Minggu, Januari 17, 2021

Sriwijaya Air Wajib Ganti Rugi Rp1,25 M per Penumpang SJ182

JAKARTA - Keluarga korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 berhak atas ganti rugi dari pihak maskapai. Hal tersebut mengacu pada Pasal 141 ayat (1)...

Besok Divaksin, Begini Kondisi Kesehatan Jokowi

JAKARTA - Sekretariat Presiden memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1) besok di Istana Kepresidenan Jakarta....

Ini Pertimbangan Hakim Tolak Praperadilan Habib Rizieq

JAKARTA - Hakim Akhmad Sahyuti menolak gugatan praperadilan yang diajukan Habib Rizieq Shihab terkait penetapan tersangka kasus pelanggaran kekarantinaan kesehatan dan penghasutan kerumunan di Petamburan, Tanah...

BREAKING NEWS:Black Box Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan!

JAKARTA - Black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ182 ditemukan. Kotak hitam itu kemudian dibawa ke daratan. Seperti dikutip dari Antara,...

Technology

Langgar Protokol Kesehatan, 20 Orang Warga Langsung Kena Sanksi

JAMBI28TV - Puluhan masyarakat Kota Jambi terjaring operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di jalan raya. Setidaknya, ada 20 orang warga yang akhirnya digelandang untuk mendapatkan sanksi lantaran tak menggunakan masker.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28.TV
- Advertisement -

Ketiga Cagub Cawagub Jambi Berhak Mendapatkan Perlindungan Keamanan dari Kepolisian

JAMBI (SR28) - Sebagai Cagub-Cawagub Jambi. Ketiga pasangan tersebut juga berhak untuk memiliki haknya sebagai cagub-cawagub. Yang salah satunya adalah mendapatkan perlindungan keamanan dari pihak kepolisian.

Sumber: JAMBI28 TV

Gara-gara Klaster Covid-19 di Lapas, Warga Binaan Terancam Tak Bisa Nyoblos

JAMBI  - Beberapa kelompok masyarakat belum bisa terdaftar dalam DPT Pemilu tersebut lantaran terkendala beberapa hal. Contohnya seperti yang terjadi di Lembaga Permasyarakatan atau Lapas Kelas II A Jambi yang belum bisa diakomodir. Ini disebabkan karena telah terjadinya klaster penularan Covid-19 di lapas.

Gubernur Jambi kunker ke Merangin resmikan jembatan

MERANGIN - Gubernur Jambi Fahrori Umar mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong infrastruktur di daerahnya. Salah satunya dengan membangun infrastruktur darat sampai ke desa-desa.

“Kita sudah berkomitmen dalam membangun Provinsi Jambi dimulai dari desa-desa,” kata Fachrori usai meletakkan batu pertama pembangunan jembatan Rantau Limau Manis, Kecamatan Tabil Ilir, kabupaten Merangin, Kamis 23 Juli 2020.

Fachrori mengatakan, perhatian nyata Pemprov Jambi ditunjukkan melalai pembangunan jembatan Desa Rantau Limau dalam membantu pembangunan di wilayah kabupaten/kota, khususnya di wilayah Kabupaten Merangin.

“Jembatan Desa Rantau Limau Manis ini akan dibangun secara permanen, sebelum nya hanya jembatan gantung biasa dan hanya dilewati oleh kendaraan roda dua, jembatan ini nantinya akan menghubungkan tiga kabupaten yaitu Merangin, muara Bungo, dan Tebo,” ujar Gubernur.

Fachrori berharap pengerjaan pembangunan jembatan ini bisa selesai tepat waktu sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya.

Pembangunan jembatan desa rantau limau manis ini merupakan pemenuhan janji kampanye saat maju menjadi Wakil Gubernur Jambi mendampingi Zumi Zola. “Pembangunan jembatan sudah kita mulai, sudah kita wujudkan, saya tepati janji saya,” ucap Gubernur.

Sementara Bupati Merangin H Al Haris mengucapkan, berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi karena telah membantu pembangunan infrastruktur di Kabupaten Merangin.

“Saya melaporkan kepada Bapak Gubernur Jambi bahwa Kabupaten Merangin telah mendapat banyak bantuan pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Provinsi Jambi karena anggaran APBD Kabupaten Merangin tidak mencukupi untuk membangun seluruh daerah yang luas ini, dengan PAD lebih kurang Rp100 miliar per tahun,” ucap Haris.

Haris juga mengatakan, upaya pemerintah Kabupaten Merangin dalam membangun infrastruktur telah membangun 44 jembatan, jalan 69,8 persen dari yang di target kan nasional yaitu 70 persen, perbaikan jalan rusak ringan 18 persen, jalan rusak berat 11,65 persen.

“Kami sangat mengharapkan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi, karena peran pemerintah provinsi sangat penting sekali untuk membantu pembangunan di kabupaten Merangin ini dalam rangka percepatan pertumbuhan wilayah kami, sehingga kedepannya lebih maju lagi,” tuturnya.

Siap-siap! Pemprov Jambi Segera Terbitkan Perda Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

JAMBI (SR28) - Perda tersebut nantinya akan menjadi payung hukum bagi pemerintah maupun tim Yustisi Satgas Penanganan Covid-19 di seluruh kabupaten kota se Provinsi Jambi untuk menjalankan tugas penegakan disiplin protokol kesehatan. Termasuk, pemberians ankso hukum bagu masyarakat yang masih saja melanggar Perda protokol kesehatan tersebut.

Latest News

Tak Layak Masuk Dalam Pemiliharaan, Aktivis Endus Dugaan Korupsi Uang Negara Di Pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 (Satu)...

Di Akhir Jabatannya, Bupati Safrial Resmikan Proyek Fisik Infrastruktur 2016-2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs. H. Amir Sakib, Senin (11/01/21) kemarin di Laman Orang...

Yuk Intip, Ini Daftar Kekayaan 5 calon Kapolri

JAKARTA (SR28)- Perrgantian Kapolri direncanakan akan rampung pada akhir Januari 2021 ini. Sederet nama pun mulai muncul ke publik, mulai dari petinggi...

Nelayan Melihat Pesawat Jatuh Saat Hujan Deras di Sekitar Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

JAKARTA - Berdasarkan informasi dari Kepala Seksi Pemerintahan dan Transit Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Surachman mengatakan, nelayan Pulau Lancang mendengar ledakan di...

LSM Petisi: Hasil Kerja Pembangunan Sarana Dan Prasarana MTQ Didesa Tungkal 1 Tanggung Jawab PPK-PPTK

KUALA TUNGKAL (SR28) – Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 Kecamatan...

Music

Bupati Tanjabbar Safrial Harap Pengelolaan DAS Pengabuan Betara Optimal

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS berharap pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Pengabuan Betara yang 96,1% berada di wilayah Tanjab Barat dapat lebih optimal."al ini disampaikanya saat mengukuhkan langsung Forum Koordinasi DAS Tanjab Barat di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Selasa (29/9).

Forum DAS bertujuan sebagai wahana koordinasi antar instansi penyelenggara pengelolaan DAS agar terwujud kelestarian dan keserasian ekosistem serta meningkatnya kemanfaatan SDA bagi manusia secara keberlanjutan. Dengan forum DAS diharapkan ada koordinasi dan keterpaduan antara instansi dan stakeholder terkait.

Bupati berharap dengan terbentuknya forum DAS Tanjab Barat dengan berbagai instansi, pengelolaan wilayah DAS Pengabuan Betara bisa terbangun secara optimal.

"Pengelolaan DAS umumnya masih secara parsial. Dengan adanya forum DAS diharapkan bisa dilakukan penanganan secara holistik melalui koordinasi antar pihak dan berbagai instansi dengan pendekatan insterdisipliner," harapnya.

Lanjut Bupati Safrial Forum DAS Kab. Tanjab Barat diketuai oleh Sekda dan anggota terdiri dari berbagai stake holder diantaranya OPD seperti Bappeda, DLH, PUPR, DTPH dan seterusnya. Unsur lain seperti DPRD, PDAM, Akademisi, LSM Lingkungan dan perusahaan-perusahaan."papar nya.

Bupati H. Safrial juga berpesan pengelolaan DAS bisa mengakomodasi berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Sehingga Forum DAS Tanjab Barat dapat berperan secara aktif dalam memberikan saran, informasi dan data yang dapat digunakan dalam pengelolaan DAS Pengabuan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat."tandas nya.

Sebelum dikukuhkan, kegiatan diawali dengan penanaman bibit mangrove oleh Bupati bersama Kepala Balai Pengelolaan DAS Provinsi Jambi, Ketua Forum DAS Provinsi Jambi, Dandim 0419/Tanjab dan sejumlah Kepala OPD dan Kepala Bagian lingkup Pemkab Tanjab Barat di seputaran kawasan Pelabuhan Roro, Kuala Tungkal. (Sabri)

Hebat, Kota Jambi Peringkat 8 Se Indonesia Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah

KOTA JAMBI - Pemerintah Kota Jambi menerima penghargaan dari kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI atas capaian terhadap laporan penyelenggaraan pemerintah daerah atau LPPD tahun 2018 atas evaluasi kinerja penyelenggaraan peemrintah daerah atau EKPPD kota Jambi tahun 2019 dengan perolehan status sangat tinggi dengan skor 3,4420.

