Minggu, Januari 17, 2021

Sriwijaya Air Wajib Ganti Rugi Rp1,25 M per Penumpang SJ182

JAKARTA - Keluarga korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 berhak atas ganti rugi dari pihak maskapai. Hal tersebut mengacu pada Pasal 141 ayat (1)...

Besok Divaksin, Begini Kondisi Kesehatan Jokowi

JAKARTA - Sekretariat Presiden memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1) besok di Istana Kepresidenan Jakarta....

Ini Pertimbangan Hakim Tolak Praperadilan Habib Rizieq

JAKARTA - Hakim Akhmad Sahyuti menolak gugatan praperadilan yang diajukan Habib Rizieq Shihab terkait penetapan tersangka kasus pelanggaran kekarantinaan kesehatan dan penghasutan kerumunan di Petamburan, Tanah...

BREAKING NEWS:Black Box Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan!

JAKARTA - Black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ182 ditemukan. Kotak hitam itu kemudian dibawa ke daratan. Seperti dikutip dari Antara,...

Technology

Target Penggunaan Gedung Super VVIP RSUD Raden Mattaher Untuk Ruang Isolasi Covid-19 Molor

JAMBI (SR28) - Target penyelesaian gedung super VVIP RSUD Raden Mattaher yang direncanakan untuk menjadi ruang rujukan dan isolasi pasien Covid-19 molor dari jadwal awal. Bahkan targetnya kembali direvisi higga akhir bulan November baru akan bisa dipergunakan lantaran berbagai kendala.

- Advertisement -

Gedung Megah VVIP RSUD Raden Mattaher Disulap Jadi Tempat Isolasi Covid-19

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah provinsi Jambi kini tengah memeprsiapkan gedung Super VVIP RSUD Raden Mattaher untuk direnovasi guna menjadi ruang isolasi pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG).

KPU Matangkan Sistem Aplikasi Si Rekap

JAMBI - Melalui aplikasi berbasis online Si Rekap diharapkan dapat mempercepat proses rekapitulasi data hasil pemungutan suara pada Pilkada serentak 2020 ini yang kahirnya akan berimplikasi memepercepat proses pengumuman pemenang pemilu.

Wabup: Tujuh Intruksi Presiden di HUT Bhayangkara ke-74

MERANGIN - Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-74, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, memberi tujuh intruksi penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas Polri.

Hal tersebut ditegaskan Wabup Merangin H Mashuri, usai mengikuti jalannya peringatan HUT Bhayangkara ke-74 secara virtual pada acara syukuran yang digelar Polres Merangin, Rabu (01/7).

‘’Ketujuh intruksi Presiden ini sangat penting. Tentunya nanti akan diteruskan oleh Kapolres Merangin Bapak AKBP M Lutfi kepada jajaran, sebagai abdi dan pengemban hukum di wilayah Kabupaten Merangin,’’ujar Wabup dibenarkan Kapolres Merangin.

Intruksi itu jelas wabup, pertama Polri diminta Presiden terus memegang teguh dan mengamalkan nilai-nilai luhur Tri Brata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas. Jaga kehormatan, kepercayaan dan kebanggaan sebagai anggota Polri.

Kedua, terus lakukan reformasi diri secara total. Bangun sistem dan tata kelola yang partisipatif, transparan dan akuntabel. Bangun kultur kerja Polri yang profesional, modern dan terpercaya. Ketiga, terus mantapkan soliditas internal.

‘’Tentunya juga harus memperkuat sinergi Polri dengan TNI dan seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks,’’sadur Wabup.

Keempat, terus terapkan strategi proaktif serta tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Kelima, terus tingkatkan pelayanan publik yang modern dan profesional.

Lakukan penanganan hukum secara transparan dan berkeadilan, sehingga Polri semakin dipercaya masyarakat. Keenam, terus jaga kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman dari Covid-19.

‘’Ketujuh, Polri diminta Presiden harus ikut mendukung proses pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Polri dengan penuh tanggung jawab,’’terang Wabup pada acara syukuran yang dihadiri para pejabat di jajaran Polres Merangin tersebut.

Gubernur Jambi Perkuat Komunikasi dengan Pihak Sekolah

JAMBI (SR28) - Penjabat Gubernur Jambi Restuardy Daud, berupaya menguatkan komunikasi guna mengetahui kebutuhan sekolah yang saat ini kegiatan belajar mengajar mengalami perubahan menghadapi Pandemi Covid-19, Sabtu (10/10).

Audiensi bersama Kepala Sekolah SMAN/SMKN se Kota Jambi yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Jambi menjadi harapan Pjs.Gubernur Jambi untuk meningkatkan kemajuan dan ketertiban sekolah dengan bangunan komunikasi yang baik sehingga proses belajar mengajar dapat terlaksana maksimal. "Generasi Z merupakan generasi yang lahir 1998 hingga tahun 2010 akan berbeda gaya komunikasi dan saya yakin para guru sudah menerapkan dan punya strategi," ungkap Pjs.Gubernur Jambi.

Dunia pendidikan memiliki sosok penting yaitu guru yang bertatap muka secara langsung juga banyak memahami kondisi mental dan keinginan peserta didik, menyikapi hal tersebut Pjs.Gubernur Jambi menitikberatkan perhatian,"Saat anak-anak didik tidak dapat bertatap muka langsung diharapkan pembelajaran serta bimbingan tetap berlangsung baik dan Pemerintah Daerah juga berusaha memberikan fasilitas penunjang belajar yang dibutuhkan sekolah," jelas Pjs.Gubernur Jambi.

Sumbang saran dari beberapa kepala sekolah menginginkan adanya penambahan sarana dan prasarana sekolah guna memfasilitasi kebutuhan penerimaan dan pembelajaran siswa, serta kebijakan lain yang perlu dilakukan untuk kemajuan sekolah.

"Terima kasih atas masukan untuk Pemerintah Daerah dengan komunikasi ini kita dapat mengetahui secara langsung adanya pembinaan untuk siswa, keberadaan ruang kelas dan kebutuhan penting lainnya juga membangun kerja sama pemerintah, pihak sekolah dan orang tua," kata Ardy Daud.

Latest News

Tak Layak Masuk Dalam Pemiliharaan, Aktivis Endus Dugaan Korupsi Uang Negara Di Pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 (Satu)...

Di Akhir Jabatannya, Bupati Safrial Resmikan Proyek Fisik Infrastruktur 2016-2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs. H. Amir Sakib, Senin (11/01/21) kemarin di Laman Orang...

Yuk Intip, Ini Daftar Kekayaan 5 calon Kapolri

JAKARTA (SR28)- Perrgantian Kapolri direncanakan akan rampung pada akhir Januari 2021 ini. Sederet nama pun mulai muncul ke publik, mulai dari petinggi...

Nelayan Melihat Pesawat Jatuh Saat Hujan Deras di Sekitar Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

JAKARTA - Berdasarkan informasi dari Kepala Seksi Pemerintahan dan Transit Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Surachman mengatakan, nelayan Pulau Lancang mendengar ledakan di...

LSM Petisi: Hasil Kerja Pembangunan Sarana Dan Prasarana MTQ Didesa Tungkal 1 Tanggung Jawab PPK-PPTK

KUALA TUNGKAL (SR28) – Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 Kecamatan...

Music

Keluarga Dilarang Jemput Paksa Jenazah Suspect Covid-19

JAMBI (SR28) - Pemerintah provinsi Jambi melarang keluarga jemput paksa jenazah suspect Covid-19. Hal ini agar tak kembali terjadinya penularan virus tersebut dari jenazah ke keluarga maupun masyarakat luas.

Partai Gelora Dampingi Paslon AZAS Dalam Debat Kandidat Pilwako Sungai Penuh

KOTA JAMBI (SR28)- Ajang debat kandidat calon walikota dan wakil walikota Sungai Penuh tahun 2020 usai digelar tadi malam (Rabu 18 November 2020) di Swissbell Hotel, Kota Jambi. Dalam debat tersebut kandidat Ahmadi Zubir-Alvia Santoni dan Fikar Azami-Yos Adrino memaparkan visi misi dan program unggulan mereka jika dipercaya memimpin negeri Sahalun Suhak Selatuh Bdei tersebut.

Sepanjang jalannya debat, masing-masing parpol pendukung juga turut hadir sebagai audience, meskipun jumlahnya sangat dibatasi.

Salah satu partai yang terus mengawal pasangan Calon Walikota nomor urut 1 adalah Partai Gelora. Partai besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah ini mengaku puas dengan debat yang digelar tadi malam dan akan terus menyalurkan paparan-paparan debat tersebut kepada masyarakat Kota Sungai Penuh.

"Kalo dilihat dari substansi Visi MAJU BERKEADILAN-nya, visi ini relevan dengan semangat perubahan kepemimpinan daerah. Dari aspek perform penyampaian misi dan program, pasangan AZAS ini tampil sangat lugas dan elegan. Artinya pasangan itu mengetahui persis apa yg akan dilakukan saat memimpin nanti jika menang" ungkap Ketua Bappilu Gelora Provinsi Jambi, Ferdia Prakasa kepada awak media.

Sementara itu Sekretaris Umum DPW Partai Gelora Aries  Supriadi yang turut mengawal jalannya debat kandidat juga menyatakan Partai Gelora optimistis akan ada peningkatan suara dikalangan milenial. Hal tersebut tampak dari tekhnik komunikasi Ahmadi Zubir-Alvia Santoni yang dirasa lebih menjawab  terhadap persoalan Kota Sungai Penuh tersebut.

"Kapasitas sebagai akademisi benar-benar tampak dari calon kami dan saya haqqul yaqin pasca debat malam tadi akan ada pergeseran suara dimasyarakat, khususnya dikalangan milenial" tambah Aries.

Bupati Merangin: Narkoba Musuh Utama Kita

MERNAGIN - Semua pihak tidak boleh lengah dengan Narkoba, karena Narkoba adalah musuh utama kita saat ini. Bahaya Narkoba lebih dari Corona dan pintu masuk Narkoba ini melibatkan banyak orang.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris ketika membuka acara Sosialisasi Instruksi Presiden nomor 2 tahun 2020, tentang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Rabu (24/6).

Pada acara di Ruang Pola Kantor Bupati yang dihadiri Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi Brigjen Pol Dwi Irianto itu, H Al Haris menegaskan Pemkab Merangin sangat konsisten dalam penanganan Narkoba sedini mungkin.

Narkoba terang bupati, setiap saat dan setiap waktu ada di dekat kita. Terlebih letak geografis Kabupaten Merangin bersis berada di perlintasan jalan Lintas Sumatera, sehingga sangat memungkinkan menjadi pintu masuknya Narkoba.

‘’Saya sudah lama secara resmi meminta BNN, agar di Kabupaten Merangin dibentuk lembaga BNN Kabupaten. Kami sudah menyiapkan gedung untuk Kantor BNN Kabupaten, tetapi sampai hari ini lembaga ini belum juga terbentuk,’’jelas Bupati.

Hari ini Rabu (24/6), bupati secara resmi kembali minta Kepala BNN Provinsi Jambi untuk secepatnya membentuk BNN Kabupaten Merangin, sehingga Pemkab Merangin dan pihak penegak hukum bisa lebih fokus memerangi Narkoba.

Selain itu harap bupati, dengan adanya BNN Kabupaten Merangin, angka pemakai dan pengedar Narkoba bisa lebih ditekan dengan cepat, sehingga kedepannya Kabupaten Merangin akan bersih dari Narkoba.

Sementara itu Brigjen Pol Dwi Irianto mengatakan, ancaman Narkoba sekarang ini sudah sangat memprihatinkan untuk seluruh Indonesia. Dimana letak georafis Indonesia sangat mendukung untuk penyeludupan Narkoba dan kurang sarana prasarana.

Indonesia jelas Brigjen Pol Dwi Irianto, termasuk negara di Asia Tenggara terbesar sebagai penggunaan Narkotika. Pemberantasan Narkoba bukan hanya dilakukan pihak terkait saja, tetapi menjadi tugas semua lapisan masyarakat.

‘’Kami tidak akan bosan-bosannya melakukan penindakan penyeludupan dan pemakai Narkotika. Kami akan terus melakukan pencegahan. Saya minta seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi dalam pencegahan Narkoba,’’ujar Brigjen Pol Dwi Irianto,

Kepala BNN Provinsi Jambi itu, mengajak seluruh masyarakat dari tingkatan keluarga, dimana orang tua harus aktif membimbing anak-anaknya agar tidak terjerumus ke bahaya pengaruh Narkoba.

