga 9 desember mendatang sudah kami siapkan secara maksimal untuk memenangkan FU-SN" tutup Mahyudi.

Kasus Baru Covid-19 Melonjak, Filipina Lockdown Lagi

MANILA - Filipina menjadi negara ke dua di Asia Tenggara, setelah Indonesia, dengan jumlah pasien positif dan kematian akibat dari COVID19. Minggu, 2 Agustus 2020, pemerintah Filipina mengumumkan ada 5.032 kasus baru yang terjadi dalam 24 jam.

Sehingga jumlah keseluruhan mencapai angka di atas 100.000 jiwa. Melihat grafik angka penambahan postif COVID19 di negaranya, Presiden Filipina Rodrigo Duterte, menyetujui akan memberlakukan lagi lockdown di ibu kota negera, Manila, selama dua pekan. Dimulai dari Selasa, 4 Agustus 2020 dan berakhir pada 18 Agustus 2020.

Sumber: JAMBI28 TV
- Advertisement -

Must Read

Kecanduan Judi Online, Pegawai Rumah Makan Sikat Duit Bos

KOTA JAMBI (SR28) - Anggota Unit Reskrim Polsek Kota Baru, Kota Jambi meringkus seorang pemuda bernama Elveny Saputra (27) saat sedang mengamen di jalan.

Pelaku ditangkap lantaran terbukti mencuri yang di rumah makan selero Bundo, di kawasan jalan Patimura, kelurahan Kenali Besar, kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Pelaku merupakan karyawan rumah makan tersebut dan baru dua minggu bekerja disana. Sebelum melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu memantau situasi dn memantau gerak gerik pemilik rumah makan serta karyawan lainnya.

Dari pengakuan pelaku, ia nekat mencuri karena terlanjur kecanduan judi online. Karena ingin bermain judi namun tak punya uang, ia pun kemudian nekat melakukan aksi pencurian.

"Itu uang dihabiskan langsung buat main game online," ujar pelaku.

Pada hari kejadian, situasi rumah makan tengah ramai pengunjung, di sanalah pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk mencuri uang majikannya yang disimpan dilaci kasir rumah makan. Akibat pencurian tersebut, korban mengalami kerugian hingga 6 Juta Rupiah.

"Pelaku ini merupakan karyawan di Rumah Makan Selero Bundo, pelaku mengambil uang di laci kasir rumah makan," jelas AKP Afrito Marbaro kepada awak media.

Selain pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit Handphone hasil uang curian yang digunakan pelaku selain untuk berjudi.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara. (ANK)

Dampak Corona, Penerimaan Pajak Kota Jambi Masih Rendah

KOTA JAMBI - Belum maksimalnya realisasi Pendapatan Daerah itu, juga akibat dari kebijakan pembebasan pajak beberapa sektor yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi, lantaran untuk menghentikan sementara kegiatan di masa awal kehadiran virus corona.

Waduh, Kabupaten Tanjab Barat Zona Merah Pelaksanaan Kampanye Pilkada

JAMBI (SR28) - Kabupaten Tanjung Jabung Barat ditetapkan sebagai zona merah pelaksanaan kampanye serentak tahun 2020. Hal tersebut berdasarkan hasil analisa dan evaluasi terbaru yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Jelang Pencoblosan di Jambi, 12 Petugas KPPS dan 1 Petugas KPU Positif Corona

JAMBI - Sekitar dua pekan jelang pencoblosan, terdeteksi 11 orang petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara ( KPPS) dan 1 orang petugas KPU di Jambi, dinyatakan positif Covid-19. Dari jumlah itu, tersebar di dua kabupaten, yakni Sarolangun dan Tanjab Barat.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jambi, Johansyah menyebutkan terjadi penambahan 29 pasien Covid-19, 13 diantaranya merupakan petugas KPPS dan KPU.

Restuardy Daud Tinjau Kesiapan Asrama BPSDM Dijadikan Rumah Isolasi Pasien Covid-19

JAMBI (SR28) - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir Restuardy Daud M.Sc meninjau asrama BPSDM Provinsi Jambi, di Kota Baru, Kota Jambi, yang dijadikan rumah isolasi bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Jambi.

Pemerintah dan Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jambi menyiapkan 70 tambahan tempat tidur bagi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19. Ini merupakan upaya Satgas Covid-19 Provinsi Jambi meningkatkan pelayanan penanganan Covid-19.

Pjs Gubernur didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi, Danrem 042/Gapu Brigjen M Zulkifli, Asisten I Setda Provinsi Jambi Apani Saharudin, Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Reflizar, Wakil Wali Kota Jambi Maulana, Kepala Biro Humas dan Protokol Johansyah serta anggota lainnya.

Restuardy menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jambi dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi terus berupaya dalam penanganan Covid-19. Salah satunya menyiapkan Asrama BPSDM Provinsi Jambi sebagai tambahan rumah isolasi untuk pengendalian dan percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi.

“Pada hari ini kami bersama tim Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jambi langsung turun melihat persiapan tambahan tempat isolasi. Kami harapkan bisa menampung pasien terkonfirmasi Covid-19 yang akhir-akhir ini jumlahnya meningkat signifikan,” katanya.

Pemprov Jambi dan Satgas Covid-19 terus mengamati pergerakan angka yang terus bergerak naik. Saat ini jumlah pasien positif Covid-19 terus mengalami peningkatan, sedangkan daya tampung rumah sakit terbatas.

Restuardy mengatakan, Asrama BPSDM Provinsi Jambi dapat menampung pasien Covid-19 tanpa gejala sebanyak 70 orang, sedangkan dokter dan para medis disiagakan.

Restuardy mengajak masyarakat Provinsi Jambi bersama-sama dan displin melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, dengan cara selalu memakai masker saat di luar rumah, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Dengan cara itulah kita bisa menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Jambi secara efektif,” tegasnya.