Bupati Tanjabbar Pimpin Apel Operasi Mantab Praja Pengamanan Pemilukada Serentak 2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS pimpin lansung Apel Gelar Pasukan Operasi MANTAB PRAJA (OMP) 2020 POLDA Jambi dalam rangka pengamanan Pemilukada Serentak Tahun 2020,  Jumat (04/09/2020).

Apel Gelar Pasukan yang diselenggarakan di halaman Polres Tanjab Barat ini juga turut dihadiri, Kasdim 0419 Tanjab, Kabid Trantib Pol PP, Kadis Dishub, Intansi Terkait, Ketua KPU, Perwakilan Bawaslu, serta Perwakilan Partai, dengan peserta Apel merupakan gabungan TNI Kodim 0419 Tanjab, Polres Tanjabbar,Airut, Sabara, polantas, Polpp, serta Puskesmas.

Apel gelar pasukan diawali dengan pengecekan kelengkapan personil oleh Bupati Tanjab Barat H. Safrial, dan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta Apel.

Bacakan Sambutan Kapolda Jambi, Safrial sampaikan Apel gelar pasukan OMO 2020 ini merupakan wahana penting dan strategis untuk mengetahui kesiapan operasional anggota Polri dalam rangka mengemban tugas yang berat namun mulia berkenaan dengan pelaksanaan Pilkada serentak baik Gubernur, Bupati dan Walikota.

"Kesiapan operasional dalam rangka pengamanan Pemilukada serentak lanjutan tahun 2020, erat kaitanya dengan rencana operasi mantap Praja khususnya dalam menghadapi situasi perkembangan politik dan keamanan di Indonesia menjelang pelaksanaan Pemilukada serentak lanjutan tahun 2020," ujarnya.

"Untuk itu Saya berharap akan terbentuk suatu kesiapsiagaan Polri dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum dan upaya mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif dengan memperhatikan protokol kesehatan pandemi Covid-19," tambah Safrial.

Lanjut Bupati sampaikan, Kondisi Pandemi Covid 19 berpengaruh negatif terhadap berbagai aspek kehidupan yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas yang menjadi tantangan tersendiri dalam menjalankan tugas.

"Dengan situasi yang saat ini berkembang, seperti Pandemi Covid 19 yang mengakibatkan resesi ekonomi Nasional, maka tidak menutup kemungkinan akan ada keterkaitan isu global dengan dinamika politik Nasional yang tentunya berpotensi menimbulkan kerawanan sosial politik yang menjurus pada gangguan Kamtibnas," tambahnya.

Menurut Bupati, pelaksanaan kegiatan Apel Gelar Pasukan OMP 2020 sangat tepat dan relevan dalam mengantisipasi ancaman maupun gangguan Kamtibnas, khususnya dalam penyelenggaraan Pemilukada Serentak lanjutan 2020, sesuai dengan tema

Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja 2020, Polri Siap Mengamankan Penyelenggaraan Pemilukada Serentak Lanjutan di Provinsi Jambi Tahun 2020.

"Kesiapan Polri dalam Mengamankan Pemilukada Serentak Lanjutan Tahun 2020 adalah suatu keharusan, dimana hal tersebut ditimbulkan melalui Apel yang intensif dan serius, dengan melibatkan beberapa fungsi serta komponen terkai," tandas nya. (Sabri)

Sekda Tanjabbar Ikuti Rakor Terkait UU Cipta Kerja

KUALA TUNGKAL (SR28) - Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi, M.Si ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) virtual dalam rangka Sinergitas Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah terkait Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, Rabu (14/10) yang diikuti Bupati/Walikota dan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Dijelaskan Sekda, rakor dipimpin Empat Menteri Kabinet Indonesia Maju, dibuka oleh Menkopolhukam Prof. Mahfud M.D dan diikuti arahan dari Menko Perekonomian, Mendagri dan Menteri Tenaga Kerja. Rakor bertujuan untuk menyeleraskan pokok-pokok substansi UU Cipta Kerja sehingga tidak terjadi kesimpang siuran dan membahas isu yang sedang ramai diperbincangkan.

Ucap sekda,"Kita di Daerah bersama Forkopimda dihimbau untuk mengkomunikasikan substansi UU Cipta Kerja kepada seluruh stakholder dan masyarakat, sehingga masyarakat mengetahui apa saja isi dan maksud disahkannya UU Cipta Kerja ini," jelas Sekda.

Dijelaskan Sekda Pemerintah Pusat akan memberikan materi-materi dan bahan-bahan untuk dikomunikasikan." Dalam waktu dekat akan diterbitkan beberapa RTP yang nantinya akan disampaikan ke daerah-daerah. Daerah juga akan dimintakan tanggapannya tentang apa saja perbaikan yang diperlukan dalam RTP tersebut.

"Kemudian apabila ada hal-hal yang tidak tahu secara pasti atau tidak disetujui silahkan ditampung dan dikomunikasikan ke Pemerintah Pusat."Nanti ada tim, sehingga kita dapat memberikan penjelasan, intinya komunikasikan hal hal yang tidak diterima masyarakat baik mahasiswa, dan Buruh," jelas Sekda.

Dalam rakor virtual via aplikasi zoom di Ruang Rapat Bupati tersebut turut hadir Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, Satpol PP, Dinsos, Kejaksaan dan unsur terkait lainnya. (Sabri)

Satu Tenaga Medis Terpapar Covid-19, Puskesmas Koni Kota Jambi Ditutup Sementara

KOTA JAMBI (SR28) - Lantaran satu tenaga medis terpapar Covid-19, Puskesmas Koni Kota Jambi akhirnya ditutup sementara daris egala aktifitas pelayanan kesehatan masyarakat selama tiga hari.

Satu Tenaga Medis Terpapar Covid-19, Puskesmas Koni Kota Jambi Ditutup Sementara

Satu Tenaga Medis Terpapar Covid-19, Puskesmas Koni Kota Jambi Ditutup Sementara

Posted by JAMBI28 TV on Tuesday, September 22, 2020
Sumber: JAMBI28.TV

Culture

- Advertisement -

Sekda Tanjabbar Sampaikan Nota Rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2020

KUALA TUNGKAL (SR28) – Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi MSI sampaikan Nota Rancangan Kebijakan Umum perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD (PPASP) Kabupaten Tanjab Barat Tahun Anggaran 2020 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (25/08).

Rapat yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD ini dipimpin Wakil Ketua DPRD M. Sajril Simamora, SH, serta turut diikuti oleh 26 Anggota DPRD, Asisten, Kepala OPD Pemkab Tanjung Jabung Barat serta undangan lainnya.

Bacakan sambutan Bupati Tanjung Jabung Barat, Sekda H. Agus Sanusi sampaikan terkait belanja daerah, bahwa arah kebijakan belanja Daerah diharapkan agar dapat lebih terarah  dalam mendukung peningkatan nilai tambah bagi sektor Ekonomi yang akan memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi Daerah dan penyerapan tenaga kerja sebagai upaya untuk turut meningkatkan perluasan lapangan kerja guna menurunkan angka kemiskinan.

"Penggunaan belanja juga harus dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas kebutuhan dasar masyarakat berupa jalan, jaringan listrik, pendidikan, kesehatan, perumahan dan pemukiman, penanggulangan masalah sosial, infrastruktur Fasilitas umum dan fasilitas sosial serta peningkatan akses layanan kepada masyarakat," ujar Sekda.

Dijelaskan sekda, rancangan kebijakan umum perubahan APBD dan PPAS perubahan APBD Kabupaten Tanjab Barat tahun anggaran 2020 disusun sebagai konsekuensi dari pemberlakuan kebijakan keuangan negara yang telah diamanatkan pada peraturan perundangan yang berlaku.

"Diharapkan hal ini dapat disepakati antara Pemerintah Daerah dengan DPRD Kabupaten Tanjab Barat dan rumusan yang telah disepakati nanti akan menjadi acuan dalam menyusun rancangan peraturan Daerah tentang perubahan APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat," lanjut Sekda.

Mengakhiri sambutannya Sekda berharap rancangan yang diusulkan dapat dibahas dalam kerangka penyempurnaan dan penajaman program dengan mengacu pada aturan dan Undang-Undang serta dokumen-dokumen perancangan yang ada. Sekda juga menghimbau kepada para kepala OPD agar mengikuti pembahasan anggaran tersebut dengan seksama. (Sabri)

Satu Orang Diamankan Polda JambiTerkait Insiden Pembakaran Motor Polisi

JAMBI (SR28) - Hingga saat ini, Polda Jambi setidaknya sudah berhasil mengamankan satu orang terkait insiden itu untuk dimintai keterangannya. Kendati demikian Polda Jambi belum berhasil menangkap aktor utama dalam insiden pembakaran motor tersebut dan masih terus melakukan tahapan penyelidikan.