Diakui Brigjen Pol Dwi Irianto, banyak peredaran Narkoba di wilayah Jambi, terutama wilayah pertambangan dan perkebunan serta daerah perekonomian yang peredaran Narkobanya meningkat dan ini menjadi tugas bersama.

‘’Pada 2045 nanti, kita akan memasuki modus demografi, untuk itu pencegahan dan memutus matarantai peredaran Narkoba harus cepat dilakukan, agar anak-anak kita tidak terjerumus kedalam pengaruh bahaya Narkoba,’’tegas Brigjen Pol Dwi Irianto.

Gawat! Ruang Isolasi di Jambi Penuh Akibat Lonjakan Pasien Covid-19 Terus Bertambah

JAMBI (SR28) - Akibat kasus baru pasein terkonfirmasi positif Covid-19. Ruang isolasi yang sudah disiapkan kini tak lagi mampu menampung pasien. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jambi kini tengah mneyiapkan beberapa gedun alternatif.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28 TV

LSM Petisi: Hasil Kerja Pembangunan Sarana Dan Prasarana MTQ Didesa Tungkal 1 Tanggung Jawab PPK-PPTK

KUALA TUNGKAL (SR28) – Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada...

Culture

- Advertisement -

Gisel Gerah, Apakah Video Panas Itu Benar Dirinya? Cek Disini

JAKARTA (SR28)- Artis Gisella Anastasia mulai angkat bicara soal video yang berisikan beradegan panas antara pria dan wanita  yang mirip dirinya.

Video yang beredar luas diberbagai aplikasi sosial media dan isu tersebut menjadi trending topic ditwitter.

Gisel yang mulai gerah pun mulai angkat bicara kepada awak media.

"Aku bingung klarifikasinya gimana, soalnya juga udah bukan kali pertama ya kena di aku. Jadi sebenarnya sedih juga. Cuma ya udah enggak apa-apa, hadapi aja" Kata Gisel (Sabtu 7 November 2020).

Lanjut Gisel, dia hanya meminta doa kepada seluruh masyarakat Indonesia agar masalah ini lekas-lekas berlalu.

"mohon doanya ya biar cepat lewat" ujarnya

Gisel pada oktober 2019 juga pernah mengalami kasus serupa. pada tahun 2019, sempat beredar video panas yang mirip dirinya.

Atas kejadian itu, Gisel mengaku telah melaporkan siapapun yang pertama kali menyebarkan video yang mirip dirinya itu.

Sementara itu,pakar telematika Roy Suryo pun mengaku telah mengamati kehebohan warganet seputar video mirip Gisel tersebut. Dia menyebut jika tahap pertama untuk mengenali apakah benar itu Gisel atau bukan adalah dengan seksama melihat 2 orang yang ada dalam video tersebut.

"Untuk dapat memastikan dua sosok yang berada dalam Video berdurasi 19 detik tersebut. Sebenarnya netizen bisa melihat selain kepada Wanita-nya juga kepada lelakinya,” kata Roy Suryo

Aksi penyebaran video tak etis ini mendapat perhatian publik. Mereka yang mengedarkan terancam denda hingga hukum pidana. Penyebar video porno itu bisa dijerat dengan UU Anti Pornografi pasal 29 dan UU ITE pasal 27. Dalam pasal tersebut dinyatakan bagi siapa saja yang menyiarkan atau menyebarkan video yang mengandung konten porno bisa didenda hingga Rp 6 miliar atau penjara 12 tahun.

UU ITE Pasal 27 ayat (1) menyatakan bagi siapa yang sengaja mendistribusikan konten yang melanggar kesusilaan bisa dikenakan denda 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Ada juga Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 soal Penyelenggaraan Sistem Transaksi Elektronik (PP PSTE) yang telah disahkan tahun lalu memperketat konten-konten yang beredar di dunia maya, terutama media sosial.

PP PSTE dibuat untuk memudahkan pemerintah memberikan sanksi kepada platform media sosial, seperti Facebook, Twitter, atau lainnya yang melanggar ketentuan hukum di Indonesia. Pengedar akan dikenai sanksi kisaran Rp 100 juta hingga Rp 500 juta per konten. Sanksi denda saat ini tengah dipersiapkan oleh pemerintah, hingga nanti akan menjadi turunan dari revisi PP PSTE.

Muaro Jambi Kini Berstatus Zona Oranye Penyebaran Covid-19

MUARO JAMBI (SR28) - Terus mengalami lonjakan pasien dalam dua pekan terakhir. Kini 1 daerah di Provinsi Jambi berstatus zona oranye penyebaran Covid-19. Wilayah tersebut yakni kabupaten Muaro Jambi yang menjadi anggota terbaru setelah 3 daerah lainnya terlebih dahulu menyandang status Zona Oranye penyebaran Covid-19.

Rehab Rumah Dinas Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal Disoalkan Aktivis Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Rehab rumah Dinas Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal dengan menggunanakan dana APBD-P tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 1.237.354.000, oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanjab Barat, di soalkan aktvis Tanjab Barat pasal rehap yang dilaksanakan itu sangat janggal.

Aktivis Tanjab Barat Anand Viqriza, SH.MH, menduga ada upaya penutupan kasus di PUPR sehingga mengagarkan rehap Rumah Dinas Kejaksaan Negeri itu dilakukan, padahal kita tau Rumah Dinas Kejaksaan negri kuala tungkal merupakan kewajiban pemerintah pusat dimana Kejaksaan itu merupakan Pertikal, dan tidak sepatut mengunakan Dana Daerah. "Ujar Anand Viqriza.

"Terlebih lagi Rekanan yang bekerja Rehap Rumah Dinas Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal juga merupakan kontraktor nya bermasalah terkait pembangunan Jembatan Sebrang Kota parit 20 yang baru seumur Jagung jembatan yang dibangun sudah retak dan lantai jembatan juga lentur, disini kita menduga ada penutup kasus yang saat sudah menyeruak kepermukaan umum, " papar Anand Viqriza.

"Kita minta Kejaksaan Negeri kuala Tungkal ini bekerja lah secara provisional, sehingga kasus Korupsi yang ada di Tanjab Barat ini bisa diselesaikan," pungkasnya. (Sabri)

- Advertisement -

Must Read

Gelora Indonesia Dukung Penuh Fachrori Umar – Syafril Nursal di Pilgub Jambi

JAMBI (SR28) - Dukungan penuh terhadap paslon Gubernur Jambi Fachrori Umar - Syafril Nursal disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia yakni Fahri Hamzah.

Nonton berita lainnya di JAMBI28.TV

Mendagri RI Larang Bansos Covid 19 Untuk Pencitraan Politik Calon Kepala Daerah

JAMBI (SR28) - Terkait bansos Covid-19, Mendagri Tito Karnavian akan memberikan sanksi bagi calon petahana pilkada serentak tahun 2020 provinsi Jambi jika gunakan bansos untuk kepentingan pencitraan politik para calon kepala daerah.

Sumber: JAMBI28 TV

Pemerintah Kota Jambi Beli Alat PCR Covid-19

KOTA JAMBI - Untuk mneingkatkan kualitas penanganan Covid-19. Pemerintah Kota Jambi dalam waktu dekat akan membeli alat PCR termasuk mengaktifkan alat TCM di Rumah Sakit Umum Abdul Manap, Kota Jambi.

Polda Jambi Amankan 41 Kg Sabu, 6 Tersangka Diringkus

JAMBI (SR28) - Polda Jambi bersama Polres Muaro Jambi berhasil menggagalkan pengirim narkoba jenis Sabu-sabu sebanyak 41 Kg dari dua kasus yang berbeda. Enam pelaku diamankan, namun satu diantaranya terpaksa ditembak hingga tewas lantaran berusaha melawan saat penyergapan.

Gubernur Fachrori Lepas Petugas Patroli Pencegahan Karhutla

KOTA JAMBI (SR28) – Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum melepas petugas patroil pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam Apel Pelepasan Petugas Patroli Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan dan Pembalakan Liar di Provinsi Jambi Tahun 2020, di lapangan dalam Makorem 042/Gapu, Minggu (02/08/2020) pagi. Fachrori mengatakan, dalam mengatasi dan pencegahan karhutla di Provinsi Jambi, ditempatkan 254 personil gabungan di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan, agar mudah terpantau dan mudah diatasi.Sebelum pelepasan, Gubernur Jambi Fachrori Umar didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol.Firman Santyabudi dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli melakukan pengecekan persiapan personil yang akan melaksanakan tugas patroli pencegahan karhutla.Fachrori mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian daerah Jambi dan Komandan Korem 042/Gapu Jambi beserta jajaran dan seluruh peserta apel siaga. Fachrori berharap momen ini bisa meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam upaya bersama penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi.Fachrori mengatakan, kebakaran hutan dan lahan banyak menimbulkan dampak negatif  yang merusak ekologis, menurunnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, serta menimbulkan asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas trasportasi darat, laut, dan udara. ”Pada tahun 2019 yang lalu, kita pernah merasakan dampak yang sangat buruk dari kebakaran hutan dan lahan, selain menyebabkan kerugian, material berupa terbakarnya lahan-lahan produktif dan kawasan hutan, termasuk lahan gambut yang mestinya terjaga kondisi tutupannya, juga menyebabkan merebaknya penyakit, khususnya Inveksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta terganggunya berbagai aktivitas kehidupan manusia,” terang Fachrori.Fachrori menegaskan agar kejadian kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi lagi, semua pemangku kepentingan harus waspada dan selalu mengantisipasi berbagai kemungkinan di seluruh wilayah Provinsi Jambi.Fachrori menjelaskan, paradigma penanggulangan bencana dewasa ini sudah berubah dari responsif yang menitikberatkan penanganan saat telah terjadi bencana, menjadi preventif, yang menitikberatkan penanganan sebelum terjadinya bencana. ”Untuk mendukung paradigma tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Gabungan Karhutla yang melibatkan Pemrov Jambi, Pemkab/Pemkot, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha bidang kehutanan dan perkebunan serta masyarakat. Satgas yang telah dibentuk akan ditempatkan di 171 desa/kelurahan rawan kebakaran hutan dan lahan,” jelas Fachrori.“Untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Jambi, kita akan menempatkan petugas patroli di beberapa titik wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan. Saya berharap kepada petugas di lapangan dapat berkerja dengan baik dan efektif serta efisien, fokus pada upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, bukan pemadaman. Tindakan pemadaman harus tetap dilakukan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan yang tidak terkendali,” tutur Fachrori.Selain itu, Fachrori juga berpesan kepada petugas dilapangan yang, dalam suasana pandemi Covid-19, selalu memedomani protokol kesehatan dalam semua tindakan di lapangan. ”Seluruh petugas di lapangan tetap utamakan keselamatan dan menjalankan protokol kesehatan dalam bertugas. Kepada komandan Korem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Zulkifli, sesuai dengan Surat Keputusan Nomor 540/Kep.Gub/BPBD-2/2020 tanggal 1 Juli 2020, gubernur selaku komandan Satuan Tugas menunjuk saudara Danrem 042/Gapu sebagai Pelaksana Harian Komandan Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi tahun 2020. Saya yakin dan percaya bahwa Danrem mampu melaksanakan tugas harian (Dansatgas) tersebut dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ujar Fachrori.Korem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli menyampaikan, bahwa hari ini Satgas akan menempatkan petugas di beberapa titik yang rawan kebakaran hutan dan lahan, petugas akan berkerja sama dengan petugas koramil yang ada di wilayah tertentu seperti di Sadu dan Muaro Jambi. ”Pasukan yang kita kirim merupakan gabungan dari semua istansi, ada TNI, Polri, BPBD, Polhut, Manggala Agni. Minggu depan kita akan megirim pasukan ke daerah Kumpeh untuk antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, Korem mengimbau masayarakat dan pengusaha perkebunan untuk berkerja sama dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” jelas Danrem 042/Gapu.Kapoda Jambi Irjen Pol. Firman Santyabudi menyampaikan, Polda Jambi sudah menyiapkan 1.500 personil, sebagian sudah masuk di polres/polsek kabupaten/kota se Provinsi Jambi yang disebut dengan Gugus Tugas Kabupaten. ”Personil yang kita siapkan agar mendekatkan ke lokasi titik rawan kebakaran hutan dan lahan, guna pencegahan lebih dini, agar cepat memadamkan api. Kita minta masyarakat agar bisa berkerja sama untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan bersama-sama. Selain itu, kita terus melakukan patroli dan pemantauan dari jauh. Kita minta perusahan untuk berkerja sama untuk memadamkan api di wilayah perusahannya masing-masing,” terang Kapolda.