Sebelumnya, Rabu, 30 September 2020, Restuardy Daud meninjau salah satu gedung di Rumah Sakit Raden Mattaher, yakni gedung enam lantai untuk segera dilanjutkan pembangunannya sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

3 Daerah di Jambi Berstatus Zona Oranye Penyebaran Virus Covid-19

JAMBI (SR28) - Dari 11 wilayah kabupaten kota di provisni Jambi saat ini terdapat 3 wilayah yang amsuk sebagai zona oranye penyebaran Covid-19. 3 wilayah tersbeut yakni Kota Jambi, Kerinci dan Tanjung Jabung Barat. Akibat hal tersebut, Provinsi Jambi kini juga berlabel zona oranye (Sedang) penyebaran virus Covd-19.

Sumber: JAMBI28 TV

Lifestyle Magazine

Tegas! Twitter Akan Blokir Akun yang Sebarkan Konten Kekerasan dan Kebencian

JAKARTA - Twitter akan menutup celah bagi pengguna yang menyebarkan pesan kebencian dan konten kekerasan. Perusahaan telah memperbarui kebijakan untuk melarang tautan konten yang mempromosikan kekerasan dan perilaku penuh kebencian.

Twitter sudah memiliki aturan yang melarang tindakan kebencian dan kekerasan dalam tweet, tetapi kebijakan itu belum mencakup konten yang ditautkan.

Mengenai garis besar jenis tautan yang dapat diblokir oleh Twitter, dan bagaimana Twitter dapat mengidentifikasikannya agar akun Anda tetap aman, Twitter sudah memposting kebijakannya dalam tweetnya (@TwitterSupport).

Kebijakan baru ini akan berlaku mulai 30 Juli. Twitter akan dapat memblokir URL tertentu agar tidak dapat dibagikan di-platform-nya, dan menangguhkan akun yang sering berbagi jenis tautan ini.

"Tujuan kami adalah memblokir tautan dengan cara yang konsisten dengan cara kami menghapus Tweet yang melanggar aturan kami," tulis perusahaan itu dalam sebuah pernyataan. (Okezone)

Sekda Tanjab Barat Ikuti Rakor Pilkada serentak Via Vidcon

KUALA TUNGKAL (SR28) - Sekretaris Daerah Tanjab Barat Ir. H. Agus Sanusi mengikuti Rakor Pilkada serentak 2020 Via Video Conference bersama Menko Polhukam, Mendagri, Ketua KPU, ketua Bawaslu, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kabin dan Kasatgas Covid-19, Rabu (09/09).

Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Bupati ini juga turut dihadiri oleh Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH, Kasdim 0419 Tanjab Mayor Chb Indra Wijaya , Perwakilan Kejari, KPU, Bawaslu, Kepala BPBD, Kesbangpol, Kasat Pol PP, serta unsur terkait lainnya.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam penyampaiannya, tekankan akan menindak tegas kepada Pasangan Calon baik Incumbent atau petahana yang berkali-kali melakukan pelanggaran. Menurutnya penindakan yang dimaksud dapat berupa penundaan pelantikan, mengikuti pendidikan dan pelatihan, serta tidak akan memenuhi usulan penunjukan PJS oleh Gubernur bila Gubernur tidak mampu mengendalikan KDH/WKDH yang tidak taat protokol kesehatan.

Lebih lanjut, Tito Karnavian juga himbau agar tiap daerah melakukan rapat dengan mengundang Partai Politik dan kontestan untuk menyampaikan aturan-aturan terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah."Apabila leadnya KPUD maka temanya adalah menjelaskan terkait tahapan tahapan dan pelaksanaan Pilkada, apabila leadnya kepolisian maka temanya adalah pengamanan pilkada," ujar Tito.

Terakhir, Tito juga tegaskan agar selanjutnya dapat dibuat fakta integritas yang isinya patuh terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dan patuh terhadap protokol kesehatan baik aturan KPU, Perda dan atau Perkada.

Diwawancarai usai ikuti Rakor, Sekda Ir. H. Agus Sanusi mengatakan Rakor yang diselenggarakan oleh Menkopolhukam ini membahas terkait permasalahan pelaksanaan Tahapan Pilkada yang dinilai masih belum maksimal dalam penerapan protokol kesehatan."Disampaikan dalam rapat tadi bahwa melihat situasi pada saat pendaftaran Pasangan Calon, masih banyak yang belum maksimal dalam melaksanakan protokol kesehatan,"Sehingga dalam rapat tadi ditekankan perlu adanya sanksi, baik sanksi administrasi maupun sanksi lainnya terhadap pelanggaran penegakan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada," ujar Sekda.

Sekda berharap, penegakan disiplin protokol kesehatan ini dapat memperlancar pelaksanaan Pilkada pada Desember mendatang. Sekda juga berharap pelaksanaan Pilkada ini nantinya tidak menimbulkan klaster baru Covid 19."pungkasnya. (Sabri)

Muklis: Nomor Urut 3 Keberuntungan dan Simbol Persatuan Hulu dan Hilir Juga Persatuan Indonesia

KUALA TUNGKAL (SR28) - Muklis-Supardi akhirnya ditetapkan sebagai pasangan calon nomor urut 3 pada Pilkada Tanjab Barat tahun 2020. Nomor 3 tersebut dianggap sebagai nomor keberuntungan bagi keduanya yaitu Persatuan Indonesia.

"Kalau kita mau nomor 3 itu pencoblosan buka kertas HVS 1, buka surat suaranya 2 dilihat dan teliti nomor 3 di coblos, karena nomor keberuntungna ini salah satu pemersatu 1 dan 2 kemudian 3, nomor 3 itu juga merupakan simbol kami ingin 3 Unggul dalam keimanan, Unggul dalam pengapdian, Unggul dalam prestasi," ujar H.Muklis kepada awak media usai pengambilan Nomor Urut Pasangan Calon Pilkada Tanjab Barat, Kamis (24/09/2020).

Selain itu, bagi Muklis nomor 3 dalam Pancasila berarti Persatuan Indonesia. Dimana ia ingin mempersatukan untuk kemajuan negara Republik Indonesia dalam persatuan.

"Kami ingin mempersatukan, tidak ada Hulu dan tidak ada Hilir, dan tidak ada suku tidak ada agama, seperti yang dibunyikan di dalam Bhanika Tunggal Ika, semua Satu untuk kemajuan Tanjung Jabung Barat dan kemajuan Republik Indonesia,” jelas Muklis.