Bawaslu Jambi Soroti Temuan 45.756 Pemilih Ganda

JAMBI (SR28) - Dalam penetapan Daftar Pemilih Sementara yang dikeluarkan KPU Provinsi Jambi. Badan Pengawas Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi menemukan adanya 45.756 pemilih ganda termasuk adanya setengah juta pemilih di Provinsi Jambi yang dianggap tidak memenuhi syarat.

Bawaslu Jambi Soroti Temuan 45.756 Pemilih Ganda

Bawaslu Jambi Soroti Temuan 45.756 Pemilih Ganda

Posted by JAMBI28 TV on Friday, September 18, 2020
Sumber: JAMBI28.TV
- Advertisement -

Must Read

Di Depan KPK, Calon Kepala Daerah di Jambi Tandatangani Fakta Integritas

JAMBI - Pada pembekalan para calon kepala daerah (Cakada) Jambi, disampaikan bagaimana pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 yang harus mengikuti protokol kesehatan lantaran dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

KPK juga mengeluarkan tiga indikator kesuksesan berjalannya pilkada serentak tahun 2020 ini. Mulai dari kualitas Pilkada melalui peningkatan partisipasi publik, kemudian lahirnya ide-ide penanganan Covid-19 dari para paslon, serta keselamatan masyarakat saat pilkada berlangsung.

Tahun 2021 Pemprov Jambi Dorong Terciptanya BUMDes

JAMBI - Untuk tahun 2021 nanti, ad ahal baru yang juga diinisiasi oleh Pemerintah Pusat yakni pembangunann berkelanjutan di desa dengan mendorong terciptanya BUMDes di seluruh desa yang ada di Indonesia termasuk Provinsi Jambi. Agar nantinya, BUMDes ini akan mennjadi sektor ekonomi baru yang mendorong perputaran ekonomi masyarakat desa.

Bupati Tanjabbar Bersama Gubernur Jambi Tanam Mangrove di Sekitar Pelabuhan Roro

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS bersama Gubernur Jambi Fachrori Umar menanam pohon Mangrove di sekitaran pelabuhan Roro Kuala Tungkal dalam rangka peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2020, Senin (03/08/2020).

Kegiatan penanaman mangrove turut diikuti oleh Staf Khusus Menteri Lingkungan hidup bidang koordinasi dampak lingkungan, Kapolda Jambi, Danrem 042 Gapu, Forkompimda Provinsi Jambi, Kepala OPD Provinsi/ Kabupaten, Asisten, Pramuka, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Safrial memapaparkan singkat tentang kondisi geografis Tanjung Jabung Barat. Bupati juga sampaikan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jambi yang memiliki hutan Mangrove yang cukup luas.

"Keberadaan hutan Mangrove di Tanjung Jabung Barat sangat berharga sebagai sumber daya alam yang menyimpan banyak manfaat yang dan harus dijaga kelestariannya," ungkap Safrial.

Selain itu, Pemkab Tanjab Barat didukung Kementerian Pariwisata telah berupaya secara maksimal untuk mengangkat hutan mangrove di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Salah satunya dengan menjadi sebuah objek wisata tematik, yang memiliki nilai tambah yaitu dengan membuka dan membangun sarana dan prasarana penunjang ekowisata mangrove pangkal babu agar dapat dikunjungi dengan mudah dan nyaman oleh para wisatawan baik dalam maupun dari luar negeri bahkan juga para peneliti lingkungan hidup yang terkait dengan hutan mangrove untuk pengembangan ilmu pengetahuan," jelas Safrial.

"Jauh lebih penting kedepannya ekowisata hutan mangrove pangkal babu ini dapat senantiasa kita kembangkan dan memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat luas melalui tumbuh kembangnya industri kecil yang menyediakan berbagai kerajinan cenderamata kuliner laut yang khas dan sebagainya," ujarnya.

Selain itu Safrial berharap  pemerintah provinsi Jambi dan pemerintah pusat melalui Kementerian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dapat mendukung pembangunan dan mendorong perkembangan ekowisata hutan mangrove pangkal babu itu.

Sementara itu, Gubernur Jambi H. Fachrori Umar M. Hum dalam sambutannya menyampaikan saat ini Pemerintah sangat menaruh perhatian terhadap kelestarian hutan mangrove, mengingat banyaknya manfaat hutan mangrove khususnya bagi masyarakat sekitar.

Fachrori berharap melalui kegiatan peringatan hari mangrove sedunia ini, dapat menambah motivasi dalam rehabilitasi dan menjaga kelestarian hutan mangrove, khususnya di Provinsi Jambi.

"Provinsi Jambi memiliki hutan mangrove seluas 9.300 hektar, di Tanjung Jabung Barat 4.166, 65 hektar, melalui kegiatan ini, mari kita gelorakan semangat menanam mangrove untuk memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan kelestarian hutan mangrove," ujar Gubernur. (Sabri)

Bupati Tanjabbar Safrial Laksanakan Sholat Idul Adha di Masjid Agung Al-Istiqomah


KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial MS beserta jajaran Forkopimda Tanjung Jabung Barat melaksanakan Sholat Idul Adha 1441 Hijriah di Masjid Agung Al-Itqomah, Jumat (31/7/2020).

Sholat Idul Adha juga diikuti oleh Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah, Camat Tungkal ilir, serta masyarakat sekitar.

Sambutan sebelum pelaksanaan sholat idul adha, Bupati Safrial berikan sambutan,dalam sambutan nya beliau menyampaikan, bahwa hari raya Idul Adha atau hari raya qurban, mengandung makna ikhlas berkorban sebagai bentuk ketaatan umat islam kepada Allah SWT.

"Dengan momentum hari idul adha mari kita teladani sikap nabi Ismail dan Ibrahim dalam berkorban, dengan keiklasan berkorban semoga kita selalu menjadi seorang yang bersyukur," imbuh Safrial

Safrial juga mengajak kepada masyarakat untuk senantiasa meningkatkan persatuan dan rasa toleransi diantara umat beragama, khususnya umat islam.

”Kita semua berharap melalui hari raya qurban ini, kita dapat tumbuhkan semangat membangun kebersamaan dan toleransi, menuju Kabupaten Tanjabbar yang lebih baik,” harapnya.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Tanjab Barat tersebut juga menghimbau masyarakat untuk selalu disiplin terapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah ataupun bermasyarakat, sehingga dapat mencegah penyebaran Covid 19 khususnya di Tanjung Jabung Barat.

Usai pelaksanaan rangkaian Sholat Idul Adha, Bupati didampingi Forkopimda dan Pejabat lainnya, serahkan hewan qurban kepada panitia qurban masjid Agung Al-istiqomah. (Sabri)

Bawaslu Jambi Ingatkan Paslon Serahkan Laporan Penggunaaan Dana Kampanye

JAMBI - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jambi minta seluruh pasangan calon kepala daerah di Jambi baik itu Gubernur, Bupati maupun Walikota untuk tidak lupa melaporkan setuap detil penggunaaan dana kampanye.

Pelaporan penggunaan dana kampanye tersebut, wajib dilakukan oleh seluruh paslon pilkada Jambi sebagai bentuk salahs atunya upaya mewujudkan akuntabilitas pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020.

Rahima Ajak Kader PKK Tunjukkan Peran Cegah Penularan Covid-19

BUNGO (SR28) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori mengajak seluruh kader TP PKK mulai dari tingkat Provinsi sampai ke tingkat Desa untuk menunjukkan peran PKK dalam membantu Pemerintah melakukan pencegahan dan penanganan Covid-19 yang tengah melanda Indonesia, khususnya Provinsi Jambi. Hal tersebut dikemukakan Rahima saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka Gerakan Bersama Menggunakan Masker, yang dinamakan Gebrak Masker TP PKK Provinsi Jambi, yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Bungo, Kamis (10/09).

Sebelumnya, Rahima bersama rombongan TP PKK Provinsi Jambi membagikan masker kepada masyarakat yang berada di Pasar Atas Bungo sebagai aksi nyata dari Gebrak Masker. Wakil Ketua I TP PKK Provinsi Jambi, Hj.Iin Kurniasih turut serta dalam acara tersebut.

Gebrak masker merupakan kebijakan Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan TP PKK (Pusat), membuat gerakan secara nasional untuk memberikan bantuan masker kepada masyarakat, supaya pemakaian masker semakin massif, sebagai salah satu upaya dalam pencegahan penularan Covid-19.

"Kita harus menunjukkan peran PKK dalam mendukung dan membantu Pemerintah melakukan pencegahan dan penanganan Covid-19, salah satunya dengan Gebrak Masker ini. Saya mengajak seluruh kader untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait kebijakan TP PKK yaitu gerakan bersama memakai masker (Gebrak Masker), serta mengajak untuk selalu mematuhi protokol kesehatan," ujar Rahima.