Humas Provinsi Jambi

Wakil Bupati Tanjab Barat Hadiri Dua Paripurna Sekaligus

KUALA TUNGKAL (SR28) - Wakil Bupati Tanjab Barat Drs. H. Amir Sakib hadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan agenda penyampaian laporan Pansus 1 dan Keputusan DPRD terhadap 2 Raperda Kabupaten Tanjab Barat dan dilanjutkan pidato penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, Selasa (15/9) di ruang paripurna DPRD Tanjab Barat.

Membacakan sambutan Bupati, Wabup mengapreasiasi penyampaian laporan Pansus 1 DPRD Tanjab Barat yang dilanjutkam dengan persetujuan penetapan  keputusan DPRD terhadap 2 rancangan peraturan daerah inisiatif kepala Daerah menjadi Peraturan Daerah tentang perubahan ketiga atas perda No. 6 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah dan Raperda  tentang Penegakan Protokol Kesehatan Cirona Virus Diseases 2019.

Disampaikan Wabup Ranperda tentang Pajak Daerah, pada tahap selanjutnya akan di evalusi oleh Gubernur Jambi melalui Biro Hukum Setda Provinsi Jambi dan hasil evaluasi tersebut akan diteruskan ke Kemendagri guna dilakukan evaluasi.

Selanjutnya dalam penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda Perubahan APBD Tahun anggaran 2020, Wabup mengatakan Pemkab Tanjung Jabung Barat saat ini telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan percepatan pelaksanaan pembangunan melalui berbagai upaya diantaranya proses penyusunan perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 yang dalam penyusunannya diprioritaskan untuk menyelesaikan program kegiatan pemerintah daerah yang masih belum terealisasi sebagaimana yang tercantum dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah RPJMD 2016-2021.

"Alokasi Perubahan APBD Tahun 2020 sebagian besar diarahkan untuk program dan kegiatan yang strategis dan kreativitas dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat antara lain di bidang infrastruktu, kesehatan, pendidikan dan perekonomian.  Untuk mewujudkan program kegiatan dimaksud perlu komitmen yang kuat dan pandangan yang searah nantinya antara Pemerintah Daerah dan DPRD untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang maju adil dan makmur martabat dan berkualitas," tutup Wabup.

Wabup berharap nantinya dalam pembahasan ini dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang lebih baik dan berkualitas dalam upaya membangun Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Ahmad Jafar didampingi Wakil Ketua DPRD Sjafril Simamora turut dihadiri Sekda Ir. H. Agus Sanusi, Para Asisten, dan Kepala OPD lingkup Kab. Tanjab Barat. (Sabri)

Lifestyle Magazine

Ekslusif!!! Menelisik Peta Kontestasi Pilwako Jambi 2023

KOTA JAMBI (SR28)- Meski periode jabatan Walikota Jambi saat ini baru akan berakhir 3 tahun lagi, namun eskalasi perebutan tahta untuk menjadi orang nomor wahid di Tanah Pilih Pesako Betuah ini mulai terasa pasca pilkada 9 desember...

Nelayan Melihat Pesawat Jatuh Saat Hujan Deras di Sekitar Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

JAKARTA - Berdasarkan informasi dari Kepala Seksi Pemerintahan dan Transit Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Surachman mengatakan, nelayan Pulau Lancang mendengar ledakan di...

Jika ASN Kedapatan Langgar Pemilu, Pemprov Jambi Serahkan ke Bawaslu

JAMBI (SR28) - Pemprov Jambi telah memberikan komitmen untuk menyerahkan seluruh proses pelanggaran pemilu yang diakukan oleh ASN apabila nantinya dalam proses masa kampanye ini ada ASN yang terbukti melakukan pelanggaran.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28.TV

Astaga! Baru Seumur Jagung Jembatan Parit Azan Sudah Retak

KUALA TUNGKAL (SR28) - Jembatan rigit beton parit Azan Desa Harapan Jaya, Kecamatan Sebarang Kota, Kabupaten Tanjab Barat, baru seumur jagung sudah retak dibagian Oprit jembatan (Timbunan tanah).

Salah seorang warga Sebrang Kota, Saini menyebutkan bangunan jembatan parit Azan itu tidak sama dengan jembatan yang dibangun tahun lalu.

"Yang sudah dibangun di Sebrang Kota ini, dimana posisinya masih kokoh, beda dengan jembatan Parit Azan baru seumur jagung sudah retak dibagian opritnya. " ujarnya kepada SR28.

Baru seumur jagung, kondisi jembatan parit Azan sudah tampak retak

Terkait permasalahn jembatan Parit Azan, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Seberang Kota tersbeut, Aktivis Tanjab Barat, Anand Viqriza, SH. MH, juga angkat bicara. Ia mengatakan retaknya di bagian oprit jembatan kemungkinan diakbatkan tidak padatnya penimbunan tanah dibagian penurunan jembatan.

"Kalau kita lihat retak dibagikan oprit jembatan tersebut ini akibat tidak padatnya penimbunan di bagian penurunan jembatan, dan indikasinya itu ditimbun dengan tanah lokal, " ujarAnand.

Selain itu, kata Anand kurangnya pengawasan dari Dinas PUPR ini juga menjadi sebab bangunan jembatan parit Azan itu asal jadi saja.

"Karena kalau itu diawasi dengan benar tentu tidak terjadi penyipangan hingga terjadi retak bangunan dibagian oprit jembatan  tersebut, dan atau ada kerja sama terselubung oknum pengawas, oknum Dinas PUPR untuk meraup keuntungan yang besar,  karena ini ada indikasi korupsi yang disengaja dilakukan oleh pihak rekanan," tegas Anand. (Sabri)

Bupati Safrial Pimpinan Upacara Hut Tanjab Barat Ke-55

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS pimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanjung Jabung Barat ke-55 Tahun 2020 yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Senin (10/08).

Meskipun dilaksanakan dengan singkat dan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, upacara tetap berjalan khidmat.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan, terlepas dari segala keterbatasan dan kesederhanaan dalam peringatan ini, sepatutnya tidak sedikitpun menyurutkan motivasi dan semangat untuk terus membangun terus mengisi setiap waktu perjuangan kehidupan daerah dengan karya dan prestasi dan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat telah melaksanakan berbagai upaya, diantaranya melalui peningkatan penerimaan dan pembiayaan melalui APBD setiap tahunnya.

Disampaikannya bahwa pada tahun 2019 pendapatan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat meningkat 17.9% dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 1.64 Triliun Rupiah."ungkap Bupati.

Selain itu, terkait angka IPM Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperlihatkan kemajuan di tahun 2019, IPM menunjukkan pencapaian yang lebih tinggi dari pada tahun sebelumnya yaitu sebesar 67.13% atau meningkat 0.41 poin dari tahun sebelumnya.

"Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, umur harapan hidup saat lahir berkisar 68.03% tahun meningkat 0.16 poin dari tahun 2018, sementara untuk dimensi pengetahuan, harapan lama sekolah berkisar di 12.61 tahun meningkat 0.1 poin dari tahun 2018. Rata-rata lama sekolah pada tahun 2019 adalah 7.70 tahun meningkat 0.14 poin. Sementara pengeluaran per kapita sebesar 9.5 juta rupiah per tahun juga meningkat sebesar 144 ribu rupiah dari tahun 2018," jelas bupati. (Sabri)

Video News

- Advertisement -

Daftar 15 Bank Dapat Jaminan Kredit Korporasi Rp100 Triliun

JAKARTA - Pemerintah akhirnya resmi meluncurkan penjaminan pinjaman untuk segmen korporasi non-UMKM dan non-BUMN sebesar Rp100 triliun. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, penjaminan kredit korporasi ini mengandeng bank-bank di Tanah Air dengan target kredit sebesar Rp100 triliun hingga 2021.

Sumber: JAMBI28 TV

Fachrori Lepas Ekspor Perdana Kopi Kerinci melalui Pelabuhan Talang Duku

KERINCI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum, menaruh harapan besar akan pembangunan perkebunan serta peningkatan ekonomi masyarakat saat melakukan Pelepasan Ekspor Perdana Kopi Kerinci melalui Pelabuhan Talang Duku, Selasa (28/7/2020).

Fachrori mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ekspor perdana Kopi Kerinci melalui Pelabuhan Talang Duku yang tentunya dapat memberi dampak positif bagi pembangunan serta perekonomian Jambi.

Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar saat penyerahan dokumen

"Dampak positif pada nilai jual dan nilai tambah Kopi Kerinci juga dapat meningkatkan kesejahteraan secara langsung maupun tidak langsung bagi petani dan keluarga," ungkap Fachrori.

Hadirnya Kopi Kerinci di Belgia memberi ruang dan kesempatan bagi petani dalam hal pemasaran yang terkadang menjadi kendala saat masa panen tiba.

"Mengurangi tingkat kejenuhan pasar kopi dalam negeri dan harapan lain kita dapat menjaga ekosistem lingkungan dengan mengikuti arahan pihak terkait yang melakukan pendampingan bagi petani," sambung Fachrori.

Selanjutnya, Gubernur Jambi menegaskan kepada semua pihak untuk berupaya menjamin iklim pertanian yang kondusif dan stabilisasi harga ditingkat petani dengan terus berinovasi agar tata niaga tetap stabil, serta harus berinovasi termasuk mencari pembeli baru dari luar negeri.

"Saat kopi melimpah, tidak terjadi penurunan harga dan ini momentum kebangkitan Kopi Kerinci dan kopi daerah Jambi lainnya," ujar Fachrori.

Fachori Umar menyatakan bahwa Provinsi Jambi memiliki potensi besar untuk mengembangkan komoditas perkebunan rakyat, seperti kopi, kayu manis, karet, pinang, dan kelapa. “Pendampingan organisasi petani oleh Rikolto salah satunya membantu menjembatani petani kopi di Jambi untuk memasuki pasar Eropa. Kami ingin mengajak organisasi petani untuk terus meningkatkan kualitas kopi, juga praktik budidaya yang lebih baik dan ramah lingkungan, sehingga pendapatan petani juga meningkat secara berkelanjutan.”

Bupati Kerinci, H.Adi Rozal mengaku sangat senang dengan kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat Kerinci, khususnya petani kopi dengan terealisasinya ekspor tersebut. "Kata tidak cukup untuk ungkapkan terima kasih atas kegiatan ini yang telah memberi perhatian serta pemasaran yang mempermudah penjualan dan peningkatan harga di masyarakat," ungkap Bupati Kerinci.

Bupati Kerinci, H.Adi Rozal saat menyampaikan sambutan

Adi Rozal mengatakan, pelepasan ekspor perdana Kopi Kerinci melalui pelabuhan Talang Duku memberi semangat bagi petani kopi yang menunggu masa tanam 2,5 - 3 tahun menjelang masa panen. "Dulu, harga empat ribu sekarang bisa 20 ribu sekilo, dan Kopi Kerinci tingkat keasaman yang sangat baik setelah dites labor. Untuk itu, jaga kualitas dan ikuti standar eksportir," terang Adi Rozal.

Kepala Badan Karantina Pertanian Provinsi Jambi Kelas I, Guntur,SP,MM menyampaikan bahwa komoditas ekspor yang dilepas perdana ke Benua Eropa ini bernilai Rp1,4 miliar yang selama ini ekspor Kopi Kerinci dan juga komoditas lainnya dilakukan melalui pelabuhan yang ada di luar Provinsi Jambi.

"Akhirnya bisa lakukan ekspor langsung melalui Jambi, biasanya melalui Belawan Medan, Teluk Bayur Padang, bahkan Teluk Panjang Lampung dan harapan kita tambah volume, frekuensi guna meningkatkan perekonomian. Kita masih ada kayu manis, cangkang sawit/PKE, sarang burung walet, kelapa. Ada 24 jenis dengan tujuan 32 negara," ujar Guntur.