"Terkait kondisi sekarang kita melakumi mobilisasi massa, andaikan ini virus pilihan kami harus tidak sosialisasi tidak apa - apa yang terpenting keselamatan masyarakat terjamin andaikan kami harus di rumah saja untuk Pilkada kali ini dirumah saja kami juga tetap dirumah saja lah, kenapa? kami ingin masyarakat terjamin kesehatannya jangan sampai kami pembawa Covid itu atau salah seorang dari masyarakat yang mempunyai potensi penyebaran Covid nah kondisi ini yang kita serahkan semua ke Allah," paparnya.

”Allah bilang Allah akan mencabut kekuasaan dari seorang dan menentukan memberikan kekuasaan kepada seseorang ,jadi kita tidak perlu banyak-banyak  konflik yang kita tonjolkan adalah silaturahmi,” pungkasnya. (Sabri)

Sekda Tanjabbar Ikuti Rakor Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020

JAMBI (SR28) - Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pilkada serentak Tahun 2020 dan pengarahan dari satuan tugas covid 19 yang disampaikan Menteri dalam Negeri Tito Karnavian di Ball Room Swiss Bell hotel, Rabu (26/08)

Gubernur Jambi Drs. H. Fachrori Umar dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan Pilkada serentak di tengah kondisi pandemi covid 19 yang menuju normal baru, tentu menghadapi sejumlah tantangan mulai dari aspek penyelenggaraan, aspek peserta pemilu dan aspek pandemi virus Corona yang mengharuskan masyarakat beradaptasi.

"Terkait Pilkada Serentak 2020 ini, Fachrori sampaikan Provinsi Jambi dan 5 Kabupaten Kota siap melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang," paparnya.

Untuk mewujudkan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota serentak tahun 2020 yang aman berkualitas dan demokratis di bumi Sepucuk Jambi sembilan lurah di era adaptasi dan kebiasaan baru akan diambil langkah-langkah konkrit dan antisipatif.

"salah satunya dengan penyesuaian penyelenggaraan Pilkada yang diawali dengan menyiapkan peraturan atau merubah peraturan tentang tahapan program dan jadwal Pilkada menyesuaikan teknis berkaitan dengan mekanisme tata cara pendaftaran, calon metode kampanye, pemungutan dan penghitungan suara serta rekapitulasi perolehan suara yang tepat dengan situasi pandemi."imbuh nya.

Lanjut Fachrori juga diperlukan penerapan ketentuan protokol kesehatan yang ketat dalam penyelenggaraan Pilkada KPU Bawaslu peserta pemilihan dan pemilik misalnya penggunaan masker menjaga jarak dan selalu mencuci tangan." kita sangat membutuhkan inovasi dalam penyelenggaraan dan pengawasan pemilihan Pilkada baik dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk mencegah pelanggaran menindak pelanggaran dan menyelesaikan sengketa pemilihan serta mencegah kerumunan.

"Kita berharap kesuksesan pelaksanaan Pilkada di provinsi Jambi dapat kita wujudkan meski di tengah pandemi, kita upayakan agar tidak menjadi klaster baru penularan virus covid 19, baik bagi pemilih maupun bagi pekerja negara khususnya petugas Pilkada di lapangan," pungkasnya.

Hal yang sama juga disampaikan, Mendagri Tito Karnavian terkait penanganan covid 19. Tito berharap kepada Kepala Daerah dapat bersungguh sungguh dalam penangangan covid 19. Tito juga ingatkan terkait penyelenggaraan Pilkada Serentak di tengah Pandemi Covid 19 agar tidak menimbulkan klaster baru, salah satunya dengan penerapan protokol kesehtan yang ketat dalam penyelenggaraan setiap tahapan Pilkada.

"Masalah pilkada serentak belum ada jamiman pandemi covid 19 sudah berakhir, namun dengan kemauan dan kesungguhan pilkada bisa jadi momentum daerah yang penting untuk menentukan pemimpin dan menekan penyebaran covid 19 melalui dukungan pemerintah daerah baik kabupaten/Kota dan Provinsi," tegas Tito.

Sementara itu Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi dalam keterangannya usai mengikuti Rakor mengatakan bahwa Mendagri sampaikan apresiasi dan terima kasih terhadap Kabupaten Kota Se Provinsi Jambi atas dukungan anggaran dalam penanganan Covid 19. Menurutnya, arahan Mendagri lebih fokus pada penanganan covid 19."Yang paling pokok agar lebih banyak pemeriksaan PCR kepada masyarakat, pemeriksaan dengan skala besar,

"Mengenai persiapan pilkada kita sudah sepakat ada 670 TPS yang sudah ditetapkan. Kita sudah sepakat dan itu tidak ada masalah," tandas Sekda Agus Sanusi. (Sabri)

Pemprov Jambi Percepat Realisasi Anggaran Untuk Program Pemulihan Ekonomi

JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi minta OPD teknis untuk mempercepat realisasi anggaran PBD Tahun 2020, khususnya untuk program pemulihan ekonomi di daerah dimasa pandemi Covid-19.

Video News

- Advertisement -

H Al Haris Salurkan Bantuan 140 Ribu Benih Ikan

MERANGIN - Bupati Merangin H Al Haris, menyalurkan bantuan benih ikan dari BPBAT Sungai Gelam Jambi, kepada sebanyak 10 kelompok tani yang tersebar di lima kecamatan dalam Kabupaten Merangin, Kamis (11/6).

Sebanyak 10 kelompok tani itu berada di Kecamatan, Bangko Barat, Bangko, Tabir Lintas, Tabir Barat dan Jangkat. Masing-masing kelompok tani mendapatkan bantuan antara 10 ribu sampai 25 ribu benih ikan.

Ada tiga jenis benih ikan air tawar yang diberikan secara simbolis oleh bupati di halaman depan Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Merangin tersebut, benih ikan Nila, Jelawat dan benih ikan Mas.