"Memakai masker merupakan salah satu upaya kita bersama mencegah penularan Covid-19 yang diikuti dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, karena rendahnya disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan dan menggunakan masker menjadi salah satu penyebab meningkatnya penularan Covid-19," tambah Rahima.

Rahima mengingatkan untuk senantiasa membiasakan dan membudayakan 3 M yaitu, memakai Masker, Mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir dan Menjaga jarak. Hal ini sesuai dengan salah satu program prioritas PKK yaitu Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Rahima mengharapkan agar Gebrak Masker dapat membantu pencegahan penularan Covid-19 yang sangat mengkhawatirkan semua pihak. "Mari bersama-sama kita perkuat peran PKK dalam membantu masyarakat secara luas hingga ke tingkat dasa wisma, dimana PKK harus hadir menjadi pelopor dan pelapor dalam mencegah penularan Covid-19 yang sangat berbahaya dan sangat memengaruhi sendi-sendi kehidupan," pungkas Rahima.

Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Bungo, Nining Wilasari,SE menyampaikan, kebijakan Gebrak Masker dari TP PKK Pusat merupakan salah satu bentuk upaya nyata dari TP PKK dalam membantu pemerintah mengatasi penyebaran Covid-19 yang semakin hari semakin meningkat. Semua menyadari Covid-19 memberikan pengaruh yang sangat besar, tidak hanya memengaruhi kesehatan masyarakat, tetapi sangat berdampak juga diberbagai sendi sendi kehidupan.

"Kita semua harus bahu membahu dalam mengatasi Covid-19 yang sedang melanda negeri ini, salah satunya dengan selalu mensosialisasikan kepada masyarakat untuk peduli dan patuh terhadap protokol kesehatan. Gebrak Masker ini merupakan upaya kita sebagai kader PKK dalam membantu Pemerintah mengatasi penyebaran Covid-19," kata Nining.

Nining melaporkan, TP PKK Kabupaten Bungo telah melakukan kerjasama dengan Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Puskesmas, dan tenaga kesehatan lainnya, mensosialisasikan gerakan selalu memakai masker dan melaksanakan penyuluhan tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan. "Kita secara langsung mengunjungi dusun-dusun untuk melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Alhamdulillah, semua dusun yang ada di Kabupaten Bungo ini sudah mendapatkan sosialisasi dan penyuluhan terkait Covid-19," tutup Nining.

Pada kesempatan tersebut, Rahima menyerahkan bantuan masker secara simbolis kepada Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Bungo. Selanjutnya, Rahima juga secara langsung memberikan bantuan masker dan bantuan sembako kepada masyarakat Dusun Sungai Buluh Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo.

Lifestyle Magazine

Bupati Tanjabbar Safrial Laksanakan Sholat Idul Adha di Masjid Agung Al-Istiqomah


KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial MS beserta jajaran Forkopimda Tanjung Jabung Barat melaksanakan Sholat Idul Adha 1441 Hijriah di Masjid Agung Al-Itqomah, Jumat (31/7/2020).

Sholat Idul Adha juga diikuti oleh Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah, Camat Tungkal ilir, serta masyarakat sekitar.

Sambutan sebelum pelaksanaan sholat idul adha, Bupati Safrial berikan sambutan,dalam sambutan nya beliau menyampaikan, bahwa hari raya Idul Adha atau hari raya qurban, mengandung makna ikhlas berkorban sebagai bentuk ketaatan umat islam kepada Allah SWT.

"Dengan momentum hari idul adha mari kita teladani sikap nabi Ismail dan Ibrahim dalam berkorban, dengan keiklasan berkorban semoga kita selalu menjadi seorang yang bersyukur," imbuh Safrial

Safrial juga mengajak kepada masyarakat untuk senantiasa meningkatkan persatuan dan rasa toleransi diantara umat beragama, khususnya umat islam.

”Kita semua berharap melalui hari raya qurban ini, kita dapat tumbuhkan semangat membangun kebersamaan dan toleransi, menuju Kabupaten Tanjabbar yang lebih baik,” harapnya.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Tanjab Barat tersebut juga menghimbau masyarakat untuk selalu disiplin terapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah ataupun bermasyarakat, sehingga dapat mencegah penyebaran Covid 19 khususnya di Tanjung Jabung Barat.

Usai pelaksanaan rangkaian Sholat Idul Adha, Bupati didampingi Forkopimda dan Pejabat lainnya, serahkan hewan qurban kepada panitia qurban masjid Agung Al-istiqomah. (Sabri)

Viral! Gedung DPR RI beserta para anggota Dewan Dijual Murah di Toko Online Cuma Rp10 Ribu

JAKARTA (SR28) - Viral! Gedung DPR RI beserta para anggota Dewan Dijual Murah di Toko Online Cuma Rp10 Ribu.

LSM Petisi: Hasil Kerja Pembangunan Sarana Dan Prasarana MTQ Didesa Tungkal 1 Tanggung Jawab PPK-PPTK

KUALA TUNGKAL (SR28) – Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 Kecamatan...

Bupati Tanjabbar Dampingi Gubernur Salurkan JPS

TANJAB BARAT (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. Ir. H Safrial  MS, dampingi Gubernur Jambi Fachrori Umar salurkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap kedua untuk warga terdampak Covid-19 di Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (12/07/2020).

Disampaikan Kadis Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi, Arif Munandar, penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap kedua ini  sama seperti alokasi tahap pertama, yaitu 3523 Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Arif Munandar juga mengatakan, keterlambatan penyaluran JPS tahap kedua ini disebabkan terkendala pada tumpang tindihnya data yang diterima. Namun, dikatakan Arif, Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah data yang terbaik. Selain itu ditambahkannya, Kabupaten Tanjab Barat sudah mendapat apresiasi dari BPKP dalam melakukan rinsing data.

"Karena datanya terbaik, yang kedua kemarin BPKP juga sudah mengapresiasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat," ujar Arif.

Pada kesempatan yang sama Bupati Safrial juga mengatakan, terlambatnya penyaluran JPS di Tanjab Barat memang disebabkan adanya tumpang tindih data. Namun dijelaskan Safrial, bahwa permasalahan data dapat diselesaikan dengan kerjasama yang baik antara Dinas Sosial, Camat, Kades dan ketua RT sehingga didapatkan data Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang akurat untuk tahap kedua ini.

"Alhamdulillah, di Tanjab Barat ini, dengan kerjasama yang baik antara Dinas Sosial, Camat, Kades dan ketua RT, sehingga tidak banyak terjadi kesalahan data," ujarnya.

Terkait era new normal, Bupati juga mengajak kepada masyarakat untuk mengikuti himbauan Pemerintah dalam disiplin penerapan protokol kesehatan.

"Kalau kita ingin pandemi ini cepat berlalu, ya kita harus disiplin ikuti himbauan pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan," ajak Safrial.

Sementara itu, Gubernur Jambi Fachrori Umar dalam penyampaiannya mengatakan, dengan diserahkannya JPS bagi masyarakat yang terdampak covid 19 ini diharapkan mampu meredam lonjakan permintaan bahan pangan, dan meringankan beban kelompok penerima manfaat.(Sabri)

Jelang Natal dan Tahun Baru, Sebanyak 40 Ton Pasokan Daging Beku Tersedia

JAMBI - Jelang perayaan natal 2020 dan tahun baru 2021, kantor wilayah Bulog Jambi memastikan pasokan daging beku untuk seluruh wilayah provinsi Jambi dalam kondisi aman. untuk mengantisipasi tingginya permintaan, kanwil Bulog Jambi sudah menyiapkan daging beku sebanyak 40 ton.

Video News

- Advertisement -

Bupati Tanjabbar Safrial Pimpin Langsung Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19

KUALA TUNGKAL (SR28) - Menyikapi adanya penambahan pasien Covid-19 di lingkup Tanjung Jabung Barat yang terbilang cukup tinggi belakangan ini, Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS pimpin langsung rapat satuan gugus tugas penanggulangan dan pencegahan covid 19 yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Rabu (30/09).

Dalam rapat tersebut, Bupati menegaskan tim gugus tugas segera mengambil langkah antisipasi agar penyebaran covid 19 tidak semakin meluas. Menurutnya, pendirian pos pengawasan dan penegakan protokol kesehatan di terminal  pembengis, Pelabuhan Roro dan Lansdap dapat menjadi salah satu alternatif pencegahan penyebaran covid 19 di Tanjab Barat.

"Selain itu, perlu juga dilakukan penyiapan sarana prasarana ruang isolasi di gedung BLK, lembaga adat dan rumah sakit Surya Khairudin sebagai langkah antisipasi," tegas Bupati.

Lanjut Bupati,"Selain itu juga tingkatkan patroli dan himbauan kepada masyarakat, menutup tempat keramaian seperti WFC dan Alun-Alun yang berpotensi terjadinya penularan covid," tegas bupati.