Guntur menambahkan, Jambi yang memiliki komoditas unggulan yang telah laris di pasar global, namun selama ini masih dilalulintaskan melalui pelabuhan di luar Jambi. Produk pertanian tersebut antara lain kulit kayu manis (Cassiavera) yang juga berasal dari Kabupaten Kerinci dan Merangin, cangkang sawit, sarang burung walet, dan kelapa bulat asal Tanjung Jabung Timur.

Kopi Kerinci berdasarkan data dari sistem perkarantinaan, IQFAST di Karantina Pertanian sepanjang Januari hingga Juli 2020 telah difasilitasi ekspornya sebanyak dua kali pengiriman dengan total 16,25 kilogram tujuan Hongkong.

Koperasi Koerintji Barokah Bersama yang berlokasi di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, mengekspor 15,9 ton kopi Arabika Spesialti ke Belgia, dengan pendampingan LSM Rikolto. Koperasi Koerintji Barokah akan mengirimkan sebanyak 290 karung kopi (15,9 ton) Arabika Spesialti dalam 5 varian proses ke ‘Sucafina Specialty’, perusahaan kopi berbasis di Antwerp, Belgia, yang menghubungkan kopi berkualitas dari organisasi petani dengan roaster di kawasan Asia Pasifik, Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Meskipun ekspor kali ini merupakan ekspor perdana yang dilakukan secara mandiri oleh Koperasi Koerintji Barokah, namun Koperasi ini telah berhasil menjual kopinya ke pasar internasional sejak 2017 yaitu sebanyak tiga kali ke Belgia, serta ke Amerika Serikat dan Hong Kong. (Muhammad Sidik)

Bupati Tanjabbar Safrial Harap Pengelolaan DAS Pengabuan Betara Optimal

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS berharap pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Pengabuan Betara yang 96,1% berada di wilayah Tanjab Barat dapat lebih optimal."al ini disampaikanya saat mengukuhkan langsung Forum Koordinasi DAS Tanjab Barat di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Selasa (29/9).

Forum DAS bertujuan sebagai wahana koordinasi antar instansi penyelenggara pengelolaan DAS agar terwujud kelestarian dan keserasian ekosistem serta meningkatnya kemanfaatan SDA bagi manusia secara keberlanjutan. Dengan forum DAS diharapkan ada koordinasi dan keterpaduan antara instansi dan stakeholder terkait.

Bupati berharap dengan terbentuknya forum DAS Tanjab Barat dengan berbagai instansi, pengelolaan wilayah DAS Pengabuan Betara bisa terbangun secara optimal.

"Pengelolaan DAS umumnya masih secara parsial. Dengan adanya forum DAS diharapkan bisa dilakukan penanganan secara holistik melalui koordinasi antar pihak dan berbagai instansi dengan pendekatan insterdisipliner," harapnya.

Lanjut Bupati Safrial Forum DAS Kab. Tanjab Barat diketuai oleh Sekda dan anggota terdiri dari berbagai stake holder diantaranya OPD seperti Bappeda, DLH, PUPR, DTPH dan seterusnya. Unsur lain seperti DPRD, PDAM, Akademisi, LSM Lingkungan dan perusahaan-perusahaan."papar nya.

Bupati H. Safrial juga berpesan pengelolaan DAS bisa mengakomodasi berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Sehingga Forum DAS Tanjab Barat dapat berperan secara aktif dalam memberikan saran, informasi dan data yang dapat digunakan dalam pengelolaan DAS Pengabuan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat."tandas nya.

Sebelum dikukuhkan, kegiatan diawali dengan penanaman bibit mangrove oleh Bupati bersama Kepala Balai Pengelolaan DAS Provinsi Jambi, Ketua Forum DAS Provinsi Jambi, Dandim 0419/Tanjab dan sejumlah Kepala OPD dan Kepala Bagian lingkup Pemkab Tanjab Barat di seputaran kawasan Pelabuhan Roro, Kuala Tungkal. (Sabri)

Menelisik Dumisake, Sebuah Masterpiece Pembangunan untuk Provinsi Jambi dari Alharis-Sani

JAMBI (SR28)- Jagat Politik Jambi tahun 2020 ini diwarnai dengan berbagai teka-teki dan aksi lobi tingkat tinggi yang seolah tak mengenal lelah. Bisa jadi hal tersebut disebabkan karena para bakal calon Gubernur Jambi berlatar belakang seorang Bupati/Walikota pada wilayahnya masing-masing dan telah memasuki periode kedua. Secara politik, bisa terpilih pada periode kedua kali adalah capaian yang baik. Mungkin karena faktor itulah mereka optimis untuk melaju merebut tahta orang nomor 1 di Provinsi Jambi. Apalagi, jika secara jujur kita mau menarik sejarah 20 tahun kebelakang, maka pasca “runtuhnya” dinasti Nurdin yang disebut-sebut sebagai “orang kuat Jambi”  dinilai oleh berbagai kalangan bahwa pilkada kali ini  sebagai panggung bebas yang memungkinkan siapa saja  untuk menang. Tak heran  jika baru pada tahapan mendapatkan dukungan partai saja sudah memunculkan asmosfer yang sangat menegangkan.

Terbaru, pada pekan ke 4 Agustus 2020 atau H-10  menjelang pendaftaran kandidat ke KPU, muncul 3 pasang kandidat yang telah cukup mengantongi tiket untuk melaju pada Pilgub mendatang. Mereka adalah Alharis-Abdullah Sani, Fachrori Umar-Syafril Nursal serta Cek Endra-Ratu Munawaroh. Sedangkan Sy.Fasha-AJB terpaksa gugur sebelum bertarung karena gagal mengumpulkan tiket dukungan parpol. Hingga saat ini ketiga kandidat tersebut sama-sama memiliki peluang untuk menang. Kekuatan diatas kertas, belum ada yang dipastikan akan melenggang dengan mudah. Semua kandidat memiliki kekuatan dengan differensiasi masing-masing.

Ditengah hiruk pikuk Pilgub tersebut, ternyata ada ruang kosong yang nyaris luput dalam perdebatan antara calon kepala daerah  dan masyarakat. Padahal ruang kosong ini yang sejatinya menjadi poin penting dalam dialektika demokrasi. Ruang tersebut adalah tawaran program strategis dari kandidat untuk Provinsi Jambi selama 5 tahun kedepan.  Dari sanalah sebenarnya masyarakat Provinsi Jambi sama-sama berjuang untuk pembangunan daerah dengan siapapun gubernurnya.

Berdasarkan pengamatan, baru pasangan Alharis-Sani yang  sedari awal 2020 telah menjual gagasan strategis selama 5 tahun kedepan yang dinamainya dengan DUMISAKE (Dua Milayar Satu Kecamatan. Sedangkan pasangan lainnya belum memunculkan ke publik apa program strategis yang akan mereka persembahkan selama 5 tahun kedepan. Oleh karena belum adanya paket gagasan yang bisa dikomparasikan secara “apple to apple” dari masing-masing bakal calon gubernur, maka penulis akan lebih memfokuskan pada telaah terhadap DUMISAKE besutan Alharis-Abdullah Sani.

Pengantar

DUMISAKE merupakan singkatan dari Dua Milyar Satu Kecamatan. DUMISAKE adalah program janji politik yang diusung oleh Bupati Merangin Dr. H. Al Haris, S.Sos. MH (dua periode) dan mantan wakil walikota Jambi Drs. H. Abdullah Sani jika nanti terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jambi periode 2021-2026.

Secara Historis, DUMISAKE merupakan suatu program yang ingin melanjutkan program Gubernur Jambi periode 2010-2015, Hasan Basri Agus-Fachrori Umar (HBA-FU) kala itu bernama SAMISAKE (Satu Milyar Satu Kecamatan). Konsekuensi dari program SAMISAKE saat itu adalah Pemerintah Provinsi Jambi harus menyiapkan 138 Milyar per tahun guna disalurkan pada 138 Kecamatan yang ada di Provinsi Jambi. Jumlah gelontoran dana tersebut otomatis juga akan bertambah 2 kali lipat seiring dengan nama program yang oleh Alharis-Sani dinamai dengan DUMISAKE.

Adapun secara politis, hubungan “anak dan bapak angkat” antara Alharis dan Hasan Basri Agus akhirnya juga menginspirasi sekaligus mendorong Alharis untuk melanjutkan program SAMISAKE. Dimata Alharis SAMISAKE yang  - lagi-lagi - kala itu digawangi HBA sangat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat provinsi Jambi. Dari program SAMISAKE itu pula political branding HBA  menjadi semakin kuat.

DUMISAKE mulai santer digadang-gadang oleh Al Haris sejak awal 2020 ketika beliau menyatakan siap maju Pilgub pada 9 Desember 2020 mendatang. Alasan Al Haris sederhana, yaitu ingin melanjutkan program Gubernur HBA dengan nominal yang dua kali lipat menjadi dua milyar per kecamatan.

Hingga saat ini, belum ada kajian akademis tentang DUMISAKE yang bisa menjawab pertanyaan, apakah ini hanya sekedar slogan semata atau suatu program yang realistis dalam upaya membahagiakan rakyat Jambi seperti yang dijanjikan. Namun demikian, dengan intensnya Alharis mengkampanyekan DUMISAKE kepada masyarakat  serta beberapa pandangan strategis beliau seperti wilayah integrasi Sengeti Tungkal dan Sabak (SENTUSA) secara otomatis  publik menangkap bahwa Alharis adalah satu-satunya calon Gubernur Jambi yang mampu menjual visi besarnya tersebut kepada masyarakat Jambi.

Adapun pendekatan yang paling memungkinkan untuk melakukan melakukan telaah rencana program strategis DUMISAKE ini adalah dengan mengevaluasi pengalaman program SAMISAKE yang telah dijalankan HBA-FU pada 2010-2015. Dari sana kemudian kita dapat memberikan rekomendasi dan usulan redisain Program DUMISAKE yang di usung oleh Al Haris-Abdullah Sani jika menjadi Gubernur-Wakil Gubernur pada periode 2021-2026 mendatang.

Kilas Balik Program SAMISAKE

Program SAMISAKE tersebut dilaksanakan sebagai bentuk perwujudan pembangunan yang berorientasi pada pro-poor, pro-job, pro-growth dan pro-environment dan sejalan dengan strategi Pembangunan Nasional.

Ada Sebelas program utama, SAMISAKE yang telah dijalankan pada tahun 2010-2015, yaitu: Bedah Rumah, Beasiswa bagi rumah tangga miskin, Jamkesda, Penerbitan Sertifikat Tanah, Pengadaan Kendaraan Roda 3 Pengadaan alat Mesin Pertanian dan non pertanian, Bantuan modal usaha, Sambungan listrik bagi rumah masyarakat miskin, Pelatihan Tenaga Kerja, Kegiatan Dukungan Posyandu serta Kegiatan prioritas lainnya dalam rangka meningkatkan sosial ekonomi  masyarakat. (Sumber: Pergub No 4 Tahun 2014)

Refleksi Perjalanan SAMISAKE

Perjalanan SAMISAKE era HBA baru berjalan pada tahun kedua pada periode kepemimpinannya (TA 2012). Program SAMISAKE pada masa HBA juga pernah dijadikan sebagai salah satu program percontohan nasional. Secara gagah, HBA juga kala itu juga sangat pedememaparkan SAMISAKE saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  berkunjung ke Provinsi Jambi. Nama HBA kala itu harum baik dikalangan masyarakat maupun dihadapan kolega maupun presiden.

Total dana transfer dari pemerintah Provinsi Jambi kepada seluruh kecamatan hingga tahun 2015 adalah sebesar 546 Milyar, jumlah ini setara dengan 80% dari komitmen yang ingin dialokasikan.

Catatan Sisi lain SAMISAKE

Dalam praktiknya, Alokasi Dana SAMISAKE masih  menyisakan SILPA yang cukup besar. Di tahun pertama pelaksanan SAMISAKE (TA 2012) misalnya, Alokasi Dana SAMISAKE di Kabupaten Batanghari yang memiliki 8 Kecamatan misalnya memiliki SILPA senilai Rp.4.680.762.280, Artinya dari 8 Kecamatan, baru 3 kecamatan yang bisa menggunakan Dana SAMISAKE tersebut. Sementara Di Merangin SILPA mencapai Rp. 5,5 milyar. SILPA tersebut belum termasuk Kabupaten/Kota lainnya yang ada di Provinsi Jambi. (Radesman Manihuruk,2015)

Selain SILPA, implementasi SAMISAKE juga mengalami penolakan dari pihak kecamatan baik saat sosialisasi dan tahap awal pelaksanaan SAMISAKE maupun saat implementasi. Hal tersebut disebabkan adanya ketentuan bahwa camat adalah orang yang dimandatkan sebagai Pengguna Anggaran. Sehingga dengan pengalaman yang terbatas dalam pengelolaan dana dalam jumlah besar seperti halnya program SAMISAKE, juga disinyalir program uji coba membuat camat memilih untuk menolak dana 1 Milyar untuk tiap kecamatan tersebut.