‘’Jadi ada sebanyak 140 ribu benih ikan yang disalurkan pada hari ini. Bantuan ini akan berlanjut untuk ke kelompok tani di kecamatan lainnya. Terimakasih BPBAT Sungai Gelam Jambi atas bantuan yang sangat bermanfaat ini,’’ujar Bupati.

Diakui bupati, sampai sejauh ini baru 30 persen kebutuhan ikan terpenuhi dari daerah sendiri, sedangkan sebanyak 70 persen lagi masih harus didatangkan dari daerah luar Merangin.

Diharapkan bupati dengan pemberian bantuan benih ikan tersebut, kedepannya kekurangan 70 persen kebutuhan ikan itu akan terpenuhi dari Kabupaten Merangin sendiri.

Bupati mengajak masyarakat, untuk memanfaatkan lahan tidur seperti rawa-rawa dijadikan kolam ikan, sehingga bisa bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Kelompok tani yang mendapatkan bantuan benih ikan itu, Kelompok Tani Mekar Sari Desa Sungai Putih, Griya Mina Berkah Desa Bukit Beringin, Harapan Jaya Desa Pulau Rengas Ulu, Suka Makmur Pematang Kandis Mina Lego Lestari Desa Sidolego.

Selain itu, Kelompok Tani Satria Mina Mandiri Desa Koto Baru Seling, Mina Mekar Muda Desa Mampun Baru, Mina Tunas Muda Desa Mampun Baru, Mekarti Mina Utama Desa Pinang Merah dan Sungai Mengkeruh Desa Renah Alai.

Ardy Daud Dorong Sosialisasi Polkada Serentak Untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih

KAYU ARO (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir.Restuardy Daud,M.Sc mengemukakan, Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk turut menyukseskan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020, dengan menggiatkan Sosialisasi Pilkada Serentak bersama penyelenggaran Pilkada untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Kerinci. Hal tersebut dikemukakan Ardy Daud saat melakukan pertemuan dengan Pemerintah Daerah dan Forkopimda Kabupaten Kerinci, di Desa Mekar Sari, Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci,  (11/11).

"Pilkada serentak tahun in berbeda dengan pilkada tahun-tahun sebelumnya, karena saat ini kita menyelenggarakannya pada masa pandemi covid-19. Pilkada serentak ini terdapat penyesuaian mengikuti protokol kesehatan, untuk menjamin kesehatan kita semua serta tidak menciptakan cluster baru penyebaran covid-19," ujar Ardy Daud.

"Saya percaya, dengan sinergitas yang kuat antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kerinci, Forkopimda dan semua pihak terkait, penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020 di Provinsi Jambi dapat berjalan sukses dengan protokol kesehatan yang ketat," tambah Ardy Daud.

Ardy Daud menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020, antara lain mendorong tingkat partisipasi masyarakat untuk datang di TPS menggunakan hak pilihnya pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Hal tersebut penting untuk memberikan legitimasi yang kuat kepada pemimpin daerah lima tahun mendatang.

"Kita harus mendorong sosialisasi kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam pilkada serentak, seperti tata cara atau tahapan pencoblosan di TPS, waktu datang ke TPS sesuai undangan untuk menghindari kerumunan, termasuk didalamnya edukasi bagi pemilih pemula,” jelas Ardy Daud.

Selain itu, Pemerintah Daerah dan jajaran Forkopimda Kabupaten Kerinci juga diminta untuk memberikan bantuan bila diminta KPU untuk turut membantu distribusi logistik di derah-daerah yang sulit dijangkau, dukungan pelaksanaan rapid test kepada petugas PPS menjelang pemungutan suara, dengan berkoordinasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten dengan KPU Kabupaten Kerinci, serta mencermati potensi kerawanan baik konflik sosial, aspek  geografis, serta aspek kebencanaan terutama di musim pengujan yang dapat mengganggu jalannya Pilkada Tahun 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kerinci, Dr.H.Adirozal,M.Si menyampaikan, memang Kabupaten Kerinci dahulunya merupakan daerah yang rawan pada saat menyelenggarakan pilkada, namun suasana menjadi lebih kondusif dan aman sejak pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2018. Kabupaten Kerinci tidak lagi rawan saat penyelenggaraan pilkada, ini tidak lepas dari sinergitas semua pihak dalam menciptakan suasana yang kondusif.

Kami telah berkomitmen bersama Forkopimda Kabupaten Kerinci dalam meyukseskan pilkada serentak tahun 2020, terlebih pilkada serentak saat ini memiliki kondisi yang berbeda dari pilkada dan pemilu sebelumnya. Kami terus mengajak masyarakat agar lebih berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pilkada serentak dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan," kata Adirozal. (Sidik)

558,43 Hektare Lahan Di Provinsi Jambi Terbakar

JAMBI (SR28) - Sejak 1 Januari 2020 hingga tanggal 17 Oktober 2020, setidaknya seluas 558,43 hektare lahan di Provinsi Jambi terbakar. Luasnya sendiri terbagi dibeberapa  wilayah di Provinsi Jambi yang kekurangan curha hujan.

Hari Ini Tempat Hiburan Dan Olahraga di Kota Jambi Boleh Buka Lagi

JAMBI (SR28) - Adapun tempat usaha yang kembali dizinkan buka lago seperti tempat-tempat olahraga yaitu fitnes, senam, bola sodok kemudian tempat pijat refleksi, spa, serta bar, cafe dan tempat karaoke keluarga termasuk kolam renang dan wahana bermain anak-anak.

Ini Dua Tema Utama Dalam Debat Pertama Pilgub Jambi

JAMBI (SR28) - Dua tema utama itu, yakni menggali potensi daerah Jambi untuk mewujudkan kesejahteraan menuju masyarakat mandiri, serta membangun partisipasi dan mneingkatkan kesadaran hukum masyarakat guna menyelesaikan persoalan daerah.

Kampanye Langgar Prokes, 2 Paslon Walikota Sungai Penuh Disanksi

JAMBI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jambi memberikan sanksi pelarangan kampanye tatap muka terbatas selama 3 hari kepada 2 paslon Walikota Sungai Penuh lantaran melanggar protokol kesehatan saat berkampanye beberapa waktu lalu.