Sementara SK Bupati terkait pembentukan Satuan Tugas Covid akan selesai dalam waktu dekat, termasuk Peraturan Bupati terkait pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2020 tentang penerapan dan penegakan protokol kesehatan di masyarakat

"Kedepannya, kita lakukan patroli dan berlakukan jam malam," tambahnya.

Bupati juga beharap jasa petugas medis sebagai garda terdepan dalam penanggulangan covid 19, dapat dibayarkan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada.

Bupati kembali menegaskan agar Gugus Tugas juga menyiapkan peti mati sebagai langkah antisipasi jika ada pasien covid 19 yang meninggal.

"Hal ini mengingat peti mati yang disediakan telah terpakai habis," pungkasnya.

Rapat Gugus Tugas ini turut dihadiri oleh Forkopimda, Kapolres Tanjab Barat, Dandim 0419 Tanjab, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Kepala RSUD, dan Kepala Puskesmas di lingkup Kabupaten Tanjab barat, serta undangan lainnya.(Sabri)

Bupati Tanjabbar Tandatangani Nota Kesepahaman Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS tanda tangani nota kesepahaman antara Pemkab Tanjab Barat dengan Kejaksaan Negeri Tanjab Barat terkait bidang hukum perdata dan tata usaha negara yang dilaksanakan di balai pertemuan kantor Bupati, Kamis (16/07).

Perjanjian kerjasama ini juga turut ditandatangani oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah di lingkup Tanjab Barat, antara lain Inspektorat, Bappenda, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Kesehatan, Dinas Perkim, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS dalam sambutannya mengatakan dalam upaya mempercepat dan memperlancar pembangunan di kabupaten Tanjab Barat, Kerjasama ini penting untuk mengoptimalkan penyelesaian permasalahan di bidang perdata dan tata usaha negara sehingga meningkatkan efektifitas penyelesaian perkara yang pada akhirnya bermuara pada kelancaran pembangunan di Kabupaten Tanjab Barat.

"Saya berharap bahwa percepatan pembangunan akan berjalan lebih efektif dan efesien dan kemakmuran masyarakat Tanjung Jabung Barat sebagaimana yang kita idam idamkan lebih cepat terwujud," ujarnya.

Bupati juga berharap dengan ditandatanganinya naskah kesepakatan ini, para Kepala OPD yang akan mengambil kebijakan terutama kebijakan menyangkut bidang perdata dan tata usaha negara, agar mengikuti peraturan berlaku dan terlebih dahulu meminta advice hukum kepada kejaksaan. Hal ini ditujukan agar dalam pelaksanaan kebijakan yang diambil tidak menjadi sengketa hukum dikemudian hari.

"Demikian juga apabila kebijakan yang telah diambil ternyata menimbulkan permaslahan hukum baik di bidang perdata maupun tata usaha negara yang memerlukan penangan secara profesional, agar para Kepala OPD segera mengkonsultasikan upaya penanganan permasalahan tersebut dengan pihak kejaksaan, jadikan kesepakatan yang kita buat ini sebagai dasar hukum untuk bekerjasama dengan jaksa sebagai pengacara Negara," tambahnya

Sebelum mengakhiri sambutanya Bupati menekan kan kepada para Pimpinan Perangkat Daerah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat agar semaksimal mungkin memanfaatkan nota kesepahaman dalam rangka menciptakan aparatur pemerintah yang bersih dab berwibawa serta mewujudkan pengabdian sebagai abdi negara yang melayani.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjab Barat Tri Joko, SH dalam sambutannya mengatakan Nota Kesepahamannya Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara terdapat lima hal yang menjadi kewenangan Kejaksaan Negeri, diantaranya Penegakan Hukum, Bantuan Hukum, Pelayanan Hukum, Pertimbangan Hukum, dan Tindakan Hukum lainnya.

"Seperti yang disampaikan Kasi Datun tadi, jadi yang kita kerjasamakan hari ini yaitu dalam Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum dan tindakan hukum lainnya, manfaatkan lah institusi Kejaksaan ini, sebagai upaya menyelamatkan keuangan Negara dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah," ujarnya.

Sejalan dengan Bupati, Tri Joko SH juga berharap dengan dilaksanakannya perjanjian Kerja sama ini akan lebih meningkatkan sinergitas antara Kejaksaan Tanjab Barat dengan pemkab Tanjab Barat.

Turut hadir dalam acara ini, Sekretaris Daerah, Asisten, Staf Ahli, para Kepala OPD, Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah, serta undangan lainnya. (Sabri)

Golput pilihan ditengah wabah Covid 19

Oleh: Effi Marleni S.H,M.H

Keputusan pemerintah terkait penyelenggaraan Pilkada ini secara potensial memunculkan masyarakat Golput (Golongan Putih) karena alasan kesehatan dan keselamatan warga. Seruan Golput pertama dilontarkan oleh Azyumardi Azra, guru besar UIN Syarif Hidayatullah, salah satu tokoh intelektual Muslim ini menyatakan diri secara terbuka untuk tidak akan berpartisipasi dalam Pilkada 2020 atau memilih menjadi golput (golongan putih). Golput ini pernah terjadi di beberapa negara yang tetap memutuskan untuk menyelenggarakan Pemilu di tengah kondisi pandemi yang belum mereda. Merujuk Pemilu di Queensland-Australia yang diselenggarakan Maret lalu.

Banyak warga yang memutuskan untuk tidak memilih demi terhindar dari penularan Covid-19. Mereka rela membayar denda yang ditetapkan oleh pemerintah karena menjadi Golput. Hal yang sama juga terjadi di Perancis yang dalam pemilihan lokal hanya 44,7 persen warga yang berpartisipasi. Demikian juga dengan pemilu di Iran yang hanya diikuti oleh sekitar 40 persen. Ini merupakan kondisi terburuk sejak Revolusi Iran di tahun 1979. Dalam situasi pandemi menjadi Golput adalah pilihan yang paling rasional mengingat kesehatan dan keselamatan publik tengah terancam. Situasi ini diperparah dengan maraknya spekulasi tentang kolusi dan menguatnya politik dinasti di kalangan pemerintah serta maraknya politik uang karena perekonomian Indonesia yang semakin terpuruk. Jangan sampai pesta demokrasi hanya dinikmati oleh segelintir kelompok elite politik tertentu yang mencari kekuasaan dan keuntungan namun harus berakhir dengan mengorbankan nyawa rakyat.


PUSPOLL: CE-RATU Ungguli 2 Rivalnya

JAMBI (SR28)- Puspoll Indonesia Research and Consulting merilis hasil survei populeritas dan elektabiltas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (Cagub-Cawagub) Jambi. Rilis pers sendiri digelar pada hari Kamis(3 Desember 2020) di Hotel Luminor Kota Jambi.

Dari hasil rilis ini, pasangan calon CE-Ratu berada di urutan teratas.  paslon nomor 1 Cek Endra -Ratu Munawaroh tersebut menurut survey berada di angka teratas yaitu 42,2 persen. Pasangan yang diusung Golkar dan PDIP ini unggul di 7 kabupaten/kota yaitu Tebo, Batanghari, Sarolangun, Kota Jambi, Muarojambi, Tanjabtim dan Tanjabbar.

Sedang pasangan Fachrori-Syafril elektabilitasnyabberada di angka 23,3 persen. "Pasangan nomor nomor urut 2 ini unggul di tiga kecamatan, Sungaipenuh, Kerinci dan Bungo," kata Muslimin, Direktur Eksekutif Puspol Indonesia.

Sementata paslon dengan nomor urut 3, Al Haris-Abdulllah Sani elektabilitasnya berada di angka 26,4 persen. "Pasangan nomor urut 3 ini hanya unggul di satu kabupaten yaitu Kabupaten Merangin, sementara 8,1 menjawab tidak tau dan tidak menjawab," ungkapnya.

Untuk popularitas, Muslimin mengatakan, Fachrori berada pada tingkat pertama yakni 86,8 persen dengan kesukaan 77 persen. Kemudian Cek Endra 80 persen dengan kesukaan 74,2 persen sedangkan Al Haris 75,4 persen dengan kesukaan 70,2 persen.

"Untuk posisi Cagub popularitas rata-rata berada diatas 50 persen. Itu membuktikan hampir semua masyarakat mengenal," katanya.

Menariknya justru di posisi wakil, masih ada kandidat yang berada di bawah 50 persen. Misalnya Syafril Nursal yang opularitasnya hanya 49,9 persen dengan kesukaan 44 persen.

Untuk Abdullah Sani popularitasnya berada pada angka 60,7 persen dengan kesukaan 55,8 persen. Sedangkan Ratu Munawaroh paling tinggi yakni popularitas mencapai 71,7 persen dengan kesukaan 66,4 persen.

Dikatakan Muslimin lagi, survei ini dilakulan pada tanggal 20-25 November melakukan wawancara tatap muka, kouisioner dan merupakan masyarakat dewasa dengan jumlah sampe 1.200 responden margen erro 2,8  pada tingkat kepercayaan 95 persen.*

Pjs Gubebrnur Jambi Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Secara Virtual

JAMBI (SR28) - Ikut peringatan Hari Kesaktian Pancasila melalui siaran virtual. Pemerintah Provinsi Jambi ajak masyarakat memahami arti Pancasila sebagai falsafah negara ditengah pandemo Covid-19.