Selanjutnya, selama dua tahun pertama, Program SAMISAKE menghadapi sederet hambatan tidak saja harus menyiapkan regulasi dan petunjuk tekhnis, juga berhadapan dengan kapasitas SDM di tingkat kecamatan yang terbatas. Bisa jadi karena kultur di pemerintahan level kecamatan merupakan turunan dari Pemerintah Kabupaten/Kota. Aktivitasnya cenderung pada fungsi-fungsi koordinasi dan fungsi administratif pemerintahan. Genealogi ini tentu mendadak menjadi terkejut saat mendapat tugas untuk membelanjakan dana sebesar 1 Milyar berikut sederet aturan turunannya. Dengan kata lain, SAMISAKE pada awalnya dinilai telah “memotong kompas” antara Pemerintah Provinsi terhadap  Pemerintah Kabupaten/Kota.

Kegagapan Kecamatan dalam menyambut  program Pemerintah Provinsi Jambi akhirnya diubah tekhnis implementasinya. Setelah berembuk dan bermusyarawarah dengan Pemmerintah Kbaupaten Kota, Pemerintah Provinsi kala itu akhirnya  memilih untuk menitipkan anggaran SAMISAKE pada APBD Pemerintah Kabupaten/Kota yang akan masuk dalam pos anggaran pendapatan lain-lain di APBD Kabupaten/Kota. Pengalokasian melalui Kabupaten/Kota ini dinilai lebih realistis untuk eksekusi di lapangan. Secara regulasi, pengalokasian dana dengan cara  itu dinilai juga sejalan dengan Permendagri No 13 Tahun 2006.

Desain DUMISAKE

DUMISAKE merupakan sintesis antara RPJPD Provinsi Jambi 2020-2025 dan RPJMN 2019-2024. DUMISAKE mencoba membreakdown program pembangunan nasional tersebut yang disesuaikan dengan kelokalan Provinsi Jambi. Didukung dengan pendekatan politik, tekhnokratik, partisipatif dan Top-Down serta Buttom-Up DUMISAKE didesain sedemikian rupa agar menjadi program yang relevan dan mampumenjawab tantangan yang ada dalam pembangunan.

Berkaca Permendagri No 90 tahun 2019 sebagai payung hukum, maka DUMISAKE secara tekhnis akan dapat dilaksanakan dengan cara menitipkan anggaran pada APBD Kabupaten/Kota dalam bentuk Bantuan Keuangan. Permendagri No 90 tahun 2019 tersebut secara umum masih memiliki kesamaan format dengan Permendagri no 13 tahun 2006 yang kala itu juga menjadi payung hukum SAMISAKE.

Komponen Program DUMISAKE

DUMISAKE memiliki 6 sektor yang menjadi program utama, yaitu: Jambi Agamis, Jambi Sehat dan Bersih, Jambi Cerdas, Jambi Tangguh, Jambi Smart dan Jambi Responsif. Dari 6 program tersebut pula akan memiliki turunan sebagai berikut:

1.       Jambi Agamis: Kredit MASURAI (Masyarakat Sejahtera dan Imani), Insentif untuk pegawai syara’, Satu ponpes satu BLK, Pengiriman Kader Ulama ke Turki, serta SADESHAMAH (Satu desa satu hafidz dan penerjemah).

2.       Jambi Sehat dan Bersih: Jambi Bebas Stunting, Budaya Bersih dan Lingkungan Sehat, Pelayanan air bersih, pengelolaan sampah sanitary landfill.

3.       Jambi Cerdas: Satu keluarga minimal 1 sarjana, perpustakaan keliling dan cerdas, Satu SMK satu BLK, Sekoper Berliontin (Sekolah Perempuan Bahagia Lahir Batin).

4.       Jambi Tangguh: UMKM Tangguh, Sekolah Petani Berdaya, Tenaga Kerja Terampil dan Kompetitif, Jambi Terang serta Ketahanan energi dan pangan.

5.       Jambi Smart: Pembangunan 1000 Tower telekomunikasi, Jaringan internet masuk desa, fasilitas e-learning ke sekolah dan pesantren, fasilitas ee-bussines untuk UMKM dan rintisan, serta e-wisata untuk usaha pariwisata

6.       Jambi Responsif: Aduan kemanusiaan dan reaksi cepat tanggap terhadap bencana, LATIB (Layanan akan tiba pada pasien)

Strategi Implementasi DUMISAKE

Ada 2 program pemerintah yang menjadi pembelajaran sekaligus rujukan untuk implementasi DUMISAKE, yaitu SAMISAKE (Provinsi Jambi) dan PNPM (Nasional).

Dari SAMISAKE,  dapat diambil pelajaran bagaimana tekhnis implementasi program Pemerintah Provinsi Jambi dengan basis implementasi di tiap kecamatan, baik dari segi regulasi maupun tekhnis pelaksanaan.

Adapun dari PNPM dapat diambil pelajaran tentang pola perencanaan dan imlementasi berbasis kemasyarakatan (sosial development). Pada PNPM masyarakat dilibatkan secara langsung bagaiaman merencanakan program dengan dibimbing tenaga ahli pendamping serta bagaimana program dapat direalisasikan dengan pelibatan berbagai pihak baik masyarakat, LSM, perusahaan maupun pemerintah itu sendiri.

Output DUMISAKE

Implementasi DUMISAKE diproyeksikan akan berjalan 5 tahun kedepan. Dengan asumsi normal dan ekspektasi optimis maka ada 6 output secara umum yang akan muncul, yaitu:

1.       Pembangunan SDM berbasis nilai-nilai keagamaan

2.       Lingkungan yang bersih

3.       Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan di Strata 1 serta perhatian khusus pada pendidikan perempuan

4.       Terbinanya 80% masyarakat Provinsi Jambi yang bergerak pada sektor pertanian dan UMKM

5.       Pemerataan jaringan internet diseluruh wilayah dalam Provinsi Jambi guna mendukung segala kebutuhan berbasis internet

6.       Adanya tim taktis yang bergerak dengan pola Agile Management yang diharapkan mampu menjawab persoalan-persoalan jangka pendek

Merusak Fasilitas Jalan Penghubung di Tanjabbar, Aktivis Sebut Rekanan Bekerja Tidak Profesional

KUALA TUNGKAL (SR28) – Proyek peningkatan skala kawas  yang bersumber dari dana APBD Tanjab Barat Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp.3.880.094.075,53 di Kecamatan Sebrang Kota, Kabpaten Tanjab Barat menjadi sorotan aktivis di Tanjab Barat.

Pasalnya, proyek yang dikerjakan CV Cahaya Bintang Arasy dengan konsultan pengawas CV Graha Cipta Consultan tersebut bekerja dengan tidak profesional sehingga dikeluhka  para pengguna jalan lantaran jalan penghubung yang biasa digunakan masyarakat diputus oleh pihak rekanan sehigga pengguna jalan saat melintas di jalan itu harus ekstra hati-hati, terlebih saat hujan dan terendam air pasang.

Lurah Sebrang Kota, Efendi ketika dikonfirmasi melalui ponselnya belum lama ini mengaku pihaknya sudah mengetahui bahwa jalan penghubung antara Parit itu diputus oleh rekanan, namun pihak rekanan berjanji akan segera mmeerbaikinya.

"Rekanan berjanji akan memperbaiki seperti semula," ujar lurah

Ketika disinggung apakah sudah dipikirkan dampak dari pemutusan jalan penghubung tersebut lurah berkilah agar bertanya langsung dengan pihak rekanan

"Tanya langsung ke pihak rekanan," singkatnya.

Menyikapi pemutusan jalan tersebut Aktivis Tanjab Barat Anand Viqriza,SH.MH berkomentar keras. Anand menyebut pihak rekanan bekerja tidak profesional.

"Kalau seperti itu pekerjaan yang dilaksanakan oleh rekan CV.Cahaya Bintang Arasy  merusak fasilitas jalan lintas dan penghubung antara Parit, kita menilai rekanan tidak profesional dalam melaksanakan pekerjaan, padahal  dengan tidak merusak fasilitas jalan umum yang merupakan jalan penghubung atara parit ke parit  mereka tetap bisa bekerja seperti mengunakan gerobak melawati pelabuhan yang seharusnya mereka buat sendiri itu lebih baik,” ujar Anand kepada SR28, Minggu (09/08) kemarin.

Menurut Anand, diputusnya jalan lintas tersebut itu sangat membahayakan penguna jalan karena terputusnya jalan penghubung tidak memberikan kenyaman penguna jalan maupun warga sekitar yang setiap hari menggunakan jalan tersebut.

"Terlebih jalan itu hanya dipasang kayu saja dan itu tidak menjamin keselamatan penguna jalan, terlebih lagi selepas hujan jalan itu sudah pasti licin karena becek, demikinan juga saat pasang tinggi jalan itu tidak kelihatan lagi nanti dan atas hal tersebut pihak rekanan, pengawas dan juga Dinas Perkim Tanjab Barat harus bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang bisa mengakibatkan korban laka tunggal dan juga terendamnya kebun warga yang kapan saja bisa terjadi,” tegas Anand.

Hingga berita ini dimuat, pihak Dinas Perkim Tanjabbar maupun rekanan belum bisa dikonfirmasi lebih lanjut untuk pertanggungjawaban atas pemutusan jalan lintas dan juga pengubung yang diputus oleh rekanan maupun bertanggugjawab jika terjadi laka tunggal jalan itu. (Sabri)

Mengenal Batik Asal Jambi Yang Memikat Hati

KOTA JAMBI (SR28) - Batik Jambi merupakan warisan budaya asli dari Provinsi Jambi. Batik Jambi juga merupakan batik tertua di Sumatera yang keindahannya selalu memikat para pecinta batik nusantara.

- Advertisement -

Music

Wabup hadiri perjanjian kerja Kodim dan Kemenag Merangin

MERANGIN - Wakil Bupati Merangin H Mashuri sangat mengapresiasi Momerandum of Understanding (MoU) antara Kodim 0420/Sarko Dengan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Merangin.

MoU tentang pembinaan kehidupan umat beragama secara sistematik, menyeluruh, integral dan integratif itu, ditandatangani Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah dengan Kepala Kemenag Merangin H Marwan Hasan.

‘’Jelasnya nanti kedua belah pihak akan saling  tukar menukar data dan informasi, yang berkaitan dengan tata kehidupan beragama di wilayah Kabupaten Merangin,’’ujar Wabup pada acara yang berlangsung di Aula Kemenag Merangin itu.

Tak kalah penting terang wabup, pembinaan masyarakat dalam rangka mendeteksi dini dan cegah dini berkembangnya paham redikal. Diharapkan wabup, unsur Babinsa dan Penyuluh Agama mampu mendeteksi dini paham radikal itu.

Tidak hanya paham radikal tegas wabup, tapi juga paham-paham lain yang terindikasi menimbulkan gejolak di mayarakat, sehingga keamanan, kenyamanan , keutuhan Negara Kesatuan Republik  Indonesia ini terjaga dengan baik.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin H Marwan Hasan menerangkan, kerjasama tersebut tindak lanjut dari MoU Korem 042 Garuda Putih Jambi dengan Kementerian Agama Provinsi Jambi beberapa bulan lalu.

Tampak hadir pada acara penandatanganan MoU itu, para pejabat di jajaran Kodim 0420/Sarko, seluruh Danramil di wilayah kerja Kabupaten Merangin, sebanyak 15 orang Babinsa dari masing-masing Danramil di wilayah kerja Kabupaten Merangin.

Selain itu dari Kemenag Merangin, seluruhpejabat di jajaran Kemenag Merangin dan para kepala Kantor Urusan Agama (KUA)  kecamatan dalam wilayah kerja Kabupaten Merangin.