- Advertisement -

Music

Breaking News!!! Pemkot Jambi Kembali Liburkan Siswa PAUD, SD dan SMP se-Kota Jambi

KOTA JAMBI (SR28)-  Setelah melaksanakan keputusan Walikota Jambi nomor 245 Tahun 2020 tentang Penetapan Pelaksanaan Relaksasi di Bidang Pendidikan Tahun Ajaran 2020-2021 selama 3 pekan terhitung 13 juli 2020, pada hari Rabu (6/8/2020) Pemerintah Kota Jambi secara resmi kembali meliburkan siswa/i PAUD/TK, SD dan SMP yang ada di Kota Jambi. Keputusan tersebut diambil setelah menyikapi melonjaknya kasus Covid 19 di Kota Jambi dan Provinsi Jambi sebanyak 19 orang. Angka ini tercatat sebagai angka terbesar setelah klaster Gowa yang membuat panik masyarakat Provinsi Jambi pada bulan Mei lalu.

Keputusan untuk meliburkan kembali siswa-siswi ini disampaikan secara langsung oleh Kadis Pendidikan Kota Jambi Mukhlish dengan melalui surat resmi dengan perihal pemberitahuan yang ditujukan kepada seluruh Kepala PAUD, SD dan SMP tetanggal 5 Agustus 2020. Para siswa ini diminta untuk melakukan Pembelajaran Jarak Jauh terhitung 6 Agustus 2020 hingga 19 Agustus 2020.

Berikut surat resminya

Jurnalis: Muhammad Sidik

Jokowi Ajak Seluruh Elemen Kesehatan Suskseskan Vaksinasi Covid-19

JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengajak para apoteker, dokter, perawat dan berbagai elemen lainnya dalam masyarakat untuk membantu pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Presiden saat membuka secara virtual Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia.

Bersama MUI, Bupati di Jambi Ini Islamkan 30 Warga Suku Anak Dalam

MERANGIN - Sekitar 30 warga Suku Anak Dalam (SAD) Jambi memutuskan untuk memeluk agama Islam atau menjadi mualaf. Mereka terdiri dari orang dewasa dan anak-anak, baik laki-laki atau pun perempuan.

Untuk sembilan anak SAD, prosesi pengucapan dua kalimat Syahadat dibimbing langsung oleh ketua MUI Merangin Dr Joni Musa bersama Bupati Merangin Jambi Dr Al Haris, Senin (7/7/2020) malam.

Rumah Zuhadi, Kepala Desa Nalo Gedang, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin menjadi tempat sembilan anak SAD dari Temenggung (kepala) Karim dan warga SAD lainnya mengucapkan Syahadat.

Bupati Merangin Al Haris mengaku sangat bangga dan bersyukur atas hidayah yang diterima anak- anak keturunan Temenggung Karim dan warga SAD lainnya.

"Saya, ketua MUI dan warga di sini menerima anak-anak kita dari SAD dengan hidayah Allah memeluk agama islam dipimpin ketua MUI membacakan dua kalimat syahadat, saya tentunya sangat berbahagia," kata Al Haris.

Al Haris menyebutkan akan memberikan bimbingan ilmu agama dan berharap anak-anak SAD yang baru mualaf tersebut menjadi muslim yang taat.

"Insya Allah kita membimbing dan mendidik mereka bagai mana mendidik anak Merangin lainnya. Mereka harus dibekali ilmu agama dan saya harap masyarakat membantu kami jika ketemu di jalan tegur sapalah mereka. Saya minta petugas kesehatan menyunat mereka," ujarnya.

"Mereka harus ada tempat mengaji, sekolah dan berbaur dengan masyarakat, semoga ada yang hafiz. Karena sudah ada anak-anak SAD yang di pesantren umur enam tahun sudah khatam Alquran dan saat ini belajar hafiz. Kita juga berharap yang lainnya juga mendapat hidayah," tambah Al Haris lagi.

Bupati Merangin dua priode ini juga mengapresiasi Pemdes Nalo Gedang dan Camat Nalotantan yang sudah memfasilitasi anak-anak dari SAD memeluk Islam.

"Alhamdulillah orang tuanya setuju anaknya Islam. Dunia terus berkembang, ilmu terus berkembang dan teknelogi juga berkembang dak mungkin selamanya mereka di rimba. Semoga niat masuk Islam untuk merubah diri agar lebih baik lagi," sebut Al Haris.

Sementara itu ketua MUI Merangin Dr Joni Musa mendoakan agar anak-anak SAD tersebut istiqamah dan menjadi Islam yang taat, menjadi muslim yang baik dan menjadi teladan di tengah komunitas mereka.

"Mereka ini butuh perhatian kita semua, semoga yang lainnya juga diberikan hidayah. Tentu ini menjadi sejarah besar karena barang siapa yang mengislamkan orang laki mau pun perempuan maka wajib baginya surga," katanya.

Sementara itu Temenggung Karim mengatakan tidak ada paksaan terhadap sembilan keturunannya mengucapkan dua kalimat syahadat, meski dirinya belum memeluk agama Islam. "Ya mereka mau masuk Islam. Saya tidak masalah," kata Temenggung Karim.

Selain Bupati, Ketua MUI, Camat Nalotantan dan Kades Nalo Gedang pengislaman sembilan anak SAD juga disaksikan warga setempat.

Usai sembilan anak SAD mengucapkan dua kalimat syahadat, mereka juga diberi nama Islam yakni Abdurrahman Efendi, Abdurrahim Kembar, Abdul rozak Ambul, Sholeh Tanga, Fatimah Vivi, Eva Solehah, Budi Abdul Fattah, Ganang Zainudin dan Muhammad Supri. Kemudian dilanjutkan bimibingan syahadat terhadap 21 warga SAD lainnya.

Ditangkap di Lampung Terkait Prostitusi Online, Intagram Artis VS Diserbu Netizen

JAKARTA - Seperti diketahui, artis VS ditangkap oleh Satreskrim Polresta Bandar Lampung pada 28 Juli 2020 malam atas kasus prostitusi online. VS ditangkap bersama dua orang yang diduga mucikari di sebuah hotel berbintang di Bandar Lampung.