Ditangkap di Lampung Terkait Prostitusi Online, Intagram Artis VS Diserbu Netizen

JAKARTA - Seperti diketahui, artis VS ditangkap oleh Satreskrim Polresta Bandar Lampung pada 28 Juli 2020 malam atas kasus prostitusi online. VS ditangkap bersama dua orang yang diduga mucikari di sebuah hotel berbintang di Bandar Lampung.

Nama Vernita Syabila kini pun tengah jadi perbincangan hangat publik. Instagram Vernita pun kin diserbu netizen.

Salah satu unggahan teranyar Vernita pun menjadi sorotan netizen. Dia membagikan video dirinya dengan mencantumkan lokasi di Pontianak, Kalimantan Barat. Tak hanya itu, Vernita juga membagikan suasana di sebuah hotel.

Unggahan teranyar Vernita di akun instagramnya @vernitasyabila

Beberapa netizen pun menduga bahwa lokasi yang dicantumkan oleh Vernita hanya pengalihan. Ada yang menilai bahwa suasana hotel yang dibagikannya itu mirip seperti hotel yang ada di kawasan Bandar Lampung.

"Haha. Makanya, update lokasi di Pontianak, tapi suasananya di N***tel Lampung," komentar netizen lainnya. (Okezone)

- Advertisement -

Music

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan

Santer disebut Tak Akan Dapat Perahu, Kini Satu-Persatu DPP Partai Mulai Menyatakan Dukungan ke Fasha

KOTA JAMBI (SR28)- Langkah Sy Fasha menuju BH 1 pada Pilgub 2020 mendatang terbilang sangat terjal. Mulai dari peta percaturan Golkar yang masih didominasi oleh kelompok senior dan mengarah pada Cek Endra si ketua partai hingga manuver rivalnya Alharis pada tahun 2019 kemarin bersama 4 Bupati semakin mengunci pintu masuk Fasha masuk ke desa-desa dibeberapa Kabupaten. Bahkan, ekspektasi Fasha mengharap 5 kursi di DPRD Provinsi dari PKS melalui Happy Story pada Pilwako 2018 lalu juga kandas. Sejumlah pengamat juga menyebut jika Fasha mesti berjuang lebih ekstra jika ingin mendapatkan partai. Hal tersebut seiring dengan Fasha yang bukan berasal dari kalangan ormas manapun yang memiliki afiliasi kepartaian.

Bahkan, bertemunya Sy Fasha dengan Alharis 3 pekan lalu membuat banyak kalangan menilai jika Fasha sudah mengibarkan bendera putih.

Namun, ikhtiar Walikota Jambi dua periode itu untuk merebut BH 1 mendadak memberikan kejutan bagi masyarakat Provinsi Jambi. Dukungan Nasdem yang jatuh pada Sy Fasha pada pekan awal Juli lalu membuat peta politik berubah. Fachrori Umar yang merasa jika Partai Nasdem akan aman-aman saja dibikin pusing bukan kepalang. Posisinya sebagai petahana dan pembina Partai  tidak serta merta membuat tiket partai aman untuknya. Bahkan ketua tim keluarga Fachrori Umar sempat meminta agar Gubernur Jambi itu keluar dari Nasdem saja berikut istrinya karena keputusan DPP Nasdem tersebut.

Kejutan kedua muncul dari momentum Sy Fasha yang mendapat dukungan dari PPP. Meski sempat memberikan ultimatum akan menarik dukungan, namun Fasha  terbukti mampu memenuhi ultimatum PPP yaitu dengan mendapatkan dukungan dari partai Nasdem sebagai partai pendukung selain PPP.

Kini, publik tengah menunggu kejutan-kejutan selanjutnya dari Sy Fasha. Dia mengklaim dalam waktu dekat akan ada lagi partai-partai yang akan mendukungnya.

“untuk partai-partai lain dalam waktu dekat akan menyusul” ungkap Fasha meyakinkan publik dan lawan-lawan politiknya.

Muhammad Sidik

Pemkab Merangin Dapat Bantuan Lima Mobil Sampah Dari Pemerintah Pusat

MERANGIN - Bupati Merangin H Al Haris didampingi Wabup H Mashuri dan Pj Sekda H Hendri Maidalef, secara resmi mengoperasionalkan lima mobil sampah baru dan tiga unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah.

Acara ditandai dengan pemecahan kendi berisi air kembang, persis di bemper salah satu mobil sampah yang resmi dioperasionalkan. Pada acara yang berlangsung di halaman Dinas Lingkungan Hidup (LH) Merangin itu, juga hadir Kadis LH Zulhifni.

‘’Sebanyak lima unit mobil, terdiri dari tiga damtruk, dua mobil amrol dan tiga unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah ini, merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat yang bersumber dari dana DAK. Terimakasih atas bantuan ini,’’ujar Bupati.

Bupati minta armada sampah yang dititipkan ke petugas kebersihan Pemkab Merangin tersebut, digunakan dengan benar dan benar-benar dirawat serta dijaga dengan baik.

Dengan dioperasionalkannya armada baru itu, bupati berharap kepada petugas kebersihan, jangan ada lagi keluhan dari masyarakat ada sampah yang belum diangkut dan menumpuk.

‘’Kita harus jeli dan sigap dalam menyikapi sampah di daerah kita. Mobil sampah ini kapan saja harus stand by. Jika ada masyarakat yang menghubungi minta untuk mengangkut sampah, harus selalu siap,’’pinta Bupati.

Jangan sampai lanjut bupati, muncul paradigma bahwa hanya saat penilaian Adipura saja, sibuk mengurusi sampah. Jadikan pengangkuan sampah itu, sebagai tugas dan kewajiban rutin yang dilaksanakan setiap hari.

Begitu juga sambung bupati, himbauan larangan menggunakan kantong plastik yang pada akhirnya menciptakan sampah plastik, hendaknya jangan hanya menjadi slogan saja, tapi harus diaplikasikan dalam kehiduapn masyarakat sehari-hari.

‘’Didapatkan bantuan mobil ini juga berkat kerja keras para bapak dan ibu petugas kebersihan yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga Kota Bangko selalu terlihat bersih dan indah,’’terang Bupati.

Pada kesempatan itu, bupati juga minta petugas kebersihan dapat menjaga dengan baik Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampai di kawasan Langling,  yang menjadi TPA terbaik di Sumatera.

Sementara itu menurut Kadis LH Merangin Zulhifni, Merangin menjadi kabupaten pertama yang mendapatkan bantuan tersebut. Bantuan tersebut, menyusul bantuan-bantuan sebelumnya yang telah diserahkan Pemerintah Pusat.

‘’TPA sampah yang dimiliki Kabupaten Merangin sudah mendapatkan bantuan Pemerintah Pusat sebesar Rp 25 miliar, termasuk alat berat untuk TPA dan satu unit mobil penyedot tinda pada 2019 lalu,’’ujar Zulhifni.

Dampak Pandemi, Rancangan APBD Jambi Tahun 2021 Berkurang 10 Persen dari Tahun 2020

JAMBI - Rancangan APBD Jambi tahun 2021 berkurang 10 persen dari tahun 2020. Dimana rancangan APBD tahun 2021 ini disusun berdasarkan kemampuan daerah seiring dampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Sementara, dari sisi belanja daerah. Pemerintah provinsi Jambi menyampaikan rancangan alokasi belanja daerah sebesar Rp4,50 Triliun untuk tahun 2021.

Sport News

Ardy Daud Harap Forkom Sekwan Dijadikan Ajang Rembuk

JAMBI (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi  Ir.Restuardy (Ardy) Daud,M.Sc mengharapkan agar Rapat Koordinasi (rakor) Pengurus dan Satkorwil Asosiasi Sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ASDEPSI)/Forkom Sekwan se Indonesia  dapat dijadikan ajang untuk rembuk bersama, mencari solusi terhadap tupoksi Sekwan dalam penyediaan pelayanan administrasi dan memberikan dukungan kepada DPRD. Acara ini dibuka oleh H.Prasetio Edi Marsudi,SH selaku Ketua Asosiasi  DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI), (24/10) malam di SwissBell Hotel Jambi.

Rakor tersebut diselenggarakan tanggal 22 - 24 Oktober 2020. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto,SH.I,M.Si, Ketua ASDEPSI/Forkom Sekwan Seluruh Indonesia Hadameon Aritonang, S.Sos. Acara ini dihadiri 18 provinsi dari 34 provinsi se Indonesia, dengan jumlah peserta 108 orang

Pjs. Gubernur Jambi mengapresiasi rakor ini. “Selamat datang di Provinsi Jambi, “Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah” saya ucapkan kepada Bapak H.Prasetio Edi Marsudi, SH selaku Ketua Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia dan Ketua beserta  Pengurus dan Satkorwil ASDEPSI, serta seluruh Sekretaris DPRD Provinsi se Indonesia dan rombongan. Saya atas nama Pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ASDEPSI menjadikan Jambi sebagai tuan rumah rapat koordinasi ini. Semoga Sekretariat DPRD Provinsi Jambi dapat menfasilitasi acara ini dengan baik, sehingga memberikan kesan yang baik dan tak terlupakan kepada Bapak dan Ibu sekalian,” ujar Ardy Daud.