Ribuan Buruh di Jambi Turun ke Jalan Menolak UU Cipta Kerja

JAMBI (SR28) - Ribuan buruh di Jambi turun ke jalan melaksanakan unjuk rasa menolak undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja. Senin (12/10) mulai Pukul 10.30 Wib. Meski sempat diguyur hujan para buruh tetap semangat menyuarakan aspirasi mereka.

Bawaslu Terima Penetapan DPT Provinsi Jambi Dengan Beberapa Perbaikan

JAMBI (SR28) - Kendati demikian, diterimanya Daftar Pemilih Tetap tingkat provinsi Jambi ini tentunya dengan berbagai sarana perbaikan yang telah disodorkan pihak Bawaslu ke KPU.

Mendagri Tito Karnavian Desak Pemprov Jambi Segera Terbitkan Perda Sanksi Langgar Protokol Kesehatan

JAMBI - Dianggap belum maksimal tangani covid-19, Mendagri RI Tito karnavian mendesak pemerintah provinsi Jambi untuk segera menerbitkan perda sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

Sumber: JAMBI28 TV

Sport News

Bawaslu Jambi Ingatkan Paslon Serahkan Laporan Penggunaaan Dana Kampanye

JAMBI - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jambi minta seluruh pasangan calon kepala daerah di Jambi baik itu Gubernur, Bupati maupun Walikota untuk tidak lupa melaporkan setuap detil penggunaaan dana kampanye.

Pelaporan penggunaan dana kampanye tersebut, wajib dilakukan oleh seluruh paslon pilkada Jambi sebagai bentuk salahs atunya upaya mewujudkan akuntabilitas pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020.

Wabup Tanjab Barat Ikuti Pidato Kenegaraan dalam Rangka HUT RI 75

KUALA TUNGKAL (SR28) - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib mengikuti jalannya  rapat paripurna DPRD mendengarkan Pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo yang ditayangkan langsung lewat siaran TV Nasional  dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Tahun 2020, Jumat (14/08).

Kegiatan yang diselenggarkan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tanjab Barat ini turut diikuti oleh Pimpinan bersama Anggota Dewan Perwakilan Daerah, Fokopimda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, serta Kepala Bagian Lingkup  Sekretariat Daeah Tanjung Jabung Barat.

Pimpin langsung Rapat Paripurna, Ketua DPRD Tanjab Barat Mulyani Siregar, SH dalam sambutannya ingatkan pentingnya mengikuti  Pidato Kenegaraan RI dalam rangka Peringatan Hari ulang Tahun ke 75. Menurutnya, pidato kenegaraan berisi berbagai informasi aktual terkait langkah dan kebijakan yang sudah,  sedang, atau akan dilaksanakan oleh Pemerintah

."Tentunya ini jadi Pedoman oleh semua pihak terutama dalam upaya mensukseskan kebijakan ekonomi daerah, keuangan daerah, prioritas dan sasaran pembangunan daerah, serta program dan prioritas daerah lainnya,"paparnya

Sementara itu, Wakil Bupati Drs. H. Amir Sakib dalam wawancaranya usai mengikuti kegiatan mengatakan Hari ulang Tahun Republik Indonesia  kali ini berbeda dari tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan adanya pandemi covid 19. Amir Sakib juga mengajak kepada masyarakat dapat mengikuti arahan Presiden Indonesia terkait penerapan protokol kesehatan.

"Untuk itu sesuai arahan Presiden RI, kita dihimbau untuk mematuhi protokol kesehatan," selain itu juga Agenda Pilkada 2020 harus tetap berjalan, yang mana mengharuskan adanya penerapan disiplin tinggi dalam menjalankan protokol kesehatan," tandasnya. (Sabri)

Kajari Tanjab Barat Sambut Baik Audensi Forum Jurnalis Tanjung Jabung Barat (FJTJB )

KUALA TUNGKAL (SR28) - Berlokasi di Ruang Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat, Forum Jurnalis Tanjung Jabung Barat (FJTJB) disambut baik oleh Kejari Tanjung Jabung Barat Togar Rafilion,SH bersama pejabat struktural Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat, Selasa (01/12).

Acara hanya satu hari ini bertujuan tidak lain dan tidak bukan, pertama menjalin siturahmi dan kerjasama kedepan untuk kemajuan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dalam sambutannya, ketua FJTJB Sabri mengucapkan, terimakasih kepada pihak Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat yang sudah menerima FJTJB untuk beraudensi langsung dengan Pak Kejari dan Para Pejabat Struktural Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat.

"Alhamdulillah sambutan bapak Kajari dan para pejabat nya sangat baik. Sehingga kita bisa beraudesi dan bersilaturahmi untuk menjalin hubungan kerja lebih baik lagi," ungkap Sabri, Selasa (01/12).

Sabri juga menegaskan, anggota yang tergabung dalam FJTB merupakan wartawan yang resmi, bukan kaleng kaleng. Jika ada mengatas namakan FJTJB, dia berharap dapat melaporkan ke organisasi nya ini."Kami berharap kedepan pihak Kejaksaan terus membuka diri untuk bekerjasama yang baik," tukasnya.

Senada, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Togar Rafilion,SH mengatakan, sangat senang dan rendah hati menerima rekanan FJTJB yang sudah mau bersilaturahmi dan menjalin kerjasama dengan Kejari Tanjung Jabung Barat untuk kemajuan Tanjab Barat ini.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan rekan wartawan dari FJTJB yang sudah mau datang bersilaturahmi dengan kami Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat," kata Kajari.

Kedepan, Kajari berjanji dengan adanya silaturrahmi perdana ini dia berharap selalu terus berkoordinasi jika ada hal terkait pemberitaan untuk dapat di konfirmasi sebelum diterbitkan.

"Jika ada berita yang perlu diekspose agar kawan kawan konfirmasi dulu dengan Intel saya," timpalnya. (Sabri)

- Advertisement -

Gubernur Beri Penjelasan Atas Tanggapan Dewan Terhadap 5 Ranperda

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum menyampaikan penjelasan dan jawaban atas tanggapan dewan terhadap lima rancangan peraturan daerah (Ranperda) Provinsi Jambi dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi, di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin (14/9/2020). Penjelasan gubernur tersebut merupakan tindak lanjut dari pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Jambi terhadap Nota Keuangan Rancangan Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun 2020, yang telah disampaiakan oleh gubernur kepada dewan dalam rapat paripurna pada Jumat, 11 September 2020.

Agenda rapat paripurna tersebut adalah :1.Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Rancangan Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2020, 2.Penyampaian Tanggapan dan/atau Jawaban Gubernur Jambi terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi atas 5 (lima) Ranperda Provinsi Jambi dan Pembentukan Pansus.

Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto,SH.I,M.Si didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Rocky Candra, dan diikuti oleh 32 orang dari 55 orang anggota DPRD Provinsi Jambi.

Juru bicara fraksi-fraksi yang membacakan pandangan umum terhadap Rancangan Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun 2020 adalah: Fraksi PDIP Wartono Priyo Kusumo, Faksi Gerindra Hakiman, Fraksi Golkar Dra.Hj.Mai Masnah, Fraksi Demokrat Ahmad Fauzi Ansori, Fraksi PAN H.Musharudin,SE, Fraksi PKB Hj.Eka Marlina, Fraksi PKS H.Rudi Wijaya, Fraksi P3 Berkarya Kamaluddin Havis,S.Ag, dan Fraksi Nasdem Hanura Sofwan.

Pada intinya, semua fraksi di DPRD Provinsi Jambi memberikan saran agar penyusunan dan pelaksanaan APBD benar-benar memperhatikan prinsip efektivitas, efisiensi, dan bisa mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

Gubernur memberikan penjelasan atas pandangan umum fraksi-fraksi terhatap lima Ranperda Provinsi Jambi. Kelima ranperda tersebut adalah:

a. Rancangan Peraturan Daerah tentang Cadangan Pangan

b. Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengangkutan Batubara di Provinsi Jambi

c. Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Atas PERDA Provinsi Jambi Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Jambi

d. Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan PERDA Provinsi Jambi Nomor 6 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah

e. Rancangan Peraturan Daerah tentang Pencabutan PERDA Nomor 4 Tahun 2014 tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempergunakan Tenaga Asing

Gubernur memberikan jawaban dan penjelasan atas pertanyaan seluruh fraksi terhadap lima ranperda, secara runut dan menyeluruh. Ia berharap agar tanggapan dan jawaban yang diberikannya memberikan penjelasan yang baik dan memadai terhadap pertanyaan fraksi-fraksi.

Gubernur mengemukakan, dirinya yakin bahwa Pemerintah Provinsi dan DPRD Provinsi Jambi memiliki semangat yang sama untuk meningkatkan kualitas lima ranperda Provinsi Jambi, dari segi isi dan redaksional, serta agar Perda yang dihasilkan nantinya implementatif.

Dalam Ranperda tentang Cadangan Pangan, gubernur mengatakan, peran pemerintah daerah dan stakeholder adalah memberikan informasi terkait bencana alam, bencana sosial, gagal panen, dan keadaan kronis yang mengalami kerawanan pangan pasca bencana yang terjadi di wilayah kabupaten/kota, mulai dari tingkat desa yang terkena bencana dengan melakukan pendataan yang diketahui oleh kecamatan dan diusulkan kepada bupati/wali kota. Informasi ini selanjutnya ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dalam bentuk penyaluran cadangan pangan berupa beras, sesuai dengan tingkat konsumsi masyarakat per kapita per hari dan akan dituangkan dalam Peraturan Gubernur.

Mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengangkutan Batubara di Provinsi Jambi, gubernur menerangkan, Ranperda tersebut telah disusun berdasarkan kajian naskah akademik dengan tetap berpedoman pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba. Dalam proses perumusannya, telah dikomunikasikan dengan pihak-pihak terkait sesuai peraturan perundang-undangan. Selain itu, Ranperda ini juga telah melalui proses harmonisasi di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI Provinsi Jambi.

Terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Pencabutan PERDA Nomor 4 Tahun 2014 tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempergunakan Tenaga Asing, gubernur mengucapkan terima kasih kepada Dewan atas saran untuk melakukan pemantauan tenaga kerja asing di Provinsi Jambi.

Terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan PERDA Provinsi Jambi Nomor 6 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah, gubernur mengungkapkan bahwa pada dasarnya dengan adanya ranperda ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jambi.

Pada kesempatan tersebut, DPRD Provinsi Jambi membentuk panitia khusus (pansus) untuk mendalami pembahasan lima ranpeda Provinsi Jambi.

Gubernur Apresiasi Perjanjian Kerjasama IDI dan Polda Jambi Di Bidang Pelayanan Kesehatan

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H. Fachrori Umar, M.Hum mengapresiasi perjanjian kerjasama antara Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi dibidang pelayanan kesehatan dan praktik kedokteran. Pernyataan ini disampaikannya usai menyaksikan penandatanganan kerjasama antara IDI wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi, Selasa (21/7) bertempat di hotel Shang Ratu.

Gubernur mengharapkan kerjasama ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakkan hukum dalam praktik kedokteran di Provinsi Jambi. Hadir pada kesempatan tersebut Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi, Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi, sedangkan Ketua Umum PB IDI Dr. Daeng M.Faqih hadir secara virtual dari Jakarta.

“Saya sangat mengapresiasi penandatanganan perjanjian kerjasama Ikatan Dokter Indonesia dan kepolisian daerah, semoga agenda ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dalam praktik kedokteran di provinsi Jambi sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini dokter di Indonesia termasuk provinsi Jambi menghadapi berbagai isu kesehatan baik dari masalah gizi, penyakit menular, hingga BPJS Kesehatan. Berrbagai masalah tersebut menjadi tantangan dokter untuk meningkatkan profesionalisme. Peningkatan profesionalisme ini tentu membutuhkan regulasi serta komitmen antara para pemangku kepentingan dalam menjalankan praktik kedokteran dan mendapat kepercayaan dari semua pihak. Beberapa kendala yang dihadapi juga dimana terdapat beberapa pelanggaran yaitu pelanggaran kode etik, pelanggaran disiplin dan pelanggaran hukum sehingga dibutuhkan proses hukum dan mekanisme kedisiplinan dalam praktek kedokteran, “ ujar Gubernur.