Nama Vernita Syabila kini pun tengah jadi perbincangan hangat publik. Instagram Vernita pun kin diserbu netizen.

Salah satu unggahan teranyar Vernita pun menjadi sorotan netizen. Dia membagikan video dirinya dengan mencantumkan lokasi di Pontianak, Kalimantan Barat. Tak hanya itu, Vernita juga membagikan suasana di sebuah hotel.

Unggahan teranyar Vernita di akun instagramnya @vernitasyabila

Beberapa netizen pun menduga bahwa lokasi yang dicantumkan oleh Vernita hanya pengalihan. Ada yang menilai bahwa suasana hotel yang dibagikannya itu mirip seperti hotel yang ada di kawasan Bandar Lampung.

"Haha. Makanya, update lokasi di Pontianak, tapi suasananya di N***tel Lampung," komentar netizen lainnya. (Okezone)

Sport News

Breaking News: Presiden Prancis Macron Positif Corona

PERANCIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron, positif terinfeksi corona (Covid-19). Ini dinyatakan secara resmi oleh kantor kepresidenan Prancis, Kamis (17/12/2020).

Macron diuji setelah menderita gejala Covid-19. Saat ini ia tengah menjalani isolasi hingga pekan depan.

Sesuai peraturan nasional di Prancis mereka yang terinfeksi harus dikarantina tujuh hari. "Dia akan terus bekerja dan melakukan aktivitasnya dari jarak jauh.

Kasus Baru Positif Corona Melonjak, Program Pengetatan Pemkot Jambi Gagal??

KOTA JAMBI (SR28) - Pemkot Jambi secara tegas menolak bahwa kebijakan pengetatan di berbagai bidang yang kembali diberlakukan dianggap gagal dalam mengerem laju penularan virus corona di wilayah Kota Jambi.

Wabup buka pengobatan gratis bagi lansia di Kejari Jambi

MERANGIN - Dalam  tatanan kehidupan new normal pada pandemi Covid 19 ini, para orang tua lanjut usia (Lansia), membutuhkan perhatian kesehatan yang serius.

Hal ini mengingat usia Lansia itu sangat rentan terhadap virus Covid-19. Ini dikatakan Wabup Merangin, H. Mashuri yang juga merupakan Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Lansia Merangin, saat menghadiri acara Bhakti Sosial Hari Bhakti Adhyaksa ke-60, di Gedung Kejari Kabupaten Merangin, Kamis (16/7/2020)).

‘’Saya sangat berterima kasih sekali dan memberikan penghargaan serta meng- apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kejari Merangin, yang telah dan sangat perduli terhadap Lansia. pada Momentum Hari Adyaksa dan melakukan Bhakti Sosial, pengobatan gratis bagi Lansia ini,’’ ujar Wabup.

Wabup pun berharap, perhatian Kejari Merangin terhadap kesehatan para Lansia itu, agar dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin bagi Kejari Merangin pada berbagai kegiatan.

‘’Mudah-mudahan bhakti sosial pengobatan gratis ini, akan mampu meningkatkan derajat dan kwalitas kesahatan para orangtua Lansia di Kabupaten Merangin. Tidak hanya pengobatan gratis, Kejari Merangin juga akan gelar Senam massal Lansia,’’

Wabup pun menambahkan, Untuk senam massal lansia,  itu rencananya akan dilakukan pada Minggu (19/7/2020) di halaman Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Merangin, Wabup sangat mengharapkan kepada para Lansia Merangin khususnya dapat hadir untuk mengikutinya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin Martha Parulina Berliana, S.H, M.H mengatakan, bhakti sosial, pengobatan kesehatan gratis tersebut, akan terus dilakukan pada Hari Bhakti Adhyaksa setiap tahunnya nanti.

‘’Lansia itu, merupakan orang pendamping kita dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan, karena para Lansia ini sudah sangat berpengalaman dalam berbagai hal,’’ Sebut Kajari.

- Advertisement -

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan

Gubernur Jambi Izin Cuti Untuk Kampanye

JAMBI (SR28)- Gubernur Jambi Fachrori Umar pada Rabu malam (23/9) menggelar silahturahmi bertajuk pamitan kepada seluruh petinggi  OPD dalam lingkup Pemerintah Provinsi Jambi dikediamannya di bilangan Ancol Kota Jambi. Gubernur Fachrori menyatakan jika dia akan cuti selama beberapa bulan kedepan terhitung 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020.

Hadir dalam forum tersebut unsur Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Provinsi Jambi serta para tamu dan undangan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi, Hj.Iin Kurniasih Sudirman turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya Fachrori mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan.

"Terima kasih atas kehadirannya, semoga dapat memberi semangat dan motivasi bagi kami untuk senantiasa memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Fachrori Umar.

Fachrori Umar menuturkan bahwa dirinya menjadi Pelaksana Tugas Gubernur Jambi pada tanggal 10 April 2018 - 12 Februari 2019 kemudian secara definitif pada tanggal 13 Feb 2019 di Istana Negara.

Diujung sambutannya, Fachrori yang didampingi istri jugamenegaskan jika  mereka akan menanggalkan seluruh fasilitas negara selama proses kampanye.

"Selama cuti kami harus meninggalkan rumah dinas gubernur dan tidak menggunakan fasilitas negara. Mohon maaf, dalam menjalankan kepemimpinan ada kekurangan dan kesalahan, namun kami berupaya memberikan yang terbaik demi kemajuan Provinsi Jambi," jelas Fachrori.

Harapan Gubernur Jambi Fachrori Umar kepada Kepala OPD, agar tetap bersinergi dan terus meningkat kinerja serta menjalankan program-program yang telah ditetapkan untuk program kemasyarakatan dapat dipercepat realisasi, termasuk aspek penyelenggaraan Pilkada, aspek peserta dan pemilih. "Upayakan agar tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19, bagi pemilih, maupun petugas Pilkada di lapangan," tambah Fachrori.

Selain itu Fachrori juga berpesan untuk ASN lingkup Pemerintah Provinsi Jambi untuk menjaga netralitas serta profesionalitas, karena dengan ASN yang netral birokrasi menjadi kuat.