Ardy Daud menjelaskan, Sekretaris DPRD Provinsi memiliki peran yang sangat strategis, baik secara internal dalam hal penyediaan pelayanan administrasi dan memberikan dukungan kepada DPRD untuk melaksanakan fungsinya dalam pembentukan Peraturan Daerah, anggaran, dan pengawasan, maupun peran sebagai mediator Pemerintah Daerah Provinsi dan DPRD Provinsi agar pelaksanaan peran DPRD yang tidak terlepas dari Pemerintah Daerah, dapat terkoordinasi dengan baik serta sinergis.

“Faktor penentu keberhasilan Sekretaris DPRD dalam menjalankan fasilitasi dan dukungan kepada anggota DPRD tergambar melalui fasilitasi penyelenggaraan kegiatan kedewanan yang menjadi tugasnya, serta dipengaruhi faktor-faktor lingkungan dan isu-isu strategis yang terkait proses demokratisasi dan desentralisasi. Dalam menghadapi Pandemi Covid-19 saat ini, peran Sekretaris DPRD dalam memfasilitasi fungsi DPRD sedang diuji. Seorang Sekretaris DPRD harus mampu membuat format yang tepat agar anggota DPRD dalam pelaksanaan tugasnya yang berhubungan langsung dengan orang banyak dapat tetap aman dari bahaya terpapar Covid-19. Adaptasi Kebiasaan Baru harus diterapkan dengan ketat, sehingga anggota DPRD dan stakeholdernya merasa aman dan nyaman, tata tertib DPRD tidak dilanggar,  dan tugas berjalan dengan lancar,” terang Ardy Daud.

Ardy Daud mengapresiasi forum rapat koordinasi yang diadakan oleh ASDEPSI ini, karena selain sebagai ajang silaturahmi, banyak hal yang dapat dihasilkan pada kegiatan ini, terutama sebagai ajang rembuk bersama untuk mencari solusi terbaik dalam melaksanakan tupoksi sebagai Sekretaris DPRD dengan segala tantangannya. Forum ini juga dapat menjadi sarana berbagi pengalaman praktek-praktek terbaik yang telah dilakukan oleh Sekretaris DPRD, sehingga dapat memotivasi satu sama lain untuk bekerja lebih baik dan inovatif.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto,SH.I,M.Si menyatakan bahwa  penyelenggaraan forum kali ini hendaknya dapat memberikan kontribusi, sebagai sarana menyamakan persepsi terhadap suatu permasalahan, juga sebagai langkah alternatif yang dapat dilakukan oleh asosiasi dalam menyelesaikan problematika yang sedang terjadi.

“Ada beberapa tantangan yang kita hadapai saat ini. Saya berharap melaui pertemuan ini, Sekwan dapat memperkaya wawasan satu sama lain, sehingga tugas berat kami  di tengah Covid-19, DPRD harus tetap jalan walaupun harus melalui protokol kesehatan. Beberapa pertemuan ada yang kami lakukan dengan virtual tetapi  ada bebarapa yang kami lakukan harus bertemu langsung dengan masyarakat, turun  ke lapangan, dan di tengah Covid-19 ini tidak mudah. Pertemuan ini juga membahas  Perpres No 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional, di adalamnya ada sistem yang baru dan ini menjadi  diskusi yang baik antar Sekwan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak baik di masa yang akan datang. Sistem dalam perpres ini tujuannya baik untuk transparansi dan mengoptimalkan indikator kinerja utama di RPJMD itu sendiri,”ujar Edi Purwanto.

H.Prasetio Edi Marsudi,SH selaku Ketua Asosiasi  DPRD Provinsi Seluruh Indonesia mengharapkan pertemuan ini dapat dijadikan ajang silahturahmi dan bersama-sama berbagi ilmu. ”Saya harap pertemuan ini menjadi ajang silahturahmi dan diskusi, juga mencari solusi,  serta ajang belajar bersama, apalagi ada narasumber kita dari Kemendagri. Saya berharap para peserta dapat bertanya sedetail mungkin kepada narasumber,” kata Prasetio.

Breaking News!!! Pemkot Jambi Kembali Liburkan Siswa PAUD, SD dan SMP se-Kota Jambi

KOTA JAMBI (SR28)-  Setelah melaksanakan keputusan Walikota Jambi nomor 245 Tahun 2020 tentang Penetapan Pelaksanaan Relaksasi di Bidang Pendidikan Tahun Ajaran 2020-2021 selama 3 pekan terhitung 13 juli 2020, pada hari Rabu (6/8/2020) Pemerintah Kota Jambi secara resmi kembali meliburkan siswa/i PAUD/TK, SD dan SMP yang ada di Kota Jambi. Keputusan tersebut diambil setelah menyikapi melonjaknya kasus Covid 19 di Kota Jambi dan Provinsi Jambi sebanyak 19 orang. Angka ini tercatat sebagai angka terbesar setelah klaster Gowa yang membuat panik masyarakat Provinsi Jambi pada bulan Mei lalu.

Keputusan untuk meliburkan kembali siswa-siswi ini disampaikan secara langsung oleh Kadis Pendidikan Kota Jambi Mukhlish dengan melalui surat resmi dengan perihal pemberitahuan yang ditujukan kepada seluruh Kepala PAUD, SD dan SMP tetanggal 5 Agustus 2020. Para siswa ini diminta untuk melakukan Pembelajaran Jarak Jauh terhitung 6 Agustus 2020 hingga 19 Agustus 2020.

Berikut surat resminya

Jurnalis: Muhammad Sidik

Wabup: Tujuh Intruksi Presiden di HUT Bhayangkara ke-74

MERANGIN - Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-74, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, memberi tujuh intruksi penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas Polri.

Hal tersebut ditegaskan Wabup Merangin H Mashuri, usai mengikuti jalannya peringatan HUT Bhayangkara ke-74 secara virtual pada acara syukuran yang digelar Polres Merangin, Rabu (01/7).

‘’Ketujuh intruksi Presiden ini sangat penting. Tentunya nanti akan diteruskan oleh Kapolres Merangin Bapak AKBP M Lutfi kepada jajaran, sebagai abdi dan pengemban hukum di wilayah Kabupaten Merangin,’’ujar Wabup dibenarkan Kapolres Merangin.

Intruksi itu jelas wabup, pertama Polri diminta Presiden terus memegang teguh dan mengamalkan nilai-nilai luhur Tri Brata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas. Jaga kehormatan, kepercayaan dan kebanggaan sebagai anggota Polri.

Kedua, terus lakukan reformasi diri secara total. Bangun sistem dan tata kelola yang partisipatif, transparan dan akuntabel. Bangun kultur kerja Polri yang profesional, modern dan terpercaya. Ketiga, terus mantapkan soliditas internal.

‘’Tentunya juga harus memperkuat sinergi Polri dengan TNI dan seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks,’’sadur Wabup.

Keempat, terus terapkan strategi proaktif serta tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Kelima, terus tingkatkan pelayanan publik yang modern dan profesional.

Lakukan penanganan hukum secara transparan dan berkeadilan, sehingga Polri semakin dipercaya masyarakat. Keenam, terus jaga kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman dari Covid-19.

‘’Ketujuh, Polri diminta Presiden harus ikut mendukung proses pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Polri dengan penuh tanggung jawab,’’terang Wabup pada acara syukuran yang dihadiri para pejabat di jajaran Polres Merangin tersebut.

- Advertisement -

Muklis: Nomor Urut 3 Keberuntungan dan Simbol Persatuan Hulu dan Hilir Juga Persatuan Indonesia

KUALA TUNGKAL (SR28) - Muklis-Supardi akhirnya ditetapkan sebagai pasangan calon nomor urut 3 pada Pilkada Tanjab Barat tahun 2020. Nomor 3 tersebut dianggap sebagai nomor keberuntungan bagi keduanya yaitu Persatuan Indonesia.

"Kalau kita mau nomor 3 itu pencoblosan buka kertas HVS 1, buka surat suaranya 2 dilihat dan teliti nomor 3 di coblos, karena nomor keberuntungna ini salah satu pemersatu 1 dan 2 kemudian 3, nomor 3 itu juga merupakan simbol kami ingin 3 Unggul dalam keimanan, Unggul dalam pengapdian, Unggul dalam prestasi," ujar H.Muklis kepada awak media usai pengambilan Nomor Urut Pasangan Calon Pilkada Tanjab Barat, Kamis (24/09/2020).