Dilanjutkan Gubernur melalui kerjasama Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dengan kepolisian daerah Jambi ini dapat memberikan solusi terkait masalah pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dan praktik kedokteran di provinsi Jambi. “ Saya berharap berbagai bentuk kerjasama yang dilakukan dapat memberikan rekomendasi dalam proses penegakan hukum di provinsi Jambi, tentunya kesepakatan ini juga merupakan salah satu bentuk inovasi dari Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi dalam membangun sinergi untuk mewujudkan dan menumbuhkan peran dalam masyarakat sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. Semoga dengan dilaksanakannya kerjasama ini Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian daerah Jambi dapat saling bertukar data dan informasi dalam rangka pelayanan kesehatan dan praktik kedokteran dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pada akhirnya saya berharap hasil kesepakatan ini dapat membantu pemerintah dalam berbagai bidang seperti pelayanan kesehatan, praktik kedokteran, bantuan pengamanan, penelitian dan pengembangan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia” katanya.

Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menyatakan bahwa bentuk kerjasama yang dilakukan dalam bidang, tukar menukar data dan/ atau informasi, Bidang Pembinaan (litbang, penyuluhan, rekrutmen atau seleksi), bidang operasional (pelayanan, kesehatan, praktek kedokteran, bantuan pengamanan dan penegakan hukum) serta meningkatan kapasitas sumberdaya manusia. “ Dengan penandatanganan diharapkan adanya koordinasi antara penegak hukum dan dokter termasuk di dalamnya petugas kesehatan. Oleh karena itu sering sekali saya sampaikan kepada semua yang saya bahwa jika ada yang telah kesepakan yang ditandatangani maka kita tidak lagi bicara tentang kaami tetapi kita, temui ditandatangani kita tidak lagi berbicara kami bicaranya kita. Kalau kita bicara kita, maka kita bersama-sama untuk membangun Indonesia. Hukum kesehatan akan terus berkembang dengan dinamika masyarakat, hukum kesehatan mengatur hubungan hukum dalam pelayanan kesehatan, dalam pelayanan kesehatan dokter, rumah sakit, puskesmas, tenaga kesehatan lain dengan pasien Ikatan Dokter Indonesia merupakan organisasi profesi yang mempunyai kode etik dan disiplin dalam pelayanan kedokteran sebagai sebagai aset bangsa yang perlu dibina dan dilindungi. Dan Polri dalam menjalankan profesinya mengalami berbagai tantangan sehingga memerlukan kerjasama dalam aspek pelayanan kesehatan, bantuan pengamanan dan penegakan hukum dalam praktik antara dua belah pihak untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan praktek kedokteran di provinsi Jambi” ujar Kapolda.

Dilanjutkan Kapolda Jambi bahwa Polda Jambi dan IDI selama ini sudah menjalin kerjasama dengan baik diantaranya pemeriksaan kesehatan, rekrutmen calon anggota Polri dan TNI/Polri. maupun bantuan tenaga dokter, tenaga kesehatan telah menjadi mitra untuk memberikan pelayanan dan fasilitas kesehatan tingkat pertama ini juga membantu kami. Oleh karena itu pada Jambi akan selalu memberikan perlindungan kepada para dokter dalam menjalankan tugas selaku penyelenggara kesehatan, kepada masyarakat selaku penerima layanan kesehatan. Polda Jambi juga berkomitmen untuk menjunjung tinggi yang berpedoman pada norma hukum dan kelembagaan Polri dalam penegakan hukum yang berkeadilan bagi dokter dalam menjalankan profesinya sesuai dengan peraturan dan prosedur operasional serta aturan etika profesi kedokteran” katanya.

Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi dalam sambutannya menyatakan bahwa dengan kerjasama ini memberikan keyakinan bahwa pelayanan kesehatan di daerah tersebut akan semakin baik yang tentunya nanti akan berdampak kepada masyarakat secara baik dari segi pelayanan kesehatan. “ Tujuan dari kerjasama ini adalah bahwa yang pertama pasti bahwa pelayanan kesehatan harus diberikan perlindungan yang pasti memberikan perlindungan kepada masyarakat atau pasien, dan juga kepada yang memberikan memberikan pelayanan kesehatan tetapi juga secara substansi masalah regulasi juga akan memberikan perlindungan kepada antara lain dokte, petugas kesehatan yang lain, dan disitulah kita dalam kerjasama ini kedua-duanya ingin kita capai perlindungan kepada masyarakat maupun perlindungan kepada dokter atau tenaga kesehatan” ujar Deri.(Sidik)

MENJADI PEMILIH LOYALIS RASIONALIS

Oleh: Bahren Nurdin
(Akademisi UIN STS Jambi dan Dir. Pusakademia)

Saya mencoba untuk menggunakan dua istilah di atas; loyalis dan rasionalis. Saya mencoba memadupadankan dua istilah ini dalam konteks Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Secara harfiah kata ‘loyalis’ diartikan oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ‘pengikut atau pendukung (pemerintah dan sebagainya) yang setia, dan ‘rasionalis’ berarti ‘orang yang menganut paham rasionalisme’. Maka, pada konteks Pilkada dapat diartikan secara bahasa sebagai pemilih yang loyal tapi tetap rasional. Seperti apa?

Contoh sederhananya ketika kita belanja di pasar tradisional. Saya sering ‘hunting’ ikan sungai di pasar tradisional. Ada banyak pedagang ikan yang menawarkan jenis ikan yang sama. Saya biasanya tidak membeli ikan pada satu pedagang sebelum saya datangi dua atau tiga pedagang lainnya. Selalu mencari perbandingan agar dapat ikan yang saya inginkan dan berkualitas.

Apa yang perlu diperbandingkan? Kualitas ikannya (segar, besar, kecil, hidup, mati dll), harga, cara membersihkannya, layanan penjualnya, dan lain-lain. Ada beberapa pedagang yang sudah saya kenal. Tapi ketika barometer ini tidak terpenuhi, saya tetap memilih membeli ikan di tempat yang lain. Saya akan loyal terhadap satu pedagang selagi ia mampu memenuhi standar produk yang saya inginkan.

Inilah yang saya rumuskan menjadi loyalis rasionalis. Taat dan setia tapi tidak membunuh rasionalisme. Pertimbangan-pertimbangan rasional harus tetap dipelihara agar loyalitas yang dimiliki tidak ‘membabi buta’. Standar-standar objektivitas masih harus dikedepankan dalam menempatkan loyalitas yang dimiliki.

Loyalis rasionalis ini saya rasa juga akan menghindari fanatisme ‘buta’ dan primordialisme ‘kaku’. Fanatisme dan primordialisme sering kali menghancurkan ‘critical thinking’ seseorang. Nilai-nilai kritis sering terkubur dengan istilah yang paling jamak didengar di tengah masyarakat ‘pokoknya’. ‘Pokoknya’ memilih pasangan calon Si A dan Si B walaupun tanpa kualitas dan prestasi apa pun. ‘Pokoknya’!

Sekali lagi, sesungguhnya tidak ada yang salah dengan fanatisme dan primordialisme selagi ditempatkan pada porsinya yang pas. Maka untuk menentukan takarannya, loyalis rasionalis menjadi tawaran yang baik. Artinya, tatap loyal pada pasangan calon yang dipilih tetapi tidak mengabaikan nilai-nilai rasional dan objektivitas. Harus ada pertimbangan-pertimbangan logis mengapa pilihan jatuh pada pasangan calon tersebut.

Hal ini tentunya juga untuk mendapatkan calon pemimpin yang berkualitas untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Ingat, hakikat pemilihan umum itu adalah terpilihnya pemimpin yang berkualitas dan legitimit, serta tercapainya kesejahteraan rakyat dengan percepatan pembangunan di berbagai bidang. Jika para pemilih hanya mengedepankan fanatisme dan primordialisme tanpa sedikit pun memberi ruang pada objectivitas logikanya, dikhawatirkan akan terpilih pemimpin yang ‘abal-abal’.

Harus diakui bahwa untuk menjadi loyalis rasionalis ini memerlukan ‘nyali’ besar. Bagaimana mungkin untuk tidak memilih pasangan calon yang berasal dari daerah yang sama, masih ada hubungan keluarga (primordialisme), atau sudah termakan budi selama ini walaupun tahu persis pasangan calon tersebut tidak memenuhi standar kepemimpinan. Di sinilah nilai-nilai nasionalisme itu dimunculkan. Lihatlah kepentingan yang lebih besar. Kepentingan pembangunan daerah dan bangsa ini. Itulah bentuk pengerobanan yang harus dilakukan. Berani untuk tidak memilih keluarga sendiri jika dinilai akan menyengsarakan rakyat di kemudian hari.

Akhirnya, ibarat pedagang ikan di pasar tradisional, para pasangan calon telah menawarkan produk-produk mereka melalui kampanye-kampanye yang dilakukan. Saatnya masyarakat menentukan pilihan. Untuk mendapatkan ‘poduk’ yang diinginkan, jadilah ‘pembeli’ yang loyal dan rasional. Setialah pada pasangan calon yang dipilih dengan tetap mengedepankan nilai-nilai rasionalisme. Jadilah loyalis rasionalis. Semoga.

EMMANUEL MACRON DAN MASA DEPAN ISLAM

Oleh: Prof. Dr. H. Adrianus Chatib, M.Hum
(Gubes Sejarah Peradaban Islam UIN STS Jambi)

Mencermati dinamika gelombang protes terhadap Emmanuel Macron yang terjadi di seluruh dunia saat ini, memang sisi pandangnya bisa dari berbagai aspek. Salah satunya, menurut hemat saya bahwa tesis John N. dan P. Abourdene, sebagai futurulog dunia dalam buku ‘The Third Wave’-nya Alvin Toffler,  di masa  datang yg akan merajai dunia adalah: pertama, bangsa yang menguasai informasi; kedua, agama yang akan berkembang pesat dan dianut ialah agama rasional, akan terbukti. Dua hal ini pula yang penting kita analisis sekaitan dg tingkah laku dan kepongahan Emmanuel Macron, sang Presiden Prancis  tersebut.

Sejak dulu hingga sekarang Barat telah melakukan tudingan bahwa Agama Islam adalah ‘Agama Teroris’. Salah satu penyebabnya adalah penguasaan informasi di segala lini didominasi oleh Barat. Maka pembuktian tipuan dibuat dan  ditampilkan via media hanyalah kejelekan segelintir orang Islam, tidak representatif umat Islam dan ajarannya secara utuh dan menyeluruh. Di koran, TV, majalah, buku dan  media online lainnya disebarkan berbagai isu miring yang cenderung tendensius. Tidak ada pilihan bagi  orang Barat baik intelektualnya apalagi rakyat biasa kecuali ‘menelan mentah-mentah’ tentang kejelekan Islam.

Menumpuknya suntikan seperti itu sebagai kelanjutan Perang Salib terselubung, selama beratus tahun, maka jadilah putihnya ajaran Islam dan perilaku penganutnya menjadi ‘abu-abu dan menghitam’ di mata mereka. Sekali lagi, di mata mereka. Namun Islam tetapalah berkilau untuk selamanya.

Ketika Itu (dulu),  umat Islam awam tekhnologi, maka  hal itu dimanfaatkan oleh zending Kristen apa yang dinamakan ‘Kristenisasi Global’. Namun sekarang umat Islam tidak bodoh lagi karena kalau tidak menciptakan, minimal  sudah mahir menggunakan teknologi informasi; berita apa pun dapat akses secara global. Pun, saat ini Barat bisa meneliti, mamahami dan membandingkan ajaran-ajaran agama secara nalar rasional, baik  yg empirik maupun non empiric dengan memanfaatkan tekhnologi.

Otak-otak cerdas mereka tidak bisa lagi dipasung seperti zaman silam karena tekhnologi digital telah menjamur. Mereka sudah bisa membedakan mana agama yang hak dan mana agama yang sudah dimanipulasi. Secara teologis, sebenarnya agama Yahudi (yang belum terkontaminasi teologisnya), Kristen dan Islam berkeyakinan  bahwa Tuhan itu Esa. Nabi Musa, Isa dan Muhammad tidak lebih dari sekedar nabi dan rasul. Tidak ada agama-agama tersebut menaikkan ‘tahta dan kasta’ nabi mereka menjadi Tuhan. Dalam Taurat, Injil dan al-Qur'an, Musa, Isa dan Muhammad adalah rasul.

Namun demikian, dalam perkembangannya Islam tidak bisa dibendung, maka kepentingan politik Kaesar Romawi, akhirnya Isa dibesluit atau ‘di-SK-kan’ menjadi Tuhan yg bertentangan dengan risalah dan akal sehat yakni manusia naik pangkat jadi Tuhan. Inilah yg telah berabad-abad dianut oleh umat Kristen yang sesat.