Al Haris Tak Bisa Pastikan Menang di Pilgub Jambi

MERANGIN - Usai mencoblos, Al Haris mneyebut jika dirinya tidak bisa memastikan apakah dirinya menang atau kalah. Namun dirinya berharap warga Jambi memilih dia dan Abdullah Sani menjadi Gubernur Jambi dan Wakil Gubernur Jambi.

Fachrori: Pendidikan Prioritas Dalam Pembangunan SDM

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum., menyatakan, Pemerintah Provinsi Jambi telah menempatkan pendidikan sebagai prioritas dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Jambi agar kedepannya lebih meningkat lagi. Hal tersebut disampaikan Fachrori pada Wisuda Santri Akhir Pondok Karya Pembangunan (PKP) Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi Tahun Ajaran 2019/2020, yang berlangsung di Lapangan PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi, Sabtu (25/07).

“Pembangunan SDM menjadi sangat penting sekali, karena SDM yang akan melaksanakan pembangunan di Provinsi Jambi. Pembangunan SDM saat ini, diarahkan kepada terbentuknya insan yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual yang harus melebur dalam setiap jiwa manusia,” ujar Fachrori.

Fachrori menjelaskan, ketiga kecerdasan tersebut harus benar benar seimbang, karena saat ini banyak SDM yang cerdas secara intelektual tetapi tidak cerdas secara emosional dan spiritual, sehingga sangat mudah sekali terprovokasi. SDM seperti wisudawan dan wisudawati ini sebagai pelaku pembangunan sudah seharusnya lebih mengasah potensi intelektual agar menjadi seorang cendikia yang cerdas, melatih kepekaan rasa agar memiliki ketajaman spiritual dan lebih mengolah daya imajinasi agar dapat lebih berkreasi dan berinovasi.

“Saya berpesan kepada semuanya, untuk bersikap optimis dan penuh percaya diri terhadap kemajuan yang sangat cepat saat ini, sehingga bisa menggapai masa depan yang lebih baik. Kita harus menyikapi kemajuan pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat saat ini secara arif, sehingga dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan manusia,” jelas Fachrori.

Selanjutnya Fachrori mengingatkan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati untuk terus semangat dalam belajar sepanjang hayat, karena saat ini akan memasuki masa pembelajaran yang sesungguhnya dalam kehidupan masyarakat. Hal yang sangat penting adalah harus bisa memanfaatkan peluang dan kesempatan yang ada, karena peluang dan kesempatan tidak datang dua kali, sedangkan tantangan hidup yang ada akan semakin bertambah berat.

“Kita harus mempersiapkan diri dengan baik dalam pengembangan diri yang berorientasi pada peningkatan produktivitas, kinerja dan harus didukung dengan teknologi informasi yang terus berkembang dengan cepat. Tantangan kedepannya menjadi lebih kompleks lagi dalam menghadapi berbagai kultur dan budaya yang masih mengakar kuat di masyarakat dan masih lemahnya dalam akses terhadap teknologi informasi,” pesan Fachrori.

“Saya sangat mengharapkan lulusan PKP Al Hidayah ini mampu menjawab dan mengantisipasi berbagai tantangan saat ini, terutama dalam upaya meningkatkan pembangunan SDM di Provinsi Jambi. Saya juga mengharapkan lulusan PKP Al Hidayah memiliki berbagai keterampilan dan nilai tambah lainnya, sehingga mampu bersaing dan sejajar dengan lulusan lulusan dari sekolah lainnya,” pungkas Fachrori.

Direktur PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi, Ustadz H.Hasan Basri Husein,SH., mengatakan, sejak berdirinya PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi sampai saat ini, baru pada kesempatan ini Gubernur Jambi menghadiri acara wisuda santri akhir. Semoga dengan kedatangan Bapak Gubernur Jambi, menjadi motivasi tersendiri bagi PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi untuk kedepannya menjadi lebih baik lagi.

“Semoga kedepannya, PKP Al Hidayah Pemerintah Provinsi Jambi kedepannya bisa melahirkan santriwan dan santriwati yang lebih berprestasi lagi, sehingga mendukung program Pemerintah Provinsi Jambi dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan berakhlak serta dapat membantu pembangunan di Provinsi Jambi,” kata Ustadz Hasan. (Sidik)

TV

Partai Gelora Dampingi Paslon AZAS Dalam Debat Kandidat Pilwako Sungai Penuh

KOTA JAMBI (SR28)- Ajang debat kandidat calon walikota dan wakil walikota Sungai Penuh tahun 2020 usai digelar tadi malam (Rabu 18 November 2020) di Swissbell Hotel, Kota Jambi. Dalam debat tersebut kandidat Ahmadi Zubir-Alvia Santoni dan Fikar Azami-Yos Adrino memaparkan visi misi dan program unggulan mereka jika dipercaya memimpin negeri Sahalun Suhak Selatuh Bdei tersebut.

Sepanjang jalannya debat, masing-masing parpol pendukung juga turut hadir sebagai audience, meskipun jumlahnya sangat dibatasi.

Salah satu partai yang terus mengawal pasangan Calon Walikota nomor urut 1 adalah Partai Gelora. Partai besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah ini mengaku puas dengan debat yang digelar tadi malam dan akan terus menyalurkan paparan-paparan debat tersebut kepada masyarakat Kota Sungai Penuh.

"Kalo dilihat dari substansi Visi MAJU BERKEADILAN-nya, visi ini relevan dengan semangat perubahan kepemimpinan daerah. Dari aspek perform penyampaian misi dan program, pasangan AZAS ini tampil sangat lugas dan elegan. Artinya pasangan itu mengetahui persis apa yg akan dilakukan saat memimpin nanti jika menang" ungkap Ketua Bappilu Gelora Provinsi Jambi, Ferdia Prakasa kepada awak media.

Sementara itu Sekretaris Umum DPW Partai Gelora Aries  Supriadi yang turut mengawal jalannya debat kandidat juga menyatakan Partai Gelora optimistis akan ada peningkatan suara dikalangan milenial. Hal tersebut tampak dari tekhnik komunikasi Ahmadi Zubir-Alvia Santoni yang dirasa lebih menjawab  terhadap persoalan Kota Sungai Penuh tersebut.

"Kapasitas sebagai akademisi benar-benar tampak dari calon kami dan saya haqqul yaqin pasca debat malam tadi akan ada pergeseran suara dimasyarakat, khususnya dikalangan milenial" tambah Aries.

Pemerintah Kota Jambi Beli Alat PCR Covid-19

KOTA JAMBI - Untuk mneingkatkan kualitas penanganan Covid-19. Pemerintah Kota Jambi dalam waktu dekat akan membeli alat PCR termasuk mengaktifkan alat TCM di Rumah Sakit Umum Abdul Manap, Kota Jambi.

Jambi28TV Sukses Gelar Podcast Bersama Fahri Hamzah

KOTA JAMBI (SR-28)- Nama  Fahri Hamzah tentu tidak asing dikalangan politisi, jurnalis, aktivis dan masyarakat Indonesia secara umum.  Dia dikenal sebagai salah satu politisi tanah air yang kritis, berani dan senantiasa menelurkan ide cerdas serta melawan arus ditengah gonjang-ganjing kebijakan yang akan dan telah diambil oleh Pemerintah yang berkuasa.

Fahri Hamzah dalam berbagai isu politik  juga sempat diisukan akan bergabung dengan partai lain.  Bahkan dia juga sempat ditawari untuk mengakuisisi partai yang sudah ada dengan sederet fasilitas kemudahan. Namun pria kelahiran NTB itu memilih jalan juang sendiri.  Bersama rekan sejawatnya Anis Matta, dia mendirikan partai politik baru yang dinamai Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora Indonesia).

Berbekal pengalaman menjadi aktivis mahasiswa dan belasan tahun membesarkan partai tempat dia bernaung sebelumnya, Partai Gelora kian melesat meski baru di tahun pertama pendiriannya.

Bahkan, Fahri menyebut Partai Gelora adalah partai yang tumbuh secara digital dan menempatkan diri sebagai partai yang mudah diakses oleh siapapun untuk bisa bergabung, terutama milenial yang akrab dengan gawainya.

Pada hari minggu (1/11), Fahri Hamzah mendarat ke negeri Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Fahri menyebut ini adalah lawatannya dalam berbagai hajat, mulai dari dukungan politik, acara keluarga hingga menjadi narasumber di media tv online lokal Jambi, JAMBI28TV.

Dalam acara podcast yang berlangsung 36 menit tersebut, Fahri Hamzah didapuk menjadi narasumber disandingkan dengan Ketua DPW Gelora Jambi, Mahyudi.

Diskusi podcast tampak sangat hidup tatkala Yandrik Ershad yang menjadi Host terus mengangkat isu-isu terkini terkait peran-peran milenial dalam konstalasi perannya terhadap negara.

Berikut videonya

https://youtu.be/qgov2g52_eU

H Al Haris: Merangin Segera Miliki UKK Imigrasi

MERANGIN - Kabupaten Merangin akan segara memiliki Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi. Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris, usai menerima kunjungan kerja Kepala Devisi Keimigrasian Kanwil Kemenkum HAM Jambi Ny Morina Harahap bersama rombongan di ruang kerjanya, Selasa (14/7).

Bupati didampingi Wabup Merangin H Mashuri mengatakan, di Kabupaten Merangin ada juga tenaga kerja asing. Makanya ini harus diawasi betul, jangan sampai tenaga asing itu masuk ke wilayah Kabupaten Merangin tanpa ada pantau dari pihak terkait.

‘’Kabupaten Merangin dekat dengan Bandara Bungo dan letak geografisnya berada diperlintasan Jalan Lintas Sumatera, dimana volume orang dan barang yang melintasinya juga meningkat. Penduduk Kabupaten Merangin masuk tiga besar di Provinsi Jambi,’’terang Bupati.

Menyinggung apa yang sudah disiapkan untuk pendirian UKK Imigrasi? Dijelaskan bupati, untuk proses administrasinya sudah siap semua. Bahkan dokumen administrasi itu sudah dikirim ke Dirjen Imigrasi Kemenkum HAM.

‘’Kami sudah siap 100 persen. Jika nanti masih ada yang harus dilengkapi, akan segara kami siapkan. Saya juga siap untuk audiensi dengan Dirjen, membawa data pendudung untuk pembangunan UKK Imigrasi ini di Merangin,’’terang Bupati dibenarkan Wabup.

Bagaimana dengan fisik gedung rencana kantornya? Diterangkan bupati, Kepala Devisi Keimigrasian Kanwil Kemenkum HAM Jambi Ny Morina Harahap bersama rombongan dengan Wabup Merangin H Mashuri tadi telah memantau langsung lokasi rencana kantornya.

‘’Kita akan gunakan Kantor Samsat, karena di sana lokasinya cukup memadai, baik gedung, lahan parkir dan jaringan internetnya sudah siap pakai. Untuk Samsat nanti akan kita pindahkan ke lokasi lebih luas di eks Kantor Kehutanan Merangin,’’jelas Bupati kembali dibenarkan Wabup.

Sementara itu Kepala Devisi Keimigrasian Kanwil Kemenkum HAM Jambi Ny Morina Harahap mengatakan, kunjungan kerjanya ke Kabupaten Merangin bersama rombongan, untuk berkoordinasi dengan bupati terjadap permohonan pendirian UKK Imigrasi.

‘’Selain itu kami untuk meninjau rencana lokasi UKK Imigrasi di Merangin. Kami juga ingin tahu sejauh mana persiapan Kabupaten Merangin dalam pendirian UKK Imigrasi ini. Kita juga  berencana memanggil semua manager perusahaan di  Jambi untuk sosialisasi peraturan Imigrasi,’’terang  Ny Morina Harahap.

Pada kesempatan itu, Kepala Devisi Keimigrasian Kanwil Kemenkum HAM Jambi mengaku, sangat berterimakasih atas kesiapan dan respon yang sangat baik sekali dari Bupati  Merangin H Al Haris bersama Wabup H Mashuri terhadap rencana pendirian UKK Imigrasi di Merangin tersebut.