Selain itu, bagi Muklis nomor 3 dalam Pancasila berarti Persatuan Indonesia. Dimana ia ingin mempersatukan untuk kemajuan negara Republik Indonesia dalam persatuan.

"Kami ingin mempersatukan, tidak ada Hulu dan tidak ada Hilir, dan tidak ada suku tidak ada agama, seperti yang dibunyikan di dalam Bhanika Tunggal Ika, semua Satu untuk kemajuan Tanjung Jabung Barat dan kemajuan Republik Indonesia,” jelas Muklis.

"Terkait kondisi sekarang kita melakumi mobilisasi massa, andaikan ini virus pilihan kami harus tidak sosialisasi tidak apa - apa yang terpenting keselamatan masyarakat terjamin andaikan kami harus di rumah saja untuk Pilkada kali ini dirumah saja kami juga tetap dirumah saja lah, kenapa? kami ingin masyarakat terjamin kesehatannya jangan sampai kami pembawa Covid itu atau salah seorang dari masyarakat yang mempunyai potensi penyebaran Covid nah kondisi ini yang kita serahkan semua ke Allah," paparnya.

”Allah bilang Allah akan mencabut kekuasaan dari seorang dan menentukan memberikan kekuasaan kepada seseorang ,jadi kita tidak perlu banyak-banyak  konflik yang kita tonjolkan adalah silaturahmi,” pungkasnya. (Sabri)

Catat Tanggalnya, Pemprov Jambi Kembali Gelar Pemutihan Jilid 2

JAMBI (SR28)- Pemprov Jambi kembali melaksanakan pemutihan pajak kendaraan tahap 2. Dalam pemutihan pajak tahap II ini Pemprov Jambi resmi menggelar pemutihan dari tanggal 1 Agustus sampai 30 November 2020.

Pemutihan tahap 2 ini dilakukan atas pertimbangan Gubernur Jambi Fachrori Umar yang prihatin melihat kondisi perekonomian masyarakat yang kian sulit saat pandemi ini.

Adapun untuk pemutihan tahap 2 ini, Pemprov Jambi menargetkan pendapatan pajak kendaraan bermotor diangka 30 Milyar. angka tersebut dinilai realistis mengingat target awal sebelum Covid 19 lalu adalah 120 Milyar.

"saat tahap 1 kemarin kita baru tercapai 90 milyar, kan target awal kita 120 milyar" terang Ahmad Subhan Kabid Pajak Daerah dan Dana Perimbangan ke awak media


Beberapa keringanan pajak kendaraan bermotor dengan ketentuan adalah menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) selama 2 tahun ke atas yang hanya dipungut pokok tunggakan satu tahun terakhir, dan satu tahun berjalan sesuai dengan jatuh tempo pajak.

"Selain itu bebas sanksi administrasi PKB, Bea Balik Kendaraan Bermotor, bebas Bea Balik Nama kendaraan bermotor II dan kendaraan lelang," tutupnya

Jurnalis Muhammad Sidik

Dampak Pandemi, Rancangan APBD Jambi Tahun 2021 Berkurang 10 Persen dari Tahun 2020

JAMBI - Rancangan APBD Jambi tahun 2021 berkurang 10 persen dari tahun 2020. Dimana rancangan APBD tahun 2021 ini disusun berdasarkan kemampuan daerah seiring dampak sosial ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Sementara, dari sisi belanja daerah. Pemerintah provinsi Jambi menyampaikan rancangan alokasi belanja daerah sebesar Rp4,50 Triliun untuk tahun 2021.

Isu Copy Paste Warnai Pandangan DPRD Terhadap Ranperda Provinsi Jambi

JAMBI (SR28) - Lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemprov Jambi dinilai sebagian besar fraksi di DPRD Jambi ebagai usulan copy paste dari daerah lain.

Isu Copy Paste Warnai Pandangan DPRD Terhadap Ranperda Provinsi Jambi

Isu Copy Paste Warnai Pandangan DPRD Terhadap Ranperda Provinsi Jambi

Posted by JAMBI28 TV on Wednesday, September 16, 2020
Ranperda Pemprov Jambi dianggap copy paste dari daerah lain

TV

Jon Kenedi Nahkodai Karang Taruna Kelurahan Sungai Binjai

BUNGO (SR28) - Jon Kenedi terpilih menjabat Ketua Karang Taruna kelurahan Sungai Binjai periode 2020 - 2025, ditetapkan sesuai hasil musyawarah bersama di kantor kelurahan Sungai Binjai pada 29 Juli 2020.

Jon Kenedi sangat berterima kasih kepada semua unsur tokoh masyarakat yg terlibat didalam musyawarah pemilihan ketua karang taruna kelurahan Sungai Binjai.

"Sayo mengucapkan terima kasih banyak,atas dipercayoinyo sayo untuk menjabat sebagai Ketua karang taruna kelurahan Sungai Binjai," ujarnya.

Ari Gondrong sangat berbangga hati adanya kader Pejuang Siliwangi Indonesia Cabang Bungo memimpin karang taruna dilingkup kabupaten Bungo terkhusus di kelurahan Sungai Binjai.

"Sayo selaku ketua ormas Pejuang Siliwangi Indonesia cabang Bungo, sangat bangga ado kader dari Pejuang Siliwangi Indonesia cabang Bungo yang duduk di kursi ketua karang taruna kelurahan," ungkapnya.

Selain itu Ari Gondrong berharap Jon Kenedi selaku ketua bisa amanah dan bertanggung jawab atas jabatannya.

"Semoga Jon Kenedi biso amanah dengan tanggung jawabnyo,dan memberikan peran yang iyo nian nyato dimato masyarakat, " tutupnya.

Pemprov Jambi Minta Pejabat Fungsional Dahulukan Pencegahan Ketimbang Penindakan

JAMBI - Para pejabat fungsional urusan peemrintahan daerah yang akan dilatih tersebut kedepan lebih didorong untuk mengedepankan pendekatan secara preventif atau mendahulukan pencegahan dibandingkan dengan penindakan terhadap pelanggaran-pelanggaran yang nantinya akan terjadi.

Oleh karena itu, para pejabat fungsional yang kaan dilatih tersebut diharapkan lebih mendalami setiap masalah terkait dengan fokus untuk emndalami sistem serta memahami bagaimana menyelesaikan permasalahan itu sendiri.

Terbanyak!!! Hari ini Positif Covid 19 di Provinsi Jambi Bertambah 19 Orang

KOTA JAMBI (SR28)- Setelah berbagai relaksasi aktivitas diberbagai sektor, kasus Covid 19 di Provinsi Jambi mulai menunjukkan ledakannya.
Sore ini (4/8/2020) misalnya Juru Bicara Covid 19 Provinsi Jambi Johansyah menyebut ada 19 orang yang dinyatakan positif Covid 19 setelah melewati berbagai tahap uji medis.

Adapun 19 orang tersebut terdiri dari Kota Jambi,  Kabupaten Batanghari, Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Tebo.

Berikut inisial mereka

MM (perempuan umur 43 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif setelah Contact dengan Tenaga Administrasi RSUD Raden Mattaher Jambi

GD (laki-laki umur 13 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah Contact dengan Pasien 152

MCI (perempuan umur 11 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 152.

EM (laki-laki umur 72 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 152

AP (laki-laki umur 18 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 152.

YSR (laki-laki umur 52 tahun). Saat ini dia dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

NAY (Perempuan umur  21 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

NRD (perempuan umur  27 tahun). Saat ini dia dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151

AY (laki-laki umur  20 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

NAW (Perempuan umur  9 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

11.DO (laki-laki umur  31 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

MIS (laki laki umur  42 tahun). Saat ini dirawat di RSUD HAMBA. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

SHY (laki-laki umur  21 tahun). Saat ini dirawat di RSUD HAMBA. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

JKK (laki laki umur  31 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Abdul Thalib. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah pulang dari Babel.

JRD (Perempuan umur  24 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Abdul Thalib. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 127

IN (Perempuan umur  12 tahun). Saat ini dirawat di RSUD HAMBA. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 127.

17.DHM (Lakilaki umur  48 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Abdul Thalib.
. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 127.

RH (Perempuan umur  25 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Abdul Thalib. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan riwayat screening khusus Bappeda.

AAA (Laki-laki umur  13 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Sulthan Thaha. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah pulang dari Bogor

Muhammad Sidik

Puluhan Wartawan Jambi Lakukan Rapid Test

JAMBI (SR28) - Puluhan wartawan Jambi mengikuti Rapid Tes yang digelar Pemerintah Provinsi Jambi, di Pendopo Halaman Kantor Gubernur Jambi, Kamis (17/9/2020).

Hal ini dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi karena buntut dari Walikota Jambi Sy Fasha yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa waktu yang lalu. Selain wartawan, puluhan pegawai Humas Pemprov Jambi juga dilakukan rapid test.

Puluhan Wartawan Jambi Lakukan Rapid Test

Puluhan Wartawan Jambi Lakukan Rapid Test

Posted by JAMBI28 TV on Thursday, September 17, 2020
Sumber: JAMBI28 TV