Sekarang, informasi sudah merata menyebar ke seantero dunia. Apa yg dikatakan oleh Jhon N. dan P. Abourdene menjadi terkuak ke permukaan bahwa agama yang rasional akan dilirik umat, terutama kaum intelektualnya. Di kalangan Kristen/Katholik mulai berpikir ulang tentang agama yang dianut mereka sekaligus mengkomparasikan dengan ajaran Islam. Salah seorang yang melakukan itu adalah  Prof. Maourice .B dengan meneliti mummi Fira'un yang ada di musium Pyramid Mesir, dengan pertanyaan penelitian, siapa Fir'aun itu dan apakah ia mati di laut atau tidak.

Melalui test DNA mummi yang ada di musium Mesir itu, Prof. Mourice menyimpulkan bahwa mayat yang di musium itu  adalah mayat Fir'aun yang mengejar Musa dan ditenggelamkan Allah di laut Merah sebagaimana dikisahkan di dalam Al-Quran.  Namun, Allah tidak ingin sejarah ini berlalu tanpa pesan dan kesan. Mereka yang tenggelam itu ‘diselamatkan’ itulah dianya yang ada musium mummi Mesir tersebut. Tujuannya jelas agar menjadi sejarah dan dijadikan pelajaran bagi generasi berikutnya. Akhirnya, setelah  Sang Profesor menemukan kebenaran yang tidak bisa dibantah si Guru Besar itu, mengucapkan syahadat, menganut Islam. Menurut analisisnya, Islamlah agama yg rasional.( baca: surat Yunus: 92).

Jadi, analisis futurolog Jhon N. & P. A. terbukti sudah bahwa agama Islam rasional mengalami perkembangan dan kenaikan yang supersignikfikans penganutnya dewasa ini. Sementara gereja di Eropa banyak yang tutup karena kehilangan penganut. Secara teologis, Barat tidak dapat membuktikan keyakinannya bahwa Isa anak Tuhan atau Tuhan punya anak. ( Baca: Injil yang asli dan komparasikan dengan Al-Qur'an serta Taurat). Injil asli menyebutkanIsa putera Maryam, bukan putera Tuhan. Al-Qur'an menjelaskan Isa adalah nabi dan dalam Surat al-Ikhlash bahwa Tuhan tidak punya anak dan keturunan.

Kalau pandangan Yahudi bahwa Isa bukan anak Tuhan, tetapi ia adalah anak Maryam hasil perzinahan, karena kenyataannya Isa lahir tanpa Bapak bilogis. Oleh sebab itu,  debat teologis, di forum lokal, nasional dan internasional, zending Kristen tidak tegak kepalanya, karena alasan yang dikemukannya irrasional, alias ngaku kalah. Lihat dialog Zakir Naik dan pastor; di tingkat nasional dan internasional,  debat Hj. Irene yang sudah muslimah dengan lawannya di pihak Nasrani. Begitu juga Yahya Wailoni dengan lawan-lawan  politik dengan pemahaman keagamaannya yg irrasional.

Pada titik ini, dengan hal-hal yang rasional, Macron kehilangan percaya diri, lalu ia mencari dan mencuri jalan lain yakni politik. Teori politik yg pernah berhasil di dunia, terutama di Indonesia adalah teori S. Hurgronje yg intinya ada dua: apertama,  politik adu domba  (devide et impera);  kedua, orang Islam kalau minta bantu, maka bantu baik mendirikan mesjid atau mushalla; tapi. kalau bicara politik, ‘potong lehernya’. Hati-hati!

Akhirnya, apa yang ingin saya sampaikan melalui artikel ini adalah bahwa semakin keras perlawanan dan kebencian Macron terhadap Islam, yakinlah Islam tidak akan rusak bahkan sebaliknya akan semakin berkembang karena Islam adalah agama rasional bukan dokmatis. Perlawanan terhadap Macron sesungguhnya hanya sebagai ikhtiar ummat untuk membela Nabi dan agamanya atas kecintaan. Maka, tidak perlu pula berlebihan dan jangan sampai merugikan diri dan bangsa kita sendiri. Islam akan tetap menjadi agama semua ummat di masa yang akan datang. Sama-sama kita doakan Macron mendapat hidayah dan menganut Islam sebagaimana Shopie Petronin yang menghebohkan itu . Amin.

TV

Terbaru! Ini Jadwal Libur Natal & Tahun Baru 2021

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang PMK Muhadjir Effendi mengungkapkan pemerintah memutuskan untuk memangkas libur akhir tahun dan cuti bersama Desember 2020.

Berikut jadwal terbaru libur akhir tahun, Natal dan Tahun Baru 2020, 24 Desember 2020 (Kamis) Libur Cuti Bersama  Natal ,25 Desember 2020 (Jumat) Libur Natal , 28 Desember 2020 (Senin) Masuk , 29 Desember 2020 (Selasa) Masuk, 30 Desember 2020 (Rabu), Masuk 31 Desember 2020 (Kamis), Libur Pengganti Idul Fitri 2020, 1 Januari 2021 (Jumat) : Libur Tahun Baru 2021.

Keluarga Dilarang Jemput Paksa Jenazah Suspect Covid-19

JAMBI (SR28) - Pemerintah provinsi Jambi melarang keluarga jemput paksa jenazah suspect Covid-19. Hal ini agar tak kembali terjadinya penularan virus tersebut dari jenazah ke keluarga maupun masyarakat luas.

Deklarasi dan Pengukuhan Tim Koalisi Kecamatan Sebrang Kota Pemenangan Mulya dan Jambi Cerah Berjalan Sukses dan Semarak

KUALA TUNGKAL (SR28) – Deklarasi dan Pengukuhan Tim Kualisi Kecamatan Seberang Kota Pemenangan Mulyani-Amin (mulya) Calon Bupati Tanjab Barat dan Cek Endra - Ratu Munawar (jambi Cerah) Calon Gubernur Jambi yang dilaksanakan di Desa Kuala Kahar, Sebrang Kota minggu (18/10) berjalan suskses dan semarak.

Hadir dalam pengukuhan, Ketua Koalisi Mulayani –Amin H.M.Efendi,S.pd,Ketua Partai Kualisi Cek Endar –Ratu Munawarah (Jambi Cerah) Ahmad Jahfar Sekali Gus Ketua Partai Golkar,anggota Partai PDIP,Anggota Partai Golkar,serta Tim pemenangan Mulyani –amin sekaligus pemenangan Cek Endra-Ratu Munawarah (jambi Cerah) dan para Undangan.

Ketua Kualisi  Mulyani –Amin (Muliya) H.M.Efendi,S.pd dalam sambutan mengajak segenap Tim pemenagan Mulya dan Jambi Cerah Desa Kuala Kahar ,Seberang Kota,bersama-sama memnagan pasangan Calon Bupati Mulya Dan Pasanga Gubernur Jambi Cerah untuk memenagkan Pilkada tahun 2020 ini.

"Selain masayarakat minimal keluarga kita yang harus kita bawa untuk memenagkan dan memilih Pasangan Calon Bupati dan Gubernur dan Wakil Gubernur,Mulyani – Amin  (Mulya) dan Cek Endra-Ratu Munawarah (Jambi Cerah),”ajak H.M.Efendi.

"Kami bersama rombongan ini datang mewakili Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Gubernur Jambi dan wakil Gubernur Jambi, sebelum nya kami Mohon maaf yang sebesar-besarnya karena tidak bisa menghadirkan pasangan Calon (Paslon) tersebut karana masing-masing paslon jadwalnya sangat padat sehingga tidak bisa hadir dihadapan bapak-bapak dan saudara semua, oleh karenanya kami tim koalisi menghaturkan maaf yang sebesar-besarnya,” papar Efendi.

Efendi juga mneyampaikan 9 Desember 2020 mendatang sebagai penentuannya paslon  Cek Endra dan  Ratu Munawaroh sebagai gubernur dan wakil gubernur Provinsi Jambi.

"Insya Allah sama-sama kita berikan dukungan juga pada pasangan  Mulyani – Amin untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat kami berharap kiranya kita semua mendukung dan memberikan kemenangan kepada pasangan muliya dan Jambi Cerah Calon Bupati Tanjab Barat dan Calon Gubernur Jambi,dihari pencoblosan,dan Jangan Sampi Lupa dimana  nomor Urut kita Muliya Nomor 1 (satu) dan Jambi Cerah Juga Nomor Urut 1 (Satu),” timpal H.M. Efendi.

Masih ditampat yang sama Ketua Partai Koalisi Jambi Cerah, Ahmad Jafar mengutarakan hari ini PDI-P dan Golkar selaku fungsionaris partai politik bergerak untuk mendukung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, Cek Endra-Ratu Munawaroh maupun Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat, Mulyani-Amin.

”Dari PDIP dan Partai Golkar kesempatan kali ini adalah suatu hari yang istimewa untuk menandai titik pergerakan kita untuk memenangkan siapa memenangkan pasangan Mulyani –Amin dan Cek Endra – Ratu Munawarah,calon Bupati dan wakil Bupati,Calon Gubernur dan wakil Gubernur Jambi," ujarnya.

"Hari ini kita bergerak selaku fungsionaris partai politik tetapi sebelum bergerak tentulah kita harus memastikan bahwa kita punya kepercayaan diri atau punya kebanggaan,sebagai bagian dari partai PDIP dan Partai Golkar,siapa bangga menjadi warga Kecamatan seberang kota ini untuk ikut serta mendorong pembangunan di daerah daerah terutama di daerah yang Marjinal seperti seberang kota,” papar Ahmad Jahfar.

"Bisa dikatakan bahwa ini adalah daerah yang tertinggal tetapi ini adalah daerah yang Marjinal Artinya kita sering terpinggirkan oleh kebijakan-kebijakan yang barangkali sering tidak tepat dikotomi politik masih menjadi satu masalah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Saya kira di mana dikotomi politik itu menjadikan kita sering tidak menjadi prioritas di dalam pembangunan kita sering melihat bahasa hulu dan hilir bagian dari pada bagian dari pada Hilir ini lalu seolah-olah konsentrasinya sudah tercukupi untuk daerah Hilir ini, tetapi kita tidak tahu definisi itu yang mana yang mendapatkan prioritas.”dan kita sering terperangkap di dalam istilah-istilah itu kita tentu tidak ingin kita sudah menjadi Marjinal di dalam politik Marjinal nggak di dalam persoalan pembangunan untuk itu kehadiran partai politik harus menjadi jaminan bahwa daerah-daerah seperti ini menjadi prioritas juga di dalam pembangunan, dan pada masa masa yang akan dating,” beber nya.

Lanjut Jahfar,” Oleh karena itu Pilkada harus membawa makna besar bagi daerah kita ini membawa manfaat bagi kita,karena harus kita maknai bahwa Pilkada adalah bias usaha kita untuk ikut serta masuk menjadi pengambil kebijakan yang prioritas teman-teman yang di PDIP tentu harus punya komunikasi langsung dengan para anggota DPRD dari PDIP Kepada Bupati yang diusung oleh PDIP sehingga kelak mampu menjadi penyalur aspirasi masyarakat yang berkepentingan terhadap pembangunan yang ada di daerah kita, bagi teman-teman yang ada di Golkar pengurus di tingkat kecamatan hingga ke desa hingga kepada TPS TPS yang ada pengurusnya Insya Allah harus menjalin komunikasi efektif dengan anggota DPRD dan calon yang diusung oleh Partai Golkar sehingga nanti temen-temen bisa ikut mendorong proses pembangunan yang ada di tingkatan kemasyarakatan yang ada di sebuah kota  oleh karena itu tugas anda sekalian, pertama hari ini adalah memenangkan pasangan Mulyani - Amin dan pasangan Cek Endra dan Ratu Munawarah serta bagaimana nanti mengawal bupati dan wakil bupati dan wakil gubernur dan wakil gubernur,jika diberi kemenangan dalam bentuk apa dan Bagaimana membawa aspirasi masyarakat sebanyak-banyaknya untuk bisa diambil menjadi satu kebijakan di wilayah Sebrang Kota,” pungkasnya. (Sabri)

Operasi Yustisi Perketat Protokol Kesehatan di Kota Jambi

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah Kota Jambi kembali memperketat penerapan protokol kesehatan. Tindakan tersebut menyusul meningkatnya kasus baru positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Sumber: JAMBI28 